Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Tidak Ada yang Perlu Dikhawatirkan dari Keinginan Ahok Jadi Presiden Indonesia

M. Farid Hermawan oleh M. Farid Hermawan
29 Oktober 2020
A A
jadi presiden selama sehari lambang negara jokowi nasionalisme karya anak bangsa jabatan presiden tiga periode sepak bola indonesia piala menpora 2021 iwan bule indonesia jokowi megawati ahok jadi presiden mojok

indonesia jokowi megawati ahok jadi presiden mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Nggak ada yang salah dari sebuah cita-cita atau keinginan. Bahkan kodok yang punya cita-cita jadi astronot pun tidaklah berdosa punya cita-cita luar biasa itu. Apalagi jika seorang Ahok yang punya keinginan jadi presiden, sah-sah saja dong, Gaes.

Cita-cita mulia menjadi presiden, Ahok sampaikan ketika ia diajak berbincang-bincang dengan Butet Kertaradjasa. Dengan bersemangat Ahok memaparkan keinginannya jika ia menjadi presiden Indonesia. Pertama, dia akan memberi amnesti atau memutihkan dosa para pengemplang pajak dan pelaku korupsi supaya mereka tidak jadi “ATM”. Kedua, blio ingin memperbaiki gaji para pejabat negara. Dari sini, nggak ada yang perlu dikhawatirkan dari visi dan misi sederhana tersebut. Tidak ada konsep bakal merubah negara ini menjadi komunis atau agen PKI.

ADVERTISEMENT

Keinginan blio jika menjadi presiden tersebut akhirnya sampai juga di telinga Juru Bicara Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin. “Ahok jadi presiden bisa saja terjadi. Cuma pasti kalau Ahok jadi presiden akan terjadi kegaduhan yang luar biasa bahkan bisa terjadi pertumpahan darah yang luar biasa karena waktu jadi gubernur atau wakil gubernur saja sudah banyak makan korban nyawa.” Ujar Novel Bamukmin.

Tunggu dulu, Ahok kan mau jadi presiden, bukan mau kudeta, kok bakal sebegitu mengerikannya kalau blio mau jadi presiden? Sampai pertumpahan darah ini ngeri bener. Padahal kalau dipikir-pikir, Ahok pun kalau mau jadi presiden juga bakal mikir bahwa peluang menuju RI 1 baginya seperti mimpi indah yang sulit terwujud menjadi nyata.

Blio sebenarnya tahu bahwa ia sulit jadi presiden, makanya ia sempat guyon bahwa ia bisa jadi presiden, tapi presiden direktur, yhaaa.

Dilihat dari keinginan yang ia ungkapkan pun tidak ada secuil pun keinginannya kelak jika ia jadi presiden bakal bikin perang saudara dan melakukan kegaduhan hingga terjadi pertumpahan darah. Sederhananya blio tahu bahwa jadi presiden adalah langkah yang sangat ajaib, walau publik banyak yang ingin ia jadi presiden.

Bijimana tidak ajaib, seorang Ahok pasti belajar banyak dalam kasus surah Al-Maidah yang akhirnya melahirkan PA 212. Blio pastinya tahu betul bahwa dengan dirinya jadi gubernur saja demo hampir terus-terusan menghampiri, ini apalagi kalau ia jadi presiden. Saya yakin blio paham dengan baik hal itu.

Ahok pun pasti nggak mau ada persaudaraan-persaudaraan lainnya di seluruh Indonesia dengan semangat api membara mendemonya hampir setiap hari hanya karena ia presiden non muslim pertama di Indonesia. Ahok pasti sadar betul itu wahai saudaraku semua.

Baca Juga:

Peristiwa Motor Brebet karena Bensin Plat Merah: Rakyat yang Kena Musibah, Rakyat Juga yang Diminta Repot Mencari Solusi

5 Alasan Saya Menyesal Tidak “Hijrah” Jadi Pelanggan SPBU Shell sejak Dahulu

Apalagi saat ini Indonesia masih kental dengan budaya politik identitas dan politik SARA. Mimpi Ahok jadi presiden sudah selayaknya nggak perlu dikhawatirkan banget. Anggap saja itu ice breaking di acara seminar-seminar.

Jangan lupa juga, berdasarkan ketentuan yang tertuang di dalam Pasal 169 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), disampaikan bahwa seorang mantan narapidana tidak bisa diusung menjadi calon presiden atau wakil presiden. Ahok yang notabene mantan penyandang status narapidana dalam kasus penodaan agama pada 2017 kemarin pastinya juga tau peluang ia jadi presiden mampet banget. Lantas apa yang perlu ditakutkan dari keinginan Ahok jadi presiden ketika peluangnya jadi presiden pun sudah begitu sulit terwujud?

