Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Bukit Pengilon Gunungkidul Memang Indah, tapi Mohon Maaf Saya Kapok Berkunjung ke Sana

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
14 Februari 2025
A A
Bukit Pengilon Gunungkidul Memang Indah, tapi Mohon Maaf Saya Kapok Berkunjung ke Sana

Bukit Pengilon Gunungkidul Memang Indah, tapi Mohon Maaf Saya Kapok Berkunjung ke Sana (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saat berkunjung ke Bukit Pengilon Gunungkidul, saya akhirnya memutuskan naik ojek. Nah, masalah lain kemudian muncul, yaitu harga jasa ojeknya yang cukup menguras dompet. Sekali naik tarifnya Rp20 ribu. Bolak balik berarti sudah Rp40 ribu hanya untuk ojek.

Persoalan tarif ojek ini adalah bagian awal dari kapitalisasi nggak ngotak dari Wisata Bukit Pengilon ini. Pasalnya, setelah masuk Pengilonnya saya diminta membayar lagi Rp2 ribu. Tak berhenti di situ, ketika masuk ke kawasan khusus, misalnya yang biasa digunakan untuk foto, pengunjung diminta membayar lagi bayar lagi Rp8 ribu.

ADVERTISEMENT

Persoalan bayar-membayar ini memang jadi hal yang nggatheli. Karena untuk masuk di beberapa pantai-pantai yang dekat dengan bukit ini pun, harus membayar lagi. Hal itu menegaskan bagaimana pengelolaan wisata, terutama terkait ticketing-nya benar-benar buruk. Nggak ramah di kantong, dan bikin pengunjung jadi bingung serta kurang nyaman. Jadi, pengunjung sudah mengeluarkan Rp50 ribu untuk akomodasi hingga tiba di puncaknya.

Pemandangan dari atas bukit memang indah, tapi…

Saat tiba di puncak Bukit Pengilon Gunungkidul, pemandangan yang ditawarkan memang indah, tapi minim tempat berteduh. Kalau panas, pengunjung kepanasan seperti pindang dijemur. Kemudian ketika hujan, otomatis pengunjung basah kuyup layaknya burung pelatuk yang kedinginan. Memang bisa aja sih berteduh kalau bawa tenda sendiri, tapi persoalannya, banyak pengunjung seperti saya yang ke atas bukan untuk bermalam. Datang sekadar melihat pemandangannya sesaat, beberapa jam, kemudian turun.

Mood makin nggak enak begitu tiba di puncak. Karena yang saya dapati adalah kerumunan manusia lainnya yang bikin saya nggak menikmati pemandangan ketika berada di atas. Hal itu disebabkan luas bukit ini hanya secuil, jadi ketika libur panjang, tentu akan dipenuhi para pengunjung.

Belum lagi bukit ini juga memiliki kelengkapan keamanan yang bisa saya bilang buruk, sehingga berbahaya ketika berada di atas saat cuaca ekstrem. Saya merasa bukit ini sebenarnya belum layak dibuka untuk umum. Harusnya kalau memang mau dibuat tempat wisata, apalagi skala nasional, disiapkan dulu infrastruktur pendukung seperti jalanan, tempat berteduh, atau toilet umum sederhana di atas.

Semua hal di atas membuat saya kapok jika harus kembali ke Bukit Pengilon Gunungkidul dalam waktu dekat. Saya rasa masih banyak tempat wisata lain di Gunungkidul yang punya fasilitas aman dan nyaman sekaligus murah.

Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi
Editor: Intan Ekapratiwi

Baca Juga:

Warteg Comfort Food Perantau Kabupaten di Jakarta, Rasa Familier dan Harga Terjangkau

5 Keanehan Lokal Jogja yang Nggak Pernah Saya Temukan di Semarang tapi Malah Bikin Bahagia

BACA JUGA Sisi Gelap Bundaran Planjan JJLS Gunungkidul, Simbol Keindahan Semu di Bukit Seribu.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 15 Februari 2025 oleh

Tags: Bukit Pengilon GunungkidulGunungkidulhighlight
Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

Gaduh Ikon Gunungkidul dan Pembangunan Tugu Tobong Gamping yang Ngadi-ngadi

Gaduh Ikon Gunungkidul dan Pembangunan Tugu Tobong Gamping yang Ngadi-ngadi

20 April 2022
Jogja Istimewa, Gunungkidul Merana

Wisata Gunungkidul: Warga Membangun, Pemodal Menggusur

14 Oktober 2022
Alasan Orang Sukabumi seperti Saya Ogah Liburan ke Pantai Pelabuhan Ratu

Alasan Orang Sukabumi seperti Saya Ogah Liburan ke Pantai Pelabuhan Ratu

31 Oktober 2024
Resort and Beach Club Gunungkidul: Raffi Ahmad (Semakin) Kaya, Warga Setempat (Tetap) Merana Mojok.co

Resort and Beach Club Gunungkidul: Raffi Ahmad (Semakin) Kaya, Warga Setempat (Tetap) Merana

27 Desember 2023
Indomaret Kuasai Gunungkidul, Ancam Eksistensi Toko Kelontong (Unsplash)

Indomaret dan Alfamart Menjamur di Gunungkidul Menjadi Ancaman Nyata Bagi UMKM Toko Kelontong

2 April 2024
4 Alasan Gunungkidul Nggak Perlu Bangun Mal, Salah Satunya Merugikan Warga Bumi Handayani!

4 Alasan Gunungkidul Nggak Perlu Bangun Mal, Salah Satunya Merugikan Warga Bumi Handayani!

12 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pekerjaan Apa pun Itu, Dekat dengan Kematian, dan Kita Tidak Perlu Menambah dengan Risiko yang Tak Perlu

Pekerjaan Apa pun Itu, Dekat dengan Kematian, dan Kita Tidak Perlu Menambah dengan Risiko yang Tak Perlu

29 Juni 2026
Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Gandus Palembang, Bau Pabrik Karet hingga Berasa Dipanggang Matahari Terminal

Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Gandus Palembang, Bau Pabrik Karet hingga Berasa Dipanggang Matahari

30 Juni 2026
Ikut Organisasi Mahasiswa Itu Sah-sah Saja, asal Siap Keluar Duit Lumayan organisasi kampus

Rapat Organisasi Kampus: Belajar Berorganisasi atau Cuma Belajar Boros?

23 Juni 2026
Alasan Saya Senang Nonton Film di Bioskop Sendirian, Lebih Fokus dan Bebas Pilih Film Sesuai Selera Mojok.co

Alasan Saya Senang Nonton Film di Bioskop Sendirian, Lebih Fokus dan Bebas Pilih Film Sesuai Selera

28 Juni 2026
3 Cara Kecamatan Cibiru Membunuh Romantisme Bandung (Unsplash)

Sebagai Pengendara Motor di Bandung, Saya Capek Ikut Menyumbang Macet Setiap Hari

27 Juni 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co pasar rebo

Udara Bersih, Hak Asasi yang Cuma Bisa Dirasakan Warga Depok Sebulan Sekali

28 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.