Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Akui Saja, Kalian Tak Tega Melihat Argentina Kalah

Bintang Ramadhana Andyanto oleh Bintang Ramadhana Andyanto
23 November 2022
A A
argentina messi copa america ronaldo gelar nasional mojok

argentina messi copa america ronaldo gelar nasional mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Kecuali Anda bertaruh besar pada Argentina, kalian pasti ikut bersuka cita melihat Arab Saudi menggulung Argentina. Anda melupakan raut wajah Messi, dan mengulang selebrasi pemain Arab Saudi.

Tapi, mengaku saja jika kalian sedih karena Argentina kalah. Atau lebih tepatnya, melihat Messi kalah.

Semua orang sibuk mempertanyakan satu hal: ada apa, Argentina? Ke manakah lenyapnya performa brilianmu yang selalu kau tunjukkan dalam sekitar dua tahun terakhir? Ke manakah perginya tim yang mampu menaklukkan kekuatan-kekuatan hebat seperti Brazil dan Italia tanpa ampun? Ke manakah hilangnya semua kegemilangan itu? Apakah ia tertinggal dan lupa dibawa ke Qatar?

Argentina yang tampil menghadapi Arab Saudi memang bukanlah Argentina yang saya kenal. Di bawah asuhan Lionel Scaloni, Argentina biasanya selalu menyuguhkan permainan yang cantik, ciamik, dan sigap menyerang lawannya dari segala sisi. Namun, dalam laga tersebut, mereka seperti menjadi tim yang sama sekali berbeda; permainan cenderung monoton, aliran bola selalu dialirkan ke sayap, sebelum kemudian dikonversi menjadi sebuah umpan crossing yang tidak begitu membahayakan lawan. Sistem permainan kaki ke kaki yang dahulu kerap mereka tampilkan dengan begitu cantiknya seketika lenyap tak bersisa. Maka dari itu, wajar jika hasil yang mereka dapatkan sangat jauh dari kata memuaskan. Lah, wong penampilan mereka sendiri juga sama tidak mengesankannya!

Lantas, di manakah letak kesalahannya? Bagi saya, kehilangan Giovani Lo Celso jelas sangat mempengaruhi Argentina. Tanpa gelandang berkaki kidal tersebut, lini tengah La Albiceleste jadi tidak seimbang. Papu Gomez yang ditunjuk untuk menggantikan perannya belum mampu memberikan kontribusi signifikan. Hal ini tentu menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi Scaloni. Jika ia tidak secepatnya menuntaskannya, maka peluang bagi Argentina untuk terus melaju ke babak berikutnya pun jadi makin menipis.

Kemudian, kita juga mesti menyoroti faktor kesialan yang menimpa mereka dengan begitu nahasnya. Sebagai contoh, di babak pertama, sebetulnya Argentina berhasil mencetak beberapa gol tambahan. Tapi, seperti yang kita tahu, gol tersebut dianulir karena offside.

Cukuplah membahas segala tetek-bengek perihal yang terjadi di lapangan. Toh, hasil akhirnya tetap tidak akan berubah; Arab Saudi adalah sang pemenang dan Argentina adalah sang pecundang. Jika mengingat kepahitan itu, benak saya seketika menyoroti satu orang: Lionel Messi.

Piala Dunia 2022 seharusnya menjadi ajang bagi La Pulga untuk bersinar terang. Terlebih, tampaknya pagelaran ini akan menjadi yang terakhir kalinya bagi Messi untuk berpartisipasi di World Cup. Maka dari itu, tak sedikit orang yang menginginkan Timnas Argentina untuk keluar sebagai kampiun.

Baca Juga:

Final Piala Dunia yang bikin fans Ronaldo hilang arah: Cemas dukung Messi atau membiarkan fans Barcelona makin besar kepala?

Cacat logika menuduh fans timnas Argentina sama dengan mendukung zionis

Memang, ada orang yang percaya akan hal itu disebabkan faktor kekuatan Albiceleste yang di atas kertas cukup mumpuni dibandingkan kontestan lainnya. Namun, ada pula yang menginginkannya karena murni ingin melihat Leo Messi tersenyum lebar akibat bisa mengangkat trofi emas bernama Piala Dunia; bisa meraih cita-cita besarnya yang begitu ia dambakan. Akui saja, walaupun kalian bukan fans beratnya Messi, tetapi pasti kalian ingin melihat sang G.O.A.T memenangi World Cup dan mengukuhkan statusnya sebagai pesepak bola terhebat sepanjang masa.

