Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Beberapa Hal yang Luput Dilakuin Tukang Cukur Saat Menghadapi Pelanggan

Munawir Mandjo oleh Munawir Mandjo
12 Oktober 2020
A A
Meluruskan Nama Cukuran Rambut Pria biar Nggak Salah Kaprah tukang cukur terminal mojok.co

Meluruskan Nama Cukuran Rambut Pria biar Nggak Salah Kaprah tukang cukur terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi sebagian pria, rambut merupakan bagian tubuh yang harus dirawat dan diperlakukan istimewa. Rambut sangat mempengaruhi penampilan pria karena setiap gaya potongan rambut bisa memberi kesan tersendiri bagi orang yang memandangnya. Nggak jarang pria rela mengeluarkan duit lebih untuk mendapatkan perawatan serta penampilan rambut yang ciamik.

Sama seperti pria lainnya, penampilan rambut yang oke, juga merupakan hal yang sudah pasti saya harapkan. Demi mendapatkan potongan rambut terbaik, saya akan memilih tempat cukur yang menurut saya bisa mengakomodir segala keinginan saya. Namun, sayangnya, dari pengalaman saya berpindah dari satu tempat cukur ke tempat cukur lainnya. Banyak tukang cukur yang nyatanya hanya memberi rasa kecewa.

Kekecawaan Itu muncul sebab sebagian tukang cukur luput akan beberapa hal yang seharusnya dilakuin agar bisa memberi potongan terbaik bagi pelanggan. Nah, adapun beberapa hal itu akan saya jelaskan satu-persatu. Cekidot….

Nggak memahami bentuk wajah pelanggan

Kebanyakan tukang cukur yang saya temui nggak berusaha memahami bentuk wajah pelanggannya. Padahal bentuk wajah sangat mempengaruhi model potongan rambut yang sebaiknya mereka terapkan. Bentuk wajah bulat misalnya, memiliki potongan yang beda dengan bentuk wajah panjang.

Orang yang memiliki bentuk wajah panjang akan terlihat buruk dengan potongan sisi kepala yang sangat tipis dan bagian atasnya yang dibuat panjang. Pasalnya, potongan itu hanya akan membuat bentuk wajah panjang akan terlihat semakin panjang.

Untuk membuat kesan penampilan yang lebih baik bagi orang yang memiliki bentuk wajah panjang, tukang cukur seharusnya memberi volume lebih atau menghindari potongan pendek di tiap sisi kepala. Kecuali jika memang pelanggan memiliki bentuk wajah bulat, potongan pendek pada dua sisi kepala sangatlah cocok.

Nah, kebanyakan tukang cukur yang saya temui masih luput dari hal ini, mereka mengabaikan bentuk wajah dan hanya memangkas rambut sesuai model kekinian. Hasilnya, nggak jarang membuat pelanggan nyesal karena sudah cukuran di tempat itu.

Nggak menyamakan persepsi pelanggan

Perbedaan persepsi juga kadang membuat pelanggan nggak merasa puas setelah habis cukuran. Seperti saat pelanggan meminta agar sisi kiri dan kanannya nggak usah dipotong kependekan, tukang cukur malah membabatnya sampai habis, sehingga hasilnya nggak sesuai lagi dengan apa yang diharapkan pelanggan.

Baca Juga:

3 Tipe Kapster Menyebalkan yang Bikin Malas Pergi ke Salon

4 Model Rambut yang Cocok untuk Upin Ipin Versi SD

Seharusnya sebelum beraksi, tukang cukur harus menyamakan persepsi dengan pelanggannya tentang ukuran pendek yang seperti apa yang diiginkan. Agar tukang cukur nggak main potong seenaknya lantas membuat pelanggan mereka kecewa.

Nggak memahami gaya sisiran rambut pelanggan.

Setiap pria punya gaya sisiran rambut yang berbeda. Ada yang ke samping kiri, ke samping kanan, ke belakang, ke depan, belah dua, atau malah hanya diatur sekenanya.

Pentingnya gaya sisiran rambut pelanggan ini harus dipahamai tukang cukur, sehingga saat memotong rambut, tukang cukur tahu bagian sisi mana yang harus dibabat lebih pendek dari pada bagian lainnya. Potongan yang pas tentu membuat rambut akan lebih mudah ditata sesuai gaya sisiran yang kita inginkan.

