Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

UIN Walisongo, Kampus PTKIN dengan Nama Terbaik

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
19 September 2023
A A
UIN Walisongo PTKIN Terbaik (Unsplash)

UIN Walisongo PTKIN Terbaik (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia itu ada banyak. Kita bisa berdebat semalam suntuk untuk menentukan mana PTKIN dengan kualitas terbaik di Indonesia. Namun, bagi saya, soal nama PTKIN terbaik, kita nggak perlu berdebat sama sekali. Sebab, PTKIN dengan nama terbaik sudah pasti UIN Walisongo.

Bukan, bukan hanya karena saya seorang lulusan UIN Walisongo. Saya cukup tahu banyak nama PTKIN di Indonesia, tapi menurut saya belum ada yang sebaik kampus saya sendiri. Akan tetapi, itu tidak berarti nama PTKIN lain jelek ya. Semua nama kampus PTKIN baik, cuma yang paling baik versi saya adalah UIN Walisongo. Kenapa bisa demikian? simak sebagai berikut:

UIN Walisongo Paling populer di Indonesia

Setelah saya analisis, format penamaan PTKIN di Indonesia secara umum ada 3. Pertama, menggunakan tokoh agama nasional. Kedua, tokoh agama daerah tempat kampus tersebut berdiri. Ketiga, menggunakan nama daerah tempat kampus PTKIN berdiri. Hanya ada sedikit PTKIN yang menggunakan nama di luar format penamaan tersebut.

Di antara banyak nama kampus PTKIN menggunakan format tersebut, saya rasa UIN Walisongo yang paling populer. Mengingat wali songo adalah simbol dari penyebaran agama Islam di Indonesia, khususnya Pulau Jawa. 

Setiap orang tahu Sunan Kalijaga (nama UIN di Jogja), Sunan Ampel (UIN Surabaya), dan Syekh Maulana Malik Ibrahim (UIN Malang). Tetapi, belum tentu semua orang yang tahu wali sanga, hafal dengan lengkap seluruh nama wali yang tergabung di dalamnya, termasuk yang saya sebutkan tadi.

Coba, kamu hafal nggak nama wali di wali sanga tanpa searching terlebih dahulu?

Bukan hanya nama satu tokoh agama saja

Kepopuleran nama wali sanga bukan tanpa sebab. Pasalnya, wali sanga adalah kumpulan nama 9 wali. Sementara itu, nama kampus PTKIN lain biasanya hanya menggunakan nama 1 tokoh agama saja. Tak ada yang lebih dari itu.

Makanya, saya menilai yang memberikan nama UIN Walisongo ini sangat cerdik dan cermat. Ketika kampus PTKIN lain hanya menggunakan satu nama tokoh agama saja. UIN Walisongo menggunakan nama kelompok tokoh agama. Jelas bakal lebih populer dan unik.

Baca Juga:

Biaya Hidup Murah, Denah Kampus Mudah Adalah Alasan Saya Masuk UIN Malang

Saya Tidak Pernah Merasa Bangga Kuliah di UIN Jogja, tapi Kampus Ini Sama Sekali Tidak Layak Dicela

Kamu nggak akan bisa membuat akronim aneh-aneh

Akronim dari UIN Walisongo itu nggak macem-macem. Umumnya akronim UIN Walisongo adalah UIN WS. Berbeda dengan UIN Sunan Kalijaga. Banyak yang memelintir akronim UIN Sunan Kalijaga menjadi UIN Sukijo.

Sukijo untuk nama seseorang itu nggak ada masalah ya. Kalau jadi akronim nama sebuah kampus terdengar agak aneh. Kayak kurang elegan saja nama kampusnya. Apalagi kalau kampusnya merupakan salah satu PTKIN terkemuka di Indonesia.

Tidak menimbulkan akronim yang berbeda-beda

Meski tak pernah kuliah di Jogja, setidaknya saya tahu 3 akronim dari UIN Sunan Kalijaga yang sering jadi bahan perbincangan. Pertama, adalah UIN SUKA. Kemudian yang kedua adalah UIN SK. Terakhir dan yang paling unik adalah UIN SUKIJO.

Kalau UIN Walisongo sendiri nyaris nggak mungkin menimbulkan akronim berbeda-beda. Cukup 1 saja yaitu, UIN WS. Sangat mudah untuk dilafalkan oleh banyak orang Indonesia dengan beragam logatnya.

