Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Anak Muda Solo Terancam “Terusir” dari Daerahnya Sendiri, Nggak Mampu Beli Rumah karena Gaji Tak Seberapa dan Harus Bersaing dengan Pendatang

Nurul Fauziah oleh Nurul Fauziah
17 April 2024
A A
Anak Muda Solo Terancam "Terusir" dari Daerannya Sendiri, Nggak Mampu Beli Rumah karena Gaji Tak Seberapa dan Harus Bersaing dengan Pendatang Mojok.co

Anak Muda Solo Terancam "Terusir" dari Daerannya Sendiri, Nggak Mampu Beli Rumah karena Gaji Tak Seberapa dan Harus Bersaing dengan Pendatang (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Generasi muda terancam tidak bisa membeli rumah sudah menjadi narasi yang nggak asing lagi. Apalagi bagi anak muda Solo, isu ini sangat relate. Punya hunian sendiri menjadi tantangan besar bagi anak muda Solo saat ini. 

Solo memang terkenal akan kenyamanannya. Itu mengapa banyak banyak orang ingin tinggal di sana. Menurut data yang dikumpulkan oleh 99 group, antusiasme menetap di Kota Solo kian tinggi dari waktu ke waktu. Akun Instagram @agendadasolo mengungkapkan, sebanyak 21,1 persen warga Jogja mencari tempat tinggal di kota ini. Setelahnya disusul warga Semarang yang mencatatkan angka 14,1 persen. 

Tingginya persaingan untuk mendapat hunian membuat warga asli Solo memilih untuk mlipir dari daerahnya. Itu mengapa, warga Solo yang tertarik mencari hunian di kotanya hanya mencatatkan angka 14,1 persen. Ironi memang, tapi itulah yang terjadi. 

Anak muda Solo dengan gaji UMR jelas sulit punya rumah sendiri

Isu seputar anak muda yang nggak bisa membeli rumah biasanya diikuti oleh narasi lain. Salah satu yang paling populer, anak muda nggak mampu beli rumah karena terlalu boros. Mereka lebih memilih menghabiskan uangnya di kofisyop daripada menabung. 

Aduh, sebagai Generasi Z, saya benar-benar muntab dengan narasi tidak berdasar itu. Anak muda itu Solo itu sulit membeli hunian karena gaji yang tidak seberapa. Tidak sebanding dengan kenaikan harga hunian di sana. Untuk membuktikan pendapat itu, saya melakukan survei dan pengamatan kecil-kecilan ketika buka bersama dengan teman-teman. Kebanyakan dari mereka asli Solo dan bekerja di Solo. 

Hasilnya, hampir seluruh teman-teman saya bercerita, mendapat gaji UMR Solo saja sudah sangat bersyukur. Sebagai karyawan baru, kebanyakan gaji mereka tidak mencapai UMR. Bahkan ada teman saya yang bercerita kerja UMR-nya harus dibayar dengan bekerja diluar jobdesk.

Teman saya itu seorang admin yang tugas utamanya menginput data, memasukkan data, dan kegiatan berhubungan dengan data. Namun, seiring berjalannya waktu, dia harus menghandle pekerjaan lain seperti membuat sampel, rekap keuangan, dan sebagainya. Tak hanya itu, dia juga harus menerima kenyataan jika bekerja lembur hanya dibayar Rp5.000 per jam. 

Realitas itu menyadarkan saya, boro-boro beli hunian sendiri, anak muda Solo mau jajan kopi saja kesulitan. Lebih baik menabungnya untuk keperluan mendatang daripada menghabiskannya untuk seteguk kopi. Sayangnya, realitas inilah yang jarang mendapat sorotan banyak orang. 

Baca Juga:

4 Kebohongan Solo yang Nggak Tertulis di Brosur Wisata

5 Istilah di Solo yang Biking Orang Jogja seperti Saya Plonga-plongo

Persaingan kerja di Solo yang memprihatinkan 

Persoalan anak muda Solo nggak hanya gaji, mereka juga harus bersaing untuk mendapatkan pekerjaan. Sulitkan jadi anak muda di Kota Budaya? Sudah mendapatkan pekerjaannya sulit, ketika dapat kerja gajinya kecil lagi. Benar-benar memusingkan. 

