Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Bandingin Mesin Kopi Kapsul Nescafe Dolce Gusto Mini Me dan Nespresso Essenza: Mana yang Layak Dibeli?

Tiara Uci oleh Tiara Uci
19 April 2022
A A
Bandingin Mesin Kopi Kapsul Nescafe Dolce Gusto Mini Me dan Nespresso Essenza Mana yang Layak Dibeli Terminal Mojok

Bandingin Mesin Kopi Kapsul Nescafe Dolce Gusto Mini Me dan Nespresso Essenza: Mana yang Layak Dibeli? (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalian yang sering nonton drama Korea tentu sudah nggak asing lagi dengan mesin kopi kapsul keluaran Nescafe Dolce Gusto dan Nespresso. Seingat saya, dalam drakor The Word of the Married, mesin kopi yang digunakan Ji Sun Woo adalah Nespresso Vertuo. Dalam drakor yang baru saja tamat beberapa minggu lalu, Forecasting Love and Weather, mesin kopi di tempat kerja Jin Ha Kyung juga Nespresso. Sementara di drakor Doom At Your Service, mesin kopi yang digunakan Tak Dong Kyung adalah Nescafe Dolce Gusto.

Di Indonesia, mesin kopi kapsul mulai banyak digunakan orang setidaknya sejak dua tahun belakangan ini. Sebenarnya apa sih mesin kopi kapsul itu? Kok benda ini bisa sangat populer dan disukai banyak orang? Sederhananya, mesin kopi kapsul adalah mesin untuk membuat espreso dengan cara yang lebih praktis dan simpel.

Kalau kita menggunakan mesin espreso tradisional, bubuk kopi biasanya ditempatkan di porta terlebih dahulu baru dipadatkan menggunakan tamper. Setelah itu, bubuk kopi baru bisa diseduh di dalam mesin agar keluar konsentrat bernama espreso.

Tamper espreso (Shutterstock.com)

Sementara jika menggunakan mesin kopi kapsul, fungsi porta dan tamper tersebut diganti oleh kapsul sekali pakai yang berisi kopi untuk sekali seduh. Kita tinggal memasukkan kapsul kopi ke dalam mesin, pencet tombol start, tunggu beberapa menit, dan jadilah espreso nikmat fresh from the machine. No ribet-ribet club. Nah, kepraktisan yang ditawarkan mesin kopi kapsul inilah yang membuat orang tertarik untuk memilikinya.

Sebenarnya ada banyak produsen yang menjual mesin kopi kapsul, di antaranya ada Illy, Indraco, Nespresso, Nescafe Dolce Gusto, Hibrew, Excelso, hinga Xiaomi. Namun, yang paling terkenal dan populer adalah Nescafe Dolce Gusto dan Nespresso.

Buat kalian yang pengin membeli mesin kopi kapsul namun sedang bingung menentukan mau pilih Nescafe Dolce Gusto atau Nespresso, baca tulisan ini sampai akhir. Saya akan membandingkan kedua mesin tersebut berdasarkan pengalaman pribadi selama menggunakan keduanya. Semoga setelah selesai membaca tulisan ini, kalian punya gambaran mesin kopi kapsul mana yang paling layak kalian boyong ke rumah.

#1 Model

Bicara soal model, baik Nescafe Dolce Gusto maupun Nespresso memiliki variasi model yang beragam. Namun, di sini kita akan membandingkan model yang paling basic atau versi paling murah dari kedua produsen tersebut, yaitu Nescafe Dolce Gusto Mini Me dan Nespresso Essenza.

Nescafe Dolce Gusto Mini Me memiliki kapasitas tampung air 800 ml dengan berat 3,4 kg, tekanan 15 bar, dan daya listrik 1.000 watt. Mesin kopi kapsul model ini nggak punya pilihan warna, hanya ada warna hitam. Desain Nescafe Dolce Gusto Mini Me bentuknya lonjong dengan kepala bulat, mirip bentuk burung sedang berdiri.

Baca Juga:

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

3 Sisi Gelap Jembatan Suramadu yang Bikin Wisatawan Enggan Balik Lagi ke Madura

Bentuk Nescafe Dolce Gusto Mini Me yang mirip burung berdiri (Colin Hui/Shutterstock.com)

Sementara Nespresso Essenza memiliki kapasitas tampung air 600 ml, tekanan 19 bar, dan daya listrik 1.100-1.450 watt. Nespresso Essenza memiliki pilihan warna hitam, abu-abu, dan putih. Untuk desainnya sendiri, Nespresso Essenza memiliki bentuk persegi panjang dan terlihat simpel.

