Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Bela Negara Itu Nggak Melulu Angkat Senjata dan Teriak NKRI Death Price, Rajin Olahraga dan Tidak Sakit Saja Itu Sudah Cukup!

Diaz Robigo oleh Diaz Robigo
4 Juli 2023
A A
Bela Negara Itu Nggak Melulu Angkat Senjata dan Teriak NKRI Death Price, Rajin Olahraga dan Tidak Sakit Saja Itu Sudah Cukup!

Bela Negara Itu Nggak Melulu Angkat Senjata dan Teriak NKRI Death Price, Rajin Olahraga dan Tidak Sakit Saja Itu Sudah Cukup! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalian sadar nggak, dengan kalian rajin berolahraga, kalian sudah melakukan bela negara?

Sebenarnya kampanye ini sudah sangat sering sekali digaungkan oleh Mas Ade Rai terkait rajin olahraga berarti kalian sudah berguna untuk negara. Mas Ade Rai sudah sering kali menggaungkan kampanye tersebut melalui channel YouTubenya. Bela negara tidak hanya sebatas mengangkat senjata, menjadi PNS atau yang lainnya. Cukup kalian rajin olahraga minimal tiga kali dalam seminggu secara rutin dan membuat tubuh kalian sehat itu sudah sangat berarti untuk negara.

Mau bukti? Dilansir dari detik.com, berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) yang dikeluarkan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan 2018 mempertegas bahwa penyakit tidak menular (PTM) makin meningkat sejak 5 tahun terakhir. Besarnya biaya yang dikeluarkan pemerintah melalui BPJS Kesehatan untuk membiayai perawatan dan pengobatan pasien dengan PTM menjadi beban bagi perekonomian negara.

Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengatakan, perkiraan defisit BPJS Kesehatan pada 2018 mencapai Rp 10.98 triliun. Angka ini diperoleh setelah dilakukan audit oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangun (BPKP). Menteri Kesehatan Nila Moeloek juga mengatakan, besarnya biaya yang terus dikeluarkan BPJS 35 persen pengeluarannya digunakan untuk mengatasi penyakit tidak menular. Seperti penyakit jantung, hipertensi, stroke, diabetes, gagal ginjal, kencing manis, dan sebagainya.

Sebenarnya penyakit yang tadi disebutkan bisa dicegah dengan menerapkan pola hidup yang sehat. Sehingga dana tersebut seharusnya bisa digunakan kepada orang-orang yang memang membutuhkan seperti mengalami penyakit kronis.

Faktanya, rakyat Indonesia memang malas olahraga, padahal itu bela negara paling sederhana

Mirisnya melihat realitas berdasarkan hasil Laporan Nasional Sport Development Index (SDI) 2021 yang dilakukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Survei dilakukan pada Juli-Oktober 2021 dengan responden masyarakat di 34 provinsi di Indoensia. Mengungkapkan jika tingkat kebugaran masyarakat Indonesia tergolong sangat yang rendah. Dari total jumlah penduduk, masyarakat yang masuk kategori tidak bugar mencapai 76 persen. Dari angka tersebut, mereka yang masuk kategori sangat tidak bugar mencapai 53,63 persen. Hanya 5,86 persen masyarakat yang dikategorikan memiliki kondisi yang sangat bugar atau prima.

Merujuk hasil survei tadi, masyarakat Tanah Air yang dinilai aktif berolahraga hanya 32,83 persen. Artinya, dari 100 orang hanya 33 orang yang berpartisipasi aktif dalam berolahraga. Budaya masyarakat Indonesia yang malas berolahraga ini sebenarnya menjadi peringatan bagi kita semua. Mungkin dampaknya tidak akan terasa dalam waktu dekat. Tapi lihat saja di kemudian hari, baru terasa dampaknya bagi kesehatan kita.

Rendahnya partisipasi olahraga berkorelasi dengan tingginya penderita penyakit nonmenular. Indonesia saat ini masuk enam besar negara dengan penyakit tidak menular. Bahkan, menurut WHO menyebut 71 persen kematian di Indonesia adalah akibat dari penyakit nonmenular. Seperti penyakit jantung, stroke, ginjal, hipertensi, pernapasan akut, dan diabetes.

Baca Juga:

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Pemula Sebelum Ikut Kelas Pilates selain Persiapan Uang

Pengalaman Saya Melihat Langsung Pasien yang Malah Curiga dan Trauma ketika Berobat ke Puskesmas

Jangankan olahraga, jalan kaki aja mlz

Jangankan disuruh rajin berolahraga tiga kali seminggu. Hanya untuk berjalan kaki saja masyarakat Indonesia ternyata termasuk negara paling malas di dunia. Dilansir dari kumparan.com, studi yang dilakukan para peneliti di Stanford University yang mengungkapkan bahwa Indonesia merupakan negara paling malas berjalan kaki di seluruh dunia. Studi tersebut menyebut bahwa rata-rata orang Indonesia berjalan kaki hanya 3.513 langkah per hari. Ternyata hipotesis saya telah didukung oleh data yang kredibel.

