Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Bukan Undip atau Unnes, Kampus Paling Unggul di Semarang Adalah UIN Walisongo

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
4 April 2020
A A
uin walisongo kampus terbaik di semarang mojok.co

uin walisongo kampus terbaik di semarang mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau kalian diminta menyebutkan kampus unggulan di Indonesia, pasti deretan nama yang disebutkan nggak jauh dari UGM, UI, UNS, Unibraw, IPB, ITB. Jika dikerucutkan, setiap kampus tersebut menjadi maskot unggulan daerahnya masing-masing. UGM untuk Jogja, UI untuk Jabodetabek, IPB di Bandung, dan seterusnya. Semarang juga nggak kalah, memiliki kampus unggulannya tersendiri. Sebagai ibu kota Jawa Tengah, Semarang memang masuk akal ketika memiliki banyak kampus ternama. Kalau tidak salah hitung, setidaknya ada 10 kampus di Semarang. Meski kampus-kampus tersebut kampus ternama, tapi bagi saya ada satu yang paling unggul: UIN Walisongo.

Mungkin jawaban ini mengherankan dan tidak bisa diterima. Terutama bagi mahasiswa Undip dan Unnes. Bahkan mungkin, mahasiswa UIN sendiri juga nggak terima. Tapi saya punya argumen.

#1 Keunggulan geografis

Keunggulan pertama adalah perihal lokasi. Lokasi UIN berada paling barat ketimbang kampus-kampus lainnya, membuat UIN berada di posisi strategis. UIN jadi semacam maskot selamat datang yang menyambut perantau dari arah barat, dan menjadi gerbang masuk Kota Semarang.

Berbeda dengan nasib kampus yang berada di pojok timur yang jadi langganan banjir, UIN Walisongo tidak pernah merasakannya karena posisinya di ketinggian. Efek lainnya, kalau sedang di UIN sore-sore, akan tampak senja indah yang dikombinasikan dengan pesona laut Semarang, meskipun laut Semarangnya sendiri butek banget.

#2 Keunggulan kesehatan

Bukan, saya bukan mau memuji kliniknya. Malah klinik di UIN Walisongo saya bilang paling tidak recommended. Kalau disuruh milih klinik kampus atau puskesmas, pasti saya memilih puskesmas. Selain galak, para petugas kliniknya kadang ngasih obat sembarangan.

Keunggulan kesehatan yang saya maksud di sini ialah budaya jalan kakinya. Di kampus-kampus lain ada budaya jalan kaki juga, tapi di UIN Walisongo jadi spesial dan sangat-sangat menyehatkan.

Dengan kontur wilayah kampus yang nanjak, jalan kaki dari gerbang kampus 3 menuju kelas yang berada di gedung paling barat akan jadi aktivitas sangat menyehatkan. Kamu akan menyusuri jalan aspal berkerikil yang curam, sambil mata tetap waspada dengan lalu-lalangnya mobil proyek. Atau berjalan dari kampus 1 menuju kampus 2 ditemani terik matahari, saya jadi sering membayangkan bagaimana betis ukhti-ukhti yang berjalan dari mahad (pondok pesantren) yang berada di luar kampus. Pasti kekar dan kokoh.

#3 Keunggulan sistem pembelajaran

UIN Walisongo adalah kampus yang menjunjung tinggi demokrasi dan menolak otoritarianisme. Ini bisa dilihat dari pembelajaran di kelas yang demokratis. Para dosen tidak segan-segan membuka partisipasi mahasiswanya di kelas. Misalnya, dalam menentukan tanggal Ujian Akhir Semester. Biasanya dosen akan menawarkan, mau ujian tanggal sekian atau sekian? Bahkan tidak jarang mahasiswanya yang menentukan tanggal UAS. Partisipasi perkuliahan yang paling kental, mahasiswa bisa memilih untuk ujian take home aja.

Baca Juga:

Jangan Ngaku Pengusaha Hebat kalau Belum Sukses Jualan di Semarang!

Kuliah di UT Adalah Bentuk Bertahan Paling Tangguh, Kok Bisa?

Selain itu UIN Walisongo juga menawarkan jadwal perkuliahan yang fleksibel. Misal pada saat mendekati Lebaran, para dosen akan menyesuaikan sebisa mungkin agar kontrak perkuliahan bisa selesai sebelumnya. Ini bertujuan agar mahasiswa-mahasiswanya bisa Lebaran lebih lama di kampung halaman, so sweet bukan? Meskipun alasan mendasar lainnya adalah karena dosennya juga ingin libur lebih lama. Tentunya hal ini sangat berbeda dengan kampus-kampus lainnya yang ujiannya saklek karena terjadwal dan serentak seperti di sekolah.

#4 Keunggulan nilai

Apabila di kampus lain IPK 3.0 adalah prestasi, bagi anak UIN Walisongo nilai tersebut adalah aib. Bagi mahasiswa UIN, IPK ideal itu ya 3.5. Saya sering tuh menemukan teman-teman mahasiswa yang sampai melobi dosen karena nilainya di bawah 3.0. Nggak heran standar nilai di UIN Walisongo jadi sangat tinggi, sampai-sampai saat wisuda tidak ada selempang cum laude lagi karena semuanya cum laude, hehehe.

