Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Hal yang Bisa Dibanggakan dari Kota Bandung meski Tata Kelolanya Buruk dan Transportasi Umumnya Tidak Layak

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
6 Januari 2026
A A
5 Hal yang Bisa Dibanggakan Kota Bandung meski Tata Kelolanya Buruk dan Transportasi Umumnya Tidak Layak

5 Hal yang Bisa Dibanggakan Kota Bandung meski Tata Kelolanya Buruk dan Transportasi Umumnya Tidak Layak (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Begitu banyak kutipan tentang Bandung yang menggambarkan kota berjuluk Kota Kembang ini begitu romantis. Salah satunya kutipan Pidi Baiq yang diabadikan di terowongan Jalan Asia-Afrika. Sebagai warga Bandung asli, saya merasa Kota Kembang tak selalu romantis dan manis seperti yang diceritakan banyak orang. Seperti masalah kemacetan, tata kelola yang buruk, transportasi umum yang kurang layak, banjir, hingga banyaknya pungli berkedok parkir liar ataupun pak ogah.

Terlepas dari predikat kota dengan berbagai macam masalah, saya merasa Bandung tetap memiliki sisi positif yang patut dibanggakan semua penghuninya.

ADVERTISEMENT

#1 Bandung punya banyak pilihan tempat wisata dan liburan favorit warga Jabodetabek

Bandung itu jalannya sempit. Di setiap ruas jalan yang kita lalui di sini pasti ada macet tanpa memandang hari kerja atau hari libur. Bedanya, kalau pas weekend, kemacetan di sini diakibatkan wisatawan luar kota. Kebanyakan sih warga Jabodetabek.

Bandung yang kerap dikunjungi wisatawan luar kota ini seharusnya membuat warga berbangga diri. Jarang lho ada kota di Indonesia yang selalu sibuk dari Senin sampai Minggu. Roda perekonomian warga semakin berputar kencang. Salah satu tujuan wisata favorit di sini adalah Braga, Asia-Afrika, Lembang, dll.

#2 Kaya akan kuliner yang menggoyang lidah

Kalau ada yang bertanya, kota mana di Indonesia yang layak menyandang status kota kuliner, jawabannya pasti mengerucut kepada Bandung. Berbagai jenis makanan, baik makanan tradisional hingga modern kekinian tersedia di sini. Dari warung kaki lima sampai kafe estetik ada di Bandung.

Coba sebutkan kuliner yang menggoyang lidah. Makanan terbuat dari aci seperti cimol, cireng, cilok, dll., lalu ada siomay dan batagor, hingga makanan viral seperti seblak dapat dengan mudah ditemukan di Kota Kembang. Harganya pun murah meriah.

#3 Dinobatkan sebagai ibu kota Asia-Afrika

Selain menyandang status ibu kota provinsi Jawa Barat, Bandung juga dinobatkan sebagai ibu kota Asia-Afrika. Tentunya ini menjadi kebanggaan bagi warga Bandung. Penyebutan ini tentu karena peran historis Kota Kembang dalam kesuksesan menyelenggarakan Konferensi Asia-Afrika pertama pada tahun 1955 di Gedung Merdeka.

Pada bulan April 2025 kemarin, dalam rangka menyambut Konferensi Asia-Afrika yang ke-70 tahun, Kota Kembang secara simbolis ditetapkan sebagai ibu kota Asia-Afrika, termasuk meluncurkan logo baru kota ini. Makna ibu kota Asia-Afrika bukan hanya menandakan Bandung menjadi ibu kota administratif bagi negara Asia Afrika, tapi juga memiliki peranan sebagai pusat semangat, solidaritas, dan diplomasi global perjuangan kemerdekaan Asia Afrika serta upaya perdamaian dunia.

Baca Juga:

Sebagai Pengendara Motor di Bandung, Saya Capek Ikut Menyumbang Macet Setiap Hari

Alun-Alun Rancasari, Tempat Aneh di Kota Bandung yang Disukai Warlok

#4 Bandung nyaris menjadi ibu kota Hindia Belanda

Saat ini, status Bandung memang ibu kota Provinsi Jawa Barat. Tapi tahu nggak sih kalau dulu pada zaman kolonial Belanda, kota ini sebenarnya disiapkan menjadi ibu kota menggantikan Batavia.

Saksi bisu Kota Kembang dipersiapkan menjadi ibu kota Hindia Belanda bisa kita lihat dari bangunan bersejarah yang masih berdiri kokoh hingga kini. Misalnya Stasiun Bandung, Gedung Sate, hingga pusat persenjataan di Cimahi. Tak ketinggalan saluran transportasi udara, stasiun radio di Gunung Puntang, hingga Museum Geologi. PT Pindad yang sekarang berdiri, dulunya merupakan pabrik senjata Hindia Belanda.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Akan tetapi, pemindahan ibu kota Hindia Belanda dari Batavia ke Bandung tidak terlaksana karena Belanda keburu kalah oleh pasukan tentara Jepang. Dan Belanda menyerah hingga diadakanlah Perjanjian Kalijati di Subang pada 8 Maret 1942.

