Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Barang-barang Generasi 2000-an yang Bikin Kamu Terlihat Keren Saat Sekolah Dasar

Muhammad Afhan oleh Muhammad Afhan
1 Juli 2021
A A
Barang-barang Generasi 2000-an yang Bikin Kamu Terlihat Keren Saat Sekolah Dasar terminal mojok.co

Barang-barang Generasi 2000-an yang Bikin Kamu Terlihat Keren Saat Sekolah Dasar terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Tak terasa sebentar lagi akan masuk tahun ajaran baru. Walaupun sampai saat ini belum ada kejelasan soal sekolah masuk secara tatap muka ataupun kembali secara daring dikarenakan kondisi pandemi yang semakin tinggi. Bahkan kita sendiri tidak tau sampai kapan ini bakal berakhir. Namun, perihal masuk sekolah di semester baru ini selalu jadi istimewa karena biasanya para orang tua akan mempersiapkan barang-barang baru untuk anaknya. Apalagi, anaknya yang baru masuk sekolah dasar atau naik ke jenjang yang lebih tinggi. Hal-hal seperti tas, baju, sepatu, serta perintilan macam topi dan dasi mesti dipersiapkan agar anak tampil trendy dan modis saat kembali ke sekolah. Apa pun demi kebahagiaan anak.

Tak terkecuali bagi anak-anak generasi 90-an dan 2000-an, termasuk saya. Masuk sekolah seolah menjadi hal yang menyenangkan karena kita bisa memakai barang-barang yang baru. Ya, walaupun tidak semua serba baru, setidaknya ada satu atau dua barang yang karena sudah usang dan perlu segera diganti.

Dari sekian banyak siswa-siswi yang masuk sekolah dengan tampilan baru, tentu ada satu atau dua orang yang tampilannya begitu mencolok. Mencolok dalam arti mereka memakai barang-barang yang pada masa itu sangat keren dan harganya cukup mahal. Biasanya, mereka adalah anak yang orang tuanya memiliki ekonomi yang sangat sejahtera. Kira-kira bisa dibayangkan seperti Ehsan dalam serial Upin dan Ipin. Melihatnya saja cukup bikin iri dan berandai-andai: kapan bisa dibelikan barang seperti itu, ya? Untuk itu, berikut saya sebutkan barang-barang yang andai saja kita punya di masa sekolah dasar dulu bikin kita terlihat keren dan penuh gaya di kalangan teman-teman sekolah kita.

#1 Sepatu Homyped

Siapa sih yang nggak tahu Homyped? Brand ini terkenal dengan hadiahnya yang keren-keren macam mobil remote control atau gasing berapi. Bahkan ada teman saya yang beli sepatu Homyped cuma buat dapat hadiahnya. Sungguh sultan sekali. Desainnya pun sangat modis yang trendy sesuai zaman tersebut. Selain itu, ada juga sepatu yang ditambahkan fitur unik seperti lampu kelap-kelip atau roda kecil di bagian tapak bawahnya. Teman saya dulu ada yang pakai sepatu kelap-kelip di sekolah dasar, tapi karena lampunya sering dimainin alhasil hanya tahan seminggu. Gegayaan, sih.

#2 Jam tangan G-Shock

Anak laki-laki tentu tau kalau memakai jam tangan G-Shock ini akan menambah kepedean kita di depan teman-teman sekelas. Walaupun kadang ada yang pakai jam tangan, tapi nggak tau cara lihat jamnya, seperti saya. Jam tangan G-Shock ini sudah digital, dan tampilannya pun keren. Fitur yang sering dipakai untuk dipamerin adalah lampu jam. Jadi, untuk melihatnya perlu ditutupin sebagian dengan tangan. Biasanya, sih, warnanya hijau.

#3 Kotak pensil bertingkat

Kadang kita bisa melihat strata sosial teman kita dilihat dari kotak pensilnya. Salah satunya, kotak pensil bertingkat ini. Biasanya, kotak pensil ini dimiliki sama anak yang ekonominya menengah ke atas. Desainnya pun lucu-lucu. Kalau cowok, sukanya kotak pensil bertingkat yang bentukannya mobil. Lantaran bahannya dari alumunium, kalau sampai jatuh bunyinya bikin geger sekelas. Lain halnya dengan cewek, biasanya ia memilih kotak pensil bertingkat yang desainnya seperti Barbie atau Hello Kitty.

