Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

3 Alasan Mengurus Ikan Hias Itu Menyenangkan

Tazkia Royyan Hikmatiar oleh Tazkia Royyan Hikmatiar
12 September 2020
A A
ikan hias anjing kucing peliharaan mojok

ikan hias anjing kucing peliharaan mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Pandemi agaknya membuat orang-orang mulai mencari hewan-hewan peliharaan untuk diurus. Hewan peliharaan yang paling banyak digandrungi tentu saja kucing dan anjing. Sialnya, beberapa orang yang alergi bulu atau punya penyakit asma nggak bisa ngurus kucing dan anjing. Maka dari itu, ikan hias adalah alternatif terbaik untuk orang-orang yang nggak bisa ngurus kucing dan anjing. Meskipun tanpa disadari, kita sebenarnya sudah ngurus anjing di mulut kita loh. Eh.

Meski jumlah penyuka ikan hias nggak sebanyak orang yang mengurus kucing atau anjing, setidaknya ada tiga alasan yang bikin ngurus ikan lebih menyenangkan dibanding mengurus hewan peliharaan lain, termasuk kucing dan anjing. Ini dia beberapa alasannya.

Suara air dalam akuarium itu bikin tenang

Sudah menjadi pengetahuan umum kalau suara air yang mengalir secara konstan itu bikin tenang. Penelitiannya juga ada. Sebab ikan hias butuh oksigen untuk bertahan hidup, maka diperlukan aerator agar kadar oksigen selalu terjaga. Aerator atau filter kalau bekerja di air akan menciptakan suara. Kalau kalian sering denger bluk-bluk di air, itu berarti filter sedang bekerja “menciptakan” oksigen.

Kenapa orang bisa tenang saat dengar air mengalir? Kalau kata penelitian, itu disebabkan salah satunya karena manusia emang sejak dari rahim sudah akrab dengan suara air. Di rahim kan banyak juga yang dihantarkan oleh air. Buat kalian yang punya masalah tidur, saya rekomendasikan untuk memelihara ikan hias. Suara air yang mengalir sebagai pengantar tidur itu jitu banget loh. Itulah alasan secara nggak sadar, waktu di pantai atau kolam renang kita suka nggak sengaja ketiduran.

Bokernya nggak bau

Ini poin yang amat penting. Bokernya ikan tuh nggak gede kayak bokernya kucing sama anjing. Bokernya ikan cenderung lebih ke panjang. Itu pun cuma beberapa jenis ikan aja, yang lain bokernya bahkan kecil sekali. Selain kecil, boker ikan tuh nggak bau, minimal untuk kita, nggak tahu kalau buat mereka, haha. Jadi kita nggak perlu tutup hidung tiap kali mereka boker. Malah kadang lucu lihat bokernya ikan yang panjang melambai-lambai dan nggak putus di bawah tekanan air, heuheu. Bokernya aja lucu, ikan gitu loh.

Kita juga nggak perlu repot-repot bersihin bokernya, kalau akuariumnya pakai filter, eeknya itu bakal kesedot sendiri sama filternya dan aquarium pun kembali suci seperti sediakala. Bahkan kalaupun kita lagi makan, nggak masalah kok sambil lihatin ikan-ikan itu boker. Aman pokoknya, nggak bikin jijik.

Oh ya, bokernya ikan juga nggak bikin lingkungan di sekitar kita jadi kotor, nggak seperti bokernya kucing dan anjing. Kalau ikan boker, kalaupun bikin kotor, ya tempat mereka sendiri yang jadi kotor.

Ikan nggak akan bikin miskin

Niat orang mengurus hewan peliharaan itu tentu saja buat bikin senang, bukan? Tapi sial, saat mau cari sumber kesenangan, eh ternyata malah ngabisin duit. Nah, menyenangkannya mengurus ikan itu nggak akan ngabisin banyak duit. Kita bisa beli sepuluh ikan cuma dengan modal duit Rp10.000 doang loh. Pakannya juga cuma pelet yang harganya Rp5.000 bisa dipakai sampai dua bulan.

Baca Juga:

Kucing Tak Hanya Hewan Peliharaan, bagi Petani, Kucing Adalah Pahlawan

Duka Penjual Ikan Hias Keliling di Malang Kala Ramadan, Hanya Ingin Laku agar Ada Uang untuk Lebaran

Kecuali kalian penginnya beli arwana super-red gitu, baru kalian tekor.

Ngurus ikan nggak akan bikin miskin sama sekali, cocok buat kamu yang berpenghasilan di bawah rata-rata, hehe. Bahkan, kalau kamu paham gimana cara mengembangbiakkan ikan, mengurus ikan malah bisa jadi bikin kamu kaya. Belum lagi jodoh-jodohin ikan hias itu gampang banget. Tinggal kasih satu betina dan dua jantan, si betina nanti bakal milih satu jantan yang dipenginin, terus jadilah mereka beranak pinak, banyak banget!

Itulah beberapa alasan mengapa mengurus ikan itu menyenangkan dibanding mengurus hewan peliharaan lainnya. Oh ya, ngurus ikan juga mengajarkan kita bahwa menyayangi itu nggak harus selalu membelai-belai dan dekat dengannya. Beberapa bukti sayang justru mesti dilakukan dengan memperhatikan dari jauh dan ikut senang kalau orang yang disayang senang.

Nggak, saya nggak akan bilang anjay kok.

BACA JUGA Orang Tua yang Memutuskan Nikah Lagi Setelah Bercerai Itu Nggak Seburuk Cerita FTV dan tulisan Tazkia Royyan Hikmatiar lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 12 September 2020 oleh

Tags: anjingikan hiasKucing
Tazkia Royyan Hikmatiar

Tazkia Royyan Hikmatiar

Lahir sebagai anak kelima dari enam bersaudara, alhamdulilah lahirnya di bidan bukan sama orang pintar daerah Bandung. Setelah tahu bahwa kata ternyata bisa membuat dia bahagia, akhirnya saya memutuskan untuk mendalami sastra di salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta. Sempat mengikuti banyak komunitas kepenulisan, namun sekarang lebih fokus bekerja untuk keabadian di Pers Mahasiswa Poros UAD. Saya bisa dihubungi lewat WA di 088216427712

ArtikelTerkait

anabul

4 Kesalahan Pengasuh Anabul Pemula

24 Desember 2021
kucing hilang kucing scabies pet lovers memelihara kucing mojok

Ngakunya Pet Lovers tapi Nggak Mau Bersihin Kotoran Peliharaan Mending Pelihara Batu aja

25 Januari 2021
Bukan Benci, Ada Alasan Kenapa Perlu Mengusir Kucing dari Rumah Kita terminal mojok.co

Dilema Melihara Kucing Liar: Bikin Iba, tapi Suka Ngeselin

25 September 2020
nyemil kucing

Pertunjukan Debus Memang Keren, Tapi Nggak Nyemil Kucing Hidup-Hidup Juga Kali!

3 Agustus 2019
Whiskas Adalah Makanan Kucing yang Berbahaya terminal mojok

Bagi Saya, Whiskas Adalah Makanan Kucing yang Berbahaya

9 Mei 2021
Panleukopenia, Penyakit yang Jadi Mimpi Buruk Pemilik Kucing terminal mojok

Panleukopenia: Mimpi Buruk Para Pemilik Kucing

19 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Alasan Orang Kaya Ingin Terlihat Miskin (Unsplash)

5 Alasan Orang Kaya Ingin Terlihat Miskin, Menghindari Pajak Bukan Satu-satunya!

9 Februari 2026
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026
Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat
  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.