Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Adu Kuat Luhut dan Said Didu, Siapa yang Bakal Menang?

Muhammad Kamarullah oleh Muhammad Kamarullah
14 April 2020
A A
luhut dan said didu

Adu Kuat Luhut dan Said Didu, Siapa yang Bakal Menang, ya?

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa hari lalu kita menyaksikan Said Didu di YouTubenya mengatakan kalau isi kepala Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan hanyalah duit, duit, dan duit. Pernyataan ini tentu membuat Luhut tidak terima dan meminta permohonan maaf dari Said Didu terkait ucapan tersebut.

Said Didu sendiri menolak untuk meminta maaf dengan berpendapat kalau apa yang dia katakan adalah bentuk kritik terhadap kebijakan pemerintah. Karena Said Didu menolak meminta maaf, Luhut pun memutuskan untuk membawa perkara ini ke jalur hukum.

Langkah yang dilakukan Luhut tentu bukan karena dia baper dan tidak suka dikritik lho. Kita semua kan tahu kalau sosok Luhut itu orang yang selalu legowo dan merasa biasa saja kalau dikritik. Misal, Luhut sering dibilang menteri segara menteri, sampai dijuluki The Real President oleh Fadli Zon dan dia tidak tidak marah atas itu semua karena dianggap sebagai doa.

Yang dilakukan Said Didu menjadi masalah besar karena mereka tidak sekubu ucapak Said Didu itu terkesan tendensius dan bagian dari pelecehan reputasi. Ketidakterimaan LBP kiranya membuat tegang siapa saja yang mengenal LBP yang sesungguhnya. Semua tahu bahwa LBP adalah sosok yang memiliki rekam jejak yang bisa dibilang sadis dan ngeri-ngeri gimana gitu.

Tapi saya yakin Said Didu tidak akan kalah semudah itu, beliau juga punya rekam jejak yang nggak kalah ngeri. Ia adalah sosok yang pemberani dan memiliki latar belakang keorganisasian dan akademisi yang cukup kuat.

Lantas apa yang akan terjadi, siapa yang akan menjadi pemenang dalam persaingan sengit di meja hijau nanti?

Luhut’s Power

Luhut Binsar Panjaitan, seorang dengan latar belakang militer yang cukup besar. Namun meniti karir sebagai seorang politikus pemerintahan, kekuatan politik LBP sangat diperhitungkan. Maka tak salah, orang sering mengatakan beliau sebagai mentri segala mentri. Belum lagi LBP memiliki kedekatan dengan partai yang menjadi penguasa rezim mayoritas di parlemen yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Luhut juga seorang pebisnis andal yang perusahaannya sudah moncer di mana-mana.

Karir Militer plus politik plus ekonomi menjadikan LBP sebagai orang yang super kuat di negeri ini. Jika kedua kekuatan ini dikerahkan olehnya, tentunya sangat besar potensi kerusakan yang akan menimpa Didu..

Baca Juga:

Pak Luhut, Beternak dan Berkebun itu Tidak Semudah Omongan Bapak

Aturan Buat PNS yang Pengin Bikin Usaha Sampingan

Misalnya, pasca kritikan Didu, para alumni Akmil 1970-an itu merasa geram, dan hal ini tentu saja membuat situasi cukup rumit untuk Said Didu. Pada saat yang sama partai Demokrat melalui Ferdinand pun menyoroti surat Didu.

Didu’s Power

Sementara Said Didu, memiliki rekam jejak yang sangat menakutkan bagi pemerintah. Bagaimana tidak, ia pernah diberhentikan dari perusahaan BUMN karena terlalu kritis kepada penguasa. Bahkan keputusan yang santai dan berani diambil oleh seorang Didu, memilih untuk mengundurkan diri sebagai pegawai negeri agar ia bisa secara leluasa mengkritik.