Sayangnya, beberapa tukang cukur yang saya temui, malah menata rambut pelanggan sesuai keinginannya. Saya heran, yang punya rambut siapa, yang seenaknya ngatur gaya siapa. Meskipun tukang cukur ngomong gaya sisiran ini yang cocok, tapi jika nggak sesuai dengan keinginan pelanggan, tentu nggak akan memberi kepuasan bagi mereka.

Nggak nyediain kotak saran

Saya ngerasa setiap bidang usaha yang bergerak di bidang jasa layanan, seharusnya menyediakan kotak saran, guna mengetahui tingkat kepuasan pelanggan atas jasa layanan yang diberikan

Sayangnya, dari seluruh tempat cukur yang saya kunjungi, baik itu di tempat cukur biasa ataupun di tempat cukur eksklusif macam barbershop, saya belum pernah menemukan tempat cukur yang menerapkan model semacam ini. Padahal, dengan adanya kotak saran, tukang cukur bisa menampung keluhan pelanggan yang mungkin malu untuk berkomentar dan menyampaikan rasa ketidakpuasan mereka.

Pekerja yang mencintai pekerjaannya akan dengan senang hati menerima kritik dan saran dari pelanggannya, agar ke depannya bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi. Sebab, hanya dengan pelayanan yang baik dan memuaskan, pelanggan akan kembali cukur di tempat yang menurutnya bisa memenuhi kebutuhan atas penampilan rambut yang mereka harapkan.

BACA JUGA Pekerjaan yang Bukan Tanggung Jawabmu Sebaiknya Ditolak biar Nggak Stres dan tulisan Munawir Mandjo lainnya.

Baca Juga:  Merawat Motor Matic Itu Ribet, 5 Faktor Inilah Penyebabnya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 12 Oktober 2020 oleh

Tags: gaya rambutpotong rambutrambuttukang cukur
Munawir Mandjo

Munawir Mandjo

Aparatur Sipir Negara

ArtikelTerkait

Episode Upin & Ipin Tumbuh Rambut Lahir dari Kreativitas Netizen terminal mojok.co

Episode ‘Upin & Ipin Tumbuh Rambut’ Lahir dari Keinginan Netizen

3 Maret 2021
Tips Potong Rambut buat Kamu yang Nggak Paham Model terminal mojok

Tips Potong Rambut buat Kamu yang Nggak Paham Model

4 Desember 2021
3 Alasan Tukang Cukur Kebanyakan Berasal dari Garut terminal mojok.co

3 Alasan Tukang Cukur Kebanyakan Berasal dari Garut

15 November 2020
Cepmek, Model Rambut yang Nggak Disukai oleh Emak Kita Terminal Mojok

Cepmek, Model Rambut yang Nggak Disukai oleh Emak-emak di Rumah

3 Januari 2023
6 Dosa Saat Keramas atau Mencuci Rambut yang Biasa Dilakukan Terminal Mojok

6 Dosa Saat Keramas yang Biasa Kita Lakukan

7 Juli 2022
Ciri-ciri Tempat Pangkas Rambut Red Flag. Hindari kalau Nggak Ingin Jadi Bahan Percobaan Tukang Cukur Mojok

Ciri-ciri Tempat Pangkas Rambut Red Flag. Hindari kalau Nggak Ingin Jadi Bahan Percobaan Tukang Cukur

7 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga Mojok.co

Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga

15 Februari 2026
Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar Mojok.co

Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar

21 Februari 2026
4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang Mojok.co

4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang

20 Februari 2026
Liburan ke Jakarta Bikin Saya Makin Cinta Semarang dan Bersyukur Kuliah di Sana

Liburan ke Jakarta Bikin Saya Makin Cinta Semarang dan Bersyukur Kuliah di Sana

19 Februari 2026
Saya Kapok Ikut Bukber! Cuma Kenyang Dipameri Lanyard Kantor dan Kesuksesan Teman-teman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin Saya Malas Datang Bukber, Bukan Cuma karena Jadi Ajang Pamer

21 Februari 2026
Mimpi Lulusan S2 Mati di Jakarta, Masih Waras Sudah Syukur (Unsplashj)

Lulusan S2 Merantau ke Jakarta Sudah 3 Tahun: Kini Tidak Lagi Memikirkan Mimpi tapi Cara Bertahan Hidup dan Tetap Waras

18 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa Serta Tak Berdaya, tapi Tak Bisa Berbuat Apa-apa karena Terpaksa
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa
  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.