Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Alasan Tidak Penting Mengapa Ujian Nasional Sebaiknya Jangan Dihapus

M. Farid Hermawan oleh M. Farid Hermawan
23 Desember 2019
A A
Alasan Tidak Penting Mengapa Ujian Nasional Sebaiknya Jangan Dihapus
Share on FacebookShare on Twitter

Ribut-ribut soal penghapusan Ujian Nasional belakangan ini ramai diperdebatkan. Tentu seperti biasanya, ada kubu yang pro dan ada kubu yang kontra. Semua punya argumen masing-masing terkait isu penghapusan atau penggantian Ujian Nasional di tahun 2021. Sebagai manusia yang juga pernah merasakan situasi UN, saya tentu mengikuti berita, artikel, hingga berbagai pendapat banyak orang terkait penghapusan UN.

Saya melihat kebijakan Pak Menteri Pendidikan yang baru ini memang mengundang senyum di kalangan siswa dan siswi. Namun juga mengundang cemberut bagi golongan tua. Ketika banyak orang saling adu argumen menyoal perlu atau tidaknya Ujian Nasional dihapus. Ketika banyak orang mulai berpikiran negatif bahwa sistem pengganti UN cuma sebuah make-up yang pada dasarnya hanya mengubah sedikit wajah si Ujian Nasional ini.

Saya sebagai orang yang pernah merasakan Ujian Nasional itu sendiri sebenarnya merasa kecewa kenapa ia harus dihapus. Padahal banyak pengalaman menarik dan seru menjelang UN. Ujian Nasional sebenarnya tidak melulu menimbulkan mudarat, ada maslahatnya, kok. Apa saja maslahatnya? Ini jawabannya~

Momen Mendekatkan Diri Kepada Tuhan Yang Maha Esa

Kata siapa Ujian Nasional cuma tentang mudarat? Coba kalian yang pernah ikut UN, ingat-ingat kembali. Waktu mau UN dulu pasti kalian pernah melakukan kegiatan wajib ini. Benar, salat hajat. Momen UN membuat seluruh siswa di Indonesia kembali ke jalan yang lurus dan benar secara instan. Semua mengucap doa-doa dengan khusyuk diiringi dengan lantunan ayat suci. Momen yang sangat penting dan spesial ketika musim UN datang ini sudah menjadi budaya yang mengakar ketika menjelang UN.

Bayangkan jika UN dihapus, momen seperti ini akan mulai pudar. Mungkin kelak salat hajat nasional yang dilakukan para siswa dan siswi menjelang ujian nasional menjadi pemandangan yang sangat langka untuk disaksikan. Sayang, kan. Ini nambah pahala, lho. Apalagi selain salat hajat, siswa dan siswi jadi lebih rajin salat wajib, dhuha, dan salat malam. Ujian Nasional bisa jadi pemantik untuk kembali ke jalan yang benar.

Lebih Mencintai Orang Tua

Ini momen yang cukup menarik. Ketika Ujian Nasional menjadi wadah untuk para siswa kembali menjadi anak yang berbakti kepada orang tua. Biasanya nakal dan sering ngeyel sama orang tua, eh tiba-tiba minum air basuhan kaki orang tuanya. Yak, UN punya tuah yang ampuh untuk membuat siswa dan siswi di Indonesia menjadi baik mendadak. Biasanya sama orang tua cium tangan lupa. Saat mau UN tiba-tiba nangis sesenggukan di pangkuan ibu dan bapak. Di momen apa hal itu terjadi? Ujian nasional! Jadi buat Pak Menteri Pendidikan, tolong UN jangan dihapus.

Tiba-Tiba Sadar Akan Kemampuan Diri Sendiri dan Meningkatkan Semangat Hidup

Angkat tangan kalian yang saat menjelang Ujian Nasional mendapat motivasi yang bikin kalian sadar akan kemampuan diri kalian. Bikin kalian nangis sendiri ketika sang motivator membuat kalian mengingat kesalahan-kesalahan kalian di masa lalu. Hingga kalian dibuat sadar bahwa kalian adalah manusia yang beruntung dan memiliki banyak potensi. UN membuat siswa dan siswi di Indonesia percaya diri dalam sekejap. Lengkingan suara motivator yang memotivasi siswa dan siswi yang beberapa hari lagi mau UN seolah menjadi hal lumrah untuk disaksikan. Coba kalau UN dihapus. Lagu-lagu sedih yang disetel motivator untuk mengeluarkan air mata siswa dan siswi mungkin jadi hal yang jarang ditemui. Sangat disayangkan.

Padahal dulu saya sempat mendapatkan manfaat ketika motivator menyuruh saya menutup mata lalu menyebutkan kalimat-kalimat sedih tentang orang tua. Di usia remaja yang biasanya saya jarang nangis, akhirnya dibuat menangis saking sedihnya mendengar lagu yang diputar sang motivator sambil diiringi ucapan, “Bagaimana ketika ibumu sakit, bagaimana ketika ayahmu kesulitan mencari sesuap nasi di luar sana, Nak.” Selain itu, menjelang Ujian Nasional semangat hidup saya meningkat. Tapi pas saat itu aja. Waktu hari-H UN, ya tetap, saya keringat dingin. Ujian Nasional memang dabest, jadi jangan dihapus, dong.

