Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Bakso Kasar Cak Ri, Kuliner Unik di Kota Kediri yang Mampu Menyatukan Proletar dan Borjuis

Achmad Fauzan Syaikhoni oleh Achmad Fauzan Syaikhoni
24 Januari 2024
A A
Bakso Kasar Cak Ri, Kuliner Unik di Kota Kediri yang Mampu Menyatukan Proletar dan Borjuis

Bakso Kasar Cak Ri, Kuliner Unik di Kota Kediri yang Mampu Menyatukan Proletar dan Borjuis (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai perantau golongan proletar, saya cukup bersyukur sampai hari ini bisa betah tinggal di Kota Kediri. Penyematan “kota paling bahagia se-Indonesia” tampaknya memang bukan sesuatu yang berlebihan bagi Kota Tahu Takwa ini. Salah satu hal yang bikin saya pribadi percaya akan hal itu adalah kuliner bernama Bakso Kasar Cak Ri.

Iya, saya paham, kuliner sejuta umat itu tak hanya menjamur di Kediri. Namun, saya merasa, ada hal-hal unik dari bakso Cak Ri ini yang tak dipunyai bakso di kota-kota lain. Dia tak hanya menawarkan harga dan cita rasa, nuansa ideologis ala Karl Marx pun ada di dalam keseluruhan aspek bakso Cak Ri.

ADVERTISEMENT

Sungguh, jika Anda merasa waktu hidup di dunia ini masih lama, saran saya melanconglah ke Kediri, dan berkunjunglah ke Bakso kasar Cak Ri sebelum mati.

Gerobak bakso yang ramai pengunjung meski berdiri di sempitan gang

Bakso Kasar Cak Ri Kediri ini dijual dengan memakai gerobak. Uniknya, keberadaannya tak seperti gerobak bakso seperti biasanya. Jika gerobak bakso biasanya dapat ditemui di pinggir jalan yang ramai atau tempat hiburan, maka Bakso Kasar Cak Ri berada di gang yang cukup sempit. Lokasi tepatnya di Kelurahan Jagalan, Kecamatan Kota, Kota Kediri, di depan pas Toko Matahari Textile.

Dahulu saya sempat heran, kok bisa Cak Ri dengan PD-nya berjualan bakso pakai gerobak. Apalagi jualannya di daerah yang jauh dari keramaian. Padahal di sekitaran situ juga ada banyak sekali warung-warung bakso, yang bahkan beberapa di antaranya bisa katakan cukup populer.

Sudah begitu, gerobaknya diapit sama ruko-ruko besar pula. Ruko-ruko di sekitarnya itu pun ada yang ditempati, ada juga yang tidak. Ya meski berada di tengah-tengah kota, tapi saya pikir, keberadaan Bakso Kasar Cak Ri ini secara tata letak (harusnya) tidak cukup strategis.

Tapi menariknya, dengan kondisi tata letak seperti itu, bakso ini katanya sudah bertahan lebih dari 10 tahun per hari ini. Kemarin saja sebelum tulisan ini jadi, dia masih ramai dikunjungi. Betul-betul gang sempit yang seharusnya sepi itu malah jadi ramai gara-gara keberadaan Bakso Kasar Cak Ri.

Bakso Kasar Cak Ri Kediri, tempat bersatunya golongan proletar dan borjuis

Tak hanya persoalan tata letaknya yang unik, pembeli Bakso Kasar Cak Ri pun begitu. Saat kali pertama ke sana, saya kaget melihat deretan mobil dan motor yang diparkir di sekitar gerobak bakso Cak Ri. Saya kira, mereka parkir itu karena mau membeli kain pakaian, atau lainnya. Tapi ternyata tidak. Mereka benar-benar mengantre untuk membeli bakso.

Baca Juga:

4 kesalahan pembeli saat menyantap cuanki yang membuat rasanya kurang nikmat 

Pengalaman mencicipi nasi goreng kuah Bang Tommy: kuliner Kediri yang aneh, tapi enak

Pakaian para pembeli di sana pun bermacam-macam. Ada yang pakai seragam PNS, ada yang pakaiannya necis ala-ala pengusaha, outfit anak muda kekinian, sampai seragam buruh pabrik. Pokoknya beragam. Secara kendaraan dan pakaian, saya bisa katakan para pembeli dari golongan borjuis dan proletar ada di gerobak Bakso Kasar Cak Ri.

Paling uniknya lagi, ketika para pembeli itu makan di tempat, kesan borjuis dan proletar ini seakan-akan bersatu. Kok bisa? Karena mereka semua itu makannya di pinggir jalan, duduk di trotoar tanpa alas. Ini saya bukan mengada-ngada. Karena memang Bakso Kasar Cak Ri ini murni gerobak bakso biasa yang tidak menyediakan tempat duduk dan meja.

