Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Alfamart Beli Lawson dari Alfamidi: Lha, Bukannya Mereka Saudaraan? Sebuah Panduan Memahami Hubungan Alfamart, Alfamidi, dan Lawson

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
16 Mei 2025
A A
Alfamart Beli Lawson dari Alfamidi: Lha, Bukannya Mereka Saudaraan? Sebuah Panduan Memahami Hubungan Alfamart, Alfamidi, dan Lawson

Alfamart Beli Lawson dari Alfamidi: Lha, Bukannya Mereka Saudaraan? Sebuah Panduan Memahami Hubungan Alfamart, Alfamidi, dan Lawson (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ini adalah panduan memahami hubungan Alfamart, Alfamidi, dan Lawson yang ditulis menggunakan bahasa bayi supaya kamu nggak bingung lagi.

Kemarin, nama Lawson mendadak jadi bahan perbincangan di X (dulu Twitter). Semua berawal dari cuitan “Alfamart has acquired Lawson from Alfamidi for Rp200 billion” yang ditulis oleh akun X @IndoPopBase. Kenapa jadi rame? Karena cuitan tersebut membuat jamaah X jadi bingung.

“Lah? Bukannya Alfamart, Alfamidi, Lawson itu satu perusahaan ya?”

Hayo, ngaku. Pasti di antara kalian juga ada yang bingung perkara hubungan Alfamart, Alfamidi dan Lawson ini, kan? Ini mereka bertiga sebenarnya lagi rebutan warisan, pamer kekuasaan, atau apa?

Nah, supaya nggak kelamaan bingung, berikut hubungan Alfamart, Alfamidi dan Lawson yang akan dijelaskan bukan dengan bahasa akuntasi, tapi menggunakan bahasa bayi.

Definisi satu rumah punya tiga anak: ada Alfamart, Alfamidi, dan Lawson

Semua bermula dari PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Kalau diibaratkan, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk ini seperti bapak-bapak yang punya tiga anak. Mereka adalah Alfamart, Alfamidi, dan Lawson.

Kita bahas anak pertama dulu, yaitu Alfamart. Alfamart lahir tahun 1999. Awalnya, Alfamart ini cuma toko kecil bernama Alfa Minimart. Tapi karena tekun dan gigih, ia tumbuh menjadi jaringan minimarket raksasa. Kalau diibaratkan, Alfamart ini tipikal anak sulung yang pekerja keras dan nggak neko-neko.

Nah, karena si anak sulung sudah mandiri, si Bapak alias PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk ini kepikiran untuk bikin anak baru. Akhirnya, lahirlah Alfamidi di tahun 2007. Beda dengan kakaknya, Alfamidi dilengkapi dengan berbagai macam privilese. Ukuran toko lebih luas, produk lebih banyak, dll. Khas anak kedua banget lah.

Baca Juga:

Memang Tak Banyak Indomaret dan Alfamart di Bantul, tapi, Masalahnya di Mana?

Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Kalau Punya Uang Tak Terbatas dan Boleh Saya Akan Ubah Alfamart Jadi “Ruang Singgah Urban”

Terus, Lawson itu siapanya Alfamart dan Alfamidi?

Soal Lawson, ia sebenarnya bukan asli dari Indonesia. Ia lahir di Amerika Serikat pada tahun 1939. Lalu diadopsi oleh perusahaan Jepang. Sejak saat itulah Lawson mulai dikenal sebagai convenience store yang penuh dengan jajanan unik, makanan siap saji Jepang, kopi, dll.

Di Indonesia, Lawson mulai masuk sekitar 2011, dan lisensinya dipegang oleh Alfamidi. Jadi kalau mau diibaratkan, Alfamidi sebagai anak kedua ini pengin punya adik. Tetapi emaknya nggak mau hamil lagi. Akhirnya, keluarga sepakat untuk mengadopsi anak. Anak tersebut adalah Lawson. Berhubung yang kepingin punya adik adalah Alfamidi, maka diputuskan yang “merawat” Lawson ya Alfamidi.

Lha, terus kenapa beli-belian?

Jadi begini. Walaupun Alfamart, Alfamidi, dan Lawson masih satu keluarga, mereka punya dapur masing-masing. Pajak, pengeluaran, dan laporan tahunan beda semua. Ibarat satu keluarga punya tiga anak; yang satu jadi guru, satu buka katering, satu lagi dagang online, walaupun tinggal serumah pasti dompetnya sendiri-sendiri.

