Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Hidup di Bantul Tanpa Bioskop akan Baik-baik Saja Selama Ada Jathilan hingga Tanding Voli

Cindy Gunawan oleh Cindy Gunawan
23 April 2026
A A
Bantul Nggak Punya Bioskop, tapi Warlok Nggak Kekurangan Tontonan Menghibur karena Ada Jathilan hingga Lomba Voli Mojok.co

Bantul Nggak Punya Bioskop, tapi Warlok Nggak Kekurangan Tontonan Menghibur karena Ada Jathilan hingga Lomba Voli (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Keberadaan bioskop di Klaten beberapa waktu lalu sudah jelas membuat saya sebagai warga Bantul agak gigit jari. Pasalnya, Klaten dan Bantul tak jarang menjadi wilayah yang dibanding-bandingkan keunikannya.

Kemudian, gebrakan lain muncul, bahkan di daerah yang lebih dekat dengan Bantul, yakni Gunungkidul. Iya! Gunung Kidul sekarang juga memiliki bioskop!

Lalu, kalau warga Bantul ingin menonton film, mereka harus ke mana? Ya, lumrahnya ke Kota Jogja atau Kabupaten Sleman karena bioskop hanya ada di sana.

Namun, tetap saja, buat saya, pergi menonton bioskop itu bukan sebuah kegiatan yang memiliki urgensi tinggi.

Dari ketiadaan bioskop dan mal di kabupaten ini, akhirnya saya melakukan observasi mengenai tontonan apa yang sejatinya difavoritkan oleh warga Bantul. Dan, kenyataannya, ketiadaan bioskop sesungguhnya tidak berdampak signifikan bagi anak muda Bantul. 

Tidak ada mal dan bioskop yang berdiri di Bantul

Pertama, mungkin saya harus jelaskan kembali bahwa Bantul itu tidak memiliki mal karena secara hukum, memang ada peraturan yang mengatur mengenai pembangunan mal atau pusat perbelanjaan di daerah ini.

Namun, jika ingin dilihat dari alasan yang menggelitik, mungkin saja tidak adanya mal di Bantul karena maraknya aksi klitih yang mengganggu ketentraman warga.

Begitu pula dengan keberadaan bioskop, menurut saya, akan sulit menentukan daerah mana di Bantul yang cocok untuk mendirikan bioskop. Misalnya, bayangkan jika bioskop dibangun di daerah Kasihan, tanpa mal mewah pun wilayah ini sudah macet, boro-boro ditambah gedung bioskop. Atau dibangun di Banguntapan? Wilayah tersebut sudah terlampau powerful!

Baca Juga:

Bantul Itu Maju ya, Gaes, Bukan Desa Tertinggal dan Tak Tersentuh Peradaban seperti yang Ada di Pikiran Kalian!

Saya Mengaku Iri kepada Mereka yang Tinggal di Dekat Stadion Kridosono dan Stadion Mandala Krida Jogja

Lebih ramai penonton jathilan dan panggung dangdut

Selain bingung soal kemungkinan wilayah mana bioskop akan didirikan, alasan yang cukup personal, menurut pengamatan saya adalah alih-alih menonton bioskop, saya merasa warga Bantul lebih tertarik dan semangat menonton tradisi jathilan dan dangdut koplo.

Ini serius lho. Sebab, setiap ada acara jathilan atau dangdut koplo dihelat oleh warga setempat, entah bagaimana caranya, kabar tersebut bisa meluas hingga ke daerah lain dan menjadikan para pedagang terpanggil untuk berbondong-bondong menggelar lapaknya di sana.

Itu pula yang memanggil para warga untuk turut datang menyaksikan dan meramaikan acara tersebut.

Pertandingan voli antar kampung intensitasnya setara Proliga

Selain jathilan dan dangdut koplo, warga desa di daerah Bantul juga akrab dengan olahraga voli. Makanya, jangan diragukan lagi betapa meriahnya pelaksanaan pertandingan voli antar kampung di sini.

Meskipun hanya antar kampung, tapi intensitas pertandingannya bisa setara Proliga ketika tim LavAni melawan Bhayangkara Presisi, lho!

Pertandingan voli semacam ini pun tidak terbatas usia dan gender, makanya sajian permainan di lapangan selalu heboh dan tidak tertebak.

Terlebih acara semacam ini dilakukan saat malam hari, jadi banyak orang bisa menonton karena sudah memiliki waktu luang.

Melihat atraksi burung dara di Pasty Bantul

Ini sudah pernah saya cantumkan sebagai bagian dari ide pacaran di Bantul. Teruntuk para pembaca, yang menyukai hewan, terutama burung, setiap siang hingga sore hari, di sekitar Pasar Satwa dan Tanaman Hias (Pasty) banyak bapak-bapak yang melakukan aksi menerbangkan burung dara. Dan, saya yakin ini juga menjadi tontonan favorit warga Bantul saat luang.