#5 Persib Bandung punya basis penggemar yang besar

Terakhir, yang bisa dibanggakan dari Kota kembang tak lain dan tak bukan adalah memiliki tim sepak bola Persib Bandung. Pendukung Persib bukan hanya berasal dari Bandung, tapi juga dari kota dan kabupaten lain di Provinsi Jawa Barat dan bahkan luar Jawa Barat. Bahkan orang luar negeri pun tak sedikit yang menjadi pendukung Persib.

Prestasi Persib di kancah sepak bola Indonesia juga membanggakan. Persib bersama Persipura adalah klub paling sukses di liga profesional Indonesia dengan berhasil menjuarai liga sebanyak 4 kali. Persib juga merupakan juara bertahan liga yang meraih gelar back to back juara.

Ada adigium populer di Kota Kembang betapa Persib merupakan sebuah kebanggaan, yakni “jangan ngaku gaul di Bandung kalau tidak mendukung Persib” serta “Persib adalah harga diri urang Bandung”.

Itulah 5 hal yang menurut saya bisa dibanggakan dari Kota Bandung meski kota ini juga cukup terkenal dengan berbagai masalahnya. Meski macet, banjir, dan padat, saya tetap betah tinggal di sini. Berapa kali pun saya merantau, Bandung tetaplah Bandung dan saya selalu ingin kembali dan menetap di sini.

Penulis: Acep Saepulloh
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Sebagai Orang Bandung, Saya Bersyukur Bisa Merantau dan Kuliah ke Jogja

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Januari 2026 oleh

Tags: Bandungibu kota jawa baratJawa Baratkota bandungOrang BandungpersibPersib Bandung
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Aa-aa milenial Bandung yang ngojol membelah kemacetan di pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

3 Tempat Makan di Bandung yang Wajib Dicoba Setidaknya Sekali Seumur Hidup Mojok.co

3 Tempat Makan di Bandung yang Wajib Dicoba Setidaknya Sekali Seumur Hidup 

13 Februari 2026
Suka Duka Menjadi Orang Jampang Sukabumi, Daerah Paling Berbahaya di Tanah Sunda karena Jadi Pusat Praktik Ilmu Hitam

Suka Duka Menjadi Orang Jampang Sukabumi, Daerah Paling Berbahaya di Tanah Sunda karena Jadi Pusat Praktik Ilmu Hitam

26 Januari 2024
4 Surga Barang Bekas Berkualitas di Indonesia Terminal Mojok

4 Surga Barang Bekas Berkualitas di Indonesia

16 September 2022
Karawang Menyimpan Aib di Antara Warga dan Goyang Karawang (Unsplash) alun-alun karawang

Aib Memalukan Karawang Adalah ketika Warganya Merasa Asing dengan Goyang Karawang

4 September 2023
Bandung Lautan Air, Identitas yang Jelas Nggak Ada Bagus-bagusnya

Bandung Lautan Air, Identitas yang Jelas Nggak Ada Bagus-bagusnya

6 Desember 2023
Daripada Ngontrak, Mending Langsung Beli Rumah di Cikarang. Banyak Untungnya!

Daripada Ngontrak, Mending Langsung Beli Rumah di Cikarang. Banyak Untungnya!

17 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

8 keresahan guru agama, pekerjaan tidak maksimal karena dianaktirikan Kemendikdasmen Mojok.co

8 keresahan guru agama, pekerjaan tidak maksimal karena dianaktirikan Kemendikdasmen 

11 Juli 2026
Karangmalang UNY tidak ramah pejalan kaki, jalan kaki di sana serasa uji nyali Mojok.co

Karangmalang UNY tidak ramah pejalan kaki, jalan kaki di sana serasa uji nyali

7 Juli 2026
4 Kuliner Populer Palembang yang Nggak Cocok untuk Semua Lidah Mojok.co

4 Kuliner Populer Palembang yang Nggak Cocok untuk Semua Lidah

6 Juli 2026
5 Dosa Penjual Ketoprak Jakarta yang Membuat Pembeli Tidak Nafsu Makan Mojok.co cirebon

Jangan Asal Klaim, Ketoprak Itu Warisan Kuliner Betawi Jakarta, Bukan Cirebon

6 Juli 2026
3 alasan yang membuat saya nggak ikhlas kalau Jaklingko harus berbayar, sebaiknya benahi hal-hal ini dahulu Mojok.co

3 alasan yang membuat saya nggak ikhlas kalau JakLingko harus berbayar, sebaiknya benahi hal-hal ini dahulu

11 Juli 2026
Setelah Perpusda Bangkalan Madura Punya Gedung Baru, Saya Kira Semua akan Berubah, Ternyata Tidak Terminal

Setelah Perpusda Bangkalan Madura Punya Gedung Baru, Saya Kira Semua akan Berubah, Ternyata Tidak

6 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.