Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Teknologi

5 Alasan Orang Ogah Punya m-Banking padahal Zaman Sudah Canggih

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
27 April 2024
A A
5 Alasan Orang Ogah Punya m-Banking padahal Zaman Sudah Canggih

5 Alasan Orang Ogah Punya m-Banking padahal Zaman Sudah Canggih

Share on FacebookShare on Twitter

M-Banking lebih ribet

Percaya nggak percaya, banyak pula orang yang males install m-Banking karena dianggap merepotkan. Ini terkait dengan banyaknya fitur yang ada di m-Banking. Padahal kalau dipikir-pikir, dari sekian banyak fitur yang ada, paling hanya beberapa fitur yang akan rutin kita gunakan. Jadi, sebetulnya kita nggak perlu mempelajari semua fitur yang ada di m-Banking. Cukup yang penting-penting saja.

Akan tetapi justru di situlah letak permasalahannya. Banyak orang yang enggan untuk belajar. Ribet lah, takut salah lah, dll. Itu sebabnya mereka lebih senang dengan cara-cara konvensional. Kalau mau transfer ya ke bank, mau bayar tagihan PDAM ya ke kantor PDAM. Begitupun saat bayar makanan di outlet, mereka lebih senang mengeluarkan uang dari dalam dompet. Apa itu QRIS? Nggak kenal.

Takut dibobol

Alasan selanjutnya kenapa orang enggan memasang aplikasi m-Banking adalah karena takut saldo mereka dibobol oleh hacker. Seperti yang kita tahu, ketika teknologi berkembang semakin canggih, kejahatan juga semakin canggih. Saat ini, adegan penjahat membobol bank secara langsung hanya ada di film-film. Realitas di dunia nyata, penjahat cukup bersembunyi di belakang layar komputer sambil meretas kode-kode tertentu.

Cara para penjahat cyber dalam melakukan tipu daya juga semakin berkembang. Jika beberapa waktu lalu muncul file undangan palsu, sekarang muncul notifikasi penerimaan paket yang jika diklik akan membuat si penjahat mengantongi data pribadi korban. Jika sudah demikian, tinggal tunggu hitungan detik saja, saldo di m-Banking bisa segera ludes. Ngeri.

Jaringan telekomunikasi yang masih kurang

Ada pula yang ogah pasang m-Banking karena jaringan telekomunikasi di tempatnya masih kurang. Alih-alih bikin hidup semakin mudah, keberadaan m-Banking di tempat yang sulit sinyal malah bisa bikin jengkel. Transaksi-transaksi yang dilakukan lewat m-Banking pasti akan sulit untuk dilakukan.

Memang pemerataan jaringan telekomunikasi masih jadi PR yang besar di negeri ini. Saya jadi ingat pas zaman Corona dulu, saat pembelajaran harus lewat daring. Di beberapa wilayah, banyak siswa maupun guru yang kesulitan melaksanakan pembelajaran, bahkan sampai ada yang terpaksa harus naik ke atas pohon demi dapat sinyal yang sedikit lebih baik. Menyedihkan.

Sistem gaji masih konvensional

Terakhir, orang malas install meski zaman sudah canggih karena sistem gaji di tempat mereka yang masih konvensional, dari tangan ke tangan secara langsung, alias nggak melalui transfer bank. Umumnya, hal ini terjadi pada karyawan yang gajinya masih di bawah UMR atau mereka yang bekerja di sektor pekerjaan kasar, seperti kuli, ART, buruh panggul, dll.

Seperti yang kita tahu, install m-Banking seringkali jadi syarat saat seseorang membuka rekening di bank. Nah, karena gajiannya nggak lewat transfer bank, ngapain install m-Banking? Gajian juga sering kali hanya numpang lewat, kok. Jadi, memiliki m-Banking hanyalah suatu kesia-siaan semata.

Baca Juga:

BTN Membuat Saya Merasa seperti Nasabah Prioritas padahal Cuma Mahasiswa dengan Saldo Pas-pasan

QRIS Cross-Border Pembayaran Lintas negara yang Memangkas Banyak Keribetan tapi Menyimpan Bahaya Jika Kamu Nggak Hati-hati

Itulah 5 alasan kenapa orang enggan punya m-Banking meski zaman sudah memasuki era revolusi industri 4.0 fafifu wasweswos. Kamu gimana? Ada aplikasi m-Banking nggak di hp kamu? Atau, kamu justru salah satu orang yang ogah punya?

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 3 Mobile Banking Terbaik Bikin Nasabah Senang.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 27 April 2024 oleh

Tags: bankHPM-Bankingmobile banking
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

5 Hal yang Bisa Dilakukan Saat M-Banking Error Massal Terminal Mojok.co

5 Hal yang Bisa Dilakukan Saat M-Banking Error Massal

16 Maret 2022
Betapa Nggak Asyiknya Konter HP Zaman Sekarang terminal mojok.co

Betapa Nggak Asyiknya Konter HP Zaman Sekarang

29 Oktober 2020
kliring bank antre panjang teller leasing mojok

Biar Nggak Gagal Paham, Saya Kasih Tahu Bedanya Bank, Leasing, dan Koperasi

6 September 2020
Ribet Pakai iPhone, Setelah 5 Bulan Saya Memilih Pakai Android Lagi

Ribet Pakai iPhone, Setelah 5 Bulan Saya Memilih Pakai Android Lagi

6 Mei 2024
8 Rekomendasi Tabungan dengan Biaya Admin Rendah, bahkan Gratis!

8 Rekomendasi Tabungan dengan Biaya Admin Rendah, bahkan Gratis!

7 November 2024
Rasanya 4 Tahun Pakai Fitur Silent Mode Ponsel

Silent Mode, Fitur di Ponsel yang Bantu Tenangkan Jiwa

28 September 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Hal yang Menjebak Pengendara di Jalan Parangtritis Jogja, Perhatikan demi Keselamatan dan Kenyamanan Bersama

5 Hal yang Menjebak Pengendara di Jalan Parangtritis Jogja, Perhatikan demi Keselamatan dan Kenyamanan Bersama

17 Januari 2026
Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

16 Januari 2026
Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo

Jawaban untuk Pertanyaan Kenapa Kutoarjo Punya Alun-alun Sendiri padahal Masuk Purworejo

19 Januari 2026
Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Sidoarjo Bukan Sekadar “Kota Lumpur”, Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

14 Januari 2026
Jujur, Saya sebagai Mahasiswa Kaget Lihat Biaya Publikasi Jurnal Bisa Tembus 500 Ribu, Ditanggung Sendiri Lagi

Dosen Seenaknya Nyuruh Mahasiswa untuk Publikasi Jurnal, padahal Uang Mahasiswa Cuma Dikit dan Nggak Dikasih Subsidi Sama Sekali

17 Januari 2026
Nestapa MUA Spesialis Wisuda: Berangkat Subuh demi Menutup Mata Panda, Pulang Kena Tawar Harga yang Nggak Ngotak

Nestapa MUA Spesialis Wisuda: Berangkat Subuh demi Menutup Mata Panda, Pulang Kena Tawar Harga yang Nggak Ngotak

16 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.