Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Kuliah di UNU Yogyakarta: Senang dengan Fasilitasnya tapi Sedih karena Nama Gedungnya

Dyaz Choirul Bachtiar oleh Dyaz Choirul Bachtiar
19 Agustus 2025
A A
UNU Yogyakarta Adalah Anomali, Kampus Swasta dengan Fasilitas Lengkap kok UKT-nya Masih Terjangkau Mojok.co

UNU Yogyakarta Adalah Anomali, Kampus Swasta dengan Fasilitas Lengkap kok UKT-nya Masih Terjangkau (wikipedia)

Share on FacebookShare on Twitter

Kala itu, saya cukup senang mendengar informasi bawa mahasiswa UNU Yogyakarta akan menggunakan gedung barunya. Berpindah dari gedung lama yang berlokasi di Jalan Lowanu, Sorosutan, Umbulharjo.

Senang karena membayangkan akan kuliah di gedung yang tingginya sembilan lantai (angka sembilan dipilih karena melambangkan jumlah bintang pada logo NU). Lahan yang luas dan nuansa bangunan bertema modern industrial. Belum lagi fasilitas seperti kelas ber-AC, eskalator, lift, dan fasilitas lain yang tak bisa ditemukan di gedung lama. Semua itu terlintas di kepala.

ADVERTISEMENT

Jika dibandingkan dengan gedung kampus lama, gedung baru jelas menang telak.

Saya mulai merasakan rasanya berkuliah di gedung baru UNU Yogyakarta pada semester genap tahun 2023. Menikmati ruang kelas yang lebar, bersih, dan ber-AC. Menikmati view Gunung Merapi dari lantai enam sambil sebat santai. Kuliah berjalan lebih menarik.

Sampai akhirnya saya membaca berita dari website LPTNU. Gedung baru UNU Yogyakarta dinamakan gedung Joko Widodo pada Musyawarah Nasional & Konferensi Besar NU 2023.

Ya, saya berkuliah di gedung yang bernama Joko Widodo. Menyedihkan.

Mengapa bukan nama kyai NU saja?

Kesedihan itu semakin muncul ketika ada teman yang bercanda dengan nada mengejek, bahwa saya akan lulus dari kampus Jokowi.

Saya akhirnya mempertanyakan mengapa universitas yang lahir dari Nahdlatul Ulama malah dinamai dengan nama Joko Widodo. Bukankah NU juga memproduksi banyak ulama dari generasi ke generasi. Para pemikir, cendekia, dan intelektual muslim juga banyak yang lahir dari rahim NU. Tapi mengapa harus Joko Widodo?

Baca Juga:

Pengalaman Menyenangkan Saya Menjadi Anak dari Bapak NU dan Ibu Muhammadiyah

Lulusan S2 Kesulitan Cari Kerja di Jogja: Ditolak Puluhan Sekolah karena NU dan Tidak Punya KTA Muhammadiyah Sampai Nggak Tega Ngasih Gaji Kecil

Misalnya adalah Wahid Hasyim. Anak dari pendiri NU sekaligus Menteri Agama keempat itu dijadikan nama salah satu universitas di Semarang .  Ada juga Universitas Wahab Hasbullah dan Universitas Hasyim Asyari yang terletak di Jombang. Dan masih banyak lagi institusi perguruan tinggi berlatar belakang NU yang disematkan dengan nama ulamanya.

Selain itu ada juga beberapa universitas negeri yang menggunakan nama tokoh NU sebagai nama gedungnya. Seperti K.H. Ali Maksum dan K.H. Tolchah Mansoer yang dijadikan nama gedung Fakultas di UIN Sunan Kalijaga.

Bahkan, K.H. Hasyim Asy’ari saja dijadikan nama gedung pusat laboratorium MIPA Universitas Negeri Jakarta. Walaupun mungkin sulit mencari keterkaitan antara K.H. Hasyim Asy’ari dengan pusat laboratorium MIPA. Apalagi letaknya di UNJ, yang notabenenya bukan kampus dengan background NU secara institusi. Tapi tetap menggunakan nama tokoh NU sebagai nama gedungnya.

Mengapa UNU Yogyakarta harus menamai gedungnya dengan Joko Widodo?

Penamaan gedung dengan nama seorang tokoh jelas memiliki alasan. Alasan paling sederhana adalah jasa dan kontribusi tokoh tersebut pada masyarakat luas.

Kita sebenarnya bisa menggunakan ilmu toponimi dalam upaya mencari tahu alasan penamaan gedung baru UNU Yogyakarta. Toponimi merupakan cabang ilmu linguistik yang mengkaji asal-usul, makna, dan evolusi nama-nama tempat, seperti nama kota, desa, gunung, dan sungai.

Tapi sayangnya UNU Yogyakarta tidak pernah mempublikasikan artikel resmi yang menjelaskan alasan-alasan penamaan gedung baru yang bernama Joko Widodo. Sekedar berita pun tak ada. Laman resmi milik UNU Yogyakarta hanya menyoroti peresmian gedung baru yang memang di hadiri Jokowi sebagai presiden waktu itu.

Mungkin maksud penamaan gedung baru itu adalah agar para komunitas akademik UNU Yogyakarta bisa meneladani semangat perjuangan dan pemikiran Jokowi. Lalu, semangat perjuangan dan pemikiran seperti apa yang Jokowi wariskan. Sampai-sampai UNU Yogyakarta begitu percaya diri menggunakan nama itu sebagai gedung barunya.

