Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Kecantikan

Acnes UV Tint, Sunscreen Terjangkau Sobat Oily-Acne Prone Skin

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
26 Juni 2021
A A
Acnes UV Tint, Sunscreen Terjangkau Sobat Oily-Acne Prone Skin terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Kalau minum susu adalah pelengkap gizi, maka sunscreen adalah pelengkap skincare. Setelah menggunakan berbagai macam skincare ke muka, wajib hukumnya untuk kita memakai sunscreen. Sunscreen ini melindungi kita dari efek buruk sinar matahari. Selama belajar di bangku SD, kita pasti lebih banyak diajari kebaikan sinar matahari seperti menyinari bumi, mengeringkan pakaian, sampai memasok vitamin D buat tubuh. Tapi, matahari juga bisa jahat, terutama ke wajah yang nggak pakai sunscreen.

Kebutuhan manusia akan sunscreen bisa dibilang meningkat setelah semakin aware-nya manusia. Ada banyak banget orang yang saya kenal—termasuk diri saya sendiri—yang dulunya nggak pernah pakai sunscreen, tapi mulai membiasakan diri memakainya secara rutin sebelum keluar rumah. Tiap orang punya preferensi sendiri-sendiri dalam memilih sunscreen. Ditambah lagi nggak semua sunscreen itu cocok untuk tipe kulit tertentu.

Awalnya saya pakai sunscreen sejuta umat yang wadahnya berbentuk tube berwarna putih dan oranye. Hampir 2 tahun saya pakai sunscreen tersebut karena selain harganya murah, isinya juga banyak. Tapi lama kelamaan saya mulai menyadari bahwa kulit wajah saya jadi kilang minyak setelah pakai sunscreen seharga Rp 25 ribuan tersebut. Sudah gitu setiap pakai, saya merasa teksturnya yang kental itu terasa berat di muka. Padahal tipe kulit saya ini oily skin yang didiamkan saja sudah berminyak, apalagi kalau memakai skincare yang men-trigger produksi minyak lebih banyak. Akhirnya saya berikan sunscreen tersebut ke ibu saya. Aneh, kan, anak kok nglungsurke skincare ke orang tua, tapi ya begitulah adanya.

Pencarian sunscreen untuk menggantikan si mantan sunscreen saya berjalan cukup lama. Saya sempat gonta-ganti sunscreen dan belum menemukan yang cocok buat kulit sekaligus dompet saya. Pernah pakai sunscreen bagus yang sekaligus bisa dijadiin alas bedak, tapi kok harganya bikin nangis.

Saya akhirnya bertemu merek Acnes lewat seorang beauty vlogger yang memaparkan perbedaan physical dan chemical sunscreen. Saya memutuskan buat mencari sunscreen tersebut soalnya Acnes termasuk physical sunscreen yang saya rasa lebih gentle buat muka saya yang pada waktu itu lagi break out. Perbedaan physical dan chemical sunscreen terletak pada bahan yang digunakan dan cara sunscreen-nya bekerja. Untuk physical sunscreen biasanya dapat diidentifikasikan dari komposisi yang memakai zinc oxide atau titanium dioxide. Physical sunscreen bekerja dengan cara memosisikan diri di atas lapisan kulit dan memantulkan sinar UV.

Acnes UV Tint juga bisa dijadikan base makeup, katanya. Ketika diaplikasikan ke kulit, sunscreen ini memang ada warna beige yang mirip dengan alas bedak, tapi jangan terlalu berharap bahwa sunscreen ini bakal memberikan coverage semantap foundation. Selain itu, tekstur sunscreen ini encer banget. Wadah Acnes UV Tint ini berbentuk agak pipih dengan tutup berwarna hijau. Sebelum memakainya, kita kudu mengocoknya terlebih dulu, baru kemudian sunscreen-nya kita keluarkan lewat ujung wadah yang salurannya kecil banget. Rasanya kayak pakai tipe x.

Untuk urusan harga, saya rasa sunscreen yang mengandung SPF 35 ini ada di kisaran menengah untuk kantong mahasiswa. Harganya lumayan mahal tapi nggak semahal itu, kok, kira-kira Rp 50 ribu untuk satu buah sunscreen ukuran 30 gram, bonus bubble wrap. Untuk seseorang yang meyakini bahwa skincare adalah investasi jangka panjang karena dipakai harian dan dalam jangka waktu yang lama, Acnes UV Tint ini nggak akan bikin kantong bolong. Kalau dibandingkan dengan trah keluarga physical sunscreen lainnya, harga Acnes UV Tint adalah yang paling nggak bikin overthinking.

