Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Ngatur-ngatur Orang yang Lagi Masak Itu Hal yang Paling Nyebelin Sedunia

Fanisa Putri oleh Fanisa Putri
21 Mei 2020
A A
Ngatur-ngatur Orang yang Lagi Masak Itu Hal yang Paling Nyebelin Sedunia
Share on FacebookShare on Twitter

Isolasi di rumah beberapa minggu ini membuat saya jadi mempunyai hobi baru yaitu masak. Padahal sebelum pandemi, saya adalah orang yang paling jarang menjejakkan diri di dapur. Saya termasuk tim nunggu matang saja, kalau urusan dapur itu biar jadi job desc ibu saya. Mulainya hobi baru memasak ini juga didasari karena hobi saya menonton video ASMR dan video masak mudah yang sedang ramai di YouTube akhir-akhir ini.

Sehabis melihat video masak mudah yang mencuci otak saya, membuat saya yakin kalau masak itu memang semudah asal nyemplung-nyemplungin bahan dan kemudian jadi, deh! Apalagi ditambah jargon dari pakar kuliner favorit saya Sisca Sowitomo di akhir video yang bebunyi “Mudah bukan?” plus diiringi dengan musik khas teng terengtengteng tererengterengtengteng~

Saya pun semakin percaya diri untuk memasak dengan kemampuan saya sendiri berdasarkan ilmu yang saya serap dari video masak mudah di YouTube yang saya tonton. Namun, bukannya terlihat seperti orang yang sedang memasak, saya justru lebih terlihat seperti seseorang yang sedang melakukan eksperimen berbahaya di lab atau terlihat seperti penyihir yang sedang membuat ramuan berbahaya untuk mencelakai Putri Salju. Ya, saya ditampar realita memasak yang saya kira mudah ternyata lebih sulit dari yang saya duga.

Kedamaian yang saya rasakan saat masak pun tidak bertahan lama. Tiba-tiba, ibu saya yang tampaknya mulai penasaran sama anak gadisnya yang jadi lebih sering ke dapur membuatnya jadi ikut terlibat saat saya memasak. Tentunya ibu tidak diam saja, mungkin karena gemas melihat kemampuan saya memasak yang terlihat seperti anak kecil yang sedang main masak-masakan, ibu saya pun akhirnya mengambil tindakan dengan mengatur-ngatur ketika saya memasak. Mulai dari mengatur cara saya merebus bahan makanan, cara saya menggoreng, sampai bentuk adonan bakso yang saya buat.

Kehadiran ibu membuat saya tidak nyaman. Rasanya dapur berubah menjadi kitchen Master Chef yang membuat saya seperti peserta yang sedang masuk pressure challenge. Dan ibu saya jadi terlihat seperti jelmaan Chef Juna dalam wujud ibu-ibu.

Diatur-atur saat memasak itu sesungguhnya adalah hal yang paling nyebelin sedunia. Memang sih pada dasarnya diatur-atur itu memang sudah menyebalkan apalagi kalau diatur dalam hal yang baru dipelajari. Tolong, kalau memang kamu sudah jago sekali memasak jangan membuat kami yang baru terjun ke hobi baru kami jadi tidak nyaman karena aturan-aturanmu yang bikin panik. Kami ini sedang berproses, biarkan kami mengetahui sebab dan akibat dari perbuatan dari tindakan yang dilakukan. Bukannya menyerang dengan kalimat khas,

“Ah masa gitu doang nggak bisa.”

“Ini tuh harusnya begini, loh.”

Baca Juga:

Sebagai Anak Kos, Saya Muak Lihat Konten TikTok Rp10 Ribu Sehari untuk 3 Kali Makan. Nggak Masuk Akal!

Warung Self Cooking Seblak: Pembeli Sengaja Beli Seblak karena Ribet Bikinnya, eh, Malah Disuruh Masak Sendiri

“Ya ampun kamu kok gitu sih caranya.”

Bukannya bikin termotivasi justru kalimat-kalimat itu yang bikin malas melanjutkan hal yang sedang dipelajari.

Jika memang langkah-langkah atau cara memasak yang dilakukan salah, mbok ya kan bisa dilakukan evaluasi, ingat ya evaluasi! Berarti dilakukan di akhir bukan di awal atau pun di tengah-tengah kegiatan. Berniat untuk memulai memasak saja sudah sulit, sudah diniatkan dengan sungguh-sungguh loh jangan sampai ketika kami baru memulai, malah dibuat ingin berhenti karena aturan-aturan itu. Biarkan saja kami yang baru mulai memasak ini berkreasi selama tidak terjadi kebakaran di dapur. Biarkan kami ini bisa belajar dari kesalahan-kesalahan yang diperbuat supaya tidak seperti keledai yang terjatuh di lubang yang sama kedua kalinya.

