Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Banyumas Tak Seindah Cocote Komika yang Singgah di Purwokerto

Mas Aditya oleh Mas Aditya
23 Mei 2025
A A
5 Kelebihan Kuliah di Purwokerto yang Mesti Diketahui Calon Mahasiswa: Nggak Kalah dari Semarang dan Solo banyumas

5 Kelebihan Kuliah di Purwokerto yang Mesti Diketahui Calon Mahasiswa: Nggak Kalah dari Semarang dan Solo (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Dalam beberapa tahun terakhir, Kabupaten Banyumas, terutama Kota Purwokerto, mendadak jadi buah bibir di kalangan stand up comedian tanah air. Komika-komika papan atas seperti Pandji Pragiwaksono, Abdur, Cing Abdel, dan Yono Bakrie, secara terbuka memuji pengalaman mereka singgah di Purwokerto melalui berbagai kanal sosial media. Bagi mereka, Purwokerto menawarkan atmosfer yang berbeda, tenang, nyaman, dan penuh kejutan yang menyenangkan.

Apresiasi ini bisa dimaklumi. Bagaimana tidak? Kota Mendoan kini menjadi rumah bagi salah satu komika ternama Indonesia, Wira Nagara. Putra asli tanah ngapak ini memilih tinggal dan berkarya dari kota kecil ini. Keputusannya rupanya berimbas kepada rekan-rekannya yang justru ikut singgah, bahkan jatuh hati. Barry Williem, misalnya, terang-terangan menyatakan keinginannya untuk menetap permanen di Purwokerto. Narasi-narasi seperti inilah yang membangun citra romantis Banyumas di mata publik.

Namun, di balik puja-puji dan cocote para komika tersebut, Banyumas sejatinya menyimpan berbagai masalah struktural yang luput dari sorotan. Kenyamanan yang mereka rasakan bisa jadi hanya setipis kulit luar. Sebab jika ditelusuri lebih dalam, hidup dan tinggal di Banyumas, khususnya Purwokerto, bukan perkara mudah bagi warga biasa.

Realitas ekonomi: pekerjaan minim, gaji rendah

Persoalan paling nyata di Banyumas adalah terbatasnya ragam pekerjaan dan stagnannya nilai pendapatan. Pilihan untuk hidup layak di Purwokerto sebenarnya sangat terbatas. Pekerjaan yang memberikan rasa aman secara ekonomi hanyalah jalur ASN, BUMN, atau menjadi pebisnis yang sudah mapan. Di luar itu, peluang kerja terbatas dan upah yang ditawarkan tak sebanding dengan biaya hidup yang makin meningkat.

Contohnya? Saya pribadi tengah KPR rumah di sekitar Stasiun Purwokerto, salah satu kawasan yang disebut nyaman oleh para komika. Harga rumah mencapai Rp400 juta dengan cicilan bulanan lebih dari Rp3 juta. Bandingkan dengan UMR Banyumas yang hanya Rp2,3 juta. Mustahil rasanya bagi karyawan dengan gaji UMR untuk bisa memiliki rumah di kawasan strategis. Rumah subsidi memang ada, tapi lokasinya jauh dari sentra aktivitas kota. Artinya, mereka yang tinggal di situ tak akan merasakan “kenyamanan Purwokerto” seperti yang diceritakan oleh komika-komika itu.

Masalah sepele yang mengakar di Banyumas: parkir liar dan pungli jalanan

Masalah lain yang terlihat sepele tapi berdampak besar adalah maraknya pungutan liar, khususnya dalam bentuk retribusi parkir yang tak tertib. Parkir liar menjamur, dan tarif yang ditarik kerap tak sesuai dengan Perda. Motor dikenakan biaya Rp2.000, padahal yang sah hanya Rp1.000. Bahkan, ada juru parkir yang berani menarik bayaran di tempat-tempat yang tidak masuk akal.

Ini mungkin kecil bagi pengunjung atau komika yang singgah seminggu-dua minggu, tapi bagi warga lokal yang harus menghadapi ini setiap hari, totalnya bisa menggerus pendapatan yang sudah kecil.

Baca halaman selanjutnya

Baca Juga:

Turunan Muria: Jalur Tengkorak yang Semua Orang Tahu, tapi Seolah Dibiarkan Merenggut Korban

Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong se-Kabupaten Banyumas

Wajah Banyumas yang asli

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 24 Mei 2025 oleh

Tags: banyumashighlightkomikapurwokertoStasiun Purwokertoumr banyumas
Mas Aditya

Mas Aditya

Penulis konten di PWT Undercover yang suka mengamati Banyumas Raya apa adanya. Tulisannya bisa santai, bisa tajam, tergantung bahan dan suasana hati.

ArtikelTerkait

Purwokerto Mulai Tidak Aman Bagi Mahasiswa Pendatang (Unsplash)

Purwokerto yang Sejuk dan Tenteram Mulai Menjelma Menjadi Kota yang Tidak Aman Bagi Mahasiswa Pendatang

5 November 2023
Saya Lebih Ikhlas Kasih Dua Ribu untuk Pak Ogah daripada Tukang Parkir atm

Tukang Parkir ATM, Jenis Tukang Parkir Paling Menyebalkan Seantero Alam Semesta

11 September 2023
Jalur Hutan Jati Balapulang, Jalur Penghubung Banyumas dan Tegal yang Mencekam

Jalur Hutan Jati Balapulang, Jalur Penghubung Banyumas dan Tegal yang Mencekam

7 Oktober 2023
Masalah Kabel di Purwokerto Persis Seperti Rumus Matematika, Sama-sama Ruwet dan Bikin Mumet!

Masalah Kabel di Purwokerto Persis Seperti Rumus Matematika, Sama-sama Ruwet dan Bikin Mumet!

14 Juni 2023
Jalan Raya Kaliori-Patikraja Banyumas, Musuh Nomor Satu Pengendara Roda Dua

Jalan Raya Kaliori-Patikraja Banyumas, Musuh Nomor Satu Pengendara Roda Dua

5 April 2024
Bukan Semarang, Sebaik-baiknya Tempat Tinggal di Jawa Tengah Adalah Purwokerto

Bukan Semarang, Sebaik-baiknya Tempat Tinggal di Jawa Tengah Adalah Purwokerto

7 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

20 Februari 2026
Monumen Kapal Selam di Surabaya Sebenarnya Kaya Informasi, tapi Ogah kalau Harus ke Sana Lagi Mojok.co

Monumen Kapal Selam di Surabaya Sebenarnya Kaya Informasi, tapi Ogah kalau Harus ke Sana Lagi

24 Februari 2026
Menghadapi Kultur Lawan Arah di Lebak Bulus Raya: kalau Ditegur Galak, tapi kalau Kena Tilang Langsung Pasang Wajah Melas

Menghadapi Kultur Lawan Arah di Lebak Bulus Raya: kalau Ditegur Galak, tapi kalau Kena Tilang Langsung Pasang Wajah Melas

25 Februari 2026
Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

26 Februari 2026
Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

26 Februari 2026
Realitas Mahasiswa UNNES Gunungpati: Ganti Kampas Rem yang Mengacaukan Keuangan, Bukan Kebutuhan Kampus Mojok.co

Rajin Ganti Kampas Rem, Kebiasaan Baru yang (Terpaksa) Tumbuh Pas Jadi Mahasiswa UNNES Gunungpati

20 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali
  • Anak Muda Jadi Ketua RT: Antara Kerja Kuli, Keikhlasan, dan Dewasa Sebelum Waktunya
  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur
  • Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman
  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga
  • Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.