Harganya rata-rata, tapi tidak dengan cita rasa bakso kasarnya

Saya tidak tahu, kenapa para pembeli tersebut bisa seperti itu. Padahal, secara kenyamanan, makan bakso di tempat pada umumnya lebih nyaman ketimbang di trotoar. Tapi, kalau saya boleh menebak, mungkin karena mereka sudah terlalu nyaman dengan cita rasa bakso kasarnya. Sehingga tidak peduli dengan nyaman tidaknya duduk di trotoar.

Betul, cita rasa bakso kasar Cak Ri memang senyaman itu di mulut. Perpaduan urat dan tetelan sapi pada pentolnya saya rasa cukup pas, tidak terlalu gurih. Ketika dikunyah pun kenyalnya masih halus, tidak sampai bikin gigi selilitan seperti pentol kasar kebanyakan.

Dengan kenikmatan rasa bakso kasar itu, harga yang dipatok masih di rata-rata yakni 10 ribu. Ya meski harganya rata-rata, tapi percayalah, cita rasa bakso kasarnya itu benar-benar lain dari yang lain. Selama saya menikmati berbagai bakso kasar di Kediri, saya berani bilang Bakso Kasar Cak Ri lah yang terbaik. No debat lah pokoknya!

Kalau Anda tak percaya, silakan segera coba sendiri. Tapi saran saya, jangan terlalu pagi, juga jangan terlalu sore kalau mau beli. Sebab, bakso ini buka dari pukul 11.00 WIB sampai 16.30 WIB saja. Itu pun tak pasti. Cak Ri bisa tutup lebih cepat kalau dari siang sudah banyak yang beli. Dan seringnya sih, memang tidak sampai tutup pas jam 16.30 WIB. Karena memang separipurna itu cita rasanya.

Penulis: Achmad Fauzan Syaikhoni
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Karawang Kota Industri, tapi Warganya Terpaksa Jadi TKI.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Januari 2024 oleh

Tags: Baksobakso kasarbakso kasar cak riborjuiskabupaten kedirikedirikota kedirikuliner kediriproletar
Achmad Fauzan Syaikhoni

Achmad Fauzan Syaikhoni

Pemuda setengah matang asal Mojokerto, yang selalu ekstase ingin menulis ketika insomnia. Pemerhati isu kemahasiswaan, lokalitas, dan hal-hal yang berbau cacat logika.

ArtikelTerkait

Bandara Dhoho Kediri Dibuka untuk Umum, Warga “Ndeso” yang Mampir untuk Wisata Kena Nyinyir Mojok.co

Bandara Dhoho Kediri Dibuka untuk Umum, Warga “Ndeso” yang Mampir untuk Wisata Kena Nyinyir

6 Februari 2024
Richeese Factory Kediri Bikin Pelanggan Setia Menderita: sampai Kenyang karena Antri Terlalu Lama

Richeese Factory Kediri Bikin Pelanggan Setia Menderita: sampai Kenyang karena Antri Terlalu Lama

28 Juli 2024
Alasan Nganjuk dan Blitar Akan Selalu Ada di Bawah Kediri dan Malang padahal Potensial

Alasan Nganjuk dan Blitar Akan Selalu Ada di Bawah Kediri dan Malang padahal Potensial

4 November 2025
makan bakso pakai nasi terminal mojok

Tidak Ada yang Salah dari Kebiasaan Makan Bakso Pakai Nasi, Kita Hanya Melengkapi Kebutuhan Gizi

23 Maret 2021
Mie Djoetek, Kober, dan Gacoan: Kuliner Mie Pedas yang Masih Rebutan Takhta di Kediri

Mie Djoetek, Kober, dan Gacoan: Kuliner Mie Pedas yang Masih Rebutan Takhta di Kediri

6 November 2023
3 Hal yang Membuat Saya Tidak Bisa Melupakan Malang (Unsplash)

3 Hal yang Membuat Saya Tidak Bisa Melupakan Malang dan Selalu Bikin Kangen

28 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

21 Juli 2026
Stop bilang orang Sunda pemalas, kami cuma tahu cara menikmati hidup tanpa harus burnout Mojok.co

Stop bilang orang Sunda pemalas, kami cuma tahu cara menikmati hidup tanpa harus burnout

17 Juli 2026
Kebodohan konsumen Indomaret yang merusak kenyamanan belanja (Unsplash)

Akulah pelanggan Indomaret yang resah itu gara-gara konsumen nggak ada akhlak yang merusak kenyamanan belanja

17 Juli 2026
Pengakuan orang Semarang, lidah Jawa saya menyerah pada kuliner Jakarta yang nggak bikin selera Mojok.co

Pengakuan orang Semarang, lidah Jawa saya menyerah pada kuliner Jakarta yang nggak bikin selera

19 Juli 2026
Alasan orang Semarang seperti saya menghindari nonton di bioskop XXI, lebih memilih Cinepolis walau kalah populer Mojok.co

Alasan orang Semarang seperti saya menghindari nonton di bioskop XXI, lebih memilih Cinepolis walau kalah populer

19 Juli 2026
Kenapa banyak daerah di jombang bernama mojo? (Wikimedia Commons)

Kenapa banyak daerah di jombang bernama mojo?

21 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.