Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

3 Alasan Kenapa Kita Butuh Bintang Emon

Muhammad Khairul Anam oleh Muhammad Khairul Anam
16 Juni 2020
A A
bintang emon

3 Alasan Kenapa Kita Butuh Bintang Emon

Share on FacebookShare on Twitter

Saya kira setelah kasus fitnah yang dilakukan buzzer-buzzer laknat kemarin, banyak orang mulai kepo soal siapa sih Bintang Emon itu. Mungkin ada yang emang udah pernah dengar namanya tapi nggak tahu orangnya itu yang mana, atau tahu orangnya karena nggak sengaja lihat video viralnya tapi nggak tahu namanya. Saya mau jelasin siapa sih Bintang Emon itu biar kalian-kalian yang pada kepo jadi pada tahu.

Bintang Emon adalah seorang komika asal Indonesia. Nama aslinya adalah Gusti Muhammad Abdurrahman Bintang Mahaputra. Pria kelahiran 5 Mei 1996 ini memulai kariernya sejak tahun 2017 dengan mengikuti ajang Stand Up Comedy Academy (SUCA) musim ketiga yang tayang di Indosiar.

Dia menyabet gelar juara di ajang tersebut. Berkat juara yang diraihnya, dia kerap wira-wiri tampil komedi tunggal di acara-acara. Wajahnya yang polos dan sangat ekspresif sekali mimik wajahnya, berhasil membuatnya tidak garing ketika sedang stand up.

Sukses menjadi komika bikin dia berani melebarkan sayapnya dan mencoba memasuki seni peran. Sudah ada beberapa film yang dia perankan. Ada Dua Garis Biru(2019) dan Mamet: Ini Bukan Cinta dan Rangga (2019)

Selain itu, dia juga mencoba berjudi—mengadu keberuntungan di media sosial, kebanyakan sih di Instragam. Di Instragamnya itu dia membuat konten #DPO atau Dewan Perwakilan Omel-Omel. Apa sih #DPO itu? itu lo konten yang menampilkan Bintang Emon mengomentari perilaku-perilaku anak zaman now, mulai dari yang berpasangan sampai orang ngantri WC jadi materinya.

Oh iya, video yang baru-baru ini sangat ramai diperbincangkan. Komika yang wajahnya agak polos-polos nyebelin ini sempat membuat video yang mengomentari putusan jaksa yang hanya memberi hukuman satu tahun untuk pelaku penyiram air keras Novel Baswedan. Saking ramainya, eh ada akun buzzer yang ditus untuk untuk mengatasi orang-orang yang senang mengkritik dan mengusik keberadaan mereka, eh kok keberadaan sih, yang benar itu kejahatan mereka.

Akun itu menebar berita kalau Bintang Emon memakai narkoba dan sangat ketergantungan dengan sabu. Ketika melihat itu di dinding berita, saya seketika tertawa terbahak-bahak sambil mengucap syukur karena ada yang menghibur saya lagi ketika bangun tidur setelah pesan dari kekasih saya.

Ini apa-apaan sih, tanpa ada sebab, tiba-tiba saja buat berita goblok semacam itu. Lah kalau berita itu muncul setelah Bintang Emon digebrek, sah-sah saja. Ini enggak ada angin, enggak ada hujan becek-becek, menebar berita semacam itu. aduh duh, ketahuan banget kan siapa yang membuatnya.

Baca Juga:

Derita Lulusan Cumlaude S1 Informatika, Berharap Lulus Bisa Jadi Top Hacker Malah Nyasar Bekerja Menjadi Buzzer

Google Maps: Aplikasi Rusak yang Makin Rusak Gara-gara Ulah Penggunanya yang Tolol

Buat kalian yang terusik akan adanya kritikus tingkah laku kalian, jangan berbuat anarkislah. Menyebar isu ini, menyebar isu itu. Kalau nggak mau dikritik ya jangan jadi pejabat negara lah. Kalian kan tugasnya pelayan masyarakat kenapa malah kayak raja, otong-otong.

Hm hm. Kalian dan para netizen sebaiknya mendukung Emon, saya punya alasan kenapa keberadaan Bintang Emon ini sangat menguntungkan kita semua.

