Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

Alchemy of Souls, Drama Korea Terbaru Netflix yang Sayang untuk Dilewatkan

Utamy Ningsih oleh Utamy Ningsih
23 Juni 2022
A A
6 Alasan Alchemy of Souls Sayang untuk Dilewatkan Terminal Mojok

6 Alasan Alchemy of Souls Sayang untuk Dilewatkan (Instagram Netflix Indonesia)

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah mengajak pencinta drama Korea melihat kehidupan warga Pulau Jeju dalam Our Blues, per akhir pekan kemarin Netflix mengajak kita beranjak ke Daeho, sebuah kerajaan fiktif dalam drama Alchemy of Souls yang berisi para ksatria dengan kekuatan magis.

Di Daeho, nyawa para ksatria itu diincar oleh seorang wanita dengan reputasi sebagai pembunuh yang mengerikan bernama Naksu (Go Yoon Jung). Ia mengincar nyawa para ksatria karena dendam masa lalu yang berhubungan dengan kisah tragis keluarganya. Namun, saat berhadapan dengan salah satu kstaria kuat sekaligus petinggi kerajaan di Daeho, Naksu gagal.

Tahu bahwa ia tidak bisa bertahan hidup lama, Naksu kemudian melakukan ritual pemindahan jiwa, sebuah ritual kaum penyihir. Apesnya, dia salah perhitungan. Bukannya masuk ke tubuh yang sehat dan kuat (sebagaimana yang ia inginkan), jiwanya justru masuk ke tubuh Mu Deok (Jung So Min) perempuan muda biasa yang lemah dan buta. Akibatnya, kekuatan Naksu pun menghilang.

Meski berada dalam tubuh yang lemah, nyatanya tubuh Mu Deok justru membawa Naksu selangkah lebih dekat untuk menjalankan misinya dalam menuntaskan dendam masa lalu. Setelah melalui perjalanan cukup panjang dan dramatis, Mu Deok akhirnya “diselamatkan” oleh Jang Uk (Lee Jae Wook), salah satu keturunan dari ksatria di Daeho. Mu Deok kemudian dipekerjakan sebagai pelayan pribadi Jang Uk.

Sekalipun berdarah ksatria, Jang Uk tidak punya kekuatan magis sebagaimana keturunan lainnya. Karena sebuah peristiwa masa lalu, pintu energi Jang Uk—yang dibutuhkan untuk menguasai kekuatan magis—ditutup oleh ayahnya sendiri. Akibatnya, Jung Uk tidak bisa menguasai bahkan mempelajari teknik ilmu magis. Sikapnya yang sering bikin onar, membuatnya akrab dengan hukuman.

Di lain sisi, Jang Uk punya keistimewaan berupa ketajaman mata/penglihatan. Ia satu-satunya orang yang menyadari bahwa jiwa Naksu ada dalam tubuh Mu Deok. Dalam hubungan “tuan muda dengan pelayan” Jang Uk dan Mu Deok kemudian terlibat kerja sama dengan misi masing-masing.

Sebagai sajian drama terbaru besutan tvN yang juga tayang di Netflix, Alchemy of Souls punya beberapa daya tarik yang membuat drama ini sayang banget untuk dilewatkan.

#1 Skenario ditulis oleh Hong Sisters

Park Joon Hwa, sutradara beberapa drama Korea sukses, berkolaborasi bersama Hong Jung Eun dan Hong Mi Ran sebagai penulis skenario yang kiprahnya tidak perlu diragukan lagi. Sama seperti Park Joon Hwa yang kerap kali menelurkan drama-drama sukses, Hong Sisters juga punya sederet karya yang populer. Salah satunya Hotel Del Luna (2019) yang ngehits banget pada masanya. Bahkan, sampai sekarang masih biasa muncul dalam daftar drama Korea terbaik yang patut untuk ditonton.

Baca Juga:

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

Penjelasan Ending Film The Great Flood buat Kamu yang Masih Mikir Keras Ini Sebenarnya Film Apa

#2 Menggabungkan genre romance dan fantasi

Satu hal yang pertama kali bikin saya tertarik nonton Alchemy of Souls adalah genre fantasi yang memikat dengan latar Daeho sebagai bagian dari dunia dalam portal yang berbeda. Pertempuran menggunakan kekuatan magisnya itu, lho, yang bikin betah nonton. Selain itu, meski masih tipis-tipis, aroma sisi drama percintaannya mulai tercium.

Entah bagaimana plotnya, tetapi saya merasa akan ada unsur sad boy nantinya. Mu Deok mungkin akan terlibat kisah cinta segitiga yang membuatnya ada dalam posisi dilema, antara terjebak masa lalu atau balas budi.

Adanya drama ini jadi bikin daftar tontonan drama Korea on going saya—dan mungkin kalian juga—jadi lumayan lengkap. Dari full romance, romance-misteri, dan romance-fantasi, ada semua.

#3 Sageuk yang berbeda dari biasanya

Meski sempat diprotes karena penampilan para tokoh, terutama tokoh mudanya terlihat terlalu kekinian untuk sebuah drama Korea berkonsep sageuk, nyatanya Alchemy of Souls mampu menarik perhatian banyak penonton dengan keunikan konsep sageuk yang diusung.