Baca Juga:

Ikut Bimbel buat Membantu Lulus Ujian Nasional Itu Efektif Banget, kok, Asalkan Cuma Itu Tujuannya

Kalau Ujian Nasional Kembali Diadakan, mending Les Aja di Bimbel, Jelas Lebih Masuk Akal ketimbang Sekolah

Mematikan Ladang Usaha para Penjual Kunci Jawaban Ujian Nasional

Waini, penghapusan Ujian Nasional mungkin membuat para penjual kunci jawaban tidak punya pemasukan lagi. UN yang biasanya membuat para penjual ini meraup banyak untung, kok tiba-tiba dimatikan ladang usahanya. Janganlah. Kasihan para penjual kunci jawaban ini. Susah payah buka bisnis. Susah-susah nawarin ke para siswa dan siswi yang membutuhkan. Eh, tahun 2021 bisnisnya mau di-stop. Kasihanilah mereka-mereka ini Pak Menteri Pendidikan. Bisnis mereka bisa terganggu.

Ketika berbicara saya masuk kubu yang pro atau yang kontra terkait penghapusan Ujian Nasional. Sejak dahulu saya selalu ingin agar UN dihapuskan. Tapi ketika saya pikir-pikir lagi. Ternyata kalau UN dihapus, kegiatan-kegiatan di atas pada akhirnya bisa terhapus juga dalam sejarah bangsa ini. Padahal sebenarnya, kegiatan-kegiatan menjelang UNl itu seru abis. Kapan lagi seorang manusia yang biasanya jarang salat, tiba-tiba rajin salat? Kapan lagi seorang manusia yang sering membantah nasihat orang tua secara mendadak berubah jadi orang yang sangat berbakti kepada orang tua? Dan yang terpenting, ketika jumlah pengangguran semakin banyak di Indonesia, Ujian Nasional bisa menjadi pembuka lapangan pekerjaan yang menjanjikan. Contohnya buka bisnis jualan kunci jawaban UN, gitu.

BACA JUGA Sistem Ujian di Sekolah yang Ada di Australia dan Jerman atau tulisan M. Farid Hermawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Desember 2019 oleh

Tags: menteri pendidikanujian nasional
M. Farid Hermawan

M. Farid Hermawan

Saat ini aktif menangani proses rekrutmen harian serta seleksi kandidat.

ArtikelTerkait

guru honorer

Guru Honorer Adalah Calon Penghuni Surga, Lainnya Hanya Sampai Gerbang

14 Oktober 2019
siswa kelas xii sma perubahan sifat kelakuan ujian nasional sibuk nyari kampus kuliah mojok.co

Perubahan Sikap yang Umum Terjadi pada Anak Kelas XII SMA

18 Juni 2020
Memangnya kalau Ujian Nasional Dikembalikan, Kualitas Pendidikan Bakal Meningkat Secara Ajaib? Saya sih Nggak Yakin

Memangnya kalau Ujian Nasional Dikembalikan, Kualitas Pendidikan Bakal Meningkat Secara Ajaib? Saya sih Nggak Yakin

13 Oktober 2024
Perbedaan Gaya Menyontek dari Generasi Ibu, Kakak, dan Saya Sendiri terminal mojok.co

Beda Gaya Menyontek Generasi Ibu, Kakak, dan Saya

1 Oktober 2020
Sistem Ujian di Sekolah yang Ada di Australia dan Jerman

Sistem Ujian di Sekolah yang Ada di Australia dan Jerman

13 Desember 2019
Ikut Bimbel buat Membantu Lulus Ujian Nasional Itu Efektif Banget, kok, Asalkan Cuma Itu Tujuannya guru bimbel

Ikut Bimbel buat Membantu Lulus Ujian Nasional Itu Efektif Banget, kok, Asalkan Cuma Itu Tujuannya

6 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain Mojok.co

3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain

21 Februari 2026
Jalur Klemuk Kota Batu, Jalur Alternatif ke Pujon Malang yang Bikin Waswas Wisatawan, Jalur Maut yang Tak Digubris Pemerintah!

Jalur Klemuk Kota Batu, Jalur Alternatif ke Pujon Malang yang Bikin Waswas Wisatawan, Jalur Maut yang Tak Digubris Pemerintah!

21 Februari 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

UNNES Semarang Rajin Menambah Mahasiswa, tapi Lupa Menyediakan Parkiran yang Cukup

24 Februari 2026
Jangan Salah! Lebih dari 95% Penduduk Indonesia Tidak Mendukung Kemerdekaan

Jangan Salah! Lebih dari 95% Penduduk Indonesia Tidak Mendukung Kemerdekaan

26 Februari 2026
Pengalaman Bertahun-tahun Naik Honda Revo, Motor Paling Nggak Ribet dan Tahan Banting yang Pernah Ada Mojok.co

Pengalaman Bertahun-tahun Naik Honda Revo, Motor Paling Nggak Ribet dan Tahan Banting yang Pernah Ada

21 Februari 2026
Yamaha NMAX, Motor yang Tidak Ditakdirkan untuk Dimodifikasi Mojok.co

Yamaha NMAX, Motor Gagah tapi Biaya Merawatnya Sama Sekali Tak Murah

25 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali
  • Anak Muda Jadi Ketua RT: Antara Kerja Kuli, Keikhlasan, dan Dewasa Sebelum Waktunya
  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur
  • Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman
  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga
  • Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.