Selanjutnya ada penelitian lain yaitu Studi yang diterbitkan di jurnal Nature. Jurnal tersebut mengatakan semakin besar kesenjangan masyarakatnya untuk bergerak di negara tersebut, semakin besar pula taraf obesitas penduduk. Ternyata dari hal yang sepele, hanya dari berjalan, dampaknya bisa begitu besar bagi kesehatan tubuh kita.

Jadi hanya dengan menjaga kesehatan, kita bisa membela negara dengan mengurangi beban biaya yang perlu dibayar negara. Sehingga negara bisa fokus mengurus hal lain yang lebih penting.

Penulis: Diaz Robigo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Bela Negara, Guyonan Basi Bersemi Kembali

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya

Terakhir diperbarui pada 4 Juli 2023 oleh

Tags: bela negarabpjsolahraga
Diaz Robigo

Diaz Robigo

figur yang pernah terlibat dalam proses demokrasi tingkat daerah di Karawang, dengan fokus pada isu-isu pembangunan dan pelayanan publik.

ArtikelTerkait

Rawat Inap BPJS Kelas 3 Nggak Seburuk Bayangan Saya. Awalnya Terganggu Kelamaan Malah Jadi Akrab dengan Pasien Lain Mojok.co

Pengalaman Rawat Inap BPJS Kelas 3, Kenalan dengan Pasien Sekamar Berakhir Jadi Kawan

28 Mei 2025
BPJS Adalah Masa Depan, Abaikan Nakes TikTok yang Menghina BPJS

Respons Luar Biasa Tetangga ketika Saya Curhat Pelayanan BPJS Diskriminatif

21 Juni 2020
RS Borromeus Bandung: Rumah Sakit Mewah yang (Sepertinya) Bikin Betah

RS Borromeus Bandung: Rumah Sakit Mewah yang (Sepertinya) Bikin Betah

12 Oktober 2022
Olahraga Sambil Menyusuri Saluran Air Kuno Magelang Boog Kotta-Leiding Mojok.co

Olahraga Pagi Sambil Menyusuri Saluran Air Kuno Magelang Seru di Awal Saja

30 November 2023
6 Manfaat Aplikasi Mobile JKN yang Jarang Diketahui

6 Manfaat Aplikasi Mobile JKN yang Jarang Diketahui

28 Februari 2022
Lapangan desa. (Unsplash.com)

5 Alasan Tinggal Dekat Lapangan Desa Itu Nggak Enak Banget

16 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Sombong Saat Dapat PhD, Gelarmu Ada Jasa Banyak Orang di Baliknya Mojok.co

Jangan Sombong Saat Meraih PhD, di Balik Gelarmu Ada Jasa Banyak Orang

12 Februari 2026
Toyota Harrier Gen 2: Mobil SUV Bekas Rp100 Jutaan Terbaik, Nyamannya Nggak Ada Lawan Mojok.co

Toyota Harrier Gen 2: Mobil SUV Bekas Rp100 Jutaan Terbaik, Nyamannya Nggak Ada Lawan

11 Februari 2026
3 Makanan Khas Jawa Timur yang Jangan Pernah Kamu Coba (Wikimedia Commons)

3 Makanan Khas Jawa Timur Paling Red Flag, Cukup Sekali Dicoba atau Sekalian Nggak Usah Dicoba Sama Sekali

12 Februari 2026
Kuliner Jepara Nggak Cuma Pindang Serani, Ada Juga Horok-Horok yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang Mojok.co

Kuliner Jepara Nggak Cuma Pindang Serani, Ada Juga Horok-Horok yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang

9 Februari 2026
Resign karena Nggak Kuat Menghadapi Stasiun Manggarai Adalah Alasan yang Masuk Akal, Bukan Lemah Mojok.co

Resign karena Nggak Kuat Menghadapi Stasiun Manggarai Adalah Alasan yang Masuk Akal, Bukan Lemah 

10 Februari 2026
Tiket Pesawat Sudah Terlalu Mahal, Ini Hitungan yang Lebih Logis (Unsplash)

Tiket Pesawat di Indonesia Sudah Terlalu Mahal dan Tidak Masuk Akal, Berikut Saya Membuat Hitungan yang Lebih Logis

9 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Sisi Gelap Penginapan “Murah” di Jogja, Ramai dan Untung Saat Valentine Berkat Anak Mudanya yang Hobi Kumpul Kebo
  • Rawa Belong Jakarta Barat Bikin Orang Kabupaten seperti Saya Nggak Takut Merantau di Ibu Kota
  • Hari Suci Terpenting Umat Hindu, Mahashivaratri Perdana Digelar di Candi Prambanan dengan 1008 Dipa Menyala
  • Obati Patah Hati dengan Lari 176 km: Cara Gen Z Menebus Dosa Lingkungan Sambil Jadi Pelari Kalcer
  • Orang Tua yang Menua adalah Ketakutan Terbesar Anak, meski Kita Menolak Menyadarinya
  • Anak yang Dicap Gagal Justru Paling Tulus dan Telaten Rawat Ortu, Anak yang Katanya Sukses cuma Berisik Rebutan Warisan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.