Mungkin beberapa dari kalian menyarankan untuk merantau ke daerah yang menawarkan kesempatan lebih baik, tapi ingat tidak semua dari kami punya privilese itu. Mungkin beberapa dari kalian juga menyarankan untuk tidak terlalu picky terhadap pekerjaan. Namun percayalah, anak muda Solo itu, apalagi yang fresh graduate, harapannya nggak neko-neko kok. Sebagai seseorang yang baru masuk dunia kerja, kami hanya berharap mendapat gaji UMR dan tunjangan-tunjangan dasar. Apakah itu hal berlebihan? 

Setelah merenung beberapa saat, saya merasa tinggal sebagai anak muda Solo memang menantang. Bahkan, boleh dibilang lebih menantang daripada daerah-daerah lain. Sudah gajinya nggak seberapa, persaingan kerjanya sulit, harga hunian melambung lagi. Itu semua masih diperberat dengan anggapan yang keliru soal anak muda. Benar-benar memusingkan. 

Penulis: Nurul Fauziah
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Tawangmangu Karanganyar Tempat Favorit Mahasiswa Solo, Saking Solo Nggak Ada Apa-apanya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 April 2024 oleh

Tags: anak muda solohunianpendatangsolo
Nurul Fauziah

Nurul Fauziah

Anak rumahan yang suka dengan isu sosial.

ArtikelTerkait

5 Tempat di Solo yang Sebaiknya Nggak Dikunjungi terminal mojok

5 Tempat di Solo yang Sebaiknya Nggak Dikunjungi

10 November 2021
4 Makanan di Solo yang Bikin Kaget Orang Jawa Timur

4 Makanan di Solo yang Bikin Kaget Orang Jawa Timur

27 Juni 2023
Tidak seperti Dahulu, Jalanan di Solo Kini Menyebalkan karena Semakin Banyak Pengendara Nggak Peka Mojok.co

Tidak seperti Dahulu, Jalanan di Solo Kini Menyebalkan karena Semakin Banyak Pengendara Nggak Peka

1 Desember 2025
Kursi Prioritas KRL Jogja-Solo, Cara Mudah Menguji Empati Seseorang Mojok.co

Naik di Gerbong KRL Jogja-Solo Paling Belakang Adalah Upaya Menjaga Kewarasan

27 Agustus 2024
Pengalaman Pertama Saya Naik Bajaj di Solo Lewat Aplikasi Maxride: Menyenangkan!

Pengalaman Pertama Saya Naik Bajaj di Solo Lewat Aplikasi Maxride: Menyenangkan!

7 Oktober 2025
Review Bus Bumel Jogja-Solo Sebagai Solusi Jika Kehabisan Tiket Prameks

Review Bus Bumel Jogja-Solo Sebagai Solusi Jika Kehabisan Tiket Prameks

14 Februari 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rute KRL Duri-Sudirman, Simbol Perjuangan Pekerja Jakarta (Unsplash)

Rute KRL dari Stasiun Duri ke Sudirman Adalah Rute KRL Paling Berkesan, Rute Ini Mengingatkan Saya akan Arti Sebuah Perjuangan dan Harapan

15 Januari 2026
Alasan Orang Lebih Memilih Menu Kopi Susu Gula Aren daripada Menu Kopi Lain di Kafe Mojok.co

4 Alasan Orang Lebih Memilih Kopi Susu Gula Aren daripada Menu Kopi Lain di Kafe

12 Januari 2026
Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja Mojok.co

Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja

16 Januari 2026
5 Hal yang Menjebak Pengendara di Jalan Parangtritis Jogja, Perhatikan demi Keselamatan dan Kenyamanan Bersama

5 Hal yang Menjebak Pengendara di Jalan Parangtritis Jogja, Perhatikan demi Keselamatan dan Kenyamanan Bersama

17 Januari 2026
Jalan Dayeuhkolot Bandung- Wujud Ruwetnya Jalanan Bandung (Unsplash)

Jalan Dayeuhkolot Bandung: Jalan Raya Paling Menyebalkan di Bandung. Kalau Hujan Banjir, kalau Kemarau Panas dan Macet

17 Januari 2026
MR DIY Tempat Belanja yang Lebih Nyaman, Lengkap, dan Worth It ketimbang Miniso

MR DIY Tempat Belanja yang Lebih Nyaman, Lengkap, dan Worth It ketimbang Miniso

11 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri
  • Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.