Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Personality

Boker Sambil Ngebul Nggak Masalah, tapi Puntung Rokok Jangan Ditinggal, Bos!

Ahmad Yusrifan Amrullah oleh Ahmad Yusrifan Amrullah
26 September 2021
A A
harga rokok naik cukai rokok perokok di kafe buang puntung sembarangan padahal udah ada asbak mojok.co

cukai rokok perokok di kafe buang puntung sembarangan padahal udah ada asbak mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Merokok sambil boker itu enak, tapi puntung rokoknya dibuang di luar, Bos!

Saya bukan perokok, dan tidak benci dengan perokok. Keluarga saya banyak yang merokok, jadi rokok adalah hal biasa bagi saya. Meski begitu, saya benci beberapa kelakuan (oknum) perokok yang menyebalkan. Beberapa kelakuan ini, punya andil besar bikin nama perokok jelek.

Beberapa yang menurut saya menjengkelkan dari perokok adalah merokok dengan motoran, merokok di kendaraan umum, merokok sedang di dekatnya ada balita (ini sih edan), dan terakhir adalah mereka yang membuang puntung rokoknya di toilet umum. Tenanan, koen sing koyok ngnui diamput!

Nah, bagian membuang puntung rokok dalam toilet umum itu yang bagi saya benar-benar bikin emosi.

Membuang puntung rokok dalam toilet itu, selain bikin kotor, juga bikin bau rokoknya nggak hilang-hilang. Tembakau kena air itu baunya nggak menyenangkan. Kalau dibiarin lama, noda tembakau bisa menempel dalam waktu yang lama. Bersihinnya nggak gampang, Bos.

Saya tahu kalau merokok sambil boker itu nikmat. Katanya doang sih, kan saya bukan perokok. Teman-teman saya yang perokok menjelaskan boker sambil mengisap rokok adalah sebuah seni dalam mengaktualisasikan diri. Seseorang bisa mendapat inspirasi-inspirasi liar ketika boker sambil merokok, mulai dari judul skripsi sampai dengan alur cerita pendek dan potongan-potongan puisi. Kata seorang teman saya boker sambil merokok selain mendapat inspirasi juga bentuk dari multitasking. Daripada sekadar ngeden mending juga sambil ngudud, begitu katanya.

Saya bersyukur dengan teman-teman yang mendapat banyak hal dengan berlama-lama di toilet tanpa membawa HP untuk melakukan hal aneh lain. Tapi saya tidak ragu mendamprat teman saya atau bahkan orang yang tidak saya kenal yang berlama-lama ada di toilet kemudian meninggalkan puntung rokok dan abunya yang menjijikan.

Ketahuilah, wahai kalian yang suka merokok di toilet umum baik warkop atau minimarket pinggir jalan. Menggunakan toilet umum yang bekas digunakan orang merokok itu tidak nyaman. Bau asap kalian itu bertahan beberapa lama di dalamnya, sudah bau, pengap pula.

Baca Juga:

Perokok di Toilet Umum Adalah Spesies yang Sama Busuknya dengan Mereka yang Merokok Sambil Berkendara

4 Alasan Kloset Jongkok Lebih Cocok buat Toilet Umum ketimbang Kloset Duduk, Lebih Natural!

Belum lagi kalau bercampur dengan pesing. Asap dan bau rokok itu tidak seperti tai kalian yang bisa disiram dan lenyap. Jadi, jangan ditambah kebangsatan kalian itu dengan membuang puntungnya di WC, tapi bawalah puntung rokok kalian keluar dari toilet. Kalau tidak sanggup membuangnya, telan saja bersama tai kalian.

Kalau kalian nggak ngeh, toilet umum itu nggak tiap hari dibersihkan. Kalau dibersihkan tiap hari pun, apa kalian nggak kasihan sama petugasnya harus kerja dobel-dobel gara-gara polah kalian?

Carilah inspirasi sangar di toilet dengan ngudud, tak mengapa, apalagi di toilet kalian sendiri. Baik kalian yang bercita-cita menjadi seniman dan intelektual. Tapi perlu diingat, seniman dikenal dengan meninggalkan karya seninya, para intelektual juga dihargai dengan tulisan-tulisan akademisnya. Saya kira seniman dan intelektual tidak dikenal karena meninggalkan puntung rokok di toilet umum. Dan, membuang sampah—termasuk puntung rokok—tidak pada tempatnya hanya dilakukan oleh orang yang otaknya juga tidak pada tempatnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 September 2021 oleh

Tags: puntung rokokstigmaToilet Umum
Ahmad Yusrifan Amrullah

Ahmad Yusrifan Amrullah

Berusaha ganteng lahir batin.

ArtikelTerkait

Kenapa Kalian Begitu Benci dengan si Ranking Satu? Kalian Masih Cemburu?

