Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

3 Alasan Abang Lim Upin Ipin Nggak Pernah Mengunjungi Kampung Durian Runtuh Lagi

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
9 November 2024
A A
3 Alasan Abang Lim Upin Ipin Nggak Pernah Mengunjungi Kampung Durian Runtuh Lagi

3 Alasan Abang Lim Upin Ipin Nggak Pernah Mengunjungi Kampung Durian Runtuh Lagi (Upin Ipin Fandom)

Share on FacebookShare on Twitter

#2 Cinta Abang Lim ditolak kakak Upin dan Ipin alias Kak Ros

Alasan berikutnya kenapa Abang Lim nggak pernah berkunjung ke Kampung Durian Runtuh lagi karena cintanya ditolak Kak Ros. Dalam film Geng: Pengembaraan Bermula, diperlihatkan bahwa Abang Lim menyukai Kak Ros saat dia pura-pura bertanya apakah Upin dan Ipin adalah adik Kak Ros. Selain itu rasa suka Abang Lim kepada Kak Ros diperlihatkan saat Abang Lim, Badrol, Upin, dan Ipin menaiki gerobak Sapy yang menuju ke kebun durian. Saat semua warga kampung bernyanyi, “Kalau menanam ubi tak perlu dibajak”, Abang Lim pamer breakdance dan cari perhatian Kak Ros.

Sebelum Abang Lim pulang ke Kuala Lumpur, mungkin Abang Lim menyatakan cinta kepada Kak Ros. Namun sama Kak Ros ditolak secara halus. Sebab saat itu Kak Ros statusnya masih sekolah dan Opah nggak akan mengizinkan cucunya menikah muda. Mungkin gara-gara ditolak kakak si kembar Upin dan Ipin itulah Abang Lim jadi nggak pernah mengunjungi Kampung Durian Runtuh lagi.

#3 Trauma berkunjung ke Kampung Durian Runtuh

Terakhir, alasan paling logis Abang Lim nggak pernah berkunjung ke Kampung Durian Runtuh lagi karena dia trauma. Bayangkan, Abang Lim yang diajak Badrol niatnya cuma ingin healing menikmati suasana perkampungan dan menikmati durian. Eh, sampai di sana dia malah mendapat pengalaman menakutkan yang bikin sinting.

Seperti saat perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Kampung Durian Runtuh, bus yang ditumpangi Abang Lim dan Badrol mogok di tengah jalan. Mereka berdua terpaksa jalan kaki sambil kepanasan. Namun untungnya mereka berdua dapat tumpangan dari Pak Mail dan Abang Singh. Saat menumpang, eh, mereka malah nyaris celaka karena Abang Singh nggak hati-hati mengendarai mobil.

Selain itu saat pertama kali tiba di Kampung Durian runtuh, Abang Lim mengalami peristiwa yang nggak menyenangkan. Saat ke rumah Tok Dalang diantar Upin dan Ipin, Abang Lim kena lemparan sendal milik Kak Ros. Tak sampai di situ, saat dia menginap di rumah Atok, dia takut ketika mau buang hajat karena toiletnya berada di luar rumah.

Keesokan harinya pun, saat Abang Lim hendak memetik durian di kebun, dia kena palak Raju. Sesudah sampai di kebun durian, bukannya menikmati durian, Abang Lim malah tersesat di hutan, disekap, dan melihat binatang-binatang aneh dari dunia lain.

Jadi, kesimpulannya, dari pengalaman pertama berkunjung ke Kampung Durian Runtuh, banyak hal yang membuat Abang Lim trauma. Saya yakin, sepulang dari kampung Upin dan Ipin ini dia langsung konsultasi ke psikolog dan ogah balik lagi!

Penulis: Acep Saepulloh
Editor: Intan Ekapratiwi

Baca Juga:

Semakin Dewasa, Saya Sadar Bahwa Makan Sambil Nonton Upin Ipin Itu adalah Terapi Paling Manjur karena Bikin Kita Lupa Diri Terhadap Berbagai Masalah Hidup

Cerita Upin dan Ipin “Sahabat Baik Abah” Paling Menyayat Hati Dibanding Semua Episode Sedih yang Pernah Tayang

BACA JUGA Bukan Mail, Ternyata Karakter Paling Dewasa dalam Serial Upin Ipin Adalah Susanti.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 10 November 2024 oleh

Tags: abang lim upin ipinUpin dan Ipinupin-ipin
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Aa-aa milenial Bandung yang ngojol membelah kemacetan di pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

Terima Kasih Abang Saleh “Upin Ipin”, Orang Dewasa Jadi Lebih Mudah Mengenalkan Konsep Gender ke Anak-anak Mojok.co

Terima Kasih Abang Saleh “Upin Ipin”, Orang Dewasa Jadi Lebih Mudah Mengenalkan Konsep Gender ke Anak-anak

28 April 2025
4 Keistimewaan Rembo, Ayam Peliharan Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin yang Hobi Mencuri Sandal Orang

4 Keistimewaan Rembo, Ayam Peliharaan Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin yang Hobi Mencuri Sandal Orang

5 Maret 2024
Uncle Muthu “Upin Ipin” Nggak Pandai Jualan, Malah Lebih Jago Mail yang Masih TK Mojok.co

Uncle Muthu “Upin Ipin” Nggak Pandai Jualan, Malah Lebih Jago Mail yang Masih TK

10 Juli 2024
Bukan Mail, Ternyata Karakter Paling Dewasa dalam Serial Upin Ipin Adalah Susanti susanti upin ipin wn malaysia

Langkah-langkah yang Harus Susanti Upin Ipin Lakukan agar Bisa Jadi Warga Negara Malaysia Seutuhnya

20 Februari 2025
Kembalikan Fizi Upin Ipin yang Dulu demi Konten yang Lebih Mendidik Terminal Mojok

Kembalikan Fizi “Upin Ipin” yang Dulu demi Konten yang Lebih Mendidik

6 Oktober 2022
Menghitung Pendapatan Ayah Ehsan “Upin Ipin” yang Membuatnya Layak Disebut Sultan Kampung Durian Runtuh Mojok.co

Menghitung Kekayaan Ayah Ehsan “Upin Ipin” yang Membuatnya Jadi Crazy Rich Kampung Durian Runtuh

13 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kopi Klotok Tidak Lagi Menarik, Warga Jogja Pilih Menghindar (Wikimedia Commons)

Kopi Klotok: Kuliner Wajib bagi Wisatawan, tapi Semakin Banyak Warga Lokal Jogja yang Memilih Menjauh dan Mencari Tempat Lain

6 Juni 2026
Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras Mojok.co

Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras

3 Juni 2026
Turunan Silayur Ngaliyan Semarang Momok Pengendara yang Perlu Segera Dibereskan Mojok.co

Turunan Silayur Ngaliyan Semarang Momok Pengendara yang Perlu Segera Dibereskan

5 Juni 2026
5 Kuliner Malang yang Jarang Disantap Warga Lokal, bahkan Dihindari Mojok.co

Malang Dingin Itu Seharusnya Wajar, tapi Kini Justru Jadi Anomali

3 Juni 2026
Profesi Quality Control: Salah Sedikit Dimaki, Benar Terus Dianggap Nggak Kerja

Profesi Quality Control: Salah Sedikit Dimaki, Benar Terus Dianggap Nggak Kerja

3 Juni 2026
Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan Mojok.co

Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan

4 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.