Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama

Rachelia Methasary oleh Rachelia Methasary
22 Agustus 2026
A A
Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama Mojok.co

Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Seumur hidup saya belum pernah merasakan rebahan di dalam hotel kapsul. Walau bukan hal baru dalam dunia travelling, belum pernah sekalipun saya mencoba bermalan di penginapan mungil yang hanya muat untuk satu orang ini. 

Selama ini saya berpikir, apa enaknya tidur di dalam ruangan yang cuma muat sebadan doang? Selain itu, kita harus bergabung bersama pengguna lain walaupun beda unit. Namun, pemikiran ini berubah ketika beberapa waktu lalu saya berkesempatan pergi ke Jogja dan menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu. 

Saya naik KA Bogowonto dan tiba di Stasiun Tugu Jogja dini hari, 01.30 WIB. Di waktu itu begitu sulit mencari penginapan bebas jam check-in dengan harga murah dan mudah dijangkau. Lalu, seorang teman merekomendasikan hotel kapsul dekat stasiun yang bisa check-in kapan saja dengan harga Rp100.000-an per-malam. Nah, ini yang saya cari.

Hotel kapsul hanya berjarak 1 kilometer dari Stasiun Tugu Jogja. Lokasinya strategis di pinggir jalan raya dan dekat dengan minimarket ataupun tempat makan. 

Kesan pertama saya, sebenarnya penginapan ini tidak mirip kapsul, lebih mirip kotak tidur bertingkat yang memiliki password pembuka pintu di setiap unitnya. Dan, pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul atau sleepbox dekat Stasiun Tugu Jogja akan saya rangkum di sini.

#1 Hotel kapsul nyaman untuk seorang introvert seperti saya

Konsep hotel ini bisa disebut sharing ruangan bersama tamu lain. Setiap lorong memiliki sekitar 10 bilik tidur bertingkat. Sebagai seorang yang suka sendiri, tempat ini cukup nyaman untuk saya. Ketika sudah masuk ke dalam ruang tidur, saya seperti menemukan ketenangan. Tidak perlu berinteraksi dengan siapapun. FYI, satu ruang hotel kapsul ini hanya diperuntukkan untuk 1 orang ya.

Saya bebas melakukan apapun di dalam, seperti baca buku, nonton, dan tidur tanpa ada gangguan. Rasanya seperti hidup dalam kedamaian. Lelah setelah perjalanan jauh pun sirna. 

Ada satu hal yang membuat saya agak canggung sebenarnya, yaitu kamar mandi bersama jadi mirip kamar mandi kos-kosan. Setiap lantai disediakan satu kamar mandi. Untung waktu itu agak sepi, jadi tidak antri. Selain itu, interior kamar mandinya sudah modern dan bersih pula.

Baca Juga:

Perempatan Jetis Jogja adalah anomali, perempatan paling berpendidikan sekaligus meresahkan di Jogja

Orang yang Foto di Tugu Jogja Itu Bukan Norak, Hampir Semua Pelancong Pernah Melakukannya

#2 Bebas jam check in, resepsionis 24 jam standby

Salah satu masalah klasik wisatawan yang datang ke Jogja yaitu sampai tujuan dini hari. Mau tidur di stasiun menunggu pagi ya melelahkan. Mau nongkrong di kafe 24 jam sampai terang kok kayaknya gabut. 

Mau check in di hotel biasa terlalu banyak syarat. Nah, untungnya ada hotel kapsul dekat Stasiun Tugu ini bebas jam masuk dengan resepsionis 24 jam. Jadi bisa langsung bobok cantik dengan kasur yang nyaman.

ADVERTISEMENT

Waktu itu saya datang jam 2 subuh, tapi wajib check in sehari sebelumnya. Praktis banget, bisa chat lewat WhatsApp. Ketika sudah sampai, petugas resepsionis langsung mengurus kamar dan saya bisa langsung rebahan tanpa harus menunggu lama. 

Bagi saya, fleksibilitas check in ini merupakan fitur paling nyaman untuk wisatawan yang kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh. Ya untuk sekedar meluruskan punggung, bolehlah.

#3 Tidak untuk staycation, hanya cocok untuk istirahat sebentar

Jika agendamu ke Jogja hanya ingin staycation sambil nonton Netflix lalu pesan makanan online, saya tidak menyarankan untuk memilih hotel kapsul. Sebaiknya tidak memaksakan diri untuk untuk rebahan terlalu lama dalam bilik mungil ini. 

Kasur hotel kapsul ini memang empuk. Selain itu ada meja, cermin, AC yang adem, bikin betah tidur seharian. Namun, sebaiknya kamu memilih hotel pada umumnya saja. Penginapan kapsul ini konsepnya dibuat untuk transit saja, meluruskan punggung, memulihkan energi, lalu langsung check out untuk menjelajah Jogja seharian. 

