Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Semua Akan Drakoran pada Waktunya

Karina Rahma Wati oleh Karina Rahma Wati
9 April 2020
A A
drakoran

Semua Akan Drakoran pada Waktunya

Share on FacebookShare on Twitter

“Drakoran teroooos, apa sih ramenya drakor?” pertanyaan sederhana ini nyatanya dapat menjerumuskan seseorang ke dalam “lubang perdrakoran” alias jadi kecanduan menonton drama korea. Soalnya hanya dari pertanyaan tersebut, bisa-bisa muncul berbagai pertanyaan lanjutan lainnya seperti :

“Emang ceritanya tentang apa?”
“Suka lewat di timeline Twitter sih, emangnya se-seru itu ya?”
“Eh, bukannya dia si a yang personil grup x ya?”
“Kok ganteng-ganteng sih?”

Kalau sudah begini, ujungnya biasanya akan berlabuh ke sebuah pertanyaan “boleh minta filenya ga?”.

Setelah mulai mencoba nonton, mulai tertarik, dan akhirnya mendeklarasikan diri sebagai penikmat jalan cerita dari drama korea. Selanjutnya mulai mengunduh sendiri drama korea baik dari laman legal atau illegal (((tolong jangan dicontoh!))) terakhir, menjadikan kegiatan menonton drama korea sebagai sebuah short escape.

Memang menonton drama korea merupakan sebuah langkah yang tepat dipilih ketika suntuk mulai menyapa. Lalu, kenapa harus drama korea? Bagi saya pribadi yang merupakan penikmat film atau drama dengan genre komedi romantis, drama korea merupakan pilihan yang tepat karena ya memang surganya genre romantis “menye-menye” dengan bumbu-bumbu komedi.

Tapi, drama korea bukan hanya sekadar penyedia genre komedi romantis, ya! Meski memang itu nilai jual utamanya, drama korea juga menyuguhkan berbagai genre yang bisa kamu sukai. Perang-perangan? ada. Detektif? tersedia. Politik hingga kehidupan jaksa? Ada juga. Agen rahasia yang melawan komplotan teroris, bahkan invasi zombie? Semua ada di sini.

Ditambah, visual pemerannya yang memanjakan mata dengan akting yang mumpuni membuat pemeran-pemeran di drama korea mendapat perdikat paket komplit. Karena rupawan saja tidak cukup!

Selain itu, berbagai Original Sound Track yang menambah bumbu-bumbu dalam drama korea menjadi variabel yang tak dapat dipisahkan. Lagu-lagu pengiring tersebut dapat memanjakan telinga penonton dengan baik dan mudah diingat.

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

Jadi bagaimana tidak dibuat candu, mata penonton dimanjakan oleh visual para aktornya yang menawan ditambah Original Sound Track yang syahdu menjadi sebuah perpaduan yang ciamik.

Bagi saya pribadi, ada sebuah hal unik yang tak bisa dijelaskan ketika ditanya mengapa memilih drama korea dibandingkan serial barat atau lainnya. Ya, mungkin saya sudah terlanjur jatuh dan tak bisa bangkit lagi dari si drama korea ini.

Bahkan, belakangan ini salah satu Youtuber ternama tanah air, yaitu Arief Muhammad tengah kecanduan dengan yang namanya drama korea. Postingannya mengenai cuplikan drama Itaewon Class yang baru tamat beberapa waktu lalu ini cukup membuat pengikut setianya terkejut. Padahal nggak usah terkejut sih, karena saya percaya semua akan drakoran pada waktunya!

Jujur, saya kira Bang Arief ini hanya akan mengikuti satu drama lalu udahan layaknya angin lalu. Tapi ternyata oh ternyata tidak pemirsa! Beberapa waktu lalu ia memposting drama Vagabond di feeds Instagramnya. Lontaran komentar netizen mengenai apakah ia mulai kecanduan drama korea diiyakannya secara tersirat. Sekarang, kita tinggal tunggu Bang Arief mengundang Mba Suzy untuk ngobrolin hidup di mobil mewahnya aja nih.

