Bumi Manusia for Millenials Jakarta Selatan Part II: Nyonya Ontosoroh

Bahkan Nyonya Ontosoroh minta Minke untuk tinggal di rumahnya. Minke tentu saja kaget dengan mindset Nyonya Ontosoroh yang sangat progresif ini.

Artikel

Avatar

Lanjutan dari tulisan sebelumnya part I : Here’s Bumi Manusia for Millenials Jakarta Selatan.

Minke benar-benar tidak bisa melupakan bayangan Annelies sejak pertemuannya di Zodiac. Gadis itu benar-benar membuatnya jatuh hati. Mungkin ini yang dirasakan Chris Martin saat nulis Yellow. How can someone feel this way? Kalo kata Britney, ini ‘toxic’ banget.

Kalo ada yang lebih memuaskan dari ending Avengers: Endgame itu adalah perasaan rindu yang terbalas. Karena ternyata apa yang dirasakan Minke juga dirasakan oleh Annelies. Bahkan Nyonya Ontosoroh minta Minke untuk tinggal di rumahnya. Minke tentu saja kaget dengan mindset Nyonya Ontosoroh yang sangat progresif ini.

“Tapi, Tante, saya kan anak kampung. I don’t belong here,” katanya.

No one cares, Minke. No one,” jawab Nyonya Ontosoroh santai.

Tapi tentu saja banyak orang peduli. Seperti Suurhof yang sekarang mem-bully-nya di sekolah. Suurhof menyebarkan info di grup WhatsApp sekolah bahwa ternyata Yeezy yang dipakai Minke itu barang KW. Pada jam istirahat, adik kelas Minke bahkan berani bertanya dimana Minke beli Yeezy tersebut. OLX apa Tokopedia?

Belum sempat Minke merespon semua hoax bohongan ini (termasuk isu bahwa diam-diam Minke menyukai KPop), Minke dijemput oleh anak buah ayahnya untuk pulang ke Jogja. Di rumah orang tuanya yang mahal dan besar itu Minke dihukum. Kakaknya yang sebentar lagi akan jadi Bupati menertawakan hobi Minke menginap di rumah Nyonya Ontosoroh. Sementara itu bapaknya mengancam akan berhenti mengirim uang saku bulanan ke Minke.

Tapi yang paling menyakitkan tentu saja adalah kata-kata ibunya.

“Kamu tau nggak kalo Nyonya Ontosoroh itu bukan perempuan baik-baik? Dia itu mantan ani-ani di daerah Kota.”

Baca Juga:  Hidup Berdampingan dengan Superhero: Antara Menyenangkan dan Menyebalkan

But, she’s like a very progressive person, Mom,” kata Minke yang selalu menggunakan Bahasa Inggris di rumah.

Progressive or not, she’s a whore,” jawab si ibu.

Minke semakin galau. Malam itu di rumahnya dia tidak bisa tidur. Sampai akhirnya dia mendapatkan DM dari Annelies. Tiga kata dan hatinya langsung jungkir balik. “Thinking of you,” katanya.

F*ck you, Mom, batin Minke. Dengan senyum Minke mengetik, “Miss you too.

Catatan: Tulisan ini dimuat ulang dari status Facebook penulis.(*)

 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) yang dibikin untuk mewadahi sobat julid dan (((insan kreatif))) untuk menulis tentang apa pun. Jadi, kalau kamu punya ide yang mengendap di kepala, cerita unik yang ingin disampaikan kepada publik, nyinyiran yang menuntut untuk dighibahkan bersama khalayak, segera kirim naskah tulisanmu pakai cara ini.

 

---
2.025 kali dilihat

75

Komentar

Comments are closed.