Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Beberapa Kekurangan Maxim yang Wajib Diperbaiki

Dhimas Muhammad Yasin oleh Dhimas Muhammad Yasin
22 November 2022
A A
Beberapa Kekurangan Maxim yang Wajib Diperbaiki

Beberapa Kekurangan Maxim yang Wajib Diperbaiki (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Masih banyak orang terutama di kalangan saya yang nggak kenal dengan Maxim. Ada yang mengira itu adalah jasa ekspedisi, jasa jual-beli kendaraan, jasa cuci mobil, jasa cukur rambut, sampai situs toko daring. Meski menurut berbagai sumber Maxim telah beroperasi di Indonesia sejak 2018, nyatanya saya baru tahu makna dan fungsi jasa ini setahun yang lalu. Itu pun karena saya dikasih tahu oleh seorang teman yang sering pakai jasa ini saat masih tinggal di Jakarta.

Sebagai pengguna yang telah beberapa kali menggunakan Maxim, saya merasa kalau ada beberapa hal dari jasa transportasi daring ini yang perlu dibenahi. Saat ini Maxim memang masih kalah familier dengan Grab atau Gojek. Tapi, kalau soal kemurahannya jelas Maxim nggak mau kalah. Kemurahan itu bisa disimak pada tarif jasanya, bisa pula senyum dan hati para drivernya.

ADVERTISEMENT

Saya tahu kalau di negeri kita ada pepatah, “Ada harga, ada rupa”. Tapi, entah kenapa dengan segala kemurahan yang diberikan, ada saja hal kurang sreg yang saya rasakan. Nggak cuma menuntut saya untuk terus update aplikasi, tapi hasil kayak nggak ada bedanya. Ada kekurangan lain yang perlu diketahui oleh para pengguna baru supaya mereka menjadi maklum adanya.

Berikut kekurangan yang saya rasakan sepanjang menggunakan Maxim (studi kasus daerah Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah).

#1 Pin yang kadang nggak akurat

Pin yang nggak akurat tentu sangat menganggu kelancaran driver saat menjemput para penumpang. Sepanjang pengalaman pakai jasa ini, pin lokasi terkini saya sering meleset antara 10–100 meter dari yang seharusnya. Selain itu, nama lokasi yang muncul pada aplikasi Maxim nggak sedetail Google Maps, Gojek, dan Grab. Untuk mengatasinya, kita harus menggeser sendiri pin lokasi tersebut ke titik penjemputan atau titik lokasi tujuan yang tepat.

Misalnya, saya ingin pergi ke kantor. Nama kantor saya tercantum pada aplikasi Google Maps, Gojek, dan Grab. Ternyata pada aplikasi Maxim, nama kantor saya nggak ada. Jadi, saya harus rajin menggeser sendiri layar peta, lalu menentukan pin pada lokasi tujuan yang tepat. Hal ini juga berlaku sama bagi yang ingin pergi keluar kota. Tentu hal ini sangat membagongkan bagi orang-orang yang buta arah atau Google Maps.

#2 Waktu jemput yang kadang lama dan luput dari estimasi

Barangkali karena jumlah driver Maxim belum bejibun, waktu pencarian drivernya jadi lama. Kalaupun berhasil ketemu, biasanya lokasi driver jauh dari lokasi kita, jadi waktu jemputnya juga jadi lama. Sepanjang pengalaman pakai jasa ini, waktu tercepat menunggu yang pernah saya peroleh adalah 6 menit. Waktu terlama menunggu yang pernah saya peroleh adalah 28 menit. Itu pun kadang luput dari estimasi waktu tiba yang telah ditentukan pada aplikasi tersebut.

Pernah saat saya menunggu kedatangan mobil, pada aplikasi tertulis bahwa estimasi waktu tibanya adalah 8 menit. Ternyata setelah 8 menit berlalu, mobil tersebut masih berjarak sekitar 2 km dari lokasi saya. Tahu-tahu estimasi waktu tadi berubah jadi 2 menit. Tentu hal ini bikin kecele para pengguna yang telanjur bersiap-siap sambil mengatur barang bawaannya.