1. Cuma Bintang Emon yang bisa ngomentarin kelakuan warga +62 dengan lucu tapi tetap masuk akal

Kita tahu kan kelakuan warga +62 bagaimana sekarang ini? Sejak adanya media sosial dan adanya konten yang bertingkah konyol, gila dan urakan sering sekali dianggap sebuah hiburan yang menarik dan menjadi trending, menjadikan semangat warga Indonesia bergelora untuk bertingkah konyol di mana pun mereka berada.

Entah dengan sengaja atau tidak mereka melakukan kegilaan itu dan merasa bangga. Aneh kan? Lah dari tingkah laku itu, saya kira, yang cocok dan sangat tepat mengomentarinya adalah Bintang Emon. Dengan konten #DPO miliknya, saya kerap tertawa dengan komentar-komentarnya yang meskipun lucu tapi sangat masuk akal.

Entah kenapa, komentar yang dibalut dengan ekspresi kekesalan dan bumbu-bumbu komedi yang dia suguhkan berhasil menciptakan suasana tidak “krik krik krik”. Ada beberapa komika lain yang mencoba menirunya, tetapi menurut saya, mereka malah wagu.

2. Cuma Bintang Emon yang bisa bikin kita mikirin hal-hal yang sebelumnya dianggap nggak penting, jadi penting

Terkadang ketika kita berada di suatu tempat. Misalnya kayak pinggir jalan atau di warung makan. kita sering tuh kadang nggak sadar bertingkah sesuka hati kita. Apalagi dengan pasangan kita. Kita menganggap hal itu biasa dan nggak penting. Padahal tanpa kita sadari, hal itu hal yang penting dan serius untuk orang lain.

Si Bintang sering tuh di kontennya mengomentari pasangan yang sering berbuat sesuka hati tanpa memikirkan lingkungan sekitar mereka. saya kiracCuma dia yang sering memperhatikan hal-hal yang dianggap nggak penting orang-orang padahal sebenarnya itu sangat penting.

3. Bintang Emon bisa mewakilkan suara hati kita yang selama ini terpendam

Kita pasti sering ingin mengungkapkan kekesalan ketika ada kejadian yang kurang berkenan di hati kita saat berada di tempat umum atau tempat lainnya. Tetapi ketika kekesalan itu sampai di leher dan akan keluar dari bibir, tiba-tiba lidah kita kaku dan perasaan itu tidak bisa terungkap dan sialnya hanya bisa kita pendam.

Misalnya ketika kita di kamar mandi umum. Saat kita enak-enaknya BAB tiba-tiba dari luar ada yang menggedor-gedor pintu dan meminta agar kita cepat keluar. Sering sekali mereka berdalil untuk gantian, padahal kita BABnya baru tiga menit. Kalau sudah begitu kita kan dongkol dan sebenarnya ingin mengungkapkan perasaan dongkol itu, tapi enggak bisa.

Lah Bintang Emon inlah yang mewakili perasaan kesal yang sering terpendam. Di #DPO14 dia menyindir orang-orang yang enggak sabaran mengantre kamar mandi. Dia membungkusnya dengan ciamik dan mengocok perut sekaligus ginjal saya karena tertawa melihatnya.

Dan di video terakhirnya, dia juga mewakili perasaan masyarakat Indonesia yang kesal dengan kebijakan jaksa penuntut umum atas keputusannya memberi hukum hanya 1 tahun penjara untuk pelaku penyiraman air keras Novel Baswedan.

Jadi begitulah kira-kira 3 alasan kenapa kita butuh Bintang Emon. Nah buat orang-orang yang kemarin ngerasa kesindir, khususnya buat pemerintah yang kerjanya dikritisi, daripada ngefitnah dia, mending angkat dia jadi penasihat negara aja soalnya dia tuh terbukti jadi pemerhati dan pemberi komentar yang sangat baik—yang tentu saja jauh lebih baik dari penasehat-penasehat sebelumnya yang membiarkan kasus penting cuma dihukum ringan aja.

