Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

3 Keunggulan Smartfren Dibanding Provider Internet Seluler Lain

Muhammad Arsyad oleh Muhammad Arsyad
18 Mei 2020
A A
keunggulan smartfren paket data kuota internet murah unlimited harga 50 ribu

keunggulan smartfren paket data kuota internet murah unlimited harga 50 ribu

Share on FacebookShare on Twitter

Tulisan ini bukan endorsement. Tidak pula karena saya didatangi pihak Smartfren dan dikasih segepok uang untuk menulis artikel. Saya juga bukan pegawainya. Tulisan ini murni muncul dari lubuk hati yang paling dalam.

Saya cuma pengin ngasih tahu kamu bahwa Smartfren masih layak menjadi provider pilihan. Ini nggak main-main. Di tengah gempuran provider kelas kakap, ia sebagai kelompok provider kelas teri sering kali tersisihkan. Saya beberapa kali menemukan teman-teman yang membanggakan providernya yang paling cepat, paling enak dipakai, dan paling perhatian melebihi pacar.

Iya, mereka-mereka inilah yang pakai provider macam Indosat, Three, Telkomsel. Smartfren selalu kalah, meskipun iklannya sudah sangat powerful dalam menarik perhatian konsumen. Tetapi Smartfren masih saja tak sebeken provider lain, bahkan jumlah penggunanya paling sedikit.

Data dari kominfo.go.id, di tahun 2018 saja jumlah pengguna Smartfren paling rendah dibandingkan provider lainnya dengan hanya 7 juta orang. Sementara Telkomsel terbanyak dengan 150 juta pengguna, disusul XL Axiata 45 juta, Indosat 34 juta, dan Three 17 juta. Melihat data ini, saya kok miris sekaligus kasihan dengan provider gabungan Smart dan Fren itu.

Taarufan saya sama provider ini berawal pada suatu saat jelang semester lima kuliah. Saya baru bisa beli hape android. Waktu itu saya membeli hape android Smartfren Andromax A. Lumayan buat BBM-an waktu itu. Logikanya usai membeli Andromax A, otomatis saya jadi pengguna Smartfren.

Prosesor Andromax A cuma pakai Quadcore CPU. Kapasitas RAM hanya 1 gigabyte. Memori cuma 8 GB. Namun saya puas, setidaknya biar nggak malu-maluin plus mampu mengikuti gaya chatting kawan-kawan saya.

Tahu sendiri kan, kalau hapenya Smartfren ya nggak bisa pakai provider lain, kecuali di-root? Tapi, oleh karena saya males buat root hape yang justru beresiko itu, mending beli paketan saja. Awalnya saya mangkel, Smartfren acap kali mengecewakan daripada bikin hati seneng.

Namun seiring perkembangan zaman, saya akhirnya telanjur nyaman memakainya. Bahkan nih ya, setelah saya ganti hape ke Realme C2, yang lumayan bagus dan keren itu, saya tetap setia dengan Smartfren. Kendati kerap dicibir adik saya sebab jaringan provider ini sering trouble dan kesalahan konfigurasi melulu saat main PES Online.

Baca Juga:

Masa Aktif Kuota Data Internet 28 Hari Sungguh Mengganggu Keuangan Kaum Mendang-Mending

Kartu Indosat Pascabayar Sebenarnya Tidak Spesial, tapi Saya Loyal Menggunakannya Selama 7 tahun 

Entahlah dapat jampi-jampi apa sehingga bisa-bisanya saya betah memakainya. Ogah beralih ke provider lain. Namun belakangan saya menemukan alasan memilih Smartfren sebagai provider tetap. Dan boleh jadi kamu-kamu akan tertarik juga.

#1 Murah

Sebagai anak laki-laki dari bapak saya yang eks buruh pabrik, saya termasuk golongan proletar. Sebagaimana umumnya kaum proletar yang dompetnya setipis buku tabungan anak SD, pilihan utama mencari provider adalah yang harga kuotanya paling murah.

Jelas, dan nggak boleh diganggu gugat. Sebab murah inilah, Smartfren sangat menolong di masa-masa pandemi seperti hari ini. Suatu hari, tatkala teman saya mengeluhkan borosnya pemakaian kuota karena provider yang dipakai mematok harga tinggi, akhirnya dia memutuskan ingin beralih provider. Kemudian dia tanya ke saya provider paling murah. Akhirnya, saya jawab saja Smartfren.

Mulanya dia nggak percaya, sebelum saya menyebut harga dan jumlah kuota didapat. Selepas menyebutnya teman saya itu kaget, hingga misuh-misuh segala. “Ediaaannn… murah temen!!!” (Gilaaa… murah banget!!!)

Teman saya itu ternyata cuma gengsi. Takut dikatain sobat misqueen. Tetapi ujung-ujungnya tergoda dan pakai Smartfren juga. By the way, memang harga kuotanya berapa sih? Nih ya, untuk 16 GB dengan masa aktif sebulan, di tempat saya seharga 37 ribu doang. Kalau yang unlimited sebulan, cuma 50 ribu.

#2 Irit

Murah dan Irit. Satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan dalam memilih provider. Dengan menggunakan Smartfren kamu berkesempatan besar meraup keduanya sekaligus. Smartfren emang paling perhatian ke orang-orang yang gajiannya nggak menentu atau para pekerja serabutan.

