Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Arsenal, Mesut Ozil, dan Duduk Perkara Masalah yang Perlu Dipahami

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
29 Juli 2020
A A
Arsenal, Mesut Ozil, dan Duduk Perkara Masalah yang Perlu Dipahami MOJOK.CO

Arsenal, Mesut Ozil, dan Duduk Perkara Masalah yang Perlu Dipahami MOJOK.CO

Share on FacebookShare on Twitter

Kemarin, dan hari-hari sebelumnya, nama Mesut Ozil mendobrak pemberitaan. Ketika Liga Inggris menggelar laga pamungkas, bukan klub yang menjadi pusat pembicaraan, tetapi Ozil. Kemarin, tanpa terduga, gelandang serang Arsenal itu menjadi pemuncak trending topic Indonesia. Ada apa?

Satu hal yang pasti, Mesut Ozil adalah salah satu nama pesepak bola yang paling punya kekuatan untuk memecah belah opini publik. Salah satu pemain yang paling seksi untuk terus dibicarakan. Satu hal lainnya, adalah perkara transfer pemain yang makin digemari setelah Liga Inggris usai. Dan, di tengah-tengahnya, ada nama Arsenal.

Baru tadi malam, menurut pemberitaan David Ornstein, ada 5 nama pemain Arsenal yang “kemungkinan” masuk dalam daftar jual. Berarti ada 6 nama yang kemungkinan akan dilepas. Mereka adalah Mesut Ozil, Rob Holding, Shkodran Mustafi, Papa Sokratis, Matteo Guendouzi, dan Lucas Torreira.

Belum berhenti di sana, nama Alex Lacazette dan Reiss Nelson pun punya kemungkinan untuk dilego. Kenapa nama-nama ini yang masuk ke dalam daftar jual? Saya yakin, ada banyak fans Arsenal yang kaget ketika nama Rob Holding masuk dalam daftar jual. Kenapa bukan Calum Chambers saja?

Sebagai bahan diskusi, mari kita telusuri duduk perkaranya secara singkat.

Kenapa Mesut Ozil?

Soal Ozil, setelah membaca tulisan Muhammad Ridwansyah yang tayang di Terminal Mojok, setidaknya kita sudah dapat 2 alasan logis. Pertama, soal niat manajemen Arsenal mengurangi beban gaji dan mengalihkannya ke pemain lain. Kedua, Ozil tidak cocok dengan profil taktik Mikel Arteta.

Ridwansyah menambahkan satu poin lagi, yang menurut saya, cukup legit. Bisa jadi, saya tekankan bisa jadi, karena tidak tahu duduk perkara sebenarnya, Ozil tidak menunjukkan determinasi yang cukup di lapangan latihan. Pelatih yang objektif, berhak menentukan 11 pemain utama dari performa mereka ketika latihan.

Baca Juga:

Persamaan Kontroversi Feodalisme Pondok Pesantren dan Liverpool yang Dibantu Wasit ketika Menjadi Juara Liga Inggris

Manchester United Adalah Lelucon Dimulai dari Internal, tapi Selalu Bodoh lalu Menyalahkan Pelatih dan Pemainnya

Saya kira, untuk masalah Ozil, duduk perkaranya sudah terang-benderang.

Kenapa Holding, bukan Chambers?

Sederhana saja. Chambers sedang menderita cedera lutut dan diperkirakan baru akan sembuh di akhir tahun. Sementara itu, jendela transfer tidak dibuka selama itu. Jika Arteta membutuhkan bek baru yang lebih segar, masuk akal kalau menjual pemain yang saat ini bebas dari cedera.

Bersama Holding, nama Sokratis dan Mustafi juga masuk dalam daftar jual. Soal Sokratis, kita tak perlu berlama-lama berdebat. Kontraknya tingga satu tahun saja dengan gaji yang cukup besar. Demi pemain baru, jika menjual Sokratis, maka kebijakan Arsenal bisa dibenarkan. Bagaimana dengan Mustafi?

Bek asal Jerman itu baru akan sembuh di Oktober. Jadi, menurut saya, Mustafi tidak akan dijual. Setidaknya di “musim panas” ini, melainkan di jendela transfer musim dingin jika konsistensinya tidak terjaga.

Duduk perkara yang perlu fans Arsenal pahami adalah, semua ini baru sekadar rencana, wacana. Arteta, yang mendasarkan penilaiannya kepada objektivitas, tidak akan mengherankan jika akhirnya, misalnya, mempertahankan Holding. Apalagi kalau sukses menjual Sokratis. Maka, Arsenal tinggal membeli 1 bek lagi.

Kenapa Guendouzi dan Torreira?

Tidak ada yang akan membantah kalau Guendouzi adalah pemain muda dengan potensi sangat tinggi. Namun, semua pelatih, sekali lagi, punya standar, baik soal teknis maupun non-teknis, misalnya soal sikap atau kedewasaan.

Pep Guardiola bisa dibenarkan ketika “mengusir” Zlatan Ibrahimovic. Apalagi, setelah Ibra pergi, Barcelona berhasil membentuk skuat yang, kita tahu, menjadi klub terbaik di milenium yang lalu. Jadi, ada semacam justifikasi dari tindakan Pep. Tidak mengherankan kalau Arteta punya pendirian yang sama terkait Guendouzi.

