Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

5 Alasan Mengapa Kamu Sebaiknya Tidak Menjadi Blogger untuk Cari Uang

Ningsih oleh Ningsih
30 Juni 2020
A A
blogger blogging blog mencari uang penghasilan adsense ylix mojok.co

blogger blogging blog mencari uang penghasilan adsense ylix mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah hampir 5 tahun saya mengurusi blog saya. Belum lama sih kalau dibandingin blogger-blogger master yang pendapatannya sebulan puluhan juta. Tapi dalam waktu 5 tahun nge-blogging ini, ada banyak sekali hikmah-hikmah yang saya dapatkan.

Dan biarkanlah di kesempatan ini, saya berbagi hikmah-hikmah itu. Hikmah-hikmah yang akan membuatmu ragu buat ikut jadi blogger kayak saya. Hiyaaa.

#1 Blogging bukan cara mudah dapat duit di internet

Jangan pernah percaya sama orang yang bilang bahwa ngeblog adalah cara mudah orang dapat duit di internet. Salah. Salah. Salah! Yang ada, ngeblog adalah cara sabar dapat recehan di internet.

Anda tidak salah baca, “recehan”. Jadi gini, biasanya untuk mendapatkan uang via blogging, orang akan memasang iklan, bisa itu AdSense, bisa juga yliX, dan lain sebagainya. Tapi jangan ngarep duitnya otomatis ngalir.

Teman blogger saya dulu pernah bilang, bahwa jumlah klik per tayangan itu paling cuma 1%. Misalnya nih, blog kamu tiap hari tayangannya 1.000. Dari 1.000 itu, paling yang ngeklik cuma 10. Padahal, tiap klik untuk kebanyakan blog cuma 300 sampai 500 perak! Jadi dalam sehari kamu cuma bisa dapat 3.000 sampai 5.000 perak, dan dalam sebulan kamu cuma dapat 90.000 sampai 150.000 rupiah. Hohoho.

Bisa sih kamu usaha demikian keras biar sehari dapat banyak. Tapi susah. Waktu dan tenaganya sama sekali nggak sedikit. Teman saya yang gajian tiap bulan dari AdSense bilang usaha yang dia lakukan jauh sekali dari upah yang ia terima.

Mau bayaran pakai paid article? Paid article adalah jasa review produk yang artikelnya diterbitin di blog kamu. Tapi harga paid article ini beragam. Terus, hanya blog tertentu yang bakal ditawari jasa seperti ini.

#2 Banyak manusia tak bermoral yang siap merusak blogmu

Poin kedua ini yang paling bikin saya emosi. Saya pernah membangun blog saya dari yang tiap hari visitornya cuma 5 orang menjadi 10.000 orang hanya dalam waktu bulanan.

Baca Juga:

Masa Aktif Kuota Data Internet 28 Hari Sungguh Mengganggu Keuangan Kaum Mendang-Mending

Sebagai Anak Kos, Saya Muak Lihat Konten TikTok Rp10 Ribu Sehari untuk 3 Kali Makan. Nggak Masuk Akal!

Seneng? Seneng banget. Eh, ternyata ada manusia alay yang tidak terima. Blog saya kena spam yang membuat Google memblokir blog saya. Setelah proses berbelit-belit mempertahankan blog itu, saya menang. Tapi blog saya sudah berbeda dari yang dulu. Blog saya menjadi sepi lagi seperti sedia kala.

Dan jumlah manusia tak bermoral seperti ini banyak di dunia maya. Kadang mereka cuma iseng, tapi kadang juga memang ingin menang dengan cara yang licik.

#3 Males update bikin blog tenggelam

Seperti tanaman, blog harus terus-menerus diurusi. Salah satu cara utama mengurus blog adalah dengan meng-update kontennya secara berkala. Kalau kamu malas update, insya Allah tak berapa lama blog kamu langsung tenggelam dan tak dikunjungi orang.

Masalahnya, apa kamu bisa rajin update untuk penghasilan receh? Apa kamu mampu rajin update di tengah pekerjaan utamamu? Kalau kamu tidak update dengan rutin, mau sampai jaman kapan pun, blogmu tak akan berkembang.

#4 Nggak bisa dimasukin ke CV

Kecuali, performa blog kamu bagus banget dengan konten yang oke, ya kamu nggak bisa masukin kerjaanmu di CV. Apalagi kalau konten blogmu cenderung malu-maluin. Hihihi.

Misalnya bikin konten soal gosip yang tidak jelas dan kontroversial. Atau bikin clickbait yang bikin orang langsung pengen ngamuk begitu baca. Belum lagi kalau tulisanmu alay. Yakin tuh mau dimasukin di CV waktu kamu ngelamar kerja?

#5 Nggak semengentungkan Instagram

Blog itu menarget para pembaca. Sayangnya, Indonesia merupakan salah satu negara yang minat bacanya rendah. Dibanding pake Instagram buat jualan atau jadi brand ambassador KW, menurut saya ngeblog begini keuntungannya jauh lebih kecil.

Yah, kurleb itu poin-poin yang bakalan bikin kamu males semales-malesnya buat blogging. Tapi kalau kamu tak masalah dengan hal-hal itu ya lanjut saja. Sampai sekarang saya juga masih mengurusi satu blog saya. Bukan buat dapat uang, karena kalau mikir dapat uang, hati ini terasa pilu.

Saya jadi blogger untuk meneruskan hobi menulis saja. Kalau dapat uang dari AdSense (yang notabene cair setahun sekali), saya selalu menganggapnya THR dari Mbah saya, yakni Mbah Google tercinta.

BACA JUGA Petty Cash: Kecil-Kecil Cabai Rawit dan tulisan Ningsih lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 30 Juni 2020 oleh

Tags: blogbloggerbloggingInternetUang
Ningsih

Ningsih

Cuma manusia biasa, halah!

ArtikelTerkait

Uang Kembalian Adalah Tanggung Jawab Penjual, Bukan Pembeli!

Uang Kembalian Adalah Tanggung Jawab Penjual, Bukan Pembeli. Jangan Menyuruh Pembeli untuk Mencari Tukaran Uang Atau Tambah Belanjaan!

5 Januari 2024
Harga Paket Internet Beda, Padahal Sama-sama Pakai Kartu XL: Diskriminasi XL Bikin Saya Kecewa sebagai Pelanggan Setia

Harga Paket Internet Beda padahal Sama-sama Pakai Kartu XL: Diskriminasi yang Bikin Saya Kecewa sebagai Pelanggan Setia

1 Desember 2023

Kemendikbud, Tolong Balikin Kuota Edukasi Jadi 50 GB Lagi!

19 September 2021
Momen-momen Zaman Sebelum Segalanya Pakai Internet yang Bikin Kangen terminal mojok

Momen-momen Zaman Sebelum Segalanya Pakai Internet yang Bikin Kangen

31 Mei 2021
lelang online gacha mojok

4 Tips agar Tidak Kena Tipu Lelang Online

15 Agustus 2021
4 Ciri Orang yang Perlu Dihindari dalam Transaksi Utang-Piutang orang yang tidak mengembalikan utang mojok.co

5 Cara Mendapatkan Uang yang Sering Kita Lakukan saat Masih Kecil

1 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.