Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Berkat Batagor, Kota Bandung Dinobatkan Jadi Salah Satu Kota Kuliner Terbaik di Asia

Yayan Adiansyah oleh Yayan Adiansyah
19 Juni 2022
A A
Kota Bandung (Unsplash.com)

Kota Bandung (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kuliner dari Indonesia memang sudah tidak diragukan lagi. Setelah beberapa tahun lalu CNN Travel menobatkan rendang sebagai makanan terenak di dunia, kini giliran makanan tradisional khas Kota Bandung dinobatkan sebagai makanan terenak di Asia versi Taste Atlas.

Mei lalu, Taste Atlas merilis 10 kota dengan kuliner terbaik di Asia. Meski sudah agak basi beritanya, tapi tak ada salahnya jika saya mencoba untuk menginformasikan lagi. Dalam rilisan tersebut terdapat Kota Bandung yang menempati urutan kelima.

Taste Atlas sendiri merupakan sebuah laman website yang bertujuan memberikan panduan perjalanan pengalaman untuk makanan tradisional dengan menyusun resep otentik, ulasan makanan, hingga penelitian tentang bahan hidangan populer. Perusahaan yang berlokasi di Kroasia ini didirikan pada 2015 oleh seorang jurnalis sekaligus pengusaha bernama Matija Babi.

#1 Menempati urutan ke-5 sebagai makanan tradisional terenak di Asia

Taste Atlas yang mengadakan acara Taste Atlas Awards 2021, menempatkan Kota Bandung di urutan kelima dalam kategori “Kota Terbaik di Asia Untuk Makanan Tradisional”. Kota Bandung mendapatkan skor 4,39 dan mengungguli kota terkenal lainnya yang ada di Asia, seperti Beirut, Manila, Mumbai, Osaka, Makati, yang masing-masing menempati urutan ke-6 sampai ke-10

#2 Selisih 0,11 poin dari urutan pertama

Meski Kota Bandung hanya menempati urutan kelima dalam acara Taste Atlas Awards 2021 untuk kategori Kota Terbaik di Asia Untuk Makanan Tradisional, namun selisih perolehan poin sangat ketat. Bangkok, yang ada di urutan pertama, memperoleh skor 4,50, disusul Hongkong dengan skor 4,48 di urutan kedua, serta New Delhi dan Seoul berada di urutan ketiga dan keempat dengan perolehan skor 4,40.

Jarak poin yang sangat sedikit menandakan bahwa persaingan sangat ketat. Makati yang berada di urutan ke-10 saja hanya selisih 0,31 dari Bangkok yang ada di urutan pertama.

#3 Batagor memperoleh skor tertinggi 

Secara keseluruhan, Kota Bandung memperoleh skor 4,39. Batagor dan mi kocok memperoleh skor 4,50, yang menjadikannya sebagai makanan yang memiliki perolehan skor tertinggi. Kalau dirata-ratakan, makanan tradisional Kota Bandung tersebut memperoleh skor lebih dari empat, seperti karedok dan cilok yang memperoleh skor 4,20.

Tidak hanya makanan saja, minuman tradisional Kota Bandung juga memperoleh skor yang cukup tinggi. Bajigur dan bandrek yang menjadi primadona di kala cuaca dingin Kota Bandung memperoleh skor masing-masing 3,3 dan 3,8.

Baca Juga:

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

Lewat website resmi Taste Atlas terdapat sekitar 16 makanan dan dua minuman tradisional yang berasal dari Kota Bandung yang menjadi rekomendasi untuk kalian coba saat berkunjung.

#4 Taste Atlas bukan laman kuliner abal-abal

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, Taste Atlas merupakan sebuah laman kuliner yang berbasis di Kroasia dan didirikan pada 2015. Taste Atlas memerlukan waktu lebih dari tiga tahun untuk melakukan penelitian dan pengembangan sebelum diluncurkan pada 2018.

Taste Atlas tidak hanya membahas dan mengkritik makanan saja. Meraka juga datang langsung untuk mengunjungi tempat-tempat wisata dan kuliner yang tengah populer. Hingga saat ini, terdapat 10.000 makanan, minuman, resep, dan 9.000 restoran yang telah diulas.

#5 Harapan besar Kemenparekraf

Lewat akun Instagram Pesona Indonesia @pesona.indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno, selaku Menteri Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, menaruh harapan besar akan kebangkitan ekonomi Indonesia dengan dinobatkannya Kota Bandung sebagai salah satu kota kuliner terbaik di Asia.

“Semoga dengan masuknya Bandung di daftar kota dengan kuliner terbaik di Asia bisa meningkatkan jumlah wisatawan, baik domestik maupun mancanegara untuk datang ke Bandung dan mencicipi langsung kuliner terbaiknya. Dengan begitu kita akan mendorong kebangkitan ekonomi dan peluang usaha serta lapangan kerja terbuka seluas-luasnya.”

Jika ada kesempatan untuk berkunjung ke Kota Bandung, makanan apa yang akan kalian cicipi?

Penulis: Yayan Adiansyah

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 3 Tempat di Bandung yang Jarang Didatangi Orang Bandung Asli.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 Juni 2022 oleh

Tags: batagorkota bandungkuliner bandungmakanan khas Bandungmi kocokrendang
Yayan Adiansyah

Yayan Adiansyah

Memiliki nama panggilan Yayan. Lulusan SMK 2021. Sedang bekerja di bidang F&B di Kota Bandung. Menetap di Bandung.

ArtikelTerkait

Pertigaan Cidadap Setiabudi, Saksi Betapa Nggak Tertib Pengendara di Kota Bandung Mojok.co

Pertigaan Cidadap Setiabudi, Saksi Betapa Nggak Tertib Pengendara di Kota Bandung

31 Juli 2024
Kota Bandung yang Semakin Terasa Asing (Unsplash)

Ironi Kota Bandung: Ibu Kota Provinsi yang Nggak Punya Sistem Transportasi Publik yang Proper

27 Juli 2023
5 Hal yang Bisa Dibanggakan Kota Bandung meski Tata Kelolanya Buruk dan Transportasi Umumnya Tidak Layak

5 Hal yang Bisa Dibanggakan dari Kota Bandung meski Tata Kelolanya Buruk dan Transportasi Umumnya Tidak Layak

6 Januari 2026
Bandung di Mata Orang Palembang: Udah Mahal, Banyak "Anjing" pula

Bandung di Mata Orang Palembang: Udah Mahal, Banyak “Anjing” pula

24 Februari 2024
Flyover Ciroyom, Jalan Layang Paling Bermasalah di Bandung Saat Ini

Flyover Ciroyom, Jalan Layang Paling Bermasalah di Bandung Saat Ini

29 Juli 2024
5 Kasta Makanan dengan Bumbu Kacang yang Rasanya Paling Enak Mojok.co

5 Kasta Makanan dengan Bumbu Kacang yang Rasanya Paling Enak

12 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Memang Penuh Cerita dan Keresahan, Makanya Dibicarakan Berulang-ulang dan Hampir Tanpa Jeda

10 April 2026
Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa Mojok.co

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa

9 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.