Untuk Torreira, saya rasa, masalahnya ada pada sistem yang konon akan menjadi pakem Arsenal, yaitu 4-3-3. Dua gelandang di tengah, bertipe advance #8, contohnya seperti Kevin De Bruyne dan David Silva atau Bernardo Silva.

Duduk perkaranya, Torreira, meskipun pemain bagus, tidak masuk ke dalam konsep tersebut. Jika ingin bersaing di pos #6, Torreira akan head to head dengan Granit Xhaka. Kita tahu, keberadaan Xhaka sangat penting untuk aliran bola Arsenal saat ini. Menguangkan Torreira ketika bisa diuangkan bukan kebijakan yang buruk.

Bagaimana dengan Laca dan Nelson?

Ketika masuk di babak kedua melawan Watford, Nelson bermain cukup apik. Namun, mungkin saja, bagi Arteta, penampilan bagus selama beberapa menit itu tidak cukup. Semenjak kembali dari masa peminjaman bersama Hoffenheim yang terbilang sukses, Nelson menjadi tidak konsisten, apalagi setelah periode cedera.

Meski patut disayangkan, tetapi menjual pemain yang bisa diuangkan, untuk sekarang ini, bukan kebijakan buruk. Toh, dana belanja Arsenal juga sangat bergantung kepada hasil penjualan pemain. Alasan yang sama bisa kita gunakan untuk membaca duduk perkara terkait Lacazette.

Kalau Arsenal ingin mempertahankan Aubameyang dan mengejar penyerang sayap sebelah kiri, menjadi masuk akal kalau melepas Laca. Sebagai cadangan, sudah ada Eddie Nketiah dan 2 pemain bagus di akademi. Fans Arsenal pasti paham siapa yang saya maksud.

Begitulah duduk perkara dari beberapa kabar yang cukup bikin kaget ini. Namun, ketika Arsenal punya wacana cuci gudang, saya akan menyambutnya dengan riang hati. Cuci gudang, artinya merombak skuat, melepas mereka yang sudah terlalu lama hidup dalam inkonsistensi dan lembeknya mental. Dua masalah besar Arsenal selama 1 dekade terakhir.

BACA JUGA Milan Kalahkan Juventus, tapi Dapat Penalti, Milanisti Kecewa dan tulisan Yamadipati Seno lainnya. 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Juli 2020 oleh

Tags: arsenalartetaaubameyangholdinglacazetteliga inggrismesut ozil
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

ArtikelTerkait

ole pemain underrated fans bola fans Manchester United MU jesse lingard manchester united liverpool Real Madrid #GlazersOut Gini doang nih grup neraka? MOJOK.CO

3 Hal yang Bisa Bikin Manchester United Gagal Juara

4 Januari 2021
milan inter juventus arsenal MOJOK.CO

Fans Milan Dikeroyok Fans Inter dan Juventus, Mereka Adu Bacot Gara-gara Fans Arsenal

10 Juli 2020
jamie vardy leicester city mojok

Untung Saja Jamie Vardy Muda Tidak Insecure dan Menyerah

16 Februari 2021
Mengutuk Jeda Internasional Sebagai Pelanggan Vidio Bulanan (Unsplash)

Mengutuk Jeda Internasional Sebagai Pelanggan Vidio Bulanan

14 November 2024
Gabriel Magalhaes, Drama dan Ekspektasi yang Bergeser Selalu Mengiringi MOJOK.CO

Gabriel Magalhaes, Drama dan Ekspektasi yang Bergeser Selalu Mengiringi

23 Agustus 2020
Arsenal Mesut Ozil, Mohon Maaf, Sudah Waktunya Kamu Pergi MOJOK.CO

Mesut Ozil Mengubah Arsenal Menjadi Padepokan Olah Kebatinan Jelang Final FA Cup

1 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stasiun Slawi, Rute Tersepi yang (Masih) Menyimpan Kenangan Manis

Stasiun Slawi, Rute Tersepi yang (Masih) Menyimpan Kenangan Manis

15 Januari 2026
8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

15 Januari 2026
Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Sidoarjo Bukan Sekadar “Kota Lumpur”, Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

14 Januari 2026
Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan  Mojok.co

Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan 

19 Januari 2026
Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda Mojok.co

Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda

15 Januari 2026
3 Keunggulan Kereta Api Eksekutif yang Tidak Akan Dipahami Kaum Mendang-Mending yang Naik Kereta Ekonomi

3 Keunggulan Kereta Api Eksekutif yang Tidak Akan Dipahami Kaum Mendang-Mending yang Naik Kereta Ekonomi

17 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Berkah di Luar Arena: Ojol Jakarta Terciprat Bahagia dari “Pesta Rakyat” Indonesia Masters 2026 di Istora
  • Sebaiknya Memang Jangan Beli Rumah Subsidi, sebab Kamu Akan Rugi Berkali-kali
  • Warga Madiun Dipaksa Elus Dada: Kotanya Makin Cantik, tapi Integritas Pejabatnya Ternyata Bejat
  • Indonesia Masters 2026: Cerita Penonton Layar Kaca Rela Menembus 3 Jam Macet Jakarta demi Merasakan Atmosfer Tribun Istora
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.