Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

Apapun Konsernya, Semangat Slankers Tidak Akan Pernah Padam

Aditya Mahyudi oleh Aditya Mahyudi
27 September 2019
A A
slankers

slankers

Share on FacebookShare on Twitter

Di manapun berada, penampilan grup band pasti ditunggu-tunggu oleh penggemarnya atau biasa dipanggil fanbase. Dilihat dari semangat antusiasme, keberadaan fans saat grup band kesayangannya tampil selalu memberikan dukungan kepada mereka baik lewat suara maupun spanduk yang luasnya hampir sebesar lapangan bola dan nyaris membuat sesak nafas pada barisan penonton. Saking hebohnya, mereka menganggap grup band itu sebagai candradimuka sehingga mereka tidak mau melewatkan penampilan grup band satupun meski harus melalui perjuangan yang panjang yaitu rela berdorong-dorongan pada Fans lain tanpa memedulikan tata krama.

Sejujurnya, fanatisme fans pada grup band kesayangannya memang tidak bisa dihentikan. Tapi dari beberapa fans fanatik yang ada, saya rasa Slankers pantas menjadi juaranya! Saya menganggap Slankers adalah fans yang paling nekat se-Indonesia setelah Orang Indonesia (Iwan Fals) dan fans GodBless. Bedanya, jumlah Slankers lebih mendominasi daripada fans lain yang sudah malang-melintang di permusikan Indonesia. Rahasianya adalah mereka selalu menyanyikan lagu Slank dimanapun berada dengan suara lantang bak prajurit dan tidak lupa bertelanjang dada meski hal ini terdengar nyeleneh bagi saya.

Apapun resikonya, mereka seakan tidak memedulikan teriakan dari fans grup band lain. Semoga saja jangan sampai kisruh soalnya seorang fans sejati terutama Slankers harus mengutamakan salam Piss pada semua orang dan harus bersumpah bahwa mendukung Slank atau grup band lain tidak boleh menggunakan kekerasan atau pemerasan sekalipun.

Bagi Slankers, Slank sudah dianggap sebagai legenda musik Indonesia yang sanggup bertahan hingga saat ini di tengah-tengah kedatangan pendatang baru yang diklaim lebih potensial. Dibandingkan grup band lainnya, mereka meyakini bahwa Slank hadir ke dunia untuk menghibur para Slankers se-tanah air sekaligus meminta dukungan agar Slank tetap berjaya di Bumi Pertiwi tanpa perpecahan. Meski yel-yel selalu digaungkan sampai selesai, Slank tetaplah tampil energik dan layak mendapat tempat di blantika Musik Indonesia. Jadi anda jangan coba-coba membandingkan Slank dengan grup lain. Bagi Slankers, Slank tetap nomor 1 di hati.

Rata-rata Lagu pilihan Slankers yang paling sering dinyanyikan adalah “Terlalu Manis.” Lagu ini bermakna kenangan indah memang susah untuk diingat apalagi dilupakan. Yang lebih mencengangkan lagi, kenangan teman ataupun pacar anda adalah momen yang paling mendebarkan sehingga hati anda mulai berbunga-bunga lalu ingin segera kembali ke masa lalu demi merasakan kenangan indah yang sekarang sudah berakhir. Mengenai liriknya, makna “Terlalu Manis” yang kira-kira bunyinya seperti ini:

Terlalu manis untuk dilupakan

Kenangan yang indah bersamamu tinggallah mimpi

Berikutnya, lagu favorit Slankers berikutnya yang paling mengharukan adalah “Balikin.” Mendengar lagunya saja anda malah dibuat penasaran. Ada yang mengatakan lagu ini adalah Mengenang mantan yang telah lama ditinggalkan. Sebagian lagi berpendapat bahwa lagu ini berkaitan dengan perjalanan Slank yang penuh liku seperti mengonsumsi narkoba sampai ditinggalkan personel.

Baca Juga:

Orang-orang Tetap Nonton Konser di Tengah Kondisi Ekonomi yang Nggak Baik-baik Aja, Inikah Fenomena Lipstick Effect?

3 Alasan JIS Jadi Tempat Konser Red Flag, Bikin Penonton Ogah-Ogahan

Dari kedua jawaban itu, hanya jawaban kedua yang paling akurat soalnya Lagu ”Balikin”diciptakan untuk mengenang tiga mantan pemakai narkoba yaitu Kaka, Bimbim, dan Ivan yang bertekad untuk bebas dari narkoba supaya karir mereka lebih baik dari sebelumnya. Walaupun berujung perjuangan yang hampir gagal, lama-kelamaan mereka sudah benar-benar bersih dari obat terlarang dan mereka serius untuk membesarkan Slank dengan wajah fresh yang menggairahkan.