Irit. Smartfren tuh irit banget. Sambil menunggu gaji yang entah dibayar atau tidak, kamu kalau pakai kuota Smartfren, beuh… nggak usah cemas kehabisan sebelum transferan. Saking iritnya, bisa nyambi nulis buat Mojok dan nunggu kabar nasib tulisannya.

Kalau dimuat, uangnya bisa disimpen dulu. Toh, masa aktif kuotanya belum habis kok. Inilah yang saya praktikkan. Sumpah irit banget. Dibanding provider lain, mungkin Smartfren lah provider teririt.

Buktinya, teman saya, pengguna provider lain mengeluhkan borosnya kuota. Lah saya nggak tuh. Smartfren tuh iritnya nggak ketulungan, apalagi kalau nggak dipakai YouTube-an.

#3 Sinyalnya bisa hilang otomatis

Jangan dikira ini sebuah kelemahan. Coba kamu bayangin, misalnya kamu lupa dan membiarkan paket data di ponsel dalam keadaan menyala? Tiba-tiba saat dicek sudah banyak menyita kuota, padahal kamu nggak buka hape sama sekali. Nah, pengguna Smartfren tak secemas itu. Ajaibnya sinyal Smartfren akan hilang otomatis apabila hape tak digunakan.

Misalnya saat keluar rumah atau sedang perjalanan jauh, dan kamu lupa mematikan paket data, sinyal Smartfren otomatis hilang tanpa perlu menonaktifkan paket data. Apalagi pas masuk daerah-daerah susah sinyal.

Nggak usah jalan-jalan wis, kan lagi physical distancing. Saat di rumah saja, setelah sibuk chatting-an sama pacar, dan mendadak ketiduran, sehingga lupa matiin paket data. Nah, kamu tak perlu cemas kuotamu sia-sia begitu saja, sebab pukul satu malam ke atas sinyalnya akan hilang dengan sendirinya. Muncul lagi waktu subuh. Sinyal Smartfren capek, guys, butuh istirahat.

Itu dia alasan-alasan yang dapat kamu pertimbangkan untuk beralih ke provider ini. Sudah saatnya kita saling bantu. Mari bantu Smartfren supaya tak lekas-lekas tutup.

BACA JUGA Indosat Cocok Untuk Mahasiswa, Telkomsel Untuk Pekerja: Apakah Benar Anggapan Para Pengguna Provider Ini? dan tulisan Muhammad Arsyad lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 18 Mei 2020 oleh

Tags: Internetsmartfren
Muhammad Arsyad

Muhammad Arsyad

Warga pesisir Kota Pekalongan, penggemar Manchester United meski jarang menonton pertandingan. Gemar membaca buku, dan bisa disapa di Instagram @moeharsyadd.

ArtikelTerkait

4 Alasan yang Bikin Saya Enggan Pasang WiFi di Rumah Terminal Mojok

4 Alasan yang Bikin Saya Enggan Pasang WiFi di Rumah

27 Januari 2022
kekerasan pada perempuan di internet definisi pengertian jenis macam mojok.co

Panduan Mengenal Kekerasan pada Perempuan di Internet

10 Agustus 2020
Pak Menkominfo, Memangnya Kenapa kalau Sinyal 5G buat Nonton YouTube doang? Terserahlah Mau buat Apa, Bebas!

Pak Menteri, Memangnya Kenapa kalau Sinyal 5G buat Nonton YouTube doang? Terserahlah Mau buat Apa, Bebas!

16 November 2023

Telkomnet Instan, Layanan Internet ‘Lemot’ yang Populer pada 2000-an

22 April 2021
lelang online gacha mojok

4 Tips agar Tidak Kena Tipu Lelang Online

15 Agustus 2021
iPhone Kalian Terblokir dan Sinyalnya Hilang? Tenang, eSIM Solusinya!

iPhone Kalian Terblokir dan Sinyalnya Hilang? Tenang, Ini Solusinya!

14 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya Mojok.co

Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya

28 Januari 2026
4 Sisi Terang Mahasiswa Kupu-Kupu yang Selama Ini Dipandang Sebelah Mata Mojok.co

Mahasiswa Kupu-Kupu Jangan Minder, Kalian Justru Lebih Realistis daripada Aktivis Kampus yang Sibuk Rapat Sampai Lupa Skripsi dan Lulus Jadi Pengangguran Terselubung

27 Januari 2026
Sisi Gelap Budaya Rewang di Hajatan Desa yang Nggak Banyak Orang Tahu Mojok.co

Saya Tidak Antisosial, Saya Cuma Takut Ikut Rewang dan Pulang Dicap Nggak Bisa Apa-apa

29 Januari 2026
Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Kalau Saya Nggak Merantau ke Sidoarjo, Saya Nggak Tahu 3 Sisi Gelap Sidoarjo Ini

26 Januari 2026
Pengalaman Menginap di Bobocabin Pacet Mojokerto: Tenang dan Nyaman, tapi Nggak Cocok buat Penakut

Pengalaman Menginap di Bobocabin Pacet Mojokerto: Tenang dan Nyaman, tapi Nggak Cocok buat Penakut

28 Januari 2026
Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

30 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.