Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Alternatif Ending One Piece: Revolusi Harga Mati

Gusti Aditya oleh Gusti Aditya
1 Juli 2020
A A
one piece luffy oda sensei MOJOK

one piece luffy oda sensei AMOJOK

Share on FacebookShare on Twitter

Entah apa yang ada di dalam kepala Eiichiro Oda. Seakan, Oda ingin mentertawakan para penganut teori-teori ndakik yang tersebar di jagad sosial media. Entah Zoro menemukan ajal atau Shanks adalah musuh sesungguhnya, biarlah Oda menyimpan seluruh tanda tanya One Piece di dalam pikirannya.

Oda memang sudah bilang bahwa One Piece sudah beranjak menuju akhir. Padahal, masih banyak tanda tanya yang seharusnya bisa dijelaskan sampai 100 chapter banyaknya. Ya, namanya juga Oda Sensei, seperti menebak laju air yang mengalir dari hulu hingga akhir, mustahil.

Maka dari itu, jika boleh ikut berndakik-ndakik, saya ingin menyampaikan apa yang ada di dalam pikiran saya mengenai ending One Piece. Ya, memang nggak mutu dan cenderung mengarah ke wagu. Tapi saya akan mengakui, ini bukan teori, tapi ini semacam peregangan saja lantaran One Piece kian menarik. Begini sekiranya.

Banyak yang memprediksi hal ini bakalan terjadi. Namun, bagaimana jika di akhir nanti, Luffy dan kru Bajak Laut Topi Jerami turut serta dalam pasukan Revolusioner yang dikomando oleh ayahnya sendiri, Dragon. Sedangkan Shanks yang hingga kini abu-abu, ada di bawah komando Gorosei bersama dengan para Angkatan Laut.

Tujuan Revolusioner Army bikin pemerintah dunia kalang kabut memang berdasar. Mereka hendak mengungkap hilangnya sejarah Abad Kekosongan. Fakta demi fakta mereka peroleh, ternyata Abad Kekosongan ini adalah suatu masa di mana kebengisan diktator dalam kelompok Gorosei berkuasa. Mereka membunuh para aktivis bernama “klan D” yang mencoba menggoyangkan kekuasaan mereka.

Jebul, Abad Kekosongan adalah segelintir fakta bahwa pihak Gorosei pernah menggulingkan Will of D. dengan bengis dan tidak pernah dicatat oleh sejarah. Dengan penggulingan ini lah pihak-pihak Gorosei berhasil merebut pemerintahan dunia dari “klan D”.

Selama Gorosei menjabat, juga banyak menghilangkan beberapa aktivis yang terkenal vokal terhadap pergerakan mereka. Mulai dari kader-kader bekas “klan D” hingga penembakan misterius di daerah East Blue. Pemenggalan sang raja bajak laut, Gol D. Roger, hingga penumpasan Portgas D. Ace sebagai keturunan terakhir Roger juga menjadi pertanyaan serius.

Sejarah macam inilah yang tak pernah diungkapkan di buku sejarah anak SD dalam jagad One Piece. Sejarah dijungkir balikan, agar nama diktator Gorosei tidak tercium bangkainya. Hadir kelompok demi kelompok, Revolusioner Army contohnya. Raftel adalah dalih bahwa siapa saja yang ingin bergabung bersama mereka untuk meruntuhkan Marijoa.

Baca Juga:

Menyelami Makna VUCA Melalui Petualangan Dunia One Piece

Seandainya Masih Hidup, Mungkin Begini Tanggapan Gus Dur terhadap Pengibaran Bendera One Piece

Lagu-lagu nyeleh pun terdengar dari kuping ke kuping. Mencoba mengeritik melalui cara yang lain. Contohnya lagu ini, “Namaku Gorosei, rumah real estate, kapalku banyak, harta karun berlimpah. Orang memanggilku Five Elder Stars, tokoh papan atas, atas segalanya.” Lagu tersebut didendangkan oleh Soul “Brook” King di panggung-panggungnya pun tak berpengaruh banyak.

Demo berlangsung dengan semangat golongan terpelajar seperti Kidd, Law, Luffy hingga Shirohige. Melihat kegoyahan di Gedung Marineford, dikatator Gorosei yang mendekam di Marijoa tetap tak mau lengser dari jabatannya sebagai petinggi dunia. Marine pun menerjunkan penembak misterius, menghancurkan para demonstrasi secara diam-diam.

Suasana menjadi makin tidak kondusif. Worst Generation membentangkan spanduk rasa kecewa terhadap orde Gorosei, anjing pemerintah yakni Shichibukai pun membakar ban hingga kejadian ini dimanfaatkan cukong antar negara bernama Yonkou yang beriringan dengan inflasi Belly makin menguat. Zoro yang membimbing para demonstran sisi kanan pun berujar, “Sejarah buat oleh pihak pemenang, dan kini kami yang menang!”