Tolong nih, tolong banget jangan memandang sebelah mata kepada para penikmat drama korea! Takutnya, dari pandangan ‘apasih’ kamu ke mereka dapat menjadis ‘iya sih seru juga’. Hal ini terjadi di lingkungan pertemanan saya yang mana kegiatan drakoran kini menjadi hal yang sangat lumrah dan tidak memandang gender. Malahan dalam sebuah obrolan grup mereka saling merekomendasikan drama-drama andalan mereka.

Sebut saja Ajay dan Iqbal, kedua teman saya belakangan ini kerap kali merekomendasikan beberapa drama baik yang tengah on going atau baru saja tamat kepada saya. Menariknya, mereka bahkan jauh lebih update mengenai drama-drama yang belakangan ini tengah menjadi buah bibir di linimasa media sosial dibandingkan saya. Duh, entah bagaimana awal mulanya tapi memang benar, semua akan drakoran pada waktunya!

Selain itu, belakangan ini drama korea tengah menjadi perbincangan yang cukup hangat di linimasa media sosial saya. Bukan hanya karena orang-orang mulai menonton drama korea sebagai pelipur rasa bosan. Bukan, itu terlalu klasik.

Tetapi karena pemberitaan yang naik di salah satu media mengenai Korea Selatan yang mengimpor test kit untuk COVID-19 hanya ke tiga negara termasuk Indonesia. Padahal banyak negara yang mulai mendekati Negeri Ginseng tersebut untuk mendapatkan test kit yang diklaim menjadi salah satu yang tercanggih di tengah pandemi ini.

Lucunya, banyak warga penghuni media sosial yang mendeklarasikan dirinya untuk menjadi penikmat Korean Wave terutama drama korea. Alasannya, katanya sih untuk “berterima kasih” karena Korea mau berbaik hati kepada Ibu Pertiwi yang tengah dirundung duka ini. Hmm apa pun alasannya, intinya semua akan drakoran pada waktunya! Percayalah.

BACA JUGA Keluar dari Jebakan Fall in Love with People We Can’t Have Kayak Jo Yi Seo di Drakor “Itaewon Class” atau tulisan Karina Rahma Wati lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 9 April 2020 oleh

Tags: drakorandrama koreakecanduan drama korea
Karina Rahma Wati

Karina Rahma Wati

Mahasiswi yang hobinya haha hihi. Di semester ini lagi dianjurkan untuk banyak menulis, semoga tulisanku bisa bikin kamu haha hihi juga yaa!!

ArtikelTerkait

Cafe Minamdang Drakor Kocak soal Dukun Abal-abal dan Konflik Hukum Terminal Mojok

Cafe Minamdang: Drakor Kocak soal Dukun Abal-abal dan Konflik Hukum

10 Juli 2022
7 Rekomendasi Drama Korea Tanpa Karakter Jahat

7 Rekomendasi Drama Korea Tanpa Karakter Jahat

5 Februari 2022
4 Rekomendasi Drama Korea yang Angkat Isu Kesehatan Mental

4 Rekomendasi Drama Korea yang Angkat Isu Kesehatan Mental

11 Juli 2022
Hal yang Dapat Dipelajari dari Marga Han dalam Drama Korea yang Tersakiti terminal mojok.co

Hal yang Dapat Dipelajari dari Marga Han dalam Drama Korea yang Tersakiti

6 Februari 2021
4 Nilai Persahabatan yang Diajarkan dalam Our Blues Terminal Mojok.co

4 Nilai Persahabatan yang Diajarkan dalam Our Blues

25 April 2022
Drama Cina di Mata Pencinta Drama Korea: Episodenya Banyak, Waktu Tayangnya Gaib

Drama Cina di Mata Pencinta Drama Korea: Episodenya Banyak, Waktu Tayangnya Gaib

27 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026
4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026
Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026
Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

1 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 
  • Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa
  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.