Lagian Ahok ini memang keinginannya merepotkan, masak mau jadi presiden Indonesia, yang ada masyarakat bakal repot disuguhi demo besar kalau blio jadi presiden. Saat blio jadi gubernur saja amsyongnya minta ampun. Lha ini malah mau jadi presiden Indonesia, kasian masyarakat, nanti kerjaannya tiap hari nonton demo mulu. Pak Jokowi aja yang dulu minta didemo aja pas didemo mangkel, sampeyan mau nggak ada angin dan nggak ada hujan dicari-cari salahnya terus dibikin demo akbarnya, Pak? Sudah lah Ahok, fokus di Pertamina saja, jabatan presiden serahkan kepada mayoritas aja. Dijamin berkah.

Ahok ini juga memang nggak cocok jadi presiden. Ide-idenya dan kebijakan-kebijakannya sering bikin mereka-mereka yang nggak benar gerah. Berkaca ketika ia jadi gubernur kemarin, banyak hal-hal kontroversial yang membuatnya harus dimusuhi banyak orang. Sedangkan ketika jadi presiden, sifat Ahok yang ceplas-ceplos dan keras kepala sungguh sangat nggak sesuai dengan kultur politik saat seseorang mau jadi capres yang biasanya harus saling rangkul dan peluk demi terbaginya jabatan yang adil dan sama rata di pemerintahan.

Jadi tenang saja saudaraku semuanya, nggak ada yang perlu ditakutkan dari keinginan Ahok jadi presiden. Kita semua berhak bercita-cita jadi presiden, namun di Indonesia yang plural dan Bhinneka Tunggal Ika ini, cita-cita tersebut akhirnya harus kembali kepada kenyataan dasar, kamu mayor atau minor?

Seperti kata Bung Karno, “bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang.” Begitulah mimpi Ahok, bermimpi jadi presiden Indonesia. Jika nggak kesampaian, paling tidak jadi presiden direktur Pertamina oke juga.

 BACA JUGA Bagi Laki-laki, Nicholas Saputra Adalah Sosok yang Merepotkan dan artikel M. Farid Hermawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 28 Oktober 2020 oleh

Tags: ahokpertaminapresiden
M. Farid Hermawan

M. Farid Hermawan

Saat ini aktif menangani proses rekrutmen harian serta seleksi kandidat.

ArtikelTerkait

Sambatan Pelanggan Shell, SPBU Pelarian yang Ternyata Punya Masalah Juga Mojok.co

Sambatan Pelanggan Shell, SPBU Pelarian yang Ternyata Punya Masalah Juga

20 Mei 2025
Di Mana Kemanusiaan, Kalau Banjir Saja Sempat-sempatnya Dipolitisasi?

Di Mana Kemanusiaan, Kalau Banjir Saja Sempat-sempatnya Dipolitisasi?

5 Januari 2020
Pertamina Foundation Bagikan 50 Laptop ke 32 SD untuk Muluskan PJJ terminal mojok.co (1)

Pertamina Foundation Bagikan 50 Laptop ke 32 SD untuk Muluskan PJJ

3 Desember 2020
Pertamina Temukan Cadangan Minyak Bumi di Bekasi, Warga Bekasi Jangan Terlalu Senang Dulu

Pertamina Temukan Cadangan Minyak Bumi di Bekasi, Warga Bekasi Jangan Terlalu Senang Dulu

26 Desember 2023
Dosa Pelanggan Pom Mini Nggak Jauh Beda Kayak Pertashop (Unsplash)

Dosa Pelanggan Pom Mini Nggak Jauh Beda Kayak Pertashop

9 Februari 2023
kediri kudus bojonegoro mitos presiden mojok.co

3 Kota Terlarang untuk Dikunjungi Presiden Indonesia

14 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Cara Kecamatan Cibiru Membunuh Romantisme Bandung (Unsplash)

Sebagai Pengendara Motor di Bandung, Saya Capek Ikut Menyumbang Macet Setiap Hari

27 Juni 2026
Tentrem Mall Semarang, Mal Mewah yang Tetap Ramah untuk Semua Kalangan Mojok.co

Tentrem Mall Semarang, Mal Mewah yang Tetap Ramah untuk Semua Kalangan 

25 Juni 2026
Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja Mojok.co

Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja

25 Juni 2026
8 Kuliner Legendaris di Solo yang Sering Disebut dan Beneran Enak  Mojok.co

8 Kuliner Legendaris di Solo yang Sering Disebut dan Beneran Enak 

28 Juni 2026
Pengelola Kafe Seharusnya Lebih Tegas pada Pengunjung Nggak Peka, Mereka Tak Hanya Mengganggu Pembeli lain, tapi Juga Mengancam Kelangsungan Bisnis Mojok.co

Pengelola Kafe Seharusnya Lebih Tegas pada Pengunjung Nggak Peka, Mereka Tak Hanya Mengganggu Pembeli Lain, tapi Juga Mengancam Kelangsungan Bisnis

23 Juni 2026
Menelusuri Dosa-Dosa Orde Baru pada Alam Indonesia Lewat Buku “32 Tahun Menjarah Alam” Mojok.co

Menelusuri Dosa-Dosa Orde Baru pada Alam Indonesia Lewat Buku 32 Tahun Menjarah Alam

25 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.