Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

4 Alasan Orang Jogja Malas Kulineran Bakmi Jawa Pak Pele yang Jadi Favorit Wisatawan

Prabu Yudianto oleh Prabu Yudianto
7 Agustus 2025
A A
4 Alasan Orang Jogja Malas Kulineran di Warung Bakmi Jawa Pak Pele yang Jadi Favorit Wisatawan Mojok.co bakmi jogja gudeg tegal

4 Alasan Orang Jogja Malas Kulineran di Warung Bakmi Jawa Pak Pele yang Jadi Favorit Wisatawan (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

“Mas, temenin makan di Bakmi Pak Pele ya! Aku penasaran,” ujar salah satu kawan saat berkunjung ke Jogja. Saya memaklumi rasa penasaran ini. Tapi, dengan penuh rasa hormat, saya bilang, “Skip! Males!”

Bukan karena saya meremehkan warung legendaris ini. Bukan pula meremehkan selera para pejabat sampai para presiden. Nama besar Warung Bakmi Pak Pele tidak bisa disepelekan. Tapi, untuk jajan di sana saya akan pikir-pikir dulu. Bukan dua atau tiga kali, tapi ratusan kali.

Saya yakin banyak warga lokal Jogja punya pendapat yang sama. Kalau tidak terpaksa, ya tidak akan ke sana. Dan, ini sedikit alasan saya, dan kami warga lokal, enggan jajan di Warung Bakmi Pak Pele.

Tidak semua orang Jogja menyukai rasa Bakmi Pak Pele

Salah satu ciri khas Bakmi Jawa Pak Pele adalah rasa yang kalem dan aroma smoky dari tungku arang. Untuk poin kedua, saya sepakat itu wajib. Namanya warung bakmi Jawa ya harus pakai tungku arang yang memberi sentuhan harum asap. Tapi, poin pertama?

Inilah alasan yang paling sering saya dengar ketika bicara tentang Bakmi Pak Pele. Untuk wisatawan, mungkin rasa olahan warung ini pas. Tapi, untuk orang Jogja, jelas kurang manis! Terutama untuk olahan bakmi gorengnya. Sedangkan untuk olahan lain kami merasa kurang nendang. Istilahnya, kurang miroso.

Wajar saja, Warung Bakmi Pak Pele harus berdamai dengan ribuan lidah. Yang penting masih menampilkan sisi otentik smoky khas bakmi Jawa. Tapi, ketika ada alternatif yang lebih cocok di lidah, kenapa harus memaksakan diri ke Bakmi Pak Pele?

Baiklah, perkara rasa pasti akan dibilang relatif. Beda lidah beda selera. Tapi, ada alasan lain yang lebih universal untuk menunda jajan ke Warung Bakmi Pak Pele.

Waktu adalah segalanya

Bagi wisatawan, makan bakmi Jawa bukan hanya perkara kenyang. Bakmi Jawa juga berarti pengalaman dan mengakses otentisitas kuliner daerah. Tapi, bagi warga lokal Jogja, bakmi Jawa ya makanan yang bikin kenyang! Kuliner ini tidak perlu dimaknai dengan dalil-dalil romantis karena kami sudah lapar.

Baca Juga:

Gudeg Adalah Makanan Khas Jogja Paling Mengecewakan, Mending Makan Mangut Lele atau Bakmi Jawa kalau Pertama Kali Kulineran di Jogja

Dosa Penjual Oseng Mercon Menghilangkan Statusnya Sebagai Kuliner Unik, padahal Ia Adalah Makanan Khas Jogja Paling Seksi

Mengantri 30 menit hingga 2 jam demi bakmi Jawa adalah kemewahan yang tidak bisa kami miliki. Dan, inilah realitas setiap jajan di Warung Bakmi Pak Pele. Melihat proses memasak yang katanya unik itu juga tidak mengaburkan rasa lapar. Masak satu porsi dalam satu wajan di atas tungku membara? Untuk kreator konten memang unik. Tapi, untuk kami? Keburu lapar.

Belum lagi nuansa berdesakan dan buru-buru karena padatnya tamu. Ah, bikin selera makan dan kenikmatannya hilang. Masih banyak warung bakmi lain yang memberi kami keleluasaan untuk makan dengan tenang.

Memang, Warung Bakmi Pak Pele sudah membuka dua cabang. Setahu saya ada di Kasihan Bantul dan Gamping Sleman. Tempatnya lebih layak daripada warung di depan Kraton Jogja itu. Tapi, ruang makan yang lebih nyaman tidak menjawab poin berikutnya.

Lebih murah lebih baik

Sepertinya poin ini tidak bisa dibantah dengan cara apapun: harga. Namanya warung legendaris dan jujugan wisatawan pasti punya harga lebih mahal daripada warung reguler. Warung Bakmi Pak Pele jadi salah satunya. Harga satu porsi bakmi di warung ini berkisar di Rp25.000 sampai Rp35.000. Ini kalau belum update setelah ekonomi negara karut-marut ulah rezim ya!

Untuk satu porsi bakmi Jawa di tempat lain, umumnya berkisar di antara Rp12.000 sampai Rp20.000. Jelas untuk memuaskan rasa lapar dan lidah manja, opsi lebih murah lebih menarik. Ditambah dengan dua alasan sebelumnya, makin kuat lagi alasan kami untuk memilih warung selain Bakmi Jawa Pak Pele.

Sebenarnya alasan ini sudah cukup untuk menegaskan pilihan kami. Tapi, masih ada satu alasan lagi. Alasan yang sebenarnya tidak harus muncul jika daerah ini tidak salah urus. Baik perkara pariwisata atau kesejahteraan.