UIN Walisongo itu simpel

Karena penamaan mayoritas PTKIN berasal dari tokoh agama, membuat namanya jadi agak panjang. Jauh berbeda dengan nama kampus umum yang sangat simpel. Seperti Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, dan Universitas Diponegoro.

PTKIN yang menggunakan nama tokoh agama jarang yang terlihat simpel. Minimal nama PTKIN terdiri 2 atau 3 kata bahkan lebih. Saya rasa UIN Walisongo merupakan satu dari sedikit nama kampus PTKIN yang cukup simpel dan elegan.

Mudah diingat

Saking kompleksnya nama sebuah PTKIN yang berasal dari tokoh agama, banyak orang yang menyebut kampus PTKIN dengan nama daerah tempat berdirinya. Misal UIN Sunan Gunung Djati disebut sebagai UIN Bandung dan UIN Maulana Malik Ibrahim dinamai jadi UIN Malang. Supaya lebih mudah menyebutnya.

Selain memudahkan penyebutan nama PTKIN, dengan cara itu juga masyarakat mudah mengingat kampusnya. Sementara UIN Walisongo yang namanya sudah simpel, bakal lebih mudah diingat dengan sekali melihat atau mengetahui nama kampusnya. Tanpa perlu mengubah nama asli PTKIN dengan penyebutan tempat kampus itu berdiri.

Begitu sekiranya alasan yang membuat saya menobatkan UIN Walisongo sebagai kampus Islam negeri dengan nama terbaik. Tenang teman-teman mahasiswa dan lulusan PTKIN kampus lain, ini hanya soal nama aja, kok. What’s in a name? That which we call a rose, by any other word would smell as sweet.

Penulis: Ahmad Arief Widodo

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA UNNES Layak Mendapat Gelar Kampus dengan Nama Terbaik di Indonesia

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 September 2023 oleh

Tags: kampus PTKINPTKINUIN JogjaUIN Malanguin sukijoUIN Sunan Kalijagauin walisongowali sanga
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

Mahasiswa UIN Jogja Sebenarnya Nggak (Terlalu) Peduli Agama, makanya Kerap Dicap Liberal dan Kebarat-baratan

Mahasiswa UIN Jogja Sebenarnya Nggak (Terlalu) Peduli Agama, makanya Kerap Dicap Liberal dan Kebarat-baratan

17 Juni 2025
Sulit Rasanya Membayangkan Semarang Tanpa UIN Walisongo (Unsplash)

Sulit Rasanya Membayangkan Semarang Tanpa UIN Walisongo

8 April 2025
5 Mi Ayam Dekat Kampus UIN Jogja yang Jadi Idola Mahasiswa Terminal Mojok

5 Mi Ayam Dekat Kampus UIN Jogja yang Jadi Idola Mahasiswa

24 Juni 2022
Gang 41 Ngaliyan Semarang, Gang Sempit yang Jadi Pintu Doraemon Mahasiswa UIN Walisongo

Gang 41 Ngaliyan Semarang, Gang Sempit yang Jadi Pintu Doraemon Mahasiswa UIN Walisongo

2 November 2023
Emang Ada Masalah Apa Kalau Mahasiswa UIN Liberal?

Emang Ada Masalah Apa Kalau Mahasiswa UIN Liberal?

25 Februari 2020
UIN Malang Punya 3 Keistimewaan yang Tak Dimiliki Kampus Lain (Unsplash)

UIN Malang Adalah Kampus Istimewa, Tidak Ada Kampus Lain di Malang yang se-Istimewa Kampus yang Punya 2 Masjid Ini

1 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung” yang Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman Mojok.co

Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung”: Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman

12 Mei 2026
Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama Mojok.co

Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama

14 Mei 2026
4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup Mojok.co

4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup

12 Mei 2026
5 Kelebihan Kos LV yang Jarang Disadari, Nyatanya Nggak Seburuk yang Diceritakan Orang kos campur

Pengalaman Hidup di Kos Campur: Sebenarnya Tidak Seburuk Itu, tapi Sebaiknya Memang Jangan Pernah Coba-coba Tinggal

13 Mei 2026
Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokal Mojok.co

Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokalnya

11 Mei 2026
Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

14 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.