Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

City vs Arsenal: Fans Liverpool Jangan Terlalu Berharap, Tahu Sendiri Arsenal Gimana

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
17 Juni 2020
A A
liverpool

City vs Arsenal: Fans Liverpool Jangan Terlalu Berharap, Tahu Sendiri Arsenal Gimana

Share on FacebookShare on Twitter

Hitung mundur yang dilakukan fans Liga Inggris ketika menunggu sepak mula lagi tersebar di banyak media. Sampai-sampai, kelakuan mereka bikin jengah juga. Padahal, pada titik tertentu, Liga Inggris cuma perlu penegasan saja. Buat siapa? Tentunya buat Liverpool. Penegasan menjadi juara lewat kekalahan Manchester City.

Memang Manchester City melawan siapa? Klub yang diasuh oleh Pep Guardiola itu akan menjamu Arsenal pada Kamis (18/6) dini hari waktu Indonesia. Wah, kalau begitu, saya sarankan fans Liverpool jangan terlalu berharap. Eh tapi, saya sebetulnya yakin fans The Reds sudah sadar akan hal ini setelah puasa gelar selama ribuan tahun.

Tapi, sebagai fans Arsenal yang baik hatinya, saya merasa punya kewajiban untuk mengingatkan. Takutnya, fans Liverpool sudah sangat berharap kalau Arsenal bisa mengalahkan Manchester City dan gelar juara bisa segera dipastikan. Ingat, ketika tekanan itu semakin nyata, biasanya, The Gunners malah kehilangan gairah untuk bermain baik.

Sering juga terjadi, ketika lebih diunggulkan untuk menang, baik karena analisisnya bilang begitu atau performanya sedang bagus, Arsenal malah kalah. Yah, setidaknya bermain imbang. Peristiwa ini sering berulang ketika Arsenal melawan Manchester United.

Jamak terjadi, klub setan itu sedang jelek betul performanya. Sementara itu, Arsenal sedang dalam tren positif. Namun, ketika dua klub medioker ini bertanding, catatan performa itu hilang begitu saja. Tiba-tiba, kaki-kaki pemain Arsenal menjadi berat. Susah untuk tidak kalah karena biasanya pulang dengan tangan hampa.

Hal itu berlaku juga untuk Manchester United. Ketika lagi bagus-bagusnya, ketemu Arsenal, eh malah jelek betul mainnya. Pada titik tertentu, meski saling membenci, Manchester United dan Arsenal ini serupa.

Kalau sama-sama klub spesialis papan tengah memang punya semacam chemistry yang sudah terbangun sejak lama. Chemistry yang bisa menjadi bekal melawan pasangan Vincent dan Desta di games Tebak Kata Tonight Show. Itu saja masih kalah pada akhirnya.

Oke, sekarang kita lebih serius, deh….

Baca Juga:

Persamaan Kontroversi Feodalisme Pondok Pesantren dan Liverpool yang Dibantu Wasit ketika Menjadi Juara Liga Inggris

Manchester United Adalah Lelucon Dimulai dari Internal, tapi Selalu Bodoh lalu Menyalahkan Pelatih dan Pemainnya

Jeda kompetisi, dianggap oleh sejumlah analisis sepak bola, sebagai peristiwa yang menguntungkan Arsenal. Sejak ditukangi Mikel Arteta, ketika bermain di Liga Inggris, The Gunners belum pernah kalah. Meskipun performa di atas lapangan belum bisa dibilang istimewa, atau setidaknya konsisten, The Gunners hampir selalu bisa keluar dari situasi yang tidak menguntungkan.

Jeda kompetisi ini menjadi semacam berkah di tengah kesusahan. Karena dengan jeda ini, kohesi antara pemain dan ide pelatih menjadi lebih terbangun. Mikel Arteta mendapat lebih banyak waktu untuk membenamkan idenya di dalam kepala pemain Arsenal yang dibuat menjadi semacam headless chicken oleh Unai Emery.

Selain itu, jeda kompetisi juga mengizinkan Arsenal “merawat” beberapa pemain penting mereka yang tengah cedera. Kieran Tierney, sembuh dan bisa bermain berkat jeda kompetisi ini. Gabriel Martinelli mendapatkan banyak waktu untuk membangun fisiknya sembari belajar lagi teknik dasar seperti mengontrol dan menggiring bola.

Manchester City bukannya tidak merasakan keuntungan ini. Leroy Sane dan Aymeric Laporte dikabarkan sudah bisa merumput lagi. Namun, kondisi mentalnya berbeda. Leroy Sane sudah diambang pintu keluar Etihad, sementara Laporte absen dalam waktu lama.

