Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Senangnya KKN Bareng Mahasiswa “Sultan”, Program Lancar Tanpa Keluar Banyak Uang

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
3 Juni 2025
A A
Senangnya KKN Bareng Mahasiswa “Sultan”, Program Lancar Tanpa Keluar Banyak Uang Mojok.co

Senangnya KKN Bareng Mahasiswa “Sultan”, Program Lancar Tanpa Keluar Banyak Uang (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kuliah Kerja Nyata (KKN) jadi momok bagi mahasiswa selain skripsi dan magang. Selain proses pengerjaannya yang lumayan lama dan ribet, program KKN ditakuti karena bisa menyedot dana yang tidak sedikit. Bahkan, kadang, keberadaan dana bisa menentukan berhasil atau tidaknya sebuah program. 

Itu mengapa muncul anggapan kelompok KKN yang memiliki anggota mahasiswa “sultan” bakal sangat membantu. Tidak melulu meringankan dalam hal finansial, mahasiswa “sultan” biasanya punya koneksi yang nggak main-main dari orang tua atau keluarganya. Hal ini juga sangat membantu kelancaran KKN.

Tulisan ini bukan bermaksud memberikan perlakuan spesial kepada orang-orang tertentu. Hanya saja, saya ingin membeberkan apa yang terjadi di lapangan. Kenyataannya, kemudahan akses terhadap dana dan koneksi orang-orang penting bisa jauh memudahkan proses KKN. 

Tidak lagi khawatir akan logistik dan mobilitas KKN 

Di media sosial X (Twitter) atau TikTok pernah viral mahasiswa yang dikirimi makanan cepat saji ketika sedang KKN. Paket makanan untuk satu kelompok KKN itu berasal dari salah satu orang tua mahasiswa yang memang berasal dari golongan berada. Ekspresi senang tampak menghiasi wajah mahasiswa KKN. Mungkin mereka sudah begitu rindu mencicipi berbagai makanan cepat saji yang biasanya mereka konsumsi sehari-hari. 

Itu baru satu contoh sederhana terkait makanan. Mahasiswa “sultan” bisa begitu membantu dalam hal transportasi atau mobilitas. Biasanya mereka dibekali kendaraan pribadi oleh orang tuanya yang bisa sangat bermanfaat saat survei maupun pelaksanaan. Kelompok KKN jadi nggak perlu bergantung pada kendaraan kampus atau menyewa kendaraan lain untuk kebutuhannya. 

Mungkin mahasiswa “sultan” tidak menyumbang dalam bentuk uang yang berlebih, tapi kemudahan mendapatkan fasilitas-fasilitas seperti di atas jelas tidak kalah berharga daripada dana. Itu mengapa, satu kelompok KKN dengan mahasiswa sultan benar-benar menyenangkan.  

Punya koneksi berharga yang bisa dimanfaatkan

Keuntungan lain KKN bareng mahasiswa “sultan” adalah koneksi yang tidak main-main. Mahasiswa “sultan “ ini biasanya punya orang tua dengan pekerjaan yang terpandang secara sosial. Koneksi orang tua bisa dimanfaatkan untuk melancarkan proses dan program KKN. 

Bukan tidak mungkin orang tua mereka mengenal pejabat daerah yang dapat membantu melancarkan perizinan atau mempermudah birokrasi. Artinya, penerapan program bisa menjadi lebih efisien tanpa rintangan yang berarti. Ditambah lagi, apabila punya jaringan dari pihak media, keunggulan ini dapat dimanfaatkan guna meliput kegiatan KKN atau mempromosikan program. Sebab, kesuksesan eksposur akan mendorong rasa penasaran yang berdampak pada keterlibatan masyarakat setempat. Jelaslah keuntungan semacam ini ditawarkan oleh mahasiswa golongan atas dalam sebuah tim KKN.