Dari masakan yang terlalu asin, gorengan yang kurang matang, atau kue yang gosong membuat saya berproses kalau ingin mencapai sesuatu ya memang pasti akan bertemu dengan kegagalan-kegagalan terlebih dahulu. Dari masakan yang kurang asin saya belajar untuk mengatasinya dengan menambah air atau memasukkan bahan-bahan penyeimbang rasa asin seperti gula agar masakan tidak telalu asin lagi. Dari gorengan yang kurang matang saya belajar, kalau menggoreng sebaiknya tunggu minyaknya panas terlebih dahulu baru adonan gorengan bisa kamu masukkan biar cepat matang. Dari kue yang gosong pun saya jadi belajar kalau memanggang kue harus lebih memperhatikan suhu dan sering mengecek kondisi kue di dalam oven.

Ya hal-hal itu bisa saya atasi dari kegagalan-kegagalan yang saya alami. Makanya kalau lihat orang yang baru belajar masak jangan diatur-atur tapi dievaluasi dan diberitahu dengan cara yang baik. Atau dibiarkan saja dia bertemu kegagalan-kegagalannya dulu biar dia belajar sendiri. Untuk teman-teman yang sedang belajar memasak, selama kamu tidak membakar dapurmu, jangan takut untuk bereksperimen, ya!

BACA JUGA 3+1 Resep Bumbu Dasar Masakan yang Wajib Kita Tahu dan tulisan Fanisa Putri lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 1 November 2021 oleh

Tags: belajar masakMasak
Fanisa Putri

Fanisa Putri

Saya suka T-rex, berharap suatu hari nanti bisa membawanya jalan-jalan keliling kompleks perumahan. Kalau lihat T-rex kabari saya lewat instagram @fanisaput ya!

ArtikelTerkait

kesalahan mengolah sayuran terminal mojok

Daftar Kesalahan Mengolah Sayuran yang Harusnya Kita Hindari biar Nggak Rugi

10 April 2021
Bikin Bawang Goreng Homemade Itu Nggak Semudah yang Dibayangkan

Bikin Bawang Goreng Homemade Itu Nggak Semudah yang Dibayangkan

9 Mei 2023
Tradisi Kupatan sebagai Tanda Berakhirnya Hari Lebaran Masa Lalu Kelam Takbir Keliling di Desa Saya Sunah Idul Fitri Itu Nggak Cuma Pakai Baju Baru, loh! Hal-hal yang Dapat Kita Pelajari dari Langgengnya Serial “Para Pencari Tuhan” Dilema Mudik Tahun Ini yang Nggak Cuma Urusan Tradisi Sepi Job Akibat Pandemi, Pemuka Agama Disantuni Beragama di Tengah Pandemi: Jangan Egois Kita Mudah Tersinggung, karena Kita Mayoritas Ramadan Tahun Ini, Kita Sudah Belajar Apa? Sulitnya Memilih Mode Jilbab yang Bebas Stigma Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Kenapa Kita Sulit Menerima Perbedaan di Media Sosial? Masjid Nabawi: Contoh Masjid yang Ramah Perempuan Surat Cinta untuk Masjid yang Tidak Ramah Perempuan Campaign #WeShouldAlwaysBeKind di Instagram dan Adab Silaturahmi yang Nggak Bikin GR Tarawih di Rumah: Ibadah Sekaligus Muamalah Ramadan dan Pandemi = Peningkatan Kriminalitas? Memetik Pesan Kemanusiaan dari Serial Drama: The World of the Married Mungkinkah Ramadan Menjadi Momen yang Inklusif? Beratnya Menjalani Puasa Saat Istihadhah Menghitung Pengeluaran Kita Kalau Buka Puasa “Sederhana” di Mekkah Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Mengenang Serunya Mengisi Buku Catatan Ramadan Saat SD Belajar Berpuasa dari Pandemi Corona Perlu Diingat: Yang Lebih Arab, Bukan Berarti Lebih Alim Nonton Mukbang Saat Puasa, Bolehkah? Semoga Iklan Bumbu Dapur Edisi Ramadan Tahun Ini yang Masak Nggak Cuma Ibu

Semoga Iklan Bumbu Dapur Edisi Ramadan Tahun Ini yang Masak Nggak Cuma Ibu

29 April 2020
Bumbu Masak Instan, sang Penyelamat Anak Kos terminal mojok.co

Bumbu Instan, Senjata Masak Penyelamat Anak Kos

7 September 2021
10 Resep Makanan Terbaik dari Devina Hermawan, Chef Kesayangan Kita Semua Terminal Mojok

10 Resep Makanan Terbaik dari Devina Hermawan, Chef Kesayangan Kita Semua

10 September 2022
Plus Minus Acara Jejak Si Gundul buat Pemula yang Lagi Belajar Masak terminal mojok.co

Plus Minus Acara Jejak Si Gundul buat Pemula yang Lagi Belajar Masak

20 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib Mojok.co

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

1 Februari 2026
Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

31 Januari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
4 Menu Mie Gacoan yang Rasanya Gagal, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Menyesal seperti Saya

Tips Makan Mie Gacoan: Datanglah Pas Pagi Hari, Dijamin Rasanya Pasti Enak dan Nggak Akan Kecewa

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.