Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Berteman dengan Office Boy Kantor Wajib Hukumnya bagi Karyawan Baru

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
29 Agustus 2021
A A
Berteman dengan Office Boy Kantor Wajib Hukumnya bagi Karyawan Baru terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Satu bulan ini, sebagai karyawan baru di kantor, saya merasakan pergolakan batin yang sangat besar. Untungnya, ada satu orang yang bisa menenangkan saya di kantor. Bukan atasan, bukan rekan satu divisi, bukan juga karyawan dari divisi lain, orang tersebut adalah office boy kantor.

Hampir semua kantor, mulai dari kantor pemerintah hingga swasta, pasti memiliki office boy yang kehadirannya terkesan sepele, padahal sangat vital untuk keberlangsungan hidup di kantor. Blio bertugas merapikan kantor, mengantar surat, membeli sejumlah kebutuhan kantor seperti galon, kopi, hingga alat tulis. Bahkan, blio bisa dimintai tolong untuk keperluan pribadi seperti membeli makanan dan minuman, hingga rokok sekalipun supaya karyawan bisa fokus bekerja.

Saat pertama masuk kerja, office boy di kantor saya yang baru adalah orang yang mengajak saya bicara seputar kehidupan pribadi saya. Mulai dari tempat tinggal, kondisi keluarga saya, bahkan bertanya apakah saya betah bekerja di sana setelah beberapa hari bekerja. Saya pun merasakan kehangatan yang luar biasa ketika berbicara dengannya. Blio tak segan-segan memberi arahan warung makan yang murah dan enak, serta sejumlah tips-tips bekerja di kantor seperti mengingatkan saya supaya tidak lupa mengisi presensi ketika datang dan pulang, sampai mengingatkan saya supaya tidak lupa untuk mengisi form cuti atau form sakit agar tidak ada pemotongan gaji.

Kejadian tersebut bukan kejadian yang pertama. Saat masih kuliah, saya berteman dengan sejumlah office boy kampus. Sama seperti office boy di kantor, mereka bisa saya ajak bicara apa saja di luar topik perkuliahan seperti kehidupan pribadi masing-masing. Mereka pun kerap memberikan tips dan trik untuk menghadapi sejumlah dosen pembimbing. Misalnya, ketika berhadapan dengan dosen A, kita harus tepat waktu. Atau ketika berhadapan dengan dosen B, kita harus menghampirinya secara langsung ketika berpapasan di lorong kampus karena blio adalah orang yang pelupa. Tips yang mereka berikan terbukti sangat manjur lantaran mereka sudah bertahun-tahun bekerja di kampus dan sudah hafal kepribadian masing-masing dosen.

Selama ini, semua office boy yang saya temui adalah sekumpulan orang baik yang bisa kita mintai tolong, asal kita katakan dengan baik-baik. Bahkan, mereka kerap menawarkan bantuan tanpa diminta. Misalnya, ketika lagi sibuk bekerja, ketika lewat depan meja saya blio berkata, “Sambil ngopi atuh. Mau saya bikinin?”

Saya menolak dengan halus tawaran blio dan bilang bahwa saya akan membuat kopi sendiri saja. Sejak dulu, saya selalu merasa segan untuk meminta pertolongan office boy kantor untuk keperluan pribadi seperti membeli makanan atau minta dibuatkan kopi. Saya lebih memilih untuk melakukannya seorang diri. Mungkin, ini disebabkan karena saya tumbuh tanpa adanya kehadiran asisten rumah tangga di rumah, jadi terbiasa melakukan apa-apa seorang diri dan tidak enak untuk meminta bantuan office boy untuk hal sepele. Kecuali, meminta bantuan mereka untuk keperluan kantor, seperti minta tolong dibelikan tinta printer atau alat tulis ke toko terdekat.

Berteman dengan office boy kantor pun memberi saya sejuta manfaat seperti mendapatkan tips dan trik dalam bekerja seperti laci mana saya harus saya buka untuk menemukan alat tulis yang saya butuhkan, hingga memberikan arahan supaya saya bisa betah bekerja di kantor. Blio pun kerap kali mengingatkan saya untuk tidak menghambur-hamburkan gaji yang saya dapatkan setiap bulannya. Sungguh bikin adem.

Mengingatkan saya untuk pulang tepat waktu dan melanjutkan pekerjaan keesokan harinya—kecuali kalau lagi disuruh lembur—juga sering ia lakukan. Terlebih, blio tahu kalau saya hanya tinggal berdua dengan ibu saya karena ayah saya sudah meninggal dunia. Bahkan, teman-teman kantor saya yang lain tidak ada yang tahu hal tersebut karena kami jarang sekali membicarakan hal-hal di luar pekerjaan.

