Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Arsenal Seharusnya Bisa Mengalahkan Bayern di Liga Champions dan Ini Bukan tentang “Diving” Bukayo Saka

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
10 April 2024
A A
Arsenal Harusnya Menang Tanpa “Diving” Bukayo Saka (Unsplash)

Arsenal Harusnya Menang Tanpa “Diving” Bukayo Saka (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Arsenal bermain “selayaknya” Arsenal. Saya menemukan, mungkin, lebih dari 10 akun yang memprediksi bahwa di Liga Champions, The Gunners akan berbeda. Apakah karena lawan mereka adalah Bayern? Tidak juga. Sebagian besar memprediksi, yang akan menyulitkan tim dari London Utara ini adalah dirinya sendiri, termasuk momen penting Bukayo Saka di ujung laga.

Seperti sebuah plot drama usang yang sudah dimainkan ribuan kali, Arsenal di Liga Champions kehilangan banyak hal. Mereka tampil tidak seperti tim yang penuh percaya diri dan perhitungan seperti di Liga Inggris. The Gunners meninggalkan banyak bekal untuk menang di rumah. Dan yang paling mereka lupakan adalah bermain dengan ketenangan.

Tulisan ini lahir bukan untuk memuaskan ego berdebat tentang “diving” Bukayo Saka di ujung laga. Yah, meskipun, memang, momen antara Saka dan Neuer memang debatable. Dan di Twitter, saya sudah menegaskan bahwa semua opini bisa saja benar. Apakah Saka “mencari” penalti? Bisa jadi. Bukankah Neuer yang kaki kanannya menjegal? Mungkin saja.

Tulisan ini adalah sebuah catatan, setidaknya penting bagi saya, yang sudah pernah menyaksikan Arsenal menderita dengan agregat 10-2 melawan Bayern. Meski gagal menang, tim yang biasanya menjadi pecundang ini, setidaknya sudah naik level. Izinkan saya menjelaskannya secara ringkas.

Pray for Bayern, pray for Arsenal

Sebelum laga, banyak akun parodi yang memainkan tagar pray for Bayern. Seakan-akan, raksasa Bavaria itu akan terbantai di Emirates. Yah, lawakan mereka bukannya tidak beralasan melihat catatan performa Bayern di Bundesliga. Namun, bagi saya, “pray for” juga berlaku untuk Arsenal dan Bukayo Saka.

Juga sebelum laga, saya sudah “curiga” bahwa akan ada perbedaan besar antara Arsenal yang bermain di Liga Inggris dengan yang tampil di Liga Champions. Saka dan kawan-kawan hampir selalu “mendominasi” di Liga Inggris. Namun, mereka bermain seperti “tanpa kepala” di babak pertama melawan Bayern.

Tim Stillman, jurnalis yang sering menulis soal Arsenal Ladies, menggunakan kata “immature” untuk menggambarkan performa tim ini. Saya sangat suka dengan kata itu, yang artinya tidak dewasa. Cocok sekali menggambarkan betapa skuat ini naif ketika sempat unggul 1-0 di awal babak pertama dan Ben White membuang peluang yang kata Arteta, menjadi momen paling krusial di laga ini. Ya, bukan “diving” Bukayo Saka, ya.

Komentator laga menggunakan 2 istilah yang jitu menggambarkan perbedaan kedua tim ini. Katanya, melihat Arsenal bermain, selalu ada rasa “festive” atau meriah. Sementara itu, Bayern bermain dengan kekhasan seseorang yang dewasa dan matang, yaitu “calm”. Komentar itu muncul ketika skor masih 1-1 dan tidak lama Bayern unggul 1-2.

Baca Juga:

Arsenal (Memang) Berhati Nyaman

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

Pray for Arsenal adalah sebuah harapan, dari seorang fans, yang tidak mungkin berhenti berharap. Saya sudah mengikuti tim ini sejak Nicolas Anelka menjadi “alien” di Liga Inggris dan melihatnya memborong piala bersama Real Madrid. Dan, melihat perkembangan tim ini, dengan segala turbulensinya, terutama di era Emirates, saya bahagia masih bisa berharap.

Baca halaman selanjutnya: Arsenal seharusnya bisa mengalahkan Bayern, tinggal mau atau tidak.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 10 April 2024 oleh

Tags: arsenalartetabayernbayern munchenbukayo sakaLiga Championsliga inggrissaka
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

ArtikelTerkait

Run, Gareth Bale, Run!

Run, Gareth Bale, Run!

10 Januari 2023
arsenal vs liverpool liga inggris MOJOK

Arsenal Cuma Punya “Taktik Insyaallah”, Liverpool Itu Juara Paling Payah

16 Juli 2020
Mengutuk Jeda Internasional Sebagai Pelanggan Vidio Bulanan (Unsplash)

Mengutuk Jeda Internasional Sebagai Pelanggan Vidio Bulanan

14 November 2024
Arsenal Menjual Balogun Meninggalkan Siluet Kepergian Serge Gnabry (Unsplash)

Arsenal Menjual Balogun, Meninggalkan Siluet Kepergian Gnabry

26 Agustus 2023
ole gunnar solskjaer Manchester United Layak Merayakan Kelolosan ke Liga Champions Seperti Memenangi Sebuah Piala MOJOK.CO

Manchester United Layak Lolos Liga Champions, Pemain Terbaik Mereka Adalah VAR dan Mike Riley, Selamat!

27 Juli 2020
Manchester United dan Guru Olahraga Sempurnakan Duet Rashford x Martial MOJOK.CO

Manchester United dan Guru Olahraga Sempurnakan Duet Rashford x Martial

17 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Hapus Tradisi Jimpitan, Ini Satu-satunya "Pajak" yang Tidak Dibenci Warga

Jangan Hapus Tradisi Jimpitan, Ini Satu-satunya Pajak yang Tidak Dibenci Rakyat

5 Juni 2026
Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan lulusan UIN

Lulusan UIN Sulit Cari Kerja Itu Mitos, Kenyataan Membuktikan Sebaliknya!

5 Juni 2026
6 Alasan Kebumen Lebih Menarik daripada yang Terlihat di Brosur dan Dibayangkan Banyak Orang Mojok.co

6 Alasan Kebumen Lebih Menarik daripada yang Terlihat di Brosur dan Dibayangkan Banyak Orang

7 Juni 2026
Kopi Klotok Tidak Lagi Menarik, Warga Jogja Pilih Menghindar (Wikimedia Commons)

Kopi Klotok: Kuliner Wajib bagi Wisatawan, tapi Semakin Banyak Warga Lokal Jogja yang Memilih Menjauh dan Mencari Tempat Lain

6 Juni 2026
Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian  Mojok.co

Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian 

6 Juni 2026
4 Saran dari Warlok Jogja untuk Para Pendatang Biar Cepet Betah (Unsplash)

Sebagai Warga Jogja, Saya Punya Empat Permintaan Kecil untuk Pendatang agar Bisa Beradaptasi dengan Baik

8 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.