Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Antek Pengguna Toilet yang Menjengkelkan dan Perlu Dibina

Riyanto oleh Riyanto
8 September 2020
A A
Antek Pengguna Toilet yang Menjengkelkan dan Perlu Dibina toilet umum etika buang air terminal mojok.co

Antek Pengguna Toilet yang Menjengkelkan dan Perlu Dibina toilet umum etika buang air terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Saya kerja jadi barista di sebuah kedai kopi, tapi selain kopi, saya juga kerap mengobservasi pengguna toilet.

Kayaknya saya memang lumayan rewel urusan toilet. Ada orang keluar dari toilet dan nggak matiin lampu, saya pasti mangkelnya minta ampun. Kalau kebetulan saya lagi selo, saya bakal nyamperin toiletnya dan matiin itu lampu. Penginnya sih nyamperin pengguna toilet yang baru keluar dan ngedamprat biar terkesan heroik. Tapi saya masih bisa menahan diri karena ingin mempertahankan citra sebagai lelaki berambut gondrong dengan senyum menawan dan cinta damai.

Makanya, saya sering banget bolak balik ke toilet hanya untuk ngecek lampunya nyala apa nggak. Kalau nyala pasti langsung saya matiin kecuali kalau sedang ada yang pakai.

Nah, masih urusan lampu di toilet juga nih. Sejauh ini saya masih bertanya-tanya kenapa ada toilet yang saklar lampunya di luar. Nyebelin banget nggak sih? Kita ke toilet itu kan buat masuk toiletnya ya, bukan buat berdiri di depan pintu. Lampunya juga di dalam, bukannya di depan pintu masuk. Lah, dengan segenap kondisi kayak gitu, kok ada tukang instalasi listrik yang masang saklar di luar? Bukannya apa-apa, tapi saklar lampu di luar itu berpotensi menimbulkan hancurnya pertemanan.

Pernah nggak sih diisengin teman? Tiba-tiba pas kita berkontemplasi dengan khidmat, atau lagi konsentrasi penuh buat boker lalu lampunya mati. Bedebah betul. 

Ya kali kita boker gelap-gelapan. Bokernya sih nggak masalah, lah bersihinnya itu yang bingung. Begitu kita keluar dari toilet, rasanya pengin menghujat siapa saja yang terindikasi melakukan kejahatan berencana itu. Hasilnya, pertikaian dahsyat yang bisa menghancurkan pertemanan.

Lagian kan kalau kita lagi di toilet, terus tiba-tiba mati listrik, kita kan pasti berburuk sangka karena merasa ada teman yang iseng. Amarah sudah memuncak ke ubun-ubun, pas keluar, eh emang gelap semuanya. Anti klimaks.

Makanya, rasanya saya ingin membuat kampanye di change.org buat semua tukang listrik di planet ini, biar kalau bikin saklar lampu toilet itu di dalam, bukannya di luar.

Baca Juga:

5 Kasta Tertinggi Toilet Mall di Semarang, dari yang Rajin Berinovasi sampai yang Cocok untuk Selfie

Aturan Numpang Toilet Indomaret yang Perlu Diketahui. Jangan Asal Nongkrong meski Kebelet!

Nah, mari lanjut ke permasalahan dan drama di toilet berikutnya. Apa lagi kalau bukan kebersihan.

Saya bukan orang yang apa-apa kudu bersih banget, tapi urusan toilet, waduh. Melihat tisu berserakan setengah basah di lantai itu bikin geram. Melihat tong sampah yang penuh sesak dengan tisu, puntung rokok, pembalut, dan segenap benda menyebalkan lainnya itu adalah pemandangan paling bedebah yang pernah siperbuat pengguna toilet.

Saya kasih tahu, kalau kalian mau tahu seberapa bersih dapur sebuah restoran, lihatlah toiletnya. Kalau toiletnya bersih, kemungkinan besar dapurnya bersih. Kalau toiletnya kotor berantakan, sudah dipastikan dapurnya juga kotor dan amburadul. Setidaknya begitulah yang dikatakan pebisnis kuliner yang lumayan disegani di Jogja. Jadi ya gitu, apabila saya melihat toilet sebuah tempat makan atau kedai kopi itu jorok, saya langsung merasa horor saat mau menikmati makanan atau minumannya.