Jadi, Bantul tanpa mal dan bioskop itu nggak bikin warganya sengsara dan gairah anak mudanya mati, kok!

Kami malah tetap hidup bahagia, ya karena kami punya kegiatan-kegiatan semacam ini tadi yang nggak kalah serunya dengan menonton bioskop. Yakin, nih masih meragukan kabupaten satu ini?

Penulis: Cindy Gunawan
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Bantul Tidak Butuh Mall untuk Bisa Disebut Beradab dan Maju, Standar Konyol kayak Gitu Wajib Dibuang!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 April 2026 oleh

Tags: BantulBioskopdangdutanjathilanMalpastytanding volu
Cindy Gunawan

Cindy Gunawan

Mbak-mbak medioker Bantul. Gemar menulis keresahan personal, ketimpangan unik dan hal serba nyentrik yang hadir di Jogja Selatan.

ArtikelTerkait

5 Bioskop Murah di Bogor dengan Harga Tiket Mulai dari 25 Ribu

5 Bioskop Murah di Bogor dengan Harga Tiket Mulai dari 25 Ribu

2 Maret 2024
Buat Pengelola Bioskop: Stop Ambil Jatah Layar Film Indonesia untuk Film Blockbuster terminal mojok.co

Buat Pengelola Bioskop: Stop Ambil Jatah Layar Film Indonesia untuk Film Blockbuster

10 Desember 2021
Berkendara di Jalan Bibis Bantul Mirip Ikut Lava Tour Merapi, Bedanya Nggak Perlu Keluarin Uang Aja

Berkendara di Jalan Bibis Bantul Mirip Ikut Lava Tour Merapi, Bedanya Nggak Perlu Keluarin Uang Aja

17 Maret 2025
Pengalaman Nonton Film di Studio VIP Cinepolis Jogja, Selama Nonton Berasa Sultan

Pengalaman Saya Nonton Film di Studio VIP Cinepolis Jogja, Selama Nonton Berasa Sultan

1 Agustus 2024
Opini Julia Suryakusuma terhadap Film ‘Tilik’ Berbau Kolonialisme Gaya Baru feminisme terminal mojok.co

Mendaftar 15 Kutipan Nggatheli dalam Film Tilik

19 Agustus 2020
Jalan Dingkikan Bantul Menguji Nyali Pengendara. Jangan Lewat Sini Sendirian di Malam Hari!

Jalan Dingkikan Bantul Menguji Nyali Pengendara. Jangan Lewat Sini Sendirian di Malam Hari!

19 September 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Satria FU Sudah Tak Pantas Disebut Motor Jamet, Yamaha Aerox lah Motor Jamet yang Sebenarnya

Alasan Mengapa Satria FU Masih Digandrungi ABG di Madura, Membuat Pria Lebih Tampan dan Bikin Langgeng dalam Pacaran

23 April 2026
UIN Malang dan UIN Jogja, Saudara yang Perbedaannya Kelewat Kentara

Biaya Hidup Murah, Denah Kampus Mudah Adalah Alasan Saya Masuk UIN Malang

19 April 2026
Suzuki Jimny Jangkrik hingga Toyota Yaris Bakpao, 6 Julukan Mobil Paling Unik karena Desainnya yang Aneh Mojok.co

Suzuki Jimny Jangkrik hingga Toyota Yaris Bakpao, 6 Julukan Mobil Paling Aneh Terinspirasi dari Bodi yang Unik

20 April 2026
3 Ciri Penjual Nasi Goreng Merah Surabaya yang Sudah Pasti Enak Mojok.co

3 Ciri Penjual Nasi Goreng Merah Surabaya yang Sudah Pasti Enak

21 April 2026
Resign demi Jadi Wirausaha Itu Memang Ceroboh, tapi Saya Nggak Menyesal sekalipun Bangkrut

Resign demi Wirausaha Itu Memang Ceroboh, tapi Saya Nggak Menyesal sekalipun Bangkrut

18 April 2026
10 Pantai yang Bikin Kebumen Nggak Pantas Menyandang Status Kabupaten Termiskin, Cocoknya Jadi Kabupaten Wisata Mojok.co

Kebumen: Banyak Pantainya, tapi Belum Jadi Primadona Wisata Layaknya Yogyakarta

21 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama
  • Guru, Profesi yang Dihormati di Desa tapi Hidupnya Sengsara di Kota: Dimuliakan Seperti Nabi, Digaji Lebih Kecil dari Kuli
  • Pakai Jasa Porter di Stasiun meski Bisa Bawa Barang Sendiri: Sadar 50 Ribu Itu Tak bikin Rugi, Tapi Justru Belum Seberapa
  • 4 Jenis Pengendara Motor di Pantura yang Harus Diwaspadai di Jalan Raya: Top Level Ngawur dan Tak Tahu Aturan!

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.