Dari segi desain, Nespresso Essenza jelas lebih unggul karena punya lebih banyak pilihan warna dan model yang simpel. Nggak kelihatan norak gitu. Sementara dari kualitas krema atau espreso yang dihasilkan, Nespresso Essenza juga lebih unggul. Sebenarnya, tekanan standar yang dibutuhkan untuk menghasilkan krema kopi dengan ketebalan pas—layaknya di coffee shop—adalah 9 bar. Harusnya Nescafe Dolce Mini Me lebih unggul karena tekanan barnya 15 atau lebih mendekati 9 bar. Namun kenyataannya, hasil krema dan rasa espreso dari mesin Nespresso Essenza dengan tekanan 19 bar jauh lebih enak dan teksturnya pas dibandingkan Nescafe Dolce Mini Me.

#2 Fitur

Dari segi fitur, Nescafe Dolce Gusto Mini Me bisa membuat minuman dingin dan panas. Mesin ini juga menawarkan lebih banyak pilihan minuman selain kopi. Nescafe Dolce Gusto Mini Me bisa digunakan untuk cokelat dan olahan kopi yang membutuhkan steam susu seperti latte tanpa harus membeli perangkat lain atau istilahnya “all in one”.

Sementara untuk Nespresso Essenza, pilihannya terbatas. Mesin kapsul satu ini seolah diciptakan memang spesialis untuk membuat espreso dan lungo saja. Meski tetap bisa digunakan untuk membuat latte, kita harus membeli alat steam susunya secara terpisah. Oh ya, Nespresso juga nggak bisa digunakan untuk membuat minuman dingin.

Mesin kopi kapsul Nespresso Essenza (A. Aleksandravicius/Shutterstock.com)

Dengan demikian, Nescafe Dolce Gusto Mini Me jelas lebih unggul daripada Nespresso Essenza, sih, dari segi fitur.

#3 Ragam kapsul

Salah satu kekurangan mesin kopi kapsul adalah nggak fleksibel dengan merek kapsul kopinya. Jadi, kalau kita membeli mesin kopi Nescafe Dolce, maka kapsul sekali pakai yang bisa kita gunakan untuk mesinnya harus berbentuk kapsul dolce. Kita nggak bisa menggunakan kapsul sekali pakai milik Nespresso untuk digunakan pada mesin Nescafe Dolce, begitu pula sebaliknya.

Meskipun belakangan ini brand kopi besar seperti Starbucks sudah menjual kapsul model Nescafe Dolce Gusto dan juga kapsul model Nespresso, di Indonesia sendiri produknya belum ada. Jika ingin membeli kapsul merek Starbucks untuk mesin Nescafe Dolce dan Nespresso, kita harus membelinya dari luar negeri. Harganya lumayan mahal, lho, karena produk impor.

Kapsul berisi kopi sekali seduh (Shutterstock.com)

Karena Nescafe Dolce Gusto Mini Me bisa digunakan untuk latte dan minuman selain kopi, otomatis ragam kapsulnya lebih banyak. Ada kapsul rasa cappuccino, chai tea latte, nestea, espresso barista, chocolates, sampai mocha. Saya rasa hampir semua minuman kopi kekinian tersedia versi kapsul Nescafe Dolce Gusto Mini Me.

Sementara untuk Nespresso Essenza, pilihannya terbatas dan hanya dibedakan dari jenis biji kopinya. contohnya kapsul dari biji kopi Guatamela, Brazilian, Sumatra, atau house blend. Alasannya ya karena fungsi Nespresso Essenza tadi yang memang lebih spesifik untuk membuat espreso, sih.

#4 Harga

Harga Nescafe Dolce Gusto Mini Me sekitar Rp1,4 juta dan mendapat gratis 48 kapsul rasa milk tea. Sementara untuk Nespresso Essenza harganya sekitar Rp2,4 juta dan mendapat gratis 14 kapsul kopi.

Kesimpulannya, jika kalian anak kos atau orang yang nggak begitu suka kopi pahit, lebih suka latte dan kopi kekinian, Nescafe Dolce Gusto Mini Me sangat layak dibeli. Selain watt-nya lebih kecil, harganya juga lebih murah. Pas banget deh buat kalian yang kantongnya tipis tapi ingin menikmati minuman latte setiap hari. Kekurangan Nescafe Dolce Mini Me hanya satu, suara mesinnya lumayan berisik dan getaran mesinnya terasa saat digunakan.