Baca Juga:

5 Hal Tak Terduga yang Bikin Bahagia di Kantor

Cerita Kawan Saya Seorang OB Selama 4 Tahun: Dijanjikan Naik Jabatan dan Gaji, tapi Ternyata Itu Semua Hanyalah Bualan Direksi

Ketika sedang jenuh bekerja, saya kerap kali nongkrong di teras kantor sambil ngobrol dengan blio yang lagi asyik main gim Mobile Legend dengan santainya. Bahkan, saya lebih merasa kehilangan ketika office boy kantor saya tidak masuk kerja karena cuti dibandingkan ketika rekan kerja satu divisi yang tidak masuk kerja.

Ketika blio cuti, saya merasa kantor jauh lebih berantakan seperti biasanya karena tidak ada yang berinisiatif mencuci piring atau gelas yang sudah mereka pakai. Surat-surat yang seharusnya dikirim ke kantor pusat jadi menumpuk tidak jelas di sudut ruangan. Kantor juga terasa sepi karena saya jadi kehilangan sosok untuk diajak ngobrol untuk sejenak rehat dari aktivitas kerja yang tidak akan ada habisnya ini. Office boy kantor memang tidak bisa kita mintai bantuan untuk membuat laporan bulanan yang rumit karena mereka tidak terlalu paham komputer, tapi mereka dengan tulus bisa kita mintai bantuan apa saja.

Untuk kalian, para karyawan baru, cobalah berteman dengan office boy kantor sebelum berusaha berteman dengan rekan satu divisi atau dengan atasan kalian. Saya merasa, berteman dengan office boy kantor jauh lebih besar manfaatnya, karena berteman dengan mereka, kita tidak akan segan lagi untuk meminta bantuan mereka baik untuk urusan kantor maupun untuk urusan pribadi dibandingkan rekan kerja satu divisi, apalagi dengan atasan kita.

BACA JUGA 5 Jenis Teman Baik yang Bisa Kita Temui di Lingkungan Kantor dan tulisan Raden Muhammad Wisnu lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Agustus 2021 oleh

Tags: kantorKaryawan BaruOffice Boy
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

Alasan Logis Karyawan Baru Sebaiknya Merasa Bodo Amat kalau Mau Pulang Lebih Dulu dari Senior terminal mojok

Alasan Logis Karyawan Baru Sebaiknya Merasa Bodo Amat kalau Mau Pulang Lebih Dulu dari Senior

26 Agustus 2021
Anak Magang Itu Sebaiknya Menerima Bayaran atau Nggak, sih_ terminal mojok

Anak Magang Itu Sebaiknya Menerima Bayaran atau Nggak, sih?

1 Juli 2021
Tips Jitu agar Tidak Di-kick dari Grup WhatsApp Kantor Terminal mojok

Tips Jitu agar Tidak Di-kick dari Grup WhatsApp Kantor

6 Februari 2021
5 Tipe Atasan Menyebalkan di Tempat Kerja dan Cara Menghadapinya Terminal Mojok

5 Tipe Atasan Menyebalkan di Tempat Kerja, Mulai dari si Superindo sampai si Sugih

25 November 2022
Gen Z di Dunia Kerja: Punya Potensi, tapi Kurang Disukai Rekan Kerja Sendiri

Gen Z di Dunia Kerja: Punya Potensi, tapi Kurang Disukai Rekan Kerja Sendiri

29 Desember 2023
wfh permanen panduan memilih laptop kerja online dari rumah dual monitor ganda mojok.co

Akan WFH Permanen? Ini Tips Memilih Laptop dan Jangan Lupa Monitor Tambahannya!

5 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tebet Eco Park, Spot Hits Jakarta Selatan yang Sering Bikin Bingung Pengunjung Mojok.co

Tebet Eco Park Adalah Mahakarya yang Tercoreng Bau Sungai yang Tak Kunjung Dibenahi

20 Februari 2026
4 Gudeg Jogja yang Rasanya Enak dan Cocok di Lidah Wisatawan

Gudeg Jogja Pelan-Pelan Digeser oleh Warung Nasi Padang di Tanahnya Sendiri, Sebuah Kekalahan yang Menyedihkan

18 Februari 2026
Innova Reborn, Mobil Zalim yang Mengalahkan Kesalehan Zenix (Wikimedia Commons)

Innova Reborn Mobil yang Nakal dan Zalim, tapi Tetap Laku karena Kita Suka yang Kasar dan Berisik, bukan yang Saleh kayak Zenix

15 Februari 2026
Saya Kapok Ikut Bukber! Cuma Kenyang Dipameri Lanyard Kantor dan Kesuksesan Teman-teman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin Saya Malas Datang Bukber, Bukan Cuma karena Jadi Ajang Pamer

21 Februari 2026
Vespa Matic: Tampilannya Keren, tapi Payah di Jalan Nggak Rata dan Tanjakan Mojok.co

Vespa Matic, Motor Mahal yang Nggak Masuk Akal, Harga Setara Mobil Bekas, Fiturnya Minim!

21 Februari 2026
Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan Mojok.co

Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan

19 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa Serta Tak Berdaya, tapi Tak Bisa Berbuat Apa-apa karena Terpaksa
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa
  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.