Teror pengamen di Bakmi Pak Pele itu nyata

“Aku habis Rp10.000 hanya untuk orang ngamen!” Pekik bapak saya setelah jajan bersama teman lama di Warung Bakmi Pak Pele. Demi memuaskan penasaran dan kebutuhan konten tamu dari Jakarta, bapak saya harus mengeluarkan dana tambahan. Saya tahu persis, bapak saya sangat pelit. Tidak mungkin memberi uang pada pengamen lebih dari Rp2.000. Berarti, ada 5 pengamen yang datang selama bapak saya makan.

Inilah alasan tambahan yang nyata bagi kami warga lokal Jogja. Makan berdesak-desakan dan ditatap wisatawan yang merasa kami lelet saja sudah menyebalkan. Apalagi dengan apel rutin pengamen ke meja kami. Bukan membenci atau menggugat pekerjaan mereka. Toh mereka juga korban salah urus. Tapi, kami butuh makan dengan tenang, nyaman, dan lahap.

Mungkin masih banyak alasan lain untuk tidak jajan Bakmi Pak Pele. Jadi, mewakili sanak kadang terutama diri sendiri, saya memohon dengan sangat. Kalau kawan-kawan penasaran dengan bakmi Jawa satu ini, monggo dicoba. Tapi, tidak perlu mengajak kami.

Penulis: Prabu Yudianto
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 5 Dosa Penjual Bakmi Jawa Jogja yang Merusak Rasa dan Bikin Pikir Ulang Sebelum Kulineran.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Agustus 2025 oleh

Tags: bakmi jawaBakmi Jawa Pak PelePak PeleWarung Bakmi Jawa Pak Pele
Prabu Yudianto

Prabu Yudianto

Penulis kelahiran Yogyakarta. Bekerja sebagai manajer marketing. Founder Academy of BUG. Co-Founder Kelas Menulis Bahagia. Fans PSIM dan West Ham United!

ArtikelTerkait

Kenapa Bakmi Jawa dan Soto Bening Susah Banget Ditemukan di Jakarta?

Kenapa Bakmi Jawa dan Soto Bening Susah Banget Ditemukan di Jakarta?

25 September 2024
Gudeg Adalah Makanan Khas Jogja Paling Mengecewakan (Unsplash)

Gudeg Adalah Makanan Khas Jogja Paling Mengecewakan, Mending Makan Mangut Lele atau Bakmi Jawa kalau Pertama Kali Kulineran di Jogja

9 Maret 2026
Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

14 Januari 2026
5 Kuliner Jogja buat yang Nggak Suka Manis, Dijamin Lezatnya sampai Bikin Nangis

5 Kuliner Jogja buat yang Nggak Suka Manis, Dijamin Lezatnya sampai Bikin Nangis

17 Oktober 2025
Dosa Penjual Oseng Mercon, Makanan Khas Jogja Paling Seksi (Wikimedia Commons)

Dosa Penjual Oseng Mercon Menghilangkan Statusnya Sebagai Kuliner Unik, padahal Ia Adalah Makanan Khas Jogja Paling Seksi

23 Februari 2026
Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg Mojok.co

Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg

17 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Makanan Khas Semarang yang Nikmat tapi Tersembunyi (Wikimedia Commons)

5 Makanan Khas Semarang yang Nikmat tapi Tersembunyi, Wajib Kamu Coba Saat Berwisata Supaya Lebih Mengenal Sejarah Panjang Kuliner Nikmat Ini

21 April 2026
Cisarua Bogor dan Cisarua Bandung Barat: Dua Daerah yang Beda, tapi Nasibnya Sama-Sama Terlupakan  Mojok.co

Cisarua Bogor dan Cisarua Bandung Barat: Dua Daerah yang Beda, tapi Nasibnya Sama-sama Terlupakan 

17 April 2026
Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai Mojok.co

Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai

19 April 2026
7 Mobil Bekas Harga Rp100 Juta-an yang Paling Masuk Akal Dimiliki sebagai Kendaraan Keluarga Mojok.co

7 Mobil Bekas Harga Rp100 Juta-an yang Paling Masuk Akal Dimiliki sebagai Kendaraan Keluarga

16 April 2026
Motor Bagus Sebanyak Itu di Pasaran dan Kalian Masih Memilih Beli Motor Honda BeAT? Ya Tuhan, Seleramu lho yamaha mio m3

Setia Bersama Honda Beat Biru 2013: Motor yang Dibeli Mertua dan Masih Nyaman Sampai Sekarang, Motor Lain Mana Bisa?

17 April 2026
Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak Mojok.co

Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak

17 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • WNA Pilih Jadi Guru di Luar Negeri dengan Gaji 2 Digit daripada Kontrak di Indonesia dan Mengabdi untuk Anak Pekerja Migran di Sana
  • WNA Malaysia Pilih Lanjut S2 di UNJ, Penasaran Ingin Kuliah di PTN karena Dosen Indonesia yang “Unik”
  • Membangun Rumah Megah demi Penuhi Standard Kesuksesan di Desa Malah Bikin Ibu Tersiksa: Terasa Sepi, Cuma “Memuaskan” Mata Tetangga
  • Sesal Dulu Kasar dan Hina Bapak karena Miskin, Kini Sadar Cari Duit Sendiri dan Berkorban untuk Keluarga Ternyata Tak Gampang!
  • Saat Pencak Silat Dianggap Biang Kerok, Saya Bersyukur Jadi Bagian Tapak Suci Unair yang Anti Tawuran
  • Lulusan SMK Kerja di SPBU Diremehkan, Malah Jadi Tempat Ngutang buat Kuliah Anak Saudara karena Dikira Punya Segepok Uang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.