Bahkan, walaupun kalian adalah fans beratnya Cristiano Ronaldo, kalian juga pasti tetap akan merasa sedih melihat Argentina kalah. Mengapa? Sebab, kalian pasti ingin melihat Messi dan CR7 “bertarung” untuk terakhir kalinya di partai final Piala Dunia. Bayangkan betapa epiknya jika itu benar-benar menjadi kenyataan. Namun, kalau Argentina malah tersingkir duluan, maka impian itu selamanya hanya akan menjelma angan-angan. Jadi, mengaku saja bahwa kalian tak ingin melihat Messi dan Argentina kalah terlalu cepat. Kalaupun akhirnya kalah, ya, itu harus di tangan CR7 dan Portugal, bukan Arab Saudi.

Sekarang, setelah melihat apa yang terjadi pada laga pertama, tampaknya kita harus bersikap lebih realistis; Argentina tidak setangguh apa yang dipikirkan oleh banyak orang. Dan sebaiknya, kita jangan berekspektasi tinggi. Ketimbang kecewa loh.

Pada intinya, jalan Argentina masih sangat panjang. Dengan kata lain, masih panjang pula jalan bagi Leo Messi untuk bisa memasukkan trofi Piala Dunia ke dalam daftar pencapaiannya. Kekalahan dari Arab Saudi juga menjadi pengingat bahwa perjalanan itu tidak akan mudah; bahkan mungkin akhirnya mereka justru kandas di tengah jalan. Sebagai fans sepak bola layar kaca, tidak ada yang lebih menyedihkan daripada melihat idola kesayangan kita menangis karena “kandas di tengah jalan”. Jadi, akui saja, kita semua pasti tak tega melihat Argentina (baca: Messi) menderita kekalahan, bukan?

Penulis: Bintang Ramadhana Andyanto
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Lionel Messi dan Argentina: Hubungan yang Dipaksakan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 23 November 2022 oleh

Tags: Arab Saudiargentinamessi
Bintang Ramadhana Andyanto

Bintang Ramadhana Andyanto

Anak negeri. Tukang ngopi. Pakar senjalogi.

ArtikelTerkait

cuaca panas arab saudi waktu terbaik umrah jeddah mekkah mojok.co

Paket Data yang Mahal dan Hal-hal Lainnya yang Saya Rasakan Selama Hidup di Jeddah

28 Juni 2020
Kembalinya 'Captain Majid' dan Festival Anime Terbesar di Arab Saudi

Arab Aja Bikin Saudi Anime Expo, Kok Kita Masih Ribet Bilang Anime Itu Bikinan Kafir?

23 November 2019
lionel messi putuskan bertahan di barcelona tak jadi pindah mojok.co

Kepergian Lionel Messi dan Pentingnya Regenerasi Klub

17 Agustus 2021
Apakah Konflik Iran-Amerika Bakal Ganggu Ibadah Haji Indonesia?

Apakah Konflik Iran-Amerika Bakal Ganggu Ibadah Haji Indonesia?

4 Maret 2026
ansu fati barcelona bangkrut fcb femeni la masia arthur melo barcelona pjanic juventus MOJOK

Ansu Fati Layak kok Jadi Penerus Nomor Punggung Messi, Ngapain Ribut sih?

6 September 2021
nasser al khelaifi psg tenis mojok

Menilik Jabatan Nasser Al-Khelaifi, Penguasa Transfer Musim Panas Tahun Ini

22 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 hal lazim di Jogja yang masih asing di Tulungagung, tapi perlu dicontoh demi ruang publik yang lebih hidup  Mojok.co

4 hal lazim di Jogja yang masih asing di Tulungagung, tapi perlu dicontoh demi jadi daerah lebih hidup 

17 Juli 2026
Situbondo, Tempat Tinggal Terbaik dan Kota Sederhana yang Saking Sederhananya, Nggak Ada Apa-apa di Sini

Potensi Besar, Hasil Dipertanyakan: 3 Alasan Warga Situbondo Wajib Kecewa dengan Daerahnya yang Gitu-gitu Aja

13 Juli 2026
Desa Jangkar, Desa Paling Nyaman di Bangkalan Madura. Menetap Sehari, Langsung Ingin Datang Lagi

Desa Jangkar Bangkalan: desa paling anomali di Madura saat musim kemarau, tapi bikin desa lain cemburu

12 Juli 2026
Pengalaman mencicipi nasi goreng kuah Bang Tommy: kuliner Kediri yang aneh, tapi enak Mojok.co

Pengalaman mencicipi nasi goreng kuah Bang Tommy: kuliner Kediri yang aneh, tapi enak

17 Juli 2026
Kenapa orang Bali jarang liburan ke pantai? (Unsplash)

Kenapa orang Bali jarang liburan ke pantai, padahal tinggal deket pantai?

18 Juli 2026
Soto di Jogja adalah solusi terbaik di tanggal tua (Mojok.co/Aly Reza)

Soto di Jogja adalah solusi terbaik di tanggal tua

17 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.