Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Game

Apa Salahnya PNS Main Zuma? Ada Manfaatnya kok!

Andri Saleh oleh Andri Saleh
26 Agustus 2021
A A
pns main zuma mojok

pns main zuma mojok

Share on FacebookShare on Twitter

PNS dan Zuma adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan, katanya. Dan stigma PNS yang katanya selalu main game itu waktu kerja lama-lama bikin eneg juga. Ih, kan nggak semua PNS juga kali. Masih banyak, kok, PNS yang kerjanya profesional, berintegritas, dan amanah. PNS yang betul-betul mengabdi buat negara dan bangsa juga melayani masyarakat sepenuh hati. Contohnya, ya, saya ini. Ehm.

Tapi kalau dipikir-pikir, memangnya kenapa kalau PNS main Zuma? Setahu saya nggak ada larangan, kok. Selama dilakukan di luar jam kerja, entah itu pas jam istirahat atau jam pulang kantor, ya boleh-boleh saja, sih.

Malah, kalau menurut saya, main game tersebut di jam kerja juga kayaknya nggak masalah. Dengan syarat dan ketentuan yang berlaku tentunya. Selama pekerjaannya sudah beres dan nggak mengabaikan tanggung jawabnya sebagai PNS, ya silakan saja main secukupnya. Ya, kan, daripada bengong nggak jelas atau gibah tak terarah, kan mending main Zuma.

Lagipula, main Zuma ini ada banyak manfaatnya, kok, khususnya dalam meningkatkan kinerja PNS. Lah, memangnya bisa? Ini saya kasih tahu manfaat bermain Zuma bagi para PNS. Yuk, kita cek.

Pertama, melatih gerak motorik halus. Seorang PNS dituntut untuk bekerja cepat dalam melayani masyarakat. Misalnya, bikin laporan, nulis formulir, ngetik surat, dan kerjaan administrasi lainnya. Semua kerjaan tadi butuh gerak motorik halus yang paripurna. Nah, media yang pas untuk melatih gerak motorik halus itu adalah, ehm, Zuma.

Dengan bermain Zuma, gerak motorik halus yang merupakan hasil koordinasi otak, mata, dan tangan akan terlatih dengan baik. Menggerakkan mouse atau keyboard secara bergantian akan membuat jari-jemari menjadi lincah, selincah jari-jemari Bang Saleh di film Upin dan Ipin. Secara nggak langsung, ini akan meningkatkan kinerja PNS. Yekan?

Kedua, melatih kecepatan berpikir. Mengingat kebutuhan masyarakat yang selalu dinamis, seorang PNS harus memiliki kemampuan untuk berpikir, bertindak, dan membuat keputusan secara cepat. Pernah dengar istilah agility? Nah itulah dia. Ada banyak cara dan media untuk melatih agility bagi para PNS tadi. Salah satunya adalah dengan, ehm, Zuma.

Dengan bermain game tersebut, otak akan dilatih berpikir cepat untuk mengarahkan bola-bola ke tempat tertentu dengan warna yang sama. Pastinya ini akan meningkatkan kemampuan berpikir, bertindak, dan membuat keputusan. Cocok buat PNS, kan?

Baca Juga:

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Ketiga, melatih kemampuan menyusun strategi. Dalam menjalankan tugasnya sebagai abdi negara, seorang PNS harus mampu menanggapi berbagai keluhan dan melayani kepentingan masyarakat. Pastinya butuh strategi khusus untuk itu. Nah, urusan melatih kemampuan berstrategi itu ada di, ehm, Zuma.

Dengan bermain Zuma, kita nggak cuma mengarahkan bola warna-warni tadi, tapi juga berpikir taktis dan perlu strategi permainan. Bagaimana caranya bermain efektif dengan usaha seminimal mungkin dan hasil semaksimal mungkin. Kerja efektif ini tentunya sangat dibutuhkan oleh PNS.

Keempat, mengurangi stres. PNS juga manusia, punya rasa punya hati, jangan samakan dengan pisau belati. Pasti ada saatnya lelah, capek, stres, atau jenuh ketika kerja. Kalau dipaksa kerja pun, hasilnya nggak akan bagus. Makanya perlu refresh atau recharge dengan, ehm, Zuma.

Dengan bermain Zuma, otak terasa encer, pikiran segar, ide-ide cemerlang pun bertaburan. Otomatis, kerja jadi lebih optimal.

Nah, itulah empat manfaat yang bisa diambil dari permainan Zuma. Jadi, kalau suatu saat nanti lihat ada PNS lagi asyik main Zuma di PC kantor, ya tolong berbaik sangka saja. Siapa tahu dia sedang melatih kompetensi untuk meningkatkan performa dalam melayani masyarakat.

Tapi, kalau mainnya kelamaan apalagi sampai mengabaikan tanggung jawabnya sebagai PNS, ya getok saja kepalanya. Tuman!

Sumber gambar: YouTube Princess Jeremy Sparkle

BACA JUGA Jangan Asal Pilih Lokasi demi Lolos Seleksi ASN, Nanti Nyesel dan tulisan Andri Saleh lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 30 Agustus 2021 oleh

Tags: pnsproduktivitaszuma
Andri Saleh

Andri Saleh

Humas di salah satu instansi pemerintah. Tukang liput kegiatan pimpinan, tukang bikin konten medsos, desain baliho dan flyer, serta kegiatan lainnya yang bikin kelihatan sebagai orang paling sibuk di kantor.

ArtikelTerkait

Jangan Jadikan PNS sebagai Jalur Utama Karier, Justru Jadikan PNS sebagai Pilihan Terakhir!

Jangan Jadikan PNS sebagai Pilihan Utama Karier, Justru Jadikan PNS sebagai Pilihan Terakhir!

2 September 2024
Menerka Alasan CPNS Mundur setelah Lulus Seleksi cpns 2023

Formasi yang Harus Ada dalam CPNS 2023: dari QA sampai Social Media Specialist

5 Agustus 2022
7 Tipe ASN yang (Sepertinya) Cocok Kerja di IKN

7 Tipe ASN yang (Sepertinya) Cocok Kerja di IKN

10 Maret 2023
Hasil TWK Saya Buruk, Apakah Saya Kurang Nasionalis?

Hasil TWK Saya Buruk, Apakah Saya Kurang Nasionalis?

11 Januari 2020
Pengakuan Sri Mulyani Soal Kenaikan Tukin PNS Kemenkeu Hingga 300 Persen Itu Kurang Etis dan Nggak Peka dengan Kondisi Terkini

Pengakuan Sri Mulyani Soal Kenaikan Tukin PNS Kemenkeu Hingga 300 Persen Itu Kurang Etis dan Nggak Peka dengan Kondisi Terkini

25 September 2024
4 Hal yang Harus Kamu Renungkan Saat Lulus CPNS terminal mojok.co

4 Hal yang Harus Kamu Renungkan Saat Lulus CPNS

26 Desember 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026
Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta (Unsplash)

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

3 April 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup
  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 
  • Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa
  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.