Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Barcelona Terluka Lagi, Para Cules Dihimbau Tak Menampakkan Diri

Muhammad Ikhdat Sakti Arief oleh Muhammad Ikhdat Sakti Arief
8 Mei 2019
A A
barcelona

barcelona

Share on FacebookShare on Twitter

Laga lanjutan Liga Champion Eropa yang mempertemukan Barcelona melawan Liverpool baru saja saja usai. Kejutan besar terjadi. Liverpool yang kalah agregat 0-3 saat menjamu Barcelona di Anfield stadium mampu membalikkan keadaan.

Terlihat seperti mustahil bagi Livepool untuk lolos ke putaran final Liga Champion. Semua memprediksi bahwa Liverpool tak akan mampu berbuat banyak walaupun bermain di kandang sendiri. Tapi seperti ingin mematahkan semua opini, Liverpool bermain dengan begitu baik.

Terbukti dengan skor telak yang meyakinkan, 4 gol tanpa balas. Masing-masing dicetak oleh Origi dan Wijnaldum yang sama-sama mencetak dua gol

Barcelona terluka lagi. Sama seperti musim lalu. Ketika Barcelona sudah di atas angin dengan kemenangan meyakinkan 4-1 di Camp Nou, tapi harus tumbang di Roma dengan skor 3-0. Sepertinya bagi Barcelona, Copa Del Rey memang lebih penting.

Di pertandingan melawan Liverpool, permainan Barcelona sebenarnya tidak begitu buruk. Mereka berhasil menciptakan beberapa peluang, namun tidak bisa berbuah gol. Pressing yang dilakukan oleh para pemain Liverpool sukses membuat Barcelona tidak mampu mengembangkan permainannya. Sang pemain terbaik, Lionel Messi pun (yang dijuluki sebagai the goat) tidak mampu berbuat banyak. Sangat disayangkan memang, begitulah sepakbola.

Karena kekalahan menyakitkan tersebut tersebut, dihimbau untuk para fans Barcelona untuk mengasingkan diri. Jangan muncul dulu di keramaian. Bukan apa-apa, hampir bisa dipastikan, para fans klub sepakbola seperti Real Madrid dan Manchester United barisan sakit hati yang dulu kalian bacoti siap membacoti kalian. Mereka sudah lama menunggu momen ini. Akhirnya merekea bisa keluar dari dalam gua. Sekarang saatnya fans Barcelona yang masuk gua.

Hindari keramaian yang terlihat bahagia. Biasanya ditandai dengan ngobrol dan ketawa-ketawa puas. Ada kemungkinan itu adalah para fans Madrid, Liverpool, dan juga MU. Tentu saja mereka sedang menertawai kekalahan Barcelona.

Agar tidak terdeteksi sebagai Cules atau fans Barcelona, usahakan untuk memasang muka biasa saja. Jangan masang muka melas, anda akan mudah terdeteksi sebagai fans Barcelona.

Baca Juga:

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

Persamaan Kontroversi Feodalisme Pondok Pesantren dan Liverpool yang Dibantu Wasit ketika Menjadi Juara Liga Inggris

Berbagai  macam bacotan akan kalian terima. Jadi bersiap-siaplah untuk menahan sakit hati. Karena kalian betul-betul akan “berdarah-darah” jika ketemu para fans barisan sakit hati ini.

Bacotan yang bakal kalian terima biasanya kayak gini. “Barcelona itu klub ampas, suruh main aja di Liga Gojek. Main lawan Madura United juga belum tentu menang”. “Si Messi suruh pensiun aja lagi. Gak guna”. “Bancilona mah jagonya di kandang doang”. Dan lain sebagainya. Mamam.

Sebenarnya ada beberapa tips untuk kalian para fans Barcelona agar tidak begitu malu. Atau setidaknya menunjukkan kalau kalian itu sebenarnya biasa saja, gak sakit hati amat walaupun cuma pura-pura.

Pertama, kalian bisa pakai alasan klasik. Kalian bisa bilang, “yah mau gimana lagi, bola itu bulat bro. Apapun bisa terjadi di  sepakbola”. Kurang lebih seperti itu. Itu adalah cara untuk menghibur diri agar tak terlalu sakit hati.

Kedua, kalian bisa nyalahin wasit. “Wasitnya gak bener nih, gak ngerti bola. Masa gitu gak offside”. “Wasitnya matanya sipit nih, pasti Cina”. “Wasitnya dibayar nih”. Kalian bisa mengmbangkan argumen kalian dengan mencari-cari kesalahan wasit sekecil apapun itu.

Ketiga, kalian bisa bilang kalau ini kerjaan mafia bola. Gak masuk akal nih, masa Liverpool bisa cetak sampai 4 gol. Tanpa balas lagi. Udah gitu, Barcelona mainnya kayak malas gitu. Messi aja keliatan nggak semangat. Malas ngejar bola. Pasti sudah di-setting ini.

Keempat, serang balik. Sebenarnya Barcelona bisa menang, cuma pemain Liverpool diving mulu. Jago acting. Nggak usah main bola dah, jadi aktor aja sanah. Nggak disentuh kok guling-guling. Lagian, Barcelona sebenarnya sengaja ngalah. Kasian sama Liverpool yang gak pernah juara. Ngebanggain kejayaan masa lalu mulu.