#4 Pensil warna Faber Castle

Kalau ada mata pelajaran kesenian, kita pasti melihat barang ini. Barang ini tergolong mahal karena sesuai kualitasnya. Warna yang dihasilkan memang lebih jelas dibandingkan pensil warna yang biasanya dijual di pasar. Selain itu, pensil warna faber castle juga banyak pilihan warnanya. Dengan di-packing bentuk tas pastik yang bisa dijinjing, membuat barang ini menjadi lebih mewah untuk dibawa-bawa ke mana pun.

Walaupun sebagian barang yang saya sebutkan tadi tidak pernah saya miliki saat masih duduk di bangku sekolah dasar, saya tidak terlalu menyesalinya. Lha gimana, je, memang keadaannya seperti itu.

Baca Juga:

5 Alasan Logis Upin Ipin Belum Masuk SD dan Memang Sebaiknya Tak Perlu Juga

4 Model Rambut yang Cocok untuk Upin Ipin Versi SD

BACA JUGA Waktu SD, Baca Komik ‘Crayon Shinchan’ Itu Ibarat Baca Majalah Porno dan tulisan Muhammad Afhan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 Oktober 2021 oleh

Tags: generasi 2000-anpendidikan terminalSDSepatu Homyped
Muhammad Afhan

Muhammad Afhan

Fresh graduate setelah 7 tahun menimba ilmu di kampus. Kini bekerja di sebuah SMP di Tanjungpinang sebagai staf Tata Usaha. Hobi mengoleksi komik dan membaca buku.

ArtikelTerkait

Kok Bisa Mahasiswa Bangga Kuliah di Kampus yang Punya Gedung Kayak Mal, Ya_ terminal mojok

Kok Bisa Mahasiswa Bangga Kuliah di Kampus yang Punya Gedung Kayak Mal, ya?

11 Agustus 2021
Duduk di Bangku Paling Depan dan Dekat dengan Guru di Sekolah Nggak Menjamin Kepintaran Murid terminal mojok

Duduk di Bangku Paling Depan dan Dekat dengan Guru di Sekolah Nggak Menjamin Kepintaran Murid

30 Juni 2021

Jadi Mahasiswa Hukum Itu Ternyata Nggak Sekeren yang Orang Lain Pikirkan

14 Juni 2021
the doorway effect mojok

The Doorway Effect, Alasan Kita Mendadak Lupa Mau Ngapain

13 Juni 2021
rekomendasi warkop untuk warga kediri fast bar skripsian di coffee shop home brewer kopi cafe kafe coffee shop mojok

Artikel Balasan: Saya Skripsian di Coffee Shop karena Ingin Lulus, Bukan Gaya-gayaan

3 Juni 2021
musim permainan di sd anak 2000an tren remaja anak-anak di indonesia mojok.co

Pengalaman Saya Sekolah di SD yang Punya 6 Musim

16 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ironi Lumajang: Dekat dengan Laut, tapi Sulit Menemukan Seafood

Ironi Lumajang: Dekat dengan Laut, tapi Sulit Menemukan Seafood

25 Februari 2026
Rapat Pejabat Indonesia, Mahal di Konsumsi, tapi Minim Substansi. Lebih Fokus ke Gedung Rapat dan Konsumsi ketimbang Isi Rapat!

Orang Indonesia Suka Banget Rapat, tapi Nggak Suka Ambil Keputusan, Akhirnya ya, Rapat Lagi!

22 Februari 2026
4 Rekomendasi Kue Kering Holland Bakery yang Cocok Jadi Suguhan saat Lebaran Mojok.co

4 Rekomendasi Kue Kering Holland Bakery yang Nggak Mengecewakan dan Cocok Jadi Suguhan Lebaran

26 Februari 2026
Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja (Unsplash)

Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja karena Semua Menjadi Budak Validasi, Bikin Saya Rindu Mudik ke Lamongan

24 Februari 2026
Bakpia Kukus Tidak Layak Pakai Nama Bakpia Asli Jogja (Unsplash)

Bakpia Kukus Tidak Layak Menyandang Nama “Bakpia” karena Ia Bolu Kukus yang Mengaku sebagai Kuliner Asli Jogja

21 Februari 2026
6 Oleh oleh Khas Jogja Paling Red Flag- Cuma Bikin Sakit Hati! (Wikimedia Commons)

6 Oleh oleh Khas Jogja Paling Red Flag, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Sakit Hati

22 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur
  • Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman
  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga
  • Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT
  • Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi
  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.