Sampai sekarang saya belum tahu pemikiran apa yang diwariskan oleh Joko Widodo untuk bangsa ini. Sulit sekali menemukan karyanya dalam bentuk buku yang bisa menarasikan gagasan dan ide besar tentang Indonesia. Ia tampaknya juga absen di banyak diskursus seperti: hak asasi manusia, kerukunan agama, demokrasi, ekologi, dll.

Simbol narsisme Jokowi

Saya harus meminta maaf jika tulisan saya berpotensi menyinggung; gedung baru UNU Yogyakarta adalah simbol narsisme Joko Widodo.

Narsisme yang saya soroti bukan soal gaya penampilan fisik. Tapi pada aspek pemikiran, prestasi, dan kekuasaan Jokowi. Bentuknya bisa berupa karya seni, baliho, narasi media, dll. Termasuk gedung UNU Yogyakarta.

Beberapa lagu yang dibuat sebagai puja-puji dirinya yang beredar di Youtube. Baik ciptaan seniman maupun ciptaan AI. Setidaknya ada tiga lagu yang, lirik, pencipta, dan genrenya berbeda tapi judulnya sama: “Terima Kasih Pak Jokowi”. Dan paling banyak lagu yang diciptakan menggunakan AI. Semua lagu itu bagaikan burdah pujian untuk sang junjungan: Jokowi.

Ada juga tiga patung yang dibuat saat beliau masih menjabat presiden. Satu ada di puncak Gunung Sunu (NTT), satu ada di sirkuit Mandalika, dan satu lagi ada di Kabupaten Karo (Sumatera Utara). Memang, mantan presiden sebelumnya juga punya patung. Cuma patung mereka dibangun setelah usai menjadi presiden.

Ada juga soal baliho atau media luar ruang. Saat kepulangan Jokowi ke Solo, ribuan baliho tersebar di mana-mana. CNN mencatat ada ratusan baliho terpasang di sepanjang rute kepulangan Jokowi. Semuanya bertuliskan “Terimakasih Pak Jokowi”. Ada juga yang bertuliskan Jokowi sebagai guru bangsa. Fenomena ini hanya terjadi pada lengsernya presiden Jokowi.

Masih banyak simbol-simbol narsisme Jokowi. Seperti media massa milik pemerintahan yang mengkampanyekan keberhasilan program Jokowi di akhir masa kepresidenanya. Organisasi-organisasi massa yang dibentuk dengan tugas mencintai sepenuhnya Jokowi. Partai yang kadernya menganggap bahwa Jokowi layak dijadikan sebagai nabi.

Baca halaman selanjutnya

Balas budi pembangunan (?)

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 20 Agustus 2025 oleh

Tags: Gedung Joko Widodojoko widodoKampus NUnuUNU Yogyakarta
Dyaz Choirul Bachtiar

Dyaz Choirul Bachtiar

Penjual angkringan dan penjaga Kuburan Congot.

ArtikelTerkait

Djoko Tjandra Jokowi MOJOK.CO

Adu Sakti Djoko Tjandra vs Joko Widodo

12 Juli 2020
Surat untuk Gus Yahya Kesetaraan Gender Itu Nggak Cuma Ngurusin Kapasitas, Gus Terminal Mojok

Surat untuk Gus Yahya: Kesetaraan Gender Itu Nggak Cuma Ngurusin “Kapasitas”, Gus

22 Januari 2023
pengangguran

Kiat-Kiat Sukses Menjadi Pengangguran

14 Agustus 2019
cocoklogi

Cocoklogi Bencana di Indonesia: Kok Salah Pak Jokowi?

5 Agustus 2019
Di Luar Berdebat, di Kampung Saya, NU dan Muhammadiyah Berhubungan Erat Sampai ke Kamar terminal mojok.co

Alasan Teman Saya yang Orang Muhammadiyah Tidak Direstui Menikah dengan Orang NU

28 Mei 2020
rektor unu yogyakarta mojok.co

Rektor Baru UNU Yogyakarta Siapkan Strategi Akselerasi

5 April 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 hal yang tidak saya sangka bisa dilakukan driver ojek online selain mengantar penumpang dan makanan Mojok.co

4 hal yang tidak saya sangka bisa dilakukan driver ojek online selain mengantar penumpang dan makanan

1 Agustus 2026
Ide bisnis buat pebisnis Semarang kalau punya punya 100 miliar (Unsplash)

Ide bisnis yang muncul di kepala saya kalau punya uang 100 miliar adalah bikin rumah kesejahteraan khusus anjing di Semarang

2 Agustus 2026
Alasan modal Rp100 miliar lebih baik "disulap" jadi bisnis laundry daripada usaha yang ikuti tren Mojok.co

Alasan modal Rp100 miliar lebih baik “disulap” jadi bisnis laundry daripada usaha yang ikuti tren

2 Agustus 2026
Bodoh! Ngapain iuran 100 ribu demi mengundang sound horeg (Pexels)

Saat Jakarta terasa lebih tenang dibanding mudik ke Jawa Timur gara-gara teror pawai sound horeg Agustusan

29 Juli 2026
Pertemukan dengan duit Rp100 miliar, saya akan bangun usaha kue, laundry kiloan, dan toko buku Mojok.co

Pertemukan dengan duit Rp100 miliar, saya akan bangun usaha kue, laundry kiloan, dan toko buku

29 Juli 2026
Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

1 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.