Sekilas mendengar nama Banyuwangi, pasti yang terlintas pertama kali di pikiran kita adalah nama salah satu kabupaten di Jawa Timur lengkap dengan wisata alamnya yang indah. Akan tetapi di belahan lainnya di Pulau Jawa, ada tempat lain yang memiliki nama sama, tetapi nasibnya jauh berbeda. Tempat yang saya maksud adalah Desa Banyuwangi yang berada di Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang.
Ya, desa ini memiliki nama yang serupa dengan The Sunrise of Java di Jawa Timur sana, namun nasibnya beda. Kok bisa? Berikut alasannya.
Banyuwangi Jawa Timur cocoknya buat jadi tempat wisata, sementara yang di Magelang cocoknya jadi tempat slow living
Perbedaan utama yang sangat terasa antara kedua Banyuwangi adalah tujuannya. Kalau Bumi Blambangan di Jawa Timur sana lebih cocok buat berwisata karena menghadirkan panorama alam yang indah, Banyuwangi Magelang di Jawa Tengah cocoknya buat jadi tempat slow living.
Coba saja tengok destinasi wisata di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur. Ada banyak sekali dan terkenal. Misalnya, Taman Nasional Baluran, ada juga Kawah Ijen yang terkenal dengan blue fire-nya. Belum lagi wisata pantainya yang juga menjadi incaran wisatawan seperti Pantai Pulau Merah, Teluk Hijau, dll. Bahkan di sini juga ada hutan trembesi yang ikonik mirip kayak di film, De Djawatan.
Sementara itu, Banyuwangi Magelang yang ada di Jawa Tengah lebih adem ayem. Soalnya lokasinya jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Warga di sini memanfaatkan lingkungan sekitar untuk pertanian dan memenuhi kebutuhan hidup mereka.
Baca halaman selanjutnya: Perbedaan lainnya yang satu diperhatikan, yang satu berdikari…



