Selama memakai sunscreen ini, saya nggak ada komplain apa pun. Beberapa orang merasa malas pakai sunscreen soalnya terasa berat di muka, tapi saya nggak mengalami hal itu pas mulai dan sampai sekarang pakai Acnes UV Tint. Justru saya merasa kayak nggak pakai sunscreen karena sifatnya yang ringan. Untuk kulit yang bertipe oily-acne prone pun nggak perlu khawatir sunscreen ini nggak bakal bikin jerawat muncul. Di belakang wadahnya tertulis klaim bahwa sunscreen ini merawat kulit berjerawat dan review para pemilik kulit oily-acne prone di Soco dan Female Daily terhadap sunscreen ini juga bagus.

Baca Juga:

Trik Menghapus Maskara Waterproof supaya Nggak Berujung Sengsara

4 Rekomendasi Sunscreen Indomaret bagi Pemula yang Baru Mulai Merawat Kulit Wajah

Tapi bukan berarti Acnes UV Tint nggak ada kekurangan apa pun, ya. Teksturnya yang cair banget itu bikin saya sulit untuk menakar apakah sunscreen yang saya pakaikan ke muka sudah sebanyak dua ruas jari. Untuk pakai sunscreen ini pun ada perjuangannya juga karena menurut saya sunscreen ini nggak mudah ditemukan di pasaran. Beberapa toko kosmetik dan supermarket di Yogyakarta nggak menyediakan sunscreen berwadah hijau dan putih ini sehingga saya terpaksa beli secara online. Kalau sunscreen sudah dalam kondisi habis dan barang masih dalam pengiriman, bingung deh harus pakai apa.

Sumber Gambar: YouTube Juliana Dewi

BACA JUGA Kenapa Orang Butuh Pakai Sunscreen serta Cara Memilih Produk yang Tepat dan tulisan Noor Annisa Falachul Firdausi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 Oktober 2021 oleh

Tags: Kecantikan Terminalproduk kecantikansunscreen
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

7 Skincare Mahal dengan Hasil Nggak Bikin Kecewa, Ada yang Sampai 5 Jutaan Terminal Mojok

7 Skincare Mahal yang Hasilnya Nggak Bikin Kecewa, Ada yang Sampai 5 Jutaan!

10 Januari 2023
Produk Kecantikan kok Memutihkan? Indonesia kan Panas, Cuy! terminal mojok.co

Produk Kecantikan kok Memutihkan? Indonesia kan Panas, Sis!

10 Maret 2021
Trik Menghapus Maskara Waterproof supaya Nggak Berujung Sengsara

Trik Menghapus Maskara Waterproof supaya Nggak Berujung Sengsara

30 Oktober 2025
7 Rekomendasi Kosmetik Seserahan Anti Rasan-rasan Tamu Undangan terminal mojok

7 Rekomendasi Kosmetik Seserahan Anti Rasan-rasan Tamu Undangan

4 Juni 2021
Rekomendasi Sunscreen Terbaik dengan Harga Nggak Lebih dari Rp40 Ribu

Rekomendasi Sunscreen Terbaik dengan Harga Nggak Lebih dari Rp40 Ribu

26 September 2023
Azarine, Sunscreen Ringan yang Bikin Kita Nggak Kerasa Pakai Sunscreen terminal mojok.co

Azarine, Sunscreen Ringan yang Bikin Kita Nggak Kerasa Pakai Sunscreen

10 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja Mojok.co

Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja

7 Juni 2026
Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

4 Juni 2026
Derita Jadi WNI: Pelayanan Publik Tutup di Akhir Pekan, Saat Kebanyakan Warga Baru Punya Waktu Luang Mojok,co

Derita Jadi WNI: Pelayanan Publik Tutup di Akhir Pekan, Saat Kebanyakan Warga Baru Punya Waktu Luang

5 Juni 2026
Pengalaman Orang Semarang Kaget Menemukan Sisi Lain Solo (Unsplash)

Pengalaman Orang Semarang yang Kaget Menemukan Sisi Lain Kota Solo

6 Juni 2026
Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Suzuki Burgman 150 Terbaru yang Rilis di Kolombia Jadi Bukti Bahwa Suzuki Makin Persetan dengan Penjualan dan Tampilan. Desainnya Jelek Banget!

5 Juni 2026
Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian  Mojok.co

Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian 

6 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.