Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Beberapa Kegiatan yang Dapat Dilakukan Saat Cuaca Panas

Siti Halwah oleh Siti Halwah
24 Oktober 2019
A A
cuaca panas

cuaca panas

Share on FacebookShare on Twitter

Saat ini, cuaca sedang panas-panasnya. Di beberapa daerah di Indonesia, suhu udaranya bahkan mencapai hingga 40 derajat Celcius. Bayangkan betapa panasnya. Di daerah saya, cuaca masih stuck di angka 34-35 derajat Celcius, tapi ini sudah panas puooool.

Biasanya, kalau sudah pukul 10 pagi, para tetangga—juga saya sendiri—sudah memilih untuk berdiam di dalam rumah. Menutup tirai dan jendela, menghidupkan kipas angin—meskipun ini sama sekali nggak ngaruh, soalnya kipas angin justru malah terasa menghantarkan uap panas—dan rebahan. hehe.

Tapi, baru-baru ini sebuah ide muncul di kepala saya. Bagaimana caranya agar di cuaca sepanas ini, kehidupan masih tetap produktif serta masih dapat melakukan berbagai aktivitas lainnya. Berikut saya merangkum aktivitas apa saja yang dapat dilakukan dalam cuaca sepanas ini.

Menjemur Kasur Kapuk

Di beberapa rumah, masih banyak yang menggunakan kasur kapuk—termasuk di rumah saya. Kasur kapuk memiliki tingkat kelembutan alami yang tidak ada tandingannya. Apa lagi, bahan utama dari pembuatan kasur kapuk adalah bahan alami ramah lingkungan, yaitu kapuk. hehe

Namun, salah satu kelemahan kasur kapuk yaitu semakin lama digunakan, kasurnya akan semakin lembek. Tingkat kelembutannya akan menurun dan tidak nyaman lagi digunakan sebagai alas tidur. Bahkan, di beberapa kasus, kasur kapuk justru berubah menjadi kasur keras saking bantet-nya.

Hebatnya, untuk memperbarui kelembutan kasur kapuk, kita tidak perlu mengganti kapuk lama dengan kapuk yang baru. Cukup dengan menjemurnya saja. Apa lagi cuaca di Indonesia sedang panas-panasnya, cocok untuk momen menjemur kasur kapuk.

Dijamin, kasurnya pasti akan kembali lembut. Lagi pula, menjemur di saat-saat seperti ini juga menghilangkan kekhawatiran—soalnya jarang hujan turun. Kita masih dapat beraktivitas bebas tanpa perlu ketakutan kasur kapuk yang dijemur akan kehujanan.

Baca Juga:

10 Kebiasaan Buruk yang Harus Ditinggalkan agar Motor Nggak Gampang Mogok Saat Musim Hujan

Jalanan Jakarta Saja Sudah Menyebalkan, Ditambah Musim Hujan Makin Mengesalkan

Mencuci Jaket

Jaket adalah salah satu benda yang paling malas untuk dicuci. Selain bahan jaket biasanya tebal, proses pengeringannya juga sangat lama. Bisa memakan waktu antara 3-4 hari. Makanya,banyak jaket-jaket yang justru hanya sempat dicuci setahun sekali, hehe.

Nah, selagi cuaca sedang panas, maka momen ini dapat dimanfaatkan untuk mencuci jaket. Proses pengeringannya juga nggak akan lama, mungkin hanya berlangsung selama satu hari saja. Jadi, ayo mencuci jaket demi aktivitas produktif di cuaca panas.

Mencuci Semua Baju di Lemari

Baju-baju di lemari biasanya hanya digantung dan ditumpuk saja. Banyak yang dibiarkan menjadi pajangan hingga baunya apek. Jika kamu kebetulan sedang gabut dan ingin beraktivitas di cuaca sepanas ini, maka cucilah semua baju di lemarimu.

Lumayan, bau apek akan hilang dan baju-baju di lemarimu akan kembali kinclong.

Mencuci Selimut

Selimut adalah salah satu benda yang paling malas untuk dicuci. Sama halnya dengan jaket, bahannya sangat tebal ditambah juga lebar. Jadi, proses pengeringannya sangat lama.

Di laundry, ongkos untuk mencuci selimut biasanya lebih mahal sehingga banyak dari kita yang malas mencucinya. Nah, mumpung cuaca sedang panas-panasnya, ini adalah saat terbaik untuk mencuci selimut.

Proses pengeringannya pasti tidak akan lama dan kita tidak perlu mengeluarkan biaya banyak untuk mencucinya, hehe.

Mencuci Boneka

Boneka-boneka yang biasanya ditumpuk di sudut kamar kita jarang sekali—hampir nggak pernah—dicuci. Di momen cuaca panas ini, sudah saatnya kita sedikit menginventasikan waktu kita untuk mencucinya.

Lagi pula, bonek yang bersih akan lebih enak dan nyaman untuk dipeluk. Kali aja, saat mencuci bonek, kita dapat sekalian mencuci kenangan-kenangan bersama mantan yang menempel di tubuh boneka pemberiannya, hehe.

Berjemur Kayak di Pantai

Di cuaca panas ini, sudah sepatutnya kita memanfaatkannya untuk meningkatkan status sosial kita—khususnya di media sosial. Ketika melihat banyak teman-teman yang pamer foto sedang berjemur di pantai, kita juga masih dapat melakukannya—meskipun dengan kapasitas low budget.

Nggak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk urusan transportasi, tiket hotel dan sejenisnya hanya untuk menginap sehari dua malam di Bali. Cukup keluar rumah di atas pukul 10, berjemur dengan menggunakan kaca mata hitam.

Saya yakin, panasnya sama saja. Sama-sama bikin gosong dan kulit terbakar layaknya pantai di Bali. Low budget dan tentunya nggak bikin kantong kering, hehe (*)

BACA JUGA Tantangan Sebulan Minum Air Putih: Sebegitu Rendahkah Kesadaran Orang Untuk Minum Air Putih? atau tulisan Siti Halwah lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 Oktober 2019 oleh

Tags: heat strokekemarau panjangmusim hujan
Siti Halwah

Siti Halwah

menulis untuk eksis

ArtikelTerkait

mencuci motor

4 Tips Menghilangkan Rasa Malas untuk Mencuci Motor di Musim Hujan

10 Desember 2021
Jas Hujan Ponco Itu Terbaik buat Pemuda Kasmaran terminal mojok.co

Jas Hujan Ponco Itu Terbaik buat Pemuda Kasmaran

7 November 2020
Bawah Flyover Jombor, Tempat yang Wajib Diwaspadai Saat Musim Hujan terminal jombor

Bawah Flyover Jombor, Tempat yang Wajib Diwaspadai Saat Musim Hujan

1 April 2023
Musim Hujan dan Banjir Tiba, Berhenti Menyalahkan Sampah!

Musim Hujan dan Banjir Tiba, Berhenti Menyalahkan Sampah!

8 Desember 2019
5 Hal yang Terjadi di Jepang Saat Musim Hujan Tiba

5 Hal yang Terjadi di Jepang Saat Musim Hujan Tiba

23 Juni 2023
Saya Berpengalaman soal Berkendara Saat Hujan dan Jas Hujan Kelelawar Paling Tidak Efektif terminal mojok.co

Hujan Itu Nggak Romantis dan Pengendara Motor Tahu Persis Alasannya

1 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering "Keseleo" Mojok.co

Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering “Keseleo”

7 Februari 2026
Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib Mojok.co

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.