Di ending arc Kerusuhan Marijoa, Luffy dan pasukannya akhirnya menduduki Marijoa. Dengan menggunakan kekuatan haki raja, Luffy berteriak, “Apabila usul ditolak tanpa ditimbang. Suara dibungkam kritik dilarang tanpa alasan. Dituduh subversif dan mengganggu keamanan. Maka hanya ada satu kata: LAWAN! GOMU-GOMU NO REVOLUSI! GEAR 98!” Marijoa pun luluh-lantah.

Di Raftel pun sebuah surat tersemat. Surat tersebut dibuat oleh Gol D. Roger, isinya begini, “jadi petinggi untuk rakyat, silakan. Namun jangan lupa melayani rakyat. Jangan banyak aleman, sahkan RUU saja ntar bilangnya sulit dibahas. Huft.” Anggota Topi Jerami dan seluruh aliansi pun tertawa terbahak-bahak. Jadi ini yang namanya Laugh Tale.

Titah Roger pun dirasa masuk akal. Ya, nama mereka sudah naik pasca Kerusuhan Marijoa. Kuda tunggangan untuk masuk dunia politik sudah tersedia dengan anggunnya. Entah apa yang akan mereka lakukan dalam 20 tahun mendatang. Apakah akan berlomba dalam merebutkan kursi pemerintah, atau mengembara sepi menuju tempat terpencil.

Seperti itulah rekomendasi ending One Piece dari saya untuk Oda Sensei. Apapun itu, yang jelas saya nggak sabar atas penantian panjang ini. pokoknya, setelah tamat, jangan ada cinta-cintaan di antara tokohnya, ya, Sensei. Jangan bikin manga atau anime penuh filler tentang anaknya Luffy juga. Jangan. Pokoknya jangan.

BACA JUGA No Debat! One Piece Lebih Baik daripada Naruto dan tulisan Gusti Aditya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 2 Juli 2020 oleh

Tags: LuffyOda Senseione pieceShanksWill of D
Gusti Aditya

Gusti Aditya

Pernah makan belut.

ArtikelTerkait

5 Hal yang Akan Dilakukan Nico Robin jika Hidup di Indonesia terminal mojok.co

5 Hal yang Akan Dilakukan Nico Robin jika Hidup di Indonesia

15 Februari 2022
scanlation one piece chapter 1011 attack On Titan Lebih Baik dari 'One Piece'? Mabuk, Bos?

‘Attack On Titan’ Lebih Baik dari ‘One Piece’? Mabuk, Bos?

4 Maret 2021
Seandainya Magellan Menjadi Kepala Penjara di Indonesia

Seandainya Magellan Menjadi Kepala Penjara di Indonesia

23 Desember 2019
Alangkah Baiknya Tiga Kementerian Ini Dibubarkan Saja terminal mojok.co

Hyperlaxity dan Kelenturan Pak Jokowi Waktu Duduk Bersilang yang Bikin Salah Fokus

25 Oktober 2019
Wawancara dengan Eiichiro Oda, Perihal Perdebatan One Piece dan Naruto terminal mojok.co

Wawancara dengan Eiichiro Oda, Perihal Perdebatan One Piece dan Naruto

4 Mei 2020
4 Kejadian yang Akan Terjadi Setelah Luffy Topi Jerami Dibaiat Jadi Raja Bajak Laut terminal mojok.co

4 Kejadian yang Akan Terjadi Setelah Luffy Topi Jerami Dibaiat Jadi Raja Bajak Laut

25 Januari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tiga Jalan Menuju Revolusi: Tan Malaka, Soekarno, dan D.N. Aidit

Tiga Jalan Menuju Revolusi: Tan Malaka, Soekarno, dan D.N. Aidit

27 Februari 2026
Pengalaman Naik Whoosh Pertama Kali, Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang Bikin Mental Orang Kabupaten Jiper Mojok.co KA Feeder Whoosh

Sisi Gelap KA Feeder Whoosh, Fasilitas Gratis yang Bikin Penumpang Whoosh Merasa Miris

1 Maret 2026
Trio Senator AS Roma: Mancini, Pellegrini, Cristante

Trio Senator AS Roma

23 Februari 2026
5 Barang Private Label Indomaret yang Ternyata Lebih Unggul Dibanding Merek-merek yang Sudah Besar Mojok.co

5 Produk Private Label Indomaret yang Ternyata Lebih Unggul Dibanding Merek yang Sudah Besar

25 Februari 2026
Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja (Unsplash)

Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja karena Semua Menjadi Budak Validasi, Bikin Saya Rindu Mudik ke Lamongan

24 Februari 2026
Turkiye Burslari, Beasiswa Pemerintah Turki yang Layak Diperebutkan, Lolosnya Gampang dan Nggak Ada Kewajiban Mengabdi Mojok.co

Turkiye Burslari, Beasiswa Pemerintah Turki yang Lolosnya Gampang dan Nggak Ada Kewajiban Mengabdi

28 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.