Kenapa Kalian Begitu Benci dengan si Ranking Satu? Kalian Masih Cemburu?

5 Desember 2023
5 Rekomendasi Tempat Berburu Takjil di Banyuwangi, Kulinernya Dijamin Endes!

Plis Banget, Banyuwangi Bukan Kota Santet dan Nggak Perlu Nanya Hal Itu, kayak Nggak Ada Bahasan yang Lain Aja!

16 Juli 2023
Bersepakatlah Tape Singkong Itu Beda dengan Peuyeum dan Jauh Lebih Enak terminal mojok.co

Sudah Saatnya Membebaskan Stigma Miskin yang Disematkan kepada Singkong

24 Mei 2021
6 Dosa Besar Pengguna Toilet Umum yang Harusnya Nggak Dilakukan Lagi

6 Dosa Besar Pengguna Toilet Umum yang Harusnya Nggak Dilakukan Lagi

5 Juli 2023
Perokok di Toilet Umum Adalah Spesies yang Sama Busuknya dengan Mereka yang Merokok Sambil Berkendara

Perokok di Toilet Umum Adalah Spesies yang Sama Busuknya dengan Mereka yang Merokok Sambil Berkendara

3 November 2025
Tradisi Kupatan sebagai Tanda Berakhirnya Hari Lebaran Masa Lalu Kelam Takbir Keliling di Desa Saya Sunah Idul Fitri Itu Nggak Cuma Pakai Baju Baru, loh! Hal-hal yang Dapat Kita Pelajari dari Langgengnya Serial “Para Pencari Tuhan” Dilema Mudik Tahun Ini yang Nggak Cuma Urusan Tradisi Sepi Job Akibat Pandemi, Pemuka Agama Disantuni Beragama di Tengah Pandemi: Jangan Egois Kita Mudah Tersinggung, karena Kita Mayoritas Ramadan Tahun Ini, Kita Sudah Belajar Apa? Sulitnya Memilih Mode Jilbab yang Bebas Stigma Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Kenapa Kita Sulit Menerima Perbedaan di Media Sosial? Masjid Nabawi: Contoh Masjid yang Ramah Perempuan Surat Cinta untuk Masjid yang Tidak Ramah Perempuan Campaign #WeShouldAlwaysBeKind di Instagram dan Adab Silaturahmi yang Nggak Bikin GR Tarawih di Rumah: Ibadah Sekaligus Muamalah Ramadan dan Pandemi = Peningkatan Kriminalitas? Memetik Pesan Kemanusiaan dari Serial Drama: The World of the Married Mungkinkah Ramadan Menjadi Momen yang Inklusif? Beratnya Menjalani Puasa Saat Istihadhah Menghitung Pengeluaran Kita Kalau Buka Puasa “Sederhana” di Mekkah Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Mengenang Serunya Mengisi Buku Catatan Ramadan Saat SD Belajar Berpuasa dari Pandemi Corona Perlu Diingat: Yang Lebih Arab, Bukan Berarti Lebih Alim Nonton Mukbang Saat Puasa, Bolehkah? Semoga Iklan Bumbu Dapur Edisi Ramadan Tahun Ini yang Masak Nggak Cuma Ibu

Sulitnya Memilih Mode Jilbab yang Bebas Stigma

13 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pendekar Kopi dan Rojali, Musuh Alami Coffee Shop. Yang Satu Bikin Keder, yang Satu Bikin Pusing Owner

Pendekar Kopi dan Rojali, Musuh Alami Coffee Shop. Yang Satu Bikin Barista Keder, yang Satu Bikin Pusing Owner

3 Juni 2026
5 Barang Unik yang Saya Temukan di Facebook Marketplace, Surga yang Underrated

Facebook Marketplace, Titik Kumpul Barang Unik dan Berguna, sekaligus Surganya para Penipu

4 Juni 2026
5 Ekspektasi Orang Saat Pindah ke Solo yang Ujung-ujungnya Salah Total Mojok.co

5 Ekspektasi Orang Saat Pindah ke Solo yang Ujung-ujungnya Salah Total

3 Juni 2026
Jalan Dr Sutomo, Jalan Satu Arah yang Mencoreng Nama Baik Muntilan Magelang

Jalan Dr Sutomo, Jalan Satu Arah yang Mencoreng Nama Baik Muntilan Magelang

2 Juni 2026
Kopi Klotok Tidak Lagi Menarik, Warga Jogja Pilih Menghindar (Wikimedia Commons)

Kopi Klotok: Kuliner Wajib bagi Wisatawan, tapi Semakin Banyak Warga Lokal Jogja yang Memilih Menjauh dan Mencari Tempat Lain

6 Juni 2026
Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras Mojok.co

Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras

3 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.