Selain Lagunya, ciri khas suara Kaka Slank yang agak serak-serak basah ala anak rock adalah momen yang paling dinantikan oleh Slankers karena mereka ingin sekali menirukan gayanya dengan cara melompat jingkrak. Bukan hanya suara, aksi telanjang dada sambil menyanyi adalah hal yang paling greget untuk menikmatinya. Meski terkesan aneh, mereka seakan tidak peduli terhadap gaya berpakaian dikarenakan bertelanjang dada sudah biasa di beberapa daerah. Jadi, meniru gaya Slank tidak diharamkan dan bebas untuk berkreasi asalkan tidak ada unsur plagiat. hehe

Seiring perkembangan zaman, fenomena Slankers akan terus bertambah dan berkembang seiring popularitas Slank yang tak  lekang dimakan usia. Dari generasi muda sampai tua pasti bermimpi menjadi Slankers baik sebagai non-anggota maupun anggota resmi.

Bagi Anda yang ingin merasakan sensasi menjadi Slankers sejati, lebih baik sesekali mengunjungi Markas Gang Potlot. Jika tidak bisa, anda berarti langsung datang saja ke Panggung Slank supaya anda membuktikan diri sebagai Slankers sejati alias bukan fans Slank karbitan yang kerjaannya ganti-ganti dukungan pada band lain. Jangan lupakan juga membawa perlengkapan wajib Slankers seperti syal, spanduk, bahkan stiker bergambar kupu-kupu Slank. Biar lebih afdol, memasang tato Slank di tubuh anda makin terasa nuansa Slankers sekaligus mendeklarasikan diri bahwa anda adalah anggota kehormatan di Slank.

Salam Piss! (*)

BACA JUGA Perempuan Cuman Jadi Kanca Wingking itu Gara-Gara Bangsa Eropa! atau tulisan Aditya Mahyudi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Februari 2022 oleh

Tags: fanbasegodblessgrup bandiwan falskonserslankslankers
Aditya Mahyudi

Aditya Mahyudi

Seorang freelancer asal Kota Bandung yang gemar jogging, menonton film spesialis action serta membuat desain grafis di waktu senggang. Memiliki ketertarikan mendalam pada dinamika sosial-budaya serta penerjemahan bahasa internasional, yang sering menjadi inspirasi dalam berbagai karya dan proyek manapun.

ArtikelTerkait

benci produk luar backstreet boys Cynantia Pratita Perlu Membawakan Lagu Post-Hardcore Ini di Indonesian Idol terminal mojok tita idol tita indonesia idol vokalis band metal

Kangen Band Comeback Adalah Hal Terbaik yang Ada di Industri Musik Tahun Ini

18 November 2020
Wajar Kalau Kita Jadi Nggak Suka Slank karena Kedekatan Mereka dengan Penguasa

Wajar Kalau Kita Jadi Nggak Suka Slank karena Kedekatan Mereka dengan Penguasa

6 November 2022

Dari Oppa Nassar hingga Slank: Kolaborasi Lain dari McD yang Pantas untuk Dinanti

11 Juni 2021
Terima Kasih Kangen Band, Kalian Telah Menghiasi Masa Remaja Saya dengan Dawai-dawai Cinta terminal mojok

Kangen Band, Terima Kasih Telah Menghiasi Masa Remaja Saya dengan Dawai-dawai Cinta

19 April 2021
Surakarta Saksi Sejarah, Menyambut Kelahiran Kembali Lokananta (Unsplash)

Surakarta Menjadi Saksi Sejarah, Menyambut Kelahiran Kembali Lokananta

30 Juni 2023
Kalau Nggak Mau Stage Diving atau Crowd Surf, Jangan Naik Panggung!  

Kalau Nggak Mau Stage Diving atau Crowd Surf, Jangan Naik Panggung!  

31 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Banyu Urip, Kelurahan Paling Menderita di Surabaya (Unsplash)

Banyu Urip Surabaya Kelurahan Paling Menderita, Dibiarkan Kebanjiran Tanpa Menerima Solusi Sejak Dulu

10 Januari 2026
Warung Gunung Semeru Lumajang Ikonik, tapi Nggak Cocok untuk Kalian yang Kesabarannya Setipis Tisu Mojok.co

Warung Gunung Semeru Lumajang Ikonik, tapi Nggak Cocok untuk Kalian yang Kesabarannya Setipis Tisu

5 Januari 2026
Seharusnya Suzuki Melakukan 3 Hal Ini Supaya Motornya Diminati Banyak Orang

Seharusnya Suzuki Melakukan 3 Hal Ini Supaya Motornya Diminati Banyak Orang

10 Januari 2026
Bus Efisiensi Penyelamat Warga Purwokerto yang Ingin “Terbang” dari Bandara YIA Mojok.co

Bus Efisiensi Penyelamat Warga Purwokerto yang Ingin “Terbang” dari Bandara YIA

9 Januari 2026
10 Istilah Populer di Kampus Unpad yang Penting Diketahui Mahasiswa Baru Mojok.co

10 Istilah di Unpad yang Perlu Diketahui Mahasiswanya biar Nggak Dikira Kuper

7 Januari 2026
Bukan Jakarta, Tempat Paling Cocok untuk Memulai Karier Adalah Cilegon. Ini Alasannya!

Bukan Jakarta, Tempat Paling Cocok untuk Memulai Karier Adalah Cilegon. Ini Alasannya!

5 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme
  • Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup
  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.