Sepanjang karir birokrat Didu, dia tidak pernah takut dengan siapa pun yang berkuasa. Ketika mengundurkan diri sebagai staf khusus mentri ESDM pada masa kabinet kerja Jokowi, ia pun memilih mengambil posisi oposisi dan kritikus kebijakan. Maka tak heran, orang setingkat Luhut pun dikritiki tanpa memilih dan memilah kata.

Mengenai kasus ini, sangat tidak mengherankan Didu secara gamblang melancarkan serangan kritik terhadap LBP. Kritikannya tidak hanya soal  kebijakan politik pemerintah, tetapi Didu merupakan seorang yang tersohor dalam bidang energy. Berkelindan dengan aktivitas LBP yang sebenarnya. Selain menjabat sebagai Mentri Maritim dan Investasi, LBP juga sering mengurusi dan terlibat aktif dalam aktivitas pertambangan energy dan batu bara.

Kekuatan jejaring keorganisasian Didu pun perlu diperhitungkan. Ia adalah alumni sebuah organisasi besar yang memiliki jejaring kuat di PII dan ICMI. Selain itu, mantan ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin juga menyatakan diri akan berpihak kepada Didu.

Siapa yang akan menang?

Setiap pertarungan dalam dunia demokrasi meniscayakan menang-kalah. Ini sebuah ujian bagi Mahkamah kita yang terhormat. Sebagai sebuah lembaga yang disumpah di bawah kitab suci dan dipercayai untuk mampu menegakkan keadilan.

Lantas dalam pertarungan Luhut dan Said Didu saat ini, siapakah yang akan menjadi pemenang? Kita lihat saja proses hukum yang masih belum terjadi ini.

Memang secara politis, Luhut bisa menjadi pemenang dengan mendorong basis kekuatan politiknya. Di mana LBP memiliki pamor yang lebih tinggi dan keistimewaan dalam rezim saat ini.

Sementara, Didu yang sudah masuk dalam kelompok oposisi rezim, jelas akan mendapatkan kesulitan jika menggunakan cara-cara politis. Apalagi Didu secara dukungan politik pada pilpres 2019 memilih kubu Prabowo. Namun menjadi poin kekuatannya adalah basis dukungan, akademisi hukum di belakang Didu akan menjadi satu kekuatan yang patut diperhitungkan dalam kemenangan Didu.

BACA JUGA Arteria Dahlan, dkk VS Mahfud MD atau tulisan Muhammad Kamarullah lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 14 April 2020 oleh

Tags: luhut binsar panjaitanluhut vs said didupenecemaran nama baik
Muhammad Kamarullah

Muhammad Kamarullah

Anak desa dari Banemo, Halmahera.

ArtikelTerkait

Pak Luhut, Beternak dan Berkebun itu Tidak Semudah Omongan Bapak

Pak Luhut, Beternak dan Berkebun itu Tidak Semudah Omongan Bapak

2 September 2022
Aturan Buat PNS yang Pengin Bikin Usaha Sampingan terminal mojok

Aturan Buat PNS yang Pengin Bikin Usaha Sampingan

8 November 2021
Siapakah Pria Paling Serbabisa di Antara Ariel, Gundul, dan Luhut terminal mojok

Siapakah Pria Paling Serbabisa di Antara Ariel, Gundul, dan Luhut?

11 Oktober 2021
5 Kemungkinan yang Bikin Pak Jokowi Nggak Turun Langsung Pimpin Penanganan Covid-19 terminal mojok.co

5 Kemungkinan yang Bikin Pak Jokowi Nggak Turun Langsung Pimpin Penanganan Covid-19

17 Juli 2021
luhut

Menyerahkan Semua Urusan Pada Luhut Binsar Panjaitan

23 April 2020
Tak Perlu Bela atau Benci Faye Simanjuntak: Ia Memang Sukses karena Privilese terminal mojok.co

Tak Perlu Bela atau Benci Faye Simanjuntak: Ia Memang Sukses karena Privilese

31 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026
Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

1 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer
  • Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga
  • Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.