Berbeda dengan Tierney yang kembalinya ke lapangan hijau memang sudah sangat ditunggu Arteta. Kembalinya bek asal Skotlandia itu mengizinkan Arteta mengembalikan Bukayo Saka ke posisi idelanya, yaitu penyerang sayap sebelah kiri. Kedalaman skuat ini adalah hal baru untuk Areteta. Ditambah kondisi mental yang lagi bagus, catatan ini bisa sedikit menguntungkan Arsenal.

Meskipun bermain di Etihad, Kandang Manchester City, Arsenal akan datang dengan kondisi mental yang bagus. Meskipun masa depan Aubameyang belum jelas, saya rasa, profesionalitasnya di atas lapangan tidak berubah. Toh rumor kepergiannya sudah muncul sejak tahun lalu, tapi Aubameyang masih rajin menjadi juru selamat Arsenal.

Nah, mari kembalikan pembuka tulisan saya ke bagian ini. Terutama bagian: ketika tekanan semakin besar dan justru diunggulkan. Arsenal malah kehilangan gairah untuk menang. Apalagi ketika nanti kebobolan terlebih dahulu.

Well, itu kebiasaan Arsenal zaman dulu, sudah sering terjadi sejak era Arsene Wenger dan Emery. Bagaimana dengan Arteta? Jangan salah, sudah terjadi juga, tetapi di ajang Europa League, ketika justru kalah dari Olympiacos ketika bermain di rumah sendiri.

Nah, pekerjaan utama bagi Arsenal dan Arteta adalah menghilangkan kebiasaan buruk itu. Kalau ternyata jeda kompetisi tidak memberi efek positif, The Gunners bakal kesulitan mendaki klasemen Liga Inggris demi masuk zona Liga Champions. Kalau itu terjadi, Liverpool pasti sudah tahu bahwa menjadi juara memang kudu diusahakan menggunakan tenaga sendiri.

BACA JUGA Jika Arsenal Tanpa Ambisi, Wajar Jika Aubameyang Ragu dan Akhirnya Pergi dan tulisan Yamadipati Seno lainnya. Follow Twitter Yamadipati Seno.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pengin gabung grup WhatsApp Terminal Mojok? Kamu bisa klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 17 Juni 2020 oleh

Tags: fans liverpoolliga inggrisManchester city vs Arsenal
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

ArtikelTerkait

David Silva Gelandang Underrated Kelas Dunia Pamit dari Liga Inggris MOJOK.CO

David Silva: Gelandang Underrated Kelas Dunia Pamit dari Liga Inggris

27 Juli 2020
cara main fantasy premier league bermain fpl mojok.co

Beberapa Hal Menyebalkan yang Pasti Pernah Dirasakan oleh Pemain FPL

21 September 2020
3 Fakta yang Seharusnya Membuat Arsenal Bahagia Meski Gagal Juara Liga Inggris (Unsplash)

3 Fakta yang Seharusnya Membuat Fans Arsenal Tetap Bahagia Meski Gagal Juara Liga Inggris

21 April 2023
Arsenal, Ceballos, dan Mimpi Basah Tentang Aaron Ramsey MOJOK.CO

Arsenal, Ceballos, dan Mimpi Basah Tentang Aaron Ramsey

12 Agustus 2020
Jadi Admin Fanspage Sepak Bola Indonesia, dari Bikin Meme Sampai Ngurusin Orang Ribut fantasy premier league MOJOK.CO

Fantasy Premier League: Permainan, Strategi, dan Kejelian dalam Memilih Pemain

18 September 2020
Arsenal Harusnya Menang Tanpa “Diving” Bukayo Saka (Unsplash)

Arsenal Seharusnya Bisa Mengalahkan Bayern di Liga Champions dan Ini Bukan tentang “Diving” Bukayo Saka

10 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

UT, Kampus Terbaik Tempat Mahasiswa Tangguh yang Diam-diam Berjuang dan Bertahan Demi Masa Depan

UT, Kampus Terbaik Tempat Mahasiswa Tangguh yang Diam-diam Berjuang dan Bertahan Demi Masa Depan

19 Januari 2026
Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

15 Januari 2026
Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Sidoarjo Bukan Sekadar “Kota Lumpur”, Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

14 Januari 2026
4 Momen Beloon Jarjit di Serial TV Upin Ipin yang Malah Menghidupkan Cerita Mojok.co

4 Momen Beloon Jarjit di Serial TV Upin Ipin yang Malah Menghidupkan Cerita

18 Januari 2026
5 Camilan Private Label Alfamart Harga di Bawah Rp20 Ribuan yang Layak Dibeli Mojok.co

5 Camilan Private Label Alfamart Harga di Bawah Rp20 Ribu yang Layak Dibeli 

13 Januari 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Fenomena Alumni Abadi di Organisasi Kampus: Sarjana Pengangguran yang Hobi Mengintervensi Junior demi Merawat Ego yang Remuk di Dunia Kerja

18 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.