Baca Juga:

Tips Plesir Kala Malam di Jogja Naik GoRide Menikmati Kota Warisan Budaya Tanpa Menjadi Tua di Jalanan

Generasi Sandwich Adalah Takdir Bajingan yang Bikin Muak: Saya Baik pada Keluarga Bukan karena Cinta, tapi karena Sudah Lupa Hidup Sebenarnya untuk Apa

Baca halaman selanjutnya

#3 Kendaraan yang kadang nggak good looking

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 24 November 2022 oleh

Tags: gojekgrabmaximojol
Dhimas Muhammad Yasin

Dhimas Muhammad Yasin

Sarjana sastra yang enggan disebut sastrawan, tinggal di Sukoharjo.

ArtikelTerkait

panggilan kak ojol MOJOK.CO

Sapa Kustomer Pakai “Kak” Saja Tersinggung? Coba Abang Ojol Sapa Pakai Ini

6 Juli 2020
Tips Jelajah Jogja Solo dan Sebaliknya, Nggak Perlu Ribet Bawa Kendaraan dengan Fitur Ini Terminal Mojok.co (Unsplash.com)

Tips Jelajah Jogja-Solo dan Sebaliknya, Nggak Perlu Ribet Bawa Kendaraan dengan Fitur Ini

24 Maret 2023
Rahasia di Balik Rating Penumpang Gojek: Nilai Apik, Anti Dapat Driver Antik

Rahasia di Balik Rating Penumpang Gojek: Nilai Apik, Anti Dapat Driver Antik

27 Juli 2024
Jalan Amarta Ranjau Darat Seturan Musuh para Ojol di Jogja

Jalan Amarta, Ranjau Darat Seturan Musuh para Ojol di Jogja

13 Maret 2023
ojol dan angkot

Pilih Kasih sama Ojol dan Angkot yang Sebetulnya Sama-sama Susah

21 Desember 2021
Solo, Tempatnya Driver Ojol Ramah dan Sopan yang Susah Ditemui di Jakarta

Solo, Tempatnya Driver Ojol Ramah dan Sopan yang Susah Ditemui di Jakarta

2 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang Madura syok saat mengetahui rupa dan rasa gado-gado dari daerah lain Mojok.co

Orang Madura syok saat mengetahui rupa dan rasa gado-gado dari daerah lain

9 Juli 2026
8 keresahan guru agama, pekerjaan tidak maksimal karena dianaktirikan Kemendikdasmen Mojok.co

8 keresahan guru agama, pekerjaan tidak maksimal karena dianaktirikan Kemendikdasmen 

11 Juli 2026
Lomba Kebersihan Kampung di Jogja Hanya Berefek Sesaat, Saat Lomba Mendadak Bersih, Selesai Lomba Kembali ke Setelan Pabrik

Lomba kebersihan kampung di Jogja hanya berefek sesaat, saat lomba mendadak bersih, selesai lomba kembali ke setelan pabrik

13 Juli 2026
Malang pernah terkenal dengan solidaritas masyarakatnya yang tinggi. sayang, solidaritas itu kini bisa dengan mudah dibeli

Malang pernah terkenal dengan solidaritas masyarakatnya yang tinggi. sayang, solidaritas itu kini bisa dengan mudah dibeli

12 Juli 2026
Sebagai Warga Jogja, Pantai Bantul Lebih Menarik untuk Dikunjungi Dibanding Pantai Gunungkidul

Sebagai warga Jogja, pantai Bantul lebih menarik untuk dikunjungi dibanding pantai Gunungkidul

9 Juli 2026
Menikmati hari Minggu di Sewon Alternatif wisata underrated Jogja (Unsplash)

Menikmati hari Minggu di Sewon: Alternatif wisata underrated Jogja

12 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.