#5 Keunggulan pemerataan

Kalau kalian ingin melihat gaya hidup yang antarorang ketimpangannya tidak terlampau jauh, di UIN lah tempatnya. Di UIN semua mahasiswa mayoritas terlihat sama gaya hidupnya. Tidak ada yang terlihat terlampau kaya ataupun terlalu kere. Gaya sarungan, celana jeans sobek, dan kemeja flanel yang dikombinasikan dengan kaos oblong adalah yang paling sering terlihat melekat pada tubuh mahasiswa UIN.

Ya, bagaimanapun tetap ada yang bergaya sosialita, tapi jumlahnya sangat sedikit. Malahan yang bergaya sok kaya di UIN akan dijuluki BPJS, singkatan “budget pas-pasan, jiwa sosialita”. Teman saya yang punya mobil sampai tidak mau membawa mobil karena dianggap simbol kesombongan dan terancam jadi bahan cibirin.

Selain keunggulan-keunggulan yang saya sudah sebutkan, masih banyak keunggulan UIN Walisongo lainnya, seperti mahasiswanya yang friendly karena keseringan mbribik maba dan masih banyak lagi. Kalau disebut semua akan terlalu panjang.

Yang jelas, keunggulan tersebut merupakan keunggulan berdasarkan perspektif saya. Setiap orang kan berhak punya definisi sendiri apa itu unggul, yang mana definisi itu bakal subjektif banget. Apalagi saya sendiri mahasiswa UIN Walisongo, masak saya mau ngunggul-ngunggulin kampus lain.

Sumber foto: wegreen.walisongo.ac.id

BACA JUGA Bukan Indomie, Justru Kerupuk Penyelamat Hari-hari Melarat Kita dan tulisan Muhamad Iqbal Haqiqi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 4 April 2020 oleh

Tags: KampusSemaranguin walisongouniversitas
Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

3 Penderitaan Mahasiswa Jurusan Psikologi yang Jarang Diungkapkan

3 Penderitaan Mahasiswa Jurusan Psikologi yang Jarang Diungkapkan

14 Mei 2024
Fakta Pahit Jurusan Arkeologi yang Memikat tapi Sepi Peminat

Fakta Pahit Jurusan Arkeologi yang Memikat tapi Sepi Peminat

9 Januari 2023
Pengalaman Tinggal di Semarang Utara, Terjebak Dalam Kos Selama Tiga Hari karena Banjir Setinggi Perut

Pengalaman Tinggal di Semarang Utara, Terjebak Dalam Kos Selama Tiga Hari karena Banjir Setinggi Perut

22 Maret 2024
Nggak Terkenal, Orang Kendal Terpaksa Ngaku Asli Semarang (Unsplash)

Penderitaan Orang Kendal yang Kehilangan Identitas karena Mengaku Asli Semarang di Perantauan

19 Januari 2024
Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

9 Desember 2023
Semarang di Mata Orang Batang: Nyaman Ditinggali, Nggak Seburuk yang Dikatakan Orang

Semarang di Mata Orang Batang: Nyaman Ditinggali, Nggak Seburuk yang Dikatakan Orang

20 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stasiun Magetan: Nama Baru, Lokasi Antah Berantah, Mencoba Membendung Popularitas Stasiun Madiun yang Duluan Terkenal

Stasiun Magetan: Nama Baru, Lokasi Antah Berantah, Mencoba Membendung Popularitas Stasiun Madiun yang Duluan Terkenal

10 Januari 2026
Warung Gunung Semeru Lumajang Ikonik, tapi Nggak Cocok untuk Kalian yang Kesabarannya Setipis Tisu Mojok.co

Warung Gunung Semeru Lumajang Ikonik, tapi Nggak Cocok untuk Kalian yang Kesabarannya Setipis Tisu

5 Januari 2026
10 Istilah Populer di Kampus Unpad yang Penting Diketahui Mahasiswa Baru Mojok.co

10 Istilah di Unpad yang Perlu Diketahui Mahasiswanya biar Nggak Dikira Kuper

7 Januari 2026
Begini Rasanya Dapat Dosen Pembimbing Skripsi Seorang Dekan Fakultas Mojok.co

Begini Rasanya Dapat Dosen Pembimbing Skripsi Seorang Dekan Fakultas, Semuanya Jadi Lebih Lancar

7 Januari 2026
Tidak Ada Nasi Padang di Kota Padang, dan Ini Serius. Adanya Nasi Ramas! angkringan

4 Alasan Makan Nasi Padang Lebih Masuk Akal daripada Makan di Angkringan  

11 Januari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal

6 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19
  • Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah
  • Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja
  • Mengajari Siswa Down Syndrome Cara Marah, karena Dunia Tidak Selalu Ramah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.