Kelima, nyalahin analog. Stick-nya rusak ini. Analognya gak respon. Masa diarahin ke kiri malah ke kanan. Mencet kotak, malah ngoper. Hadoh, gimana mau menang kayak gini.

Keenam, cara terakhir adalah yang paling ampuh. Kalian bisa bilang, “halah, jangan percaya sama tivi. Media gak ada yang bisa dipercaya sekarang. Settingan. Isinya pesanan semua itu. Menang versi quick count aja bangga. Kita tunggu nanti hasil resminya dari UEFA”. Ehh.

Ngomong-ngmong, saya juga fans Barcelona. Jadi ayo kawan-kawan semua berbaris dengan rapi, kita masuk gua.
Jangan lupa bawa Autan, banyak nyamuk.

Terakhir diperbarui pada 8 Mei 2019 oleh

Tags: Barcelona KalahLiga ChampionsLiverpool
Muhammad Ikhdat Sakti Arief

Muhammad Ikhdat Sakti Arief

Nama saya Ikhdat, seorang pengangguran (semoga cepat dapat kerja) pecinta senja, penikmat kopi (biar dibilang anak indie) yang suka nulis.

ArtikelTerkait

everton liverpool merseyside mojok

Membahas Everton dan Rivalitas Derby Merseyside: Wawancara dengan @IndoEvertonian

27 Oktober 2020
Arsenal Membutuhkan Siksaan Jantung demi Kesempurnaan (Unsplash)

Arsenal Menang dengan Cara Terburuk dari FC Porto di Liga Champions karena Mereka Memang Membutuhkan Siksaan Jantung Ini

13 Maret 2024
giant killing Real Madrid vs chelsea taktik sepak bola Eden Hazard Main 20 Menit Jauh Lebih Bagus dari Vinicius Junior dalam 3 Musim terminal mojok.co

Real Madrid vs Liverpool: Kesalahan Line Up Klopp dan Kejelian Toni Kroos

7 April 2021
Buang Sial, Sebaiknya Manchester United Ganti Logo Saja

Buang Sial, Sebaiknya Manchester United Ganti Logo Saja

9 Mei 2022
Dear Gakpo, Plis Tidak Usah Ikut-ikutan Nunez

Dear Gakpo, Plis Tidak Usah Ikut-ikutan Nunez

28 Desember 2022
ole pemain underrated fans bola fans Manchester United MU jesse lingard manchester united liverpool Real Madrid #GlazersOut Gini doang nih grup neraka? MOJOK.CO

5 Alasan Mengapa Manchester United Pantas Dibenci Banyak Suporter Bola

5 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jurusan Teknologi Hasil Perikanan UGM: Masuk dan Lulusnya Gampang, tapi Sulit Dapat Kerja Mojok.co

Jurusan Teknologi Hasil Perikanan UGM: Masuk dan Lulusnya Gampang, tapi Sulit Dapat Kerja

22 Februari 2026
Monumen Kapal Selam di Surabaya Sebenarnya Kaya Informasi, tapi Ogah kalau Harus ke Sana Lagi Mojok.co

Monumen Kapal Selam di Surabaya Sebenarnya Kaya Informasi, tapi Ogah kalau Harus ke Sana Lagi

24 Februari 2026
Rapat Pejabat Indonesia, Mahal di Konsumsi, tapi Minim Substansi. Lebih Fokus ke Gedung Rapat dan Konsumsi ketimbang Isi Rapat!

Orang Indonesia Suka Banget Rapat, tapi Nggak Suka Ambil Keputusan, Akhirnya ya, Rapat Lagi!

22 Februari 2026
Tiga Jalan Menuju Revolusi: Tan Malaka, Soekarno, dan D.N. Aidit

Tiga Jalan Menuju Revolusi: Tan Malaka, Soekarno, dan D.N. Aidit

27 Februari 2026
Vespa Matic: Tampilannya Keren, tapi Payah di Jalan Nggak Rata dan Tanjakan Mojok.co

Vespa Matic, Motor Mahal yang Nggak Masuk Akal, Harga Setara Mobil Bekas, Fiturnya Minim!

21 Februari 2026
Jika Mall Berdiri di Purworejo, Akankah Kota yang Terlelap Selepas Isya Ini Terjaga dan Jadi Ramai?

Jika Mall Berdiri di Purworejo, Akankah Kota yang Terlelap Selepas Isya Ini Terjaga dan Jadi Ramai?

27 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Rela Melepas Status WNI demi Hidup Sejahtera di Norwegia, Karier Melejit berkat Beasiswa Luar Negeri
  • Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO
  • Ironi Penerima KIP Kuliah di Jogja: Uang Beasiswa Habis Buat Bayar Utang Keluarga, Rela Makan Rp20 Ribu per Hari Demi Tak Putus Kuliah
  • Hal Paling Berat dari Mudik Bukan Pertanyaan atau Dibandingkan di Reuni Keluarga, Tapi Ortu Makin Renta dan Situasi Setelahnya
  • Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali
  • Anak Muda Jadi Ketua RT: Antara Kerja Kuli, Keikhlasan, dan Dewasa Sebelum Waktunya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.