Baca Juga:

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

Kuliah di UT Sudah Paling Benar, Belajarnya Nggak Instan tapi Terstruktur dan Nggak Bikin Manja

Tulisan ini tidak bermaksud mereduksi atau mengkerdilkan peran mahasiswa lain ya. Mereka yang tidak datang dari kalangan berada juga punya peran nggak kalah penting sesuai dengan keahliannya masing-masing. Saya yakin, kalau satu kelompok isinya mahasiswa “sultan” semua, program KKN juga nggak akan jalan. Setiap orang tetap punya perannya masing-masing, hanya saja, tidak bisa dimungkiri satu kelompok dengan mahasiswa “sultan” akan jauh lebih memudahkan. 

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Keunikan UIN Jogja, Mahasiswanya seperti Nggak Kuliah di Kampus Islam

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Juni 2025 oleh

Tags: KKNKuliahMahasiswamahasiswa sultanprogram KKN
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

Mahasiswa doktoral UNDIP jurusan Manajemen Pemasaran asal Semarang.

ArtikelTerkait

6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan Mojok.co

6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan 

12 Januari 2026
KKN di Bulan Agustus Itu Anugerah Sekaligus Musibah: Gara-gara Proposal Agustusan, Akhir KKN Serasa di Neraka

KKN di Bulan Agustus Itu Anugerah Sekaligus Musibah: Gara-gara Proposal Agustusan, Akhir KKN Serasa di Neraka

9 Oktober 2025
Dosen: Saya Sopan, tapi Anda Read doang!

Dosen: Saya Sopan, tapi Anda Read doang!

27 Agustus 2023
Di Sleman, Mahasiswa Bisa Hidup dengan Uang 30 Ribu (Unsplash)

Cara Mahasiswa Bertahan Hidup di Sleman dengan Uang 30 Ribu

23 Juni 2024
4 Toko Baju Andalan para Mahasiswi Unsoed Purwokerto Terminal Mojok

4 Toko Baju Andalan para Mahasiswi Unsoed Purwokerto

22 November 2022
KKN Dekat Kampus Punya Lebih Banyak Keunggulan Mojok.co

Tidak Perlu Jauh-jauh hingga Luar Pulau, KKN Dekat Kampus Lebih Enak

23 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Universitas Terbuka, Jalan Terbaik Menuntaskan Mimpi yang Pernah Begitu Mustahil untuk Diraih

Universitas Terbuka, Jalan Terbaik Menuntaskan Mimpi yang Pernah Begitu Mustahil untuk Diraih

25 Januari 2026
Toko Masih Terima Pembayaran Tunai di Zaman Serba Scan Bukan karena Cuci Uang, tapi karena Alasan Ini

Toko Masih Terima Pembayaran Tunai di Zaman Serba Scan Bukan karena Cuci Uang, tapi karena Alasan Ini

25 Januari 2026
Datsun GO Bekas Kondisinya Masih Oke dan Murah, tapi Sepi Peminat Mojok.co

Datsun GO Bekas Kondisinya Masih Oke dan Murah, tapi Sepi Peminat

27 Januari 2026
Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

31 Januari 2026
Saya Setuju Usulan Dedi Mulyadi, Teras Cihampelas Lebih Baik Dirobohkan Saja

Saya Setuju Teras Cihampelas Dirobohkan, dan Tata Lagi Jalan Cihampelas agar Jadi Lebih Menarik

28 Januari 2026
Reuni Adalah Ajang Pamer Kesuksesan Paling Munafik: Silaturahmi Cuma Kedok, Aslinya Mau Validasi Siapa yang Paling Cepat Jadi Orang Kaya, yang Miskin Harap Sadar Diri

Reuni Adalah Ajang Pamer Kesuksesan Paling Munafik: Silaturahmi Cuma Kedok, Aslinya Mau Validasi Siapa yang Paling Cepat Jadi Orang Kaya, yang Miskin Harap Sadar Diri

30 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah
  • Kalau Mau Bersaing di Era AI, Indonesia Butuh Investasi Energi 1 Triliun Dolar AS
  • Sasar Sekolah, Ratusan Pelajar di Bantul Digembleng Kesiagaan Hadapi Gempa Besar

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.