Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Luar Negeri

Bahasa Mandarin, Bahasa Paling Susah untuk Dipelajari

Nurul Fauziah oleh Nurul Fauziah
13 Juli 2022
A A
Bahasa Mandarin, Bahasa Paling Susah untuk Dipelajari

Bahasa Mandarin, Bahasa Paling Susah untuk Dipelajari (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau ada orang bertanya bahasa apa yang paling susah, saya nggak pakai ragu menjawab bahasa Mandarin. Dari sekilas mendengarkan saja, kita bisa tahu kalau bahasa tersebut emang susah. Mungkin, kalau cuman dari mendengarkan, bahasa Rusia. Tapi, sebenarnya, susahan Mandarin, serius.

Padahal, bahasa Mandarin itu ditetapkan sebagai bahasa internasional kedua setelah bahasa Inggris, gara-gara penuturnya begitu banyak. Unik ya, bahasa tersusah, tapi yang pakai banyak banget.

Maka dari itu, banyak orang berusaha untuk belajar bahasa ini. Dan saya yakin, semuanya bakal bilang kalau bahasa ini susah banget. Yang bilang gampang, mungkin dikit. Dikit banget. Yakin saya.

Lalu, apa sih yang bikin bahasa ini susah banget untuk dipelajari?

Pertama, memiliki kata yang sama. Belajar bahasa Mandarin, itu ibarat belajar musik, karena perbedaan bahasa Mandarin terletak pada tinggi rendahnya pengucapan kata. Bahasa ini memiliki tingkatan nada tinggi, rendah, sedang.

Misalnya tāng nada datar artinya sup, táng dengan nada tinggi berarti gula. Untuk memahami penggunaan nada bisa dilihat pinyin atau tanda yang terletak di atas huruf vokal tersebut. Jadi kalau salah pengucapan, artinya juga salah. Tapi, gimana ya kalau mengucapkan kata saat marah ya, kan jadi nada tinggi semua. Hehehe.

Kedua, tulisannya susah. Saya pikir, Mandarin ini karakternya paling susah untuk ditulis. Iya, Korea, Jepang, Rusia, Filipina, dan Thailand juga punya karakternya sendiri, tapi tetep yang paling susah Mandarin.

Huruf dalam bahasa Mandarin itu tidak tertulis seperti huruf abjad biasa, namun dalam bahasa Mandarin huruf diibaratkan seperti “simbol” yang disebut dengan hanzi. Kenapa disebut simbol, karena satu huruf hanzi ini menyimpan arti di dalamnya.

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

Misalnya dalam hanzi tradisional bertuliskan 買 mǎi, lalu disederhanakan oleh hanzi sederhana menjadi 买 mǎi, tetapi masih memiliki arti sama yaitu beli. Karakter hanzi yang dimaksud adalah seni tulisan yang dibuat untuk menggambarkan terjadinya pembelian.

Ada 5000 karakter dalam hanzi, namun ada juga yang bilang 10.000 huruf hanzi, jika digabung dengan huruf china tradisional. Wow banyak banget ya.

Ketiga, berbicara dan mendengarkan. Kendala yang sangat berat bagi pemula bahasa Mandarin adalah mendengarkan dan mengucapkan. Sebab, bahasa ini memiliki nada yang berbeda tapi dengan pengucapan kata yang sama. Sehingga sebagai orang awam jelas akan sangat kesulitan memahami perbedaan nada yang diucapkan saat mendengarkan orang berbicara.

Jadi, belajar bahasa Mandarin bisa dibilang membutuhkan usaha lebih. Sebab, kita harus bisa mendengarkan, mengucapkan, dan belajar menghafal huruf hanzi.

Empat, susunan kalimat. Belajar bahasa apa pun, yang harus diperhatikan adalah susunan kalimat dalam bahasa tersebut. Bahasa Mandarin memiliki perbedaan letak susunan kalimat dengan bahasa Indonesia. Jika bahasa indonesia memiliki susunan SPOK, dalam bahasa Mandarin memiliki struktur kalimat SKPO. Digeser dikit aja, udah ambyar maknanya.

Itulah alasan-alasan kenapa belajar bahasa Mandarin itu susah. Udah harus belajar nada, ngapalin hanzi sebegitu banyaknya, masih kudu paham konteks, plus belajar pronunciation dan listening.

Namun, saya pikir belajar bahasa ini worth banget sih. Melihat geliat perusahaan Cina yang makin masif dalam mengembangkan bisnisnya di banyak negara, belajar Mandarin bisa membuat karier kita makin berkembang. Jadi, belajar bahasa itu nggak sekadar agar paham apa yang diomongin, tapi bisa jadi “tiket” untuk kita mengembangkan karier.

Selamat mencoba!

Penulis: Nurul Fauziah
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Mematahkan Stereotip Mahasiswa Jurusan Sastra Cina

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 13 Juli 2022 oleh

Tags: bahasa mandarinhanzikarakterkorearusia
Nurul Fauziah

Nurul Fauziah

Anak rumahan yang suka dengan isu sosial.

ArtikelTerkait

5 Kematian Karakter Anime yang Bikin Penggemarnya Gagal Move On

5 Kematian Karakter Anime yang Bikin Penggemarnya Gagal Move On

23 Juni 2022
Kembalikan Fizi Upin Ipin yang Dulu demi Konten yang Lebih Mendidik Terminal Mojok

Kembalikan Fizi “Upin Ipin” yang Dulu demi Konten yang Lebih Mendidik

6 Oktober 2022
elsa penjahit sifat karakter menyebalkan cara menagih rekomendasi penjahit bagus kebiasaan anak penjahit harga mojok

Penjahit Adalah Tukang PHP Nomor Wahid di Dunia

1 Mei 2020
Level Pedas Orang Indonesia Memang Tingkat Dewa, Bahkan Naga pun Belajar Mengeluarkan Api dari Orang Indonesia

Level Pedas Orang Indonesia Memang Tingkat Dewa, Bahkan Naga pun Belajar Mengeluarkan Api dari Orang Indonesia

9 Agustus 2024
5 Rekomendasi Film Noir Korea yang Wajib Ditonton

5 Rekomendasi Film Noir Korea yang Wajib Ditonton

6 Mei 2022
Nasib Guru Honorer Menjelang Idulfitri: THR Nggak Turun, Upah Bulan Lalu Nanti Dulu orang tua guru korea

Belajar dari Konflik Guru dan Orang Tua Siswa di Korea, Sudah Saatnya Orang Tua Juga Mendidik Dirinya Sendiri

12 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

10 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.