BACA JUGA Terdakwa Kasus Novel Baswedan Aja Malu Cuma Dituntut 1 Tahun Penjara dan tulisan Muhammad Khairul Anam lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 16 Juni 2020 oleh

Tags: bintang emonbuzzerNovel Baswedanstand up comedian
Muhammad Khairul Anam

Muhammad Khairul Anam

Suka melamun dan merindukan calon istri

ArtikelTerkait

Nasib Punya Pacar Buzzer Pemerintah Sedangkan Saya Adalah Fans Sandiaga Uno terminal mojok.co

Nasib Punya Pacar Buzzer Pemerintah Sedangkan Saya Adalah Fans Sandiaga Uno

1 Februari 2021
abu janda

Kok Bisa sih Ada Orang yang Percaya Abu Janda dan Denny Siregar?

30 April 2020
Jika Nussa dan Rara Lahir dari Keluarga NU atau Muhammadiyah terminal mojok.co

Jika Nussa dan Rara Lahir dari Keluarga NU atau Muhammadiyah

16 Januari 2021
Akui Saja Kalian Kecanduan Judi Slot, Pake Ngaku Hobi Segala

Buzzer Capres VS Buzzer Judi Slot: Mana yang Lebih Menyebalkan?

30 Mei 2023
Kasus Novel Baswedan Memang Bisa Saja Direkayasa MOJOK.CO

Kasus Novel Baswedan Memang Bisa Saja Direkayasa

7 November 2019
Buzzer Skincare: Udah Bikin Rugi Konsumen, Jatuhin Brand Lagi! Terminal Mojok.co

Buzzer Skincare: Udah Bikin Rugi Konsumen, Jatuhin Brand Lagi!

2 Maret 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Yamaha Lexi Tercipta Untuk Orang Malang, Santai tapi Tegas (Wikimedia Commons)

Yamaha Lexi Adalah Motor yang Terlalu Santai tapi Sebenarnya Tegas, Paling Cocok Dipakai oleh Orang Kota Malang

8 Maret 2026
Vespa Matic Dibenci Banyak Orang, Hanya Orang Bodoh yang Beli (Unsplash)

Vespa Matic Adalah Motor yang Paling Tidak Layak untuk Dibeli karena Overpriced, Boros, dan Paling Dibenci Tukang Servis Motor (Bagian 2)

11 Maret 2026
Pengalaman Menyenangkan Saya Menjadi Anak dari Bapak NU dan Ibu Muhammadiyah

Pengalaman Menyenangkan Saya Menjadi Anak dari Bapak NU dan Ibu Muhammadiyah

6 Maret 2026
Tiga Makanan Para Pengembara di Timur Tengah

Tiga Makanan Para Pengembara di Timur Tengah

9 Maret 2026
Warga Pangalengan Musti Bangga Menjadi Penghasil Teh meski Tidak Pernah Bisa Menikmati Hasil Panennya

Warga Pangalengan Musti Bangga Menjadi Penghasil Teh meski Tidak Pernah Bisa Menikmati Hasil Panennya

11 Maret 2026
Motor Honda CB Lawas, Standar Sukses Pemuda Purworejo yang Merantau ke Jakarta Mojok.co

Motor Honda CB Lawas, Standar Sukses Pemuda Purworejo yang Merantau ke Jakarta 

6 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa, Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja
  • Kehangatan dan Pelajaran Hidup di Kereta Api (KA) Ekonomi yang Sulit Ditemukan di KA Eksekutif
  • Rasa Sanga (6): Melalui Halal Food dan Halal Living, Sunan Ampel Membentuk Karakter Generasi Islam Berkualitas
  • Gojek Buka Titik Jemput Instan di Terminal Giwangan, Mudahkan Para Penumpang Bus yang Bingung Mencari Transportasi Lanjutan
  • Standar Keren Kabupaten: Pakai Motor BeAT Dihina dan Dijauhi Circle Aerox, NMax, dan Vario karena Tak Masuk Konsep Sinematik
  • Niat Ingin Lebih Cepat Naik Travel Malah Bikin Trauma, Sopir Tak Tahu Aturan dan Penumpang Tidak Tahu Diri

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.