Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Balasan terhadap Tulisan Jelek Soal Mahasiswa KKN yang Katanya Berlagak Pahlawan: Mahasiswa KKN Mana yang Menyakitimu, Bung?

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
26 Maret 2024
A A
KKN itu Pengabdian Masyarakat, Bukan Menjilat Kelurahan (Unsplash) mahasiswa KKN, KKN di kota

KKN itu Pengabdian Masyarakat, Bukan Menjilat Kelurahan (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Membaca tulisan Mahasiswa KKN: Berlagak Pahlawan, padahal Cuma Beban. Pahlawan Sebenarnya ya Masyarakat Desa! selagi menunggu berbuka puasa, jujur saja saya tersinggung. Saya ingin bersantai-santai sampai menunggu waktu buka, eh malah dapat takjil yang sangat panas. Astaghfirullah, bener-bener bikin hampir batal ini tulisan. Untungnya saya masih bisa menahan amarah, dan lebih memilih untuk membalas tulisan tersebut.

Dari paragraf kedua saja sudah sangat problematik sekali ini tulisannya. Langsung judge dan memukul rata kalau semua mahasiswa KKN itu memanfaatkan momentum hanya untuk nyari jodoh, unjuk gigi, dan berlagak pahlawan. Buset, serius ngetiknya begitu banget, coy? Segitu doang citra mahasiswa KKN?

Melaksanakan program kerja KKN itu tidak mudah, Coy

Saya mah yakin sekali ini sebenarnya masalah personal pakai banget. Karena nggak mungkin tiba-tiba langsung judge semua mahasiswa KKN kelakuannya kayak begitu, kalau bukan nggak ada masalah. Logis saja. Saya juga dulu melaksanakan KKN, kelompok saya tidak bermasalah dengan desa tempat KKN saya, dan sampai sekarang masih langgeng silaturahminya.

Saya nggak kenal orang bernama Rizqian Syah Ultsani, lalu tiba-tiba pada sore hari ini, saya dikatain berlagak pahlawan dan cuman beban. Allahu Akbar. Siapa yang nggak kaget pas baca judulnya? Saya kira hanya gimik, tapi ternyata isi tulisannya memang senada dengan judulnya. Kalau memang bermasalah dengan mahasiswa KKN di desamu, jangan sekonyong-konyong itu juga menyalahkan semua mahasiswa KKN di Indonesia, coy! 

Andai mahasiswa KKN di desamu nggak bikin program yang pas, ya salahkan mereka dan dosen pembimbingnya SAJA. Kalau mau lebih objektif, coba telusuri akar masalahnya. Apakah pure kesalahan mereka yang bikin program nggak pas, atau memang karena ada faktor lain.

Saya bukan bermaksud membela, nih. Tapi, kadang-kadang kita punya program pas KKN itu kendalanya banyak. Mulai dari budget, sampai kadang-kadang kendalanya dari pihak oknum. Oknumnya itu dari semua elemen saat KKN loh, ya. Mau dari kampus, dosen, mahasiswa, sampai desa pun ada. Jadi saat sudah mau melaksanakan program yang sekiranya pas, malah jadi tidak bisa. Mau dipaksakan, takutnya malah jadi jelek.

Komunikasi dua arah itu penting

Sebagai mahasiswa yang pernah merasakan KKN di desa, komunikasi adalah hal yang paling penting. Nomor satu. Kalau tidak ada komunikasi yang terjalin dua arah antara mahasiswa dan penduduk desa, saya nggak yakin bisa bertahan hidup di tempat KKN. Pertanyaan saya, sudahkah anda melaksanakan hal tersebut?

Kalau komunikasi terjalin dengan baik, programnya juga pasti akan berjalan dengan baik. Karena jadi tahu alasannya program tidak masuk akal, tahu kekurangannya. Kalau komunikasinya baik, menurut saya sih tidak akan lahir tulisan yang menghujat para mahasiswa KKN. 

Baca Juga:

Proker KKN Tidak Tepat Sasaran Itu Bukan Salah Mahasiswa Saja, tapi Sistem Pendidikan yang Kacau Adalah Penyebab Utamanya!

Sudah Berkali-kali Mahasiswa KKN ke Desa Saya, tapi yang Berubah Hanya Patok Pembatas Desa

Ya jelas dong, kalau orang masih berhubungan baik-baik dan masih komunikasi sampai hari ini, nggak bakalan sampean tega nulis begitu. Walaupun ada kekurangan, pastinya langsung disampaikan saat KKN dilaksanakan. Dari hal yang paling fundamental saja saya rasa sudah gagal, makanya langsung merasa KKN itu hal yang nggak guna.

Kalau komunikasinya pun sudah dicoba berjalan dengan baik, dan memang mahasiswanya batu, pastilah mengerti kalau memang mereka doang yang kocak. Bukan malah langsung dihakimi semua mahasiswa yang KKN di Indonesia itu buruk. Memang nggak pernah komunikasi dengan kelompok lain di desa sebelah? Masa iya bobrok semua mahasiswa yang KKN di sekitar situ.

Baca halaman selanjutnya

Ngerti nggak sih KKN itu apa?

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 28 Maret 2024 oleh

Tags: bebanmahasiswa KKNprogram kerja kkntulisan balasan
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

5 Perbedaan Upin dan Ipin Dulu dengan Sekarang

Membayangkan Betapa Beratnya Jadi Tim Kreatif Upin dan Ipin  

10 Juni 2023
Dear Warga, Jangan Pasang Ekspektasi Terlalu Tinggi ke Mahasiswa KKN, Takutnya Nanti Kecewa Mojok.co

Dear Warga, Jangan Pasang Ekspektasi Terlalu Tinggi ke Mahasiswa KKN, Takutnya Nanti Kecewa

25 Agustus 2025
3 Tips Menghindari Kerugian Belanja di Minimarket dari Mantan Pegawainya terminal mojok.co

Menanggapi Tulisan ‘Indomaret Lebih Baik Daripada Alfamart’ Tidak Perlu Baper

27 Juni 2019
3 Tipe Mahasiswa yang Nggak Cocok KKN di Gunungkidul

3 Tipe Mahasiswa yang Nggak Cocok KKN di Gunungkidul

20 Mei 2024
Pengalaman Bertahan Hidup Selama KKN dengan Iuran Rp300 Ribu: Proker Bisa Tetap Jalan meski Dompet Pas-pasan

Pengalaman Bertahan Hidup Selama KKN dengan Iuran Rp300 Ribu: Proker Bisa Tetap Jalan meski Dompet Pas-pasan

25 Agustus 2025
KKN itu Pengabdian Masyarakat, Bukan Menjilat Kelurahan (Unsplash) mahasiswa KKN, KKN di kota

Proker KKN Tidak Tepat Sasaran Itu Bukan Salah Mahasiswa Saja, tapi Sistem Pendidikan yang Kacau Adalah Penyebab Utamanya!

8 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026
Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

8 April 2026
Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026
Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.