Sementara jika kalian pencinta kopi garis keras, sebaiknya pilih Nespresso Essenza. Sebab, hasil ekstrasi kopi dari Nespresso lebih bagus dibandingkan Nescafe Dolce Gusto. Mesin Nespresso lebih mampu mengeluarkan aneka rasa yang terkandung dalam biji kopi. Sebagai pencinta kopi, rasa dan aroma kopi jelas jadi faktor utama saat memutuskan membeli mesin kopi, kan?

Penulis: Tiara Uci
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Mahalnya Kopi di Starbucks Nggak Ada Apa-apanya Dibandingkan % Arabica.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 April 2022 oleh

Tags: mesin kopi kapsulNescafe Dolce Gusto Mini MeNespresso Essenzapilihan redaksi
Tiara Uci

Tiara Uci

Alumnus Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya. Project Manager perusahaan konstruksi di Surabaya. Suka membaca dan minum kopi.

ArtikelTerkait

Surat Terbuka untuk Yuli Sumpil dari Fans Persis Solo yang Pernah Mengagumi Arema (Unsplash)

Surat Terbuka untuk Yuli Sumpil dari Fans Persis Solo yang Pernah Mengagumi Arema

3 Februari 2023
Sisi Gelap Malioboro Jogja, Jalan Kebanggan Orang Jogja yang Diam-diam Jadi Tempat Buang Sampah dan Tempat Tinggal Gelandangan Mojok.co

Banyak Wisatawan Nggak Tahu, Malioboro Jogja Diam-diam Jadi Tempat Buang Sampah dan Tempat Tinggal Gelandangan

26 Juni 2024
Kopi Kenangan vs Janji Jiwa

Rasanya Gitu Aja, kok Bisa Janji Jiwa dan Kopi Kenangan pada Suka?

3 November 2021
Pelayanan Adminduk Surabaya Pantas Diacungi Jempol, dan Bikin Daerah Lain Makin Iri dengan Surabaya jogja kuliah di Jogja

Jujur Saja, Surabaya Jauh Lebih Pantas Menyandang Gelar Kota Pelajar, Bukan Jogja, yang Jelas-jelas Tak Ramah untuk Pelajar

26 Februari 2024
Menghitung Waktu Ideal Nongkrong di Coffee Shop jika Memesan Es Teh Seharga 15 Ribu

Menghitung Waktu Ideal Nongkrong di Coffee Shop jika Memesan Es Teh Seharga 15 Ribu

18 Desember 2023
Surat Terbuka untuk Gojek dan Grab Please, Kasih Fitur Pilihan Tipe Motor buat Penumpang Terminal Mojok

Surat Terbuka untuk Gojek dan Grab: Please, Kasih Fitur Pilih Motor buat Penumpang

10 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tan Malaka: Keunikan, Kedaulatan Berpikir, dan Sederet Karya Cemerlang

Tan Malaka: Keunikan, Kedaulatan Berpikir, dan Sederet Karya Cemerlang

26 Februari 2026
Menghadapi Kultur Lawan Arah di Lebak Bulus Raya: kalau Ditegur Galak, tapi kalau Kena Tilang Langsung Pasang Wajah Melas

Menghadapi Kultur Lawan Arah di Lebak Bulus Raya: kalau Ditegur Galak, tapi kalau Kena Tilang Langsung Pasang Wajah Melas

25 Februari 2026
Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

26 Februari 2026
Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja (Unsplash)

Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja karena Semua Menjadi Budak Validasi, Bikin Saya Rindu Mudik ke Lamongan

24 Februari 2026
Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

25 Februari 2026
Yamaha NMAX, Motor yang Tidak Ditakdirkan untuk Dimodifikasi Mojok.co

Yamaha NMAX, Motor Gagah tapi Biaya Merawatnya Sama Sekali Tak Murah

25 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi
  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”
  • Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya
  • Sarjana Cumlaude PTN Jogja Adu Nasib ke Jakarta: Telanjur Syukuran Keterima Kerja, Perusahaan Malah Bubar padahal Gaji Bulan Pertama Belum Turun
  • Gila-gilaan Kerja di Jepang tapi Tak Bisa Menikmati Upah Besar, sebab Saya Generasi Sandwich yang Harus Tebus Utang Keluarga
  • Menjawab Misteri Suzuki S-Presso Tetap Laku: Padahal, Menurut Fitra Eri dan Om Mobi, S-Presso Adalah Mobil Paling Tidak Menarik

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.