Alasan Kucing Suka Keranjingan Ikut Babunya ke Kamar Mandi – Terminal Mojok

Alasan Kucing Suka Keranjingan Ikut Babunya ke Kamar Mandi

Artikel

Reni Soengkunie

Pernah melihat video seekor kucing yang begitu setia mengikuti pemiliknya ke kamar mandi? Atau video manusia nggak punya akhlak yang menculik kucingnya agar mau menemani ke toilet saat malam hari karena takut? Mungkin bagi mereka yang masih awam soal dunia perkucingan bakalan heran tentang korelasi antara kamar mandi dan seekor kucing. Namun, bagi mereka yang memeliharanya tentu fenomena seperti ini bukan hal tabu lagi bagi kehidupan mereka.

Tak sedikit para babu kucing yang suka ditemani majikan berbulunya di kamar mandi. Entah itu untuk mandi, buang air kecil, atau buang air besar. Kadang ada yang karena kesadaran si kucing sendiri yang pengin menemani, tapi tak jarang juga banyak manusia yang memaksa mereka untuk menemaninya. Meski terpaksa, akhirnya ia mau juga menunggu manusianya menyelesaikan misinya.

Sesungguhnya kenapa mereka sangat senang ke kamar mandi ini memiliki alasan tersendiri yang masih berupa misteri. Setelah membaca beberapa buku perkucingan, mengobrol dengan para pecinta kucing, dan wawancara dengan beberapa kucing saya, akhirnya saya merumuskan beberapa alasan kenapa mereka sangat senang mengikuti manusia ke kamar mandi. Berikut alasanya.

#1 Penasaran

Kalau ada yang menyangka, mereka sangat suka menemani manusianya ke kamar mandi karena dia care atau peduli. Oho, berarti Anda begitu polos dan mudah tertipu dengan wajah imutnya. Memangnya ada gitu kucing yang khawatir kalau majikannya itu kenapa-napa di dalam sana? Kalaupun ada, mungkin limited edition dan hanya muncul di video kucing Instagram. Kalau di dunia nyata mah, bodo amat!

Mereka itu sebenarnya cuma penasaran saja karena sejatinya mereka merupakan makhluk yang kepo. Mereka suka pengin tahu apa yang tengah kita kerjakan. Tahu sendiri, kan, manusia adalah babu dan kucing adalah majikan? Sehingga si majikan wajib tahu apa saja yang babunya kerjakan. Tak heran kalau mereka lantas ikut masuk kamar mandi. Mereka ingin memeriksa apa saja yang kita kerjakan di dalam sana.

“Apa yang sedang dikerjakan babuku di dalam sini, ya? Jangan-jangan dia sedang konsolidasi untuk memotong anggaran Whiskas-ku, nih! Bahaya, wajib aku pantau ini si babu,” batin si kucing sambil gedor-gedor pintu kamar mandi.

#2 Suka tempat dingin

Meski ia terkenal suka tidur di tempat yang hangat, tapi ada saat-saat di mana mereka suka tempat yang dingin. Makanya tak jarang kalau kita suka melihat mereka goleran di lantai. Kamar mandi sendiri merupakan tempat favorit bagi sebagian kucing yang sering dijadikan sebagai kulkas pribadinya.

Mungkin mereka mengira kalau manusia ke kamar mandi itu juga pengin “ngadem” kayak mereka, sehingga mereka suka ikut-ikutan masuk ke sana.

“Enak aja, si hooman nyantai sambil ngadem terus di kulkas (baca: kamar mandi). Aku juga ikutan, lahhh,” curhat si kucing sambil goleran di lantai kamar mandi.

#3 Mau balas budi

Meski banyak kucing bar-bar dan nggak tahu diri, tapi di dunia ini masih banyak kucing-kucing berhati mulia yang mau balas budi. Mereka ini sangat sulit dikendalikan, sehingga menyuruh kucing untuk berbuat baik pada manusia tanpa kesadaran diri itu sangat mustahil. Katanya, mereka itu tak pernah bisa dijinakkan. Mereka hanya mau melakukan apa yang mereka sukai.

Namun, beberapa dari mereka yang tahu diri ini kadang ingin menyenangkan manusianya. Mereka akan menemani manusianya yang takut sendirian di kamar mandi ketika malam. Kalau katanya, sih, kucing adalah bodyguard manusia dari makhluk tak kasat mata. Tahu sendiri, kan, kalau kamar mandi itu katanya markasnya makhluk halus, jadi ada kemungkinan si kucing ini emang punya itikad baik buat melindungi manusianya dari gangguan makhluk halus. Believe or not, sih, tapi kalau saya sih yes aja.

“Sekali-sekali lah nyenengin babu. Biar dia makin rajin bersihin pasir kotoran dan makin rajin kerjanya biar bisa beliin Whiskas rasa ikan salmon,” celoteh si kucing sambil menutup hidung karena mencium bau-bau tak mengenakkan toilet.

BACA JUGA 5 Macam Kepribadian Kucing Kompleks Berdasarkan Observasi Lapangan dan tulisan Reni Soengkunie lainnya.

Baca Juga:  Pengalaman Street Feeding dan Catatan Hati untuk Pemilik Kucing Ras
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.
---
11


Komentar

Comments are closed.