Terlepas dari tisu yang berserakan di mana-mana, ada satu permasalahan kebersihan lainnya di toilet. Kalau yang satu ini bisa saya yakinkan bahwa si pengguna toilet adalah cowok-cowok laknat. Pernah nggak sih kalian buka pintu toilet, nyalain lampu, terus langsung mengumpat dengan ucapan, “UUUAAASUUU!!!” atau semacamnya, pas lihat ada bercak-bercak pipis di pinggiran jambannya? Seringnya ini terjadi di toilet duduk. 

Maksudnya, apa susahnya bersihin pinggiran jamban sebelum pergi meninggalkan toilet? Masa iya membiarkannya begitu saja dan menyiksa pengguna toilet setelah kalian?

Kalau kebetulan yang pakai setelah itu sama-sama cowok sih masih mending. Lah kalau habis itu cewek, kan sungguh menyebalkan bagi si cewek. Bukan permasalahan gender ya, tapi kalau cewek pipis di toilet duduk itu kan mereka bakal duduk di jambannya, ya bayangin aja pas udah kebelet, eh malah lihat sisa pipis lelaki laknat itu. Marah sambil nahan kebelet.

Maksudnya, masa iya sih saya kudu bikin tutorial pipis yang baik dan benar buat cowok? Kalau pengguna toilet itu adalah anak SD saya sih masih bisa toleransi ya, lha tapi kan kalian itu mas-mas yang udah dewasa dan konon memiliki tingkat penalaran yang sudah matang, tapi kok urusan pipis di toilet aja belum benar?

Yaelah, urusan sesimpel pipis di toilet aja masih banyak yang kurang ngerti. kalau udah kayak begini, rasanya saya pengin ngajak ngopi Mas Nadiem dan ngobrol serius dengannya. Saya bakal usul buat masukin kurikulum “pipis yang baik dan benar” sekaligus cara menjadi pengguna toilet yang terpuji untuk pelajaran SD, SMP, SMA, bahkan Perguruan Tinggi.

BACA JUGA 5 Macam Kepribadian Kucing Kompleks Berdasarkan Observasi Lapangan dan tulisan Riyanto lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 8 September 2020 oleh

Tags: EtikaToilet
Riyanto

Riyanto

Juru ketik di beberapa media. Orang yang susah tidur.

ArtikelTerkait

Saat Belanja Bersama Anak Kecil, Orang Tua Perlu Perhatikan Aturan Tidak Tertulis Ini Mojok.co

Saat Belanja Bersama Anak Kecil, Orang Tua Perlu Perhatikan Aturan Tidak Tertulis Ini

5 Januari 2024
wc jongkok

Perdebatan Mana yang Lebih Nyaman: WC Jongkok atau WC Duduk

20 Juli 2019
nungguin temen

Beberapa Hal yang Bisa Dilakukan Saat Nungguin Temen di Toilet

2 Oktober 2019
nakes konten tiktok

Ngaku Nakes buat Konten TikTok, tapi Etika Profesinya Ditinggal

11 November 2021
Misteri Panjangnya Antrian di Toilet Perempuan (Pixabay)

Misteri Panjangnya Antrian di Toilet Perempuan. Apakah Mereka Masuk ke Dimensi Lain? Diculik Alien?

24 Oktober 2022
Aturan Numpang Toilet Indomaret yang Perlu Diketahui. Jangan Asal Nongkrong meski Kebelet!

Aturan Numpang Toilet Indomaret yang Perlu Diketahui. Jangan Asal Nongkrong meski Kebelet!

8 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

SGPC Bu Wiryo Tempat Makan Alumni UGM Sukses, Mahasiswa Aktif Nggak Sanggup Makan di Sana karena Mahal Mojok.co

SGPC Bu Wiryo Tempat Makan Alumni UGM Sukses, Mahasiswa Nggak Sanggup Makan di Sana karena Mahal

11 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

9 April 2026
Rindu Kota Batu Zaman Dahulu yang Jauh Lebih Nyaman dan Damai daripada Sekarang Mojok.co apel batu

Senjakala Apel Batu, Ikon Kota yang Perlahan Tersisihkan. Lalu Masih Pantaskah Apel Jadi Ikon Kota Batu?  

10 April 2026
Jogja Langganan Banjir: Saatnya Berhenti Berakting Kaget dan Mulai Benahi Tata Kota yang Serampangan

Jogja Langganan Banjir: Saatnya Berhenti Pura-pura Kaget dan Mulai Benahi Tata Kota yang Serampangan!

11 April 2026
8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya (Wikimedia Commons)

8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya

10 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nekat ke Jakarta Hanya Modal Ambisi sebagai Musisi, Gagal dan Jadi “Gembel” hingga Bohongi Orang Tua di Kampung
  • Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta
  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.