Perkara kenapa beli-belian, contoh sederhananya adalah ketika kamu membeli motor kakak kamu. Kamu tetap aja harus bayar, kan, meskipun motor itu punya kakak kamu sendiri. Nah, perkara Alfamart beli Lawson dari Alfamidi juga begitu. Dengan mahar 200 miliar itu, pengelolaan Lawson yang semula dipegang Alfamidi, beralih ke Alfamart, si anak pertama yang tangguh dan terpercaya.

Itu cuma hitung-hitungan di atas kertas

Pada akhirnya, uang 200 miliar dari Alfamart untuk membeli Lawson ini sebenarnya cuma pindah dari satu laci ke laci yang lain, alias masih di dalam rumah yang sama. Ya kayak analogi kamu beli motor dari kakak sendiri itu lah. Kamu tetep bayar, tapi uangnya muter di keluarga sendiri.

Lantas, setelah dibeli Alfamart, apa yang akan terjadi selanjutnya?

Ya nggak terjadi apa-apa. Alfamart tetap rajin buka cabang, Alfamidi tetap sibuk jualan ayam beku dan minyak goreng, dan Lawson masih jualan odeng dan kopi. Bedanya, sekarang Lawson duduk di samping Alfamart, biar ngobrol masa depannya lebih enak.

Klir, ya? Jelas sudah bahwa soal Lawson dibeli Alfamart ini bukan takeover, bukan pula akuisisi musuh. Mereka ibarat anak-anak dari satu keluarga yang lagi bagi-bagi tugas. Karena di dunia bisnis, kadang keluarga pun tetap harus pakai invoice~

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Barang yang Hanya Bisa Ditemukan di Alfamart, Indomaret Nggak Jual!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Mei 2025 oleh

Tags: alfamartalfamidiLawson
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Mengintip 2000 Toko Alfamart di Filipina, Sama Nggak ya dengan yang Ada di Indonesia?

Mengintip 2000 Toko Alfamart di Filipina, Sama Nggak ya dengan yang Ada di Indonesia?

14 Agustus 2024
Toko Basmalah, Toko Kelontong Penguasa Daerah Tapal Kuda, Pesaing Utama Indomaret dan Alfamart

Toko Basmalah, Toko Kelontong Penguasa Daerah Tapal Kuda, Pesaing Utama Indomaret dan Alfamart

21 November 2024
5 Camilan Terbaik Indomaret dan Alfamart di Bawah Rp20 Ribu

5 Camilan Terbaik Indomaret dan Alfamart di Bawah Rp20 Ribu

10 April 2023
toilet alfamart mojok.co

3 Cara Orang Numpang Toilet di Alfamart

19 Juni 2020
Kursi Indomaret Ternyata Kalah Nyaman dari Kursi Alfamart (Unsplash)

Bagi Saya, Kursi Indomaret Kalah Nyaman dari Kursi Alfamart yang Ternyata Lebih Bisa Diandalkan

24 September 2024
5 Produk yang Cuma Ada di Lawson, Indomaret Tidak Menjualnya Mojok.co

5 Produk yang Cuma Ada di Lawson, Indomaret Tidak Menjualnya

9 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

10 Pantai yang Bikin Kebumen Nggak Pantas Menyandang Status Kabupaten Termiskin, Cocoknya Jadi Kabupaten Wisata Mojok.co

Kebumen: Banyak Pantainya, tapi Belum Jadi Primadona Wisata Layaknya Yogyakarta

21 April 2026
Satria FU Sudah Tak Pantas Disebut Motor Jamet, Yamaha Aerox lah Motor Jamet yang Sebenarnya

Alasan Mengapa Satria FU Masih Digandrungi ABG di Madura, Membuat Pria Lebih Tampan dan Bikin Langgeng dalam Pacaran

23 April 2026
Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak Mojok.co

Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak

17 April 2026
Upin Ipin, Serial Misterius yang Bikin Orang Lupa Diri (Wikimedia Commons)

Semakin Dewasa, Saya Sadar Bahwa Makan Sambil Nonton Upin Ipin Itu adalah Terapi Paling Manjur karena Bikin Kita Lupa Diri Terhadap Berbagai Masalah Hidup

17 April 2026
Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai Mojok.co

Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai

19 April 2026
Purwokerto Dipertimbangkan Orang Kota untuk Slow Living, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru Mojok.co

Purwokerto Jadi Tempat Slow Living Orang Kota, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru

22 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar
  • Ironi WNI Jadi Guru di Luar Negeri: Dapat Gaji 2 Digit demi Mengajari Anak PMI, Pulang ke Indonesia Tak Dihargai dan Sulit Sejahtera
  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.