Dalam drama ini, konsep sageuk hadir dengan menggabungkan antara masa lalu dan modernitas. Hal tersebut bisa kita lihat dari gaya berpakaian dan gaya rambut beberapa tokohnya yang ala zaman now banget.

#4 Bertabur bintang

Sebelum melihat kelanjutan cerita Yo In Soo menjadi zombi dalam drakor All of Us Are Dead, coba deh lihat bagaimana dia menjadi keturunan bangsawan dalam Alchemy of Souls. Dalam drama ini, dia berperan sebagai Park Danggu, ksatria muda yang pembawaannya ceria.

Selain beberapa nama yang sudah saya sebutkan di atas, masih ada nama seperti Arin, Hwang Min Hyun, dan sederet bintang lainnya yang siap memanjakan mata dari sisi visual dan akting para pemain.

#5 Bertema balas dendam, tetapi tidak kehilangan unsur komedi

Dari opening, drama ini sebenarnya sudah menegangkan. Baru mulai, sudah langsung dikasih lihat adegan seorang ibu yang sekilas tampak egois, tetapi sebenarnya apa yang dia lakukan adalah salah satu wujud cinta seorang ibu kepada anaknya. Melihatnya, rasanya jadi sedih sekaligus kesal.

Selanjutnya, yang paling terasa adalah tema balas dendam dari sudut pandang tokoh Naksu. Entah tragedi seperti apa yang melatarbelakangi masa lalu keluarganya, yang jelas tragedi itu ada sangkut pautnya dengan beberapa ksatria dan petinggi Daeho. Itulah mengapa Naksu menaruh dendam.

Menariknya, meski punya tema balas dendam, Alchemy of Souls sama sekali tidak selalu menegangkan. Komedinya tetap ada, Chingu, terutama dari tokoh Park Danggu yang terlalu ceplas-ceplos, Jang Uk yang slengean dan suka bikin onar, serta dari sosok Mu Deok yang sering halu dan ke-geer-an.

#6 Aroma konflik sudah mencuat meski baru tayang dua episode

Konflik yang dimunculkan bahkan sejak awal tuh rasanya memang bikin penasaran untuk selalu diikuti. Kehidupan Naksu benar-benar banyak misterinya, deh. Entah hubungan macam apa yang dulu ia jalani bersama Seo Yul (Hwang Min Hyun). Entah apa pula yang menyebabkan hubungan itu jadi berakhir hingga Naksu memilih jadi seorang wanita pembunuh.

Hubungan antara Naksu dengan Jang Uk dan Seo Yul ini terbilang pelik. Satunya terlibat balas budi, satunya lagi ada kisah masa lalu. Padahal Naksu punya misi untuk menghabisi nyawa para ksatria Daeho.

Mungkinkah Naksu mengalah karena dua cowok tersebut? Atau justru dia tetap jadi sosok mengerikan yang fokus pada misinya? Kita sama-sama belum tahu jawabannya, sih, makanya mari ditonton, wqwqwq.

Alchemy of Souls tayang di Netflix setiap hari Sabtu dan Minggu, Gaes. Jangan sampai dilewatkan, ya. Serius, deh, ceritanya bagus!

Penulis: Utamy Ningsih
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 15 Drama Korea Lawas yang Ringan dan Bikin Baper.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 23 Juni 2022 oleh

Tags: Alchemy of Soulsdrama koreanetflix
Utamy Ningsih

Utamy Ningsih

Suka Membaca, Belajar Menulis.

ArtikelTerkait

Busted! Variety Show Korea Bertema Detektif Terbaik di Netflix Terminal mojok

Busted! Variety Show Korea Bertemakan Detektif Terbaik di Netflix

6 Februari 2021
5 Drama Korea yang Tepat di Platform yang Salah Terminal Mojok

5 Drama Korea yang Tepat di Platform yang Salah

15 Mei 2022
Top 5 OST Drama Korea Paling Bikin Mewek padahal Lagi Nggak Sedih

Top 5 OST Drama Korea yang Bikin Mewek padahal Lagi Nggak Sedih

17 November 2023
Rekomendasi 6 Drama Korea Berlatar Penjara Terminal Mojok

Rekomendasi 6 Drama Korea Berlatar Penjara

26 Juni 2022
Yeom Bersaudara 'My Liberation Notes' dan Fenomena N-po Generation Terminal Mojok

Yeom Bersaudara ‘My Liberation Notes’ dan Fenomena N-po Generation di Korea Selatan

18 Mei 2022
Merayakan Hadirnya Film Aneh dengan Nonton ‘I’m Thinking of Ending Things’ terminal mojok.co

Merayakan Hadirnya Film Aneh dengan Nonton ‘I’m Thinking of Ending Things’

24 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Trowulan, Tempat Berlibur Terbaik di Mojokerto, Bukan Pacet Atau Trawas

Trowulan, Tempat Berlibur Terbaik di Mojokerto, Bukan Pacet Atau Trawas

12 Januari 2026
Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

15 Januari 2026
Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

16 Januari 2026
Jangan Kuliah S2 Tanpa Rencana Matang, Bisa-bisa Ijazah Kalian Overqualified dan Akhirnya Menyesal mojok.co

Jangan Kuliah S2 Tanpa Rencana Matang, Bisa-bisa Ijazah Kalian Overqualified dan Akhirnya Menyesal

14 Januari 2026
Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

14 Januari 2026
Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

17 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • 2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup
  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.