Lagipula, penginapan ini tidak memiliki jendela agar kamu bisa menikmati cityview sambil tiduran dalam selimut hangat. Saya pun merasa sumpek kelamaan di dalam kotak tidur itu. Saat matahari mulai muncul, saya langsung keluar hotel untuk cari sarapan dan kopi pagi.

Menghabiskan waktu di dalam sini membuat saya merasa seperti diisolasi. Meskipun begitu, lelah saya terbayarkan sih dengan harga yang ramah kantong, apalagi buat kaum mendang-mending seperti saya ini.

Jika datang ke Jogja lagi atau mungkin ke kota lain, saya akan cari penginapan semacam ini lagi sih. Cukup worth it untuk mengistirahatkan tubuh sebelum berkeliling kota. Kalau kamu gimana? Sudah pernah belum menginap di hotel kapsul?

Penulis: Rachelia Methasary
Editor: Kenia Intan

ADVERTISEMENT

BACA JUGA Trauma menginap di hotel murah Cikarang yang lebih cocok jadi tempat uji nyali daripada tempat bermalam.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 Agustus 2026 oleh

Tags: hotel dekat stasiun tuguhotel kapsul. hotelStasiun TuguStasiun Tugu Jogjatugu jogja
Rachelia Methasary

Rachelia Methasary

Pustakawan di ibu kota yang senang ngopi, traveling, dan baca buku. Lebih memilih tempat yang sepi dan tenang karena introvert.

ArtikelTerkait

6 Rekomendasi Kuliner di Pasar Kranggan Yogyakarta Terminal Mojok.co

6 Rekomendasi Kuliner di Pasar Kranggan Yogyakarta

11 Maret 2022
Membayangkan Stasiun Tugu Jogja Lenyap, Kira-kira Apa yang akan Terjadi? Mojok.co

Membayangkan Stasiun Tugu Jogja Lenyap, Kira-kira Apa yang Akan Terjadi?

25 Februari 2025
Wangi yang Menjebak, Rasa yang Sudah Tertebak: Sebuah Pengakuan Cinta untuk Roti O Stasiun Tugu Jogja, yang Kerap Menghipnotis Saya dan Ribuan Penumpang Kereta Lainnya

Wangi yang Menjebak, Rasa yang Sudah Tertebak: Sebuah Pengakuan Cinta untuk Roti O Stasiun Tugu Jogja, yang Kerap Menghipnotis Saya dan Ribuan Penumpang Kereta Lainnya

6 April 2025
Muncul Zombie, KRL Jogja Solo dan Stasiun Tugu Perlu Berbenah (Unsplash)

Fenomena “Zombie Apocalypse” di Stasiun Tugu Yogyakarta dan KRL Jogja Solo, Kapan Berbenah?

26 Desember 2024
Tugu Jogja Kini Lebih Menyenangkan ketimbang Malioboro (Unsplash)

Orang yang Foto di Tugu Jogja Itu Bukan Norak, Hampir Semua Pelancong Pernah Melakukannya

7 Juli 2026
Perempatan Jetis, Perempatan Paling Berpendidikan di Jogja Sejak Masa Kolonial

Perempatan Jetis Jogja adalah anomali, perempatan paling berpendidikan sekaligus meresahkan di Jogja

29 Juli 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar Terminal

Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar

21 Agustus 2026
Klaten sejatinya bukan kota, tapi obat stres untuk wargi Jogja

Klaten sejatinya bukan kota, tapi obat mujarab buat wargi Jogja yang stres karena padatnya jalanan

19 Agustus 2026
Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda Mojok.co

Menulis sastra itu menyenangkan, tetapi menjadikannya sumber penghidupan adalah cerita yang berbeda

18 Agustus 2026
Kaza Mal Surabaya memang nggak keren, tapi bukan berarti layak dilupakan dan nggak dikunjungi Mojok.co

Kaza Mall Surabaya memang nggak keren, tapi bukan berarti layak dilupakan dan nggak dikunjungi

19 Agustus 2026
Gen Z lanjut S2 bukan karena ambisi, tapi patah hati (Unsplash)

Banyak Gen Z lanjut S2 bukan karena gelar dan ambisi, tapi karena patah hati dan bingung mau ngapain lagi

20 Agustus 2026
Memangnya kenapa kalau orang kabupaten minta gaji tinggi? Nggak boleh gitu mereka sejahtera?

Memangnya kenapa kalau orang kabupaten minta gaji tinggi? Nggak boleh gitu mereka sejahtera?

16 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.