Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Alun-Alun Purbalingga Bikin Saya Cemas karena Masalahnya Itu-itu Aja dan Tidak Kunjung Diperbaiki

Yanuar Abdillah Setiadi oleh Yanuar Abdillah Setiadi
14 Mei 2025
A A
Alun-Alun Purbalingga Bikin Saya Cemas karena Masalahnya Itu-itu Aja dan Tidak Kunjung Ada Perbaikan Mojok.co

Alun-Alun Purbalingga Bikin Saya Cemas karena Masalahnya Itu-itu Aja dan Tidak Kunjung Ada Perbaikan (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Rezim telah berganti. Harapan ada di pundak para pemimpin baru. Masyarakat buru-buru menaruh ekspektasi yang tinggi pada para penerus tongkat estafet kepemimpinan di berbagai daerah. Tak terkecuali di kabupaten yang berjuluk Kota Perwira. Kabupaten yang saya maksud adalah Purbalingga. Kabupaten di kaki Gunung Slamet ini sempat naik daun lantaran memiliki bupati anak muda. Bahkan, disebut-sebut sebagai salah satu bupati paling muda di Indonesia.

Akan tetapi, hiruk pikuk Pemilihan Gubernur telah usai. Setelah pelantikan, semua gerak langkah bupati diawasi oleh rakyat. Ini waktunya melakukan pembuktian setelah janji-janji diucapkan. Sebagai seorang warga lokal yang sudah tinggal di kabupaten ini selama 24 tahun, saya memiliki beberapa kecemasan yang sulit ditepis. Kecemasan-kecemasan ini bukan bualan semata, tapi berdasar pengalaman pribadi yang tidak bisa dibantah. Kecemasan macam apa yang berkeliaran di benak saya?

Regulasi dan lokalisasi pedagang di Alun-Alun Purbalingga yang tidak jelas

Kemarin, sepulang kuliah dari Purwokerto, saya menyempatkan diri untuk mampir membeli penganan di sekitar area Alun-Alun Purbalingga. Kebetulan, malam itu saya pengin makan makanan yang berkuah. Akhirnya, saya memutuskan untuk membeli dua bungkus pempek di sekitar Alun-Alun Purbalingga.

Sembari menunggu sang penjual membungkus pempek, saya menyempatkan diri untuk mengobrol. Saya sempat bertanya dengan sumringah, apakah penjual di area alun-alun sudah tidak “diusir” lagi oleh Satpol PP saat berjualan. Tapi, senyum sumringah saya pudar. Hal ini lantaran keluhan sang penjual yang mengatakan Satpol PP akan berjaga-jaga hingga pukul 21.00 WIB. Setelah pukul 21.00 WIB, mereka (para Satpol PP) akan berangsur pergi, dan pedagang pun mulai merapat ke area alun-alun.

Saya menyadari, para pedagang di area alun-alun memiliki keluarga. Mereka berjualan untuk bertahan hidup dan menghidupi orang-orang terkasih. Mereka bukan orang jahat yang harus diusir setiap kali berjualan di area alun-alun. Seharusnya, ada titik temu antara pihak pemerintah dengan penjual di area alun-alun. Supaya kejadian ini tidak berlarut-larut. Masa beda bupati, tidak ada bedanya?!

Perlu belajar dari Alun-Alun Purwokerto

Pemkab Purbalingga mestinya melakukan studi banding ke daerah sebelah, Alun-Alun Purwokerto. Saya menempuh pendidikan di Purwokerto selama enam tahun. Saya tahu betul bagaimana perkembangan Alun-Alun Purwokerto. Kini, alun-alun di Purwokerto jauh melampaui Purbalingga. Yang unik, di Alun-Alun Purwokerto tidak ada yang namanya sikut-sikutan antara Satpol PP dan penjual seperti di Purbalingga.

Saya juga pernah berbincang dengan penjaja kopi di area Alun-Alun Purwokerto. Seorang Ibu yang berjualan kopi lebih dari sepuluh tahun di area itu mengatakan, saat ini Alun-alun Purwokerto sudah berkembang. Penjaja makanan dan minuman dirangkul. Para penjual makanan disediakan tempat di bagian timur alun-alun. Sedangkan para penjual minuman boleh berjualan di area selatan. Kerapian dan kebersihan alun-alun pun terjaga meski banyak pengunjung yang berdatangan. Pesan saya kepada Pemkab Purbalingga cuma satu, tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Semua itu hanyalah soal komunikasi dan pendekatan yang baik dan bijak. Bukan kesewenang-wenangan semata.

Solusi yang menguntungkan rakyat adalah kunci

Saya adalah anak dari orang biasa. Namun, saya mewarisi belas kasih dari orang tua yang luar biasa. Rakyat adalah tuan bagi pemerintah dan wakil rakyat. Maka, untuk masalah Alun-Alun Purbalingga yang tidak kunjung kelar ini, saya berada di barisan para pedagang kaki lima.

Baca Juga:

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

Ada baiknya para pedagang tetap dipersilakan berdagang di area alun-alun selama tetap menjaga ketertiban dan kebersihan alun-alun kabupaten berjuluk Kota Perwira ini. Jangan sampai saya menuliskan masalah ini untuk keempat kalinya, atau bahkan kesepuluh kalinya. Saya menulis penataan alun-alun yang berlarut-larut ini lantaran sikap pemerintah kabupaten yang terlihat acuh dan bersikeras agar penjual tidak diperbolehkan jualan di alun-alun.

Maaf, Mas Bupati. Kalau tidak ada penjual kaki lima di alun-alun, maka apa bedanya Alun-alun Purbalingga dengan Alun-Alun Temanggung yang pernah disebut sebagai kuburan di salah satu artikel Terminal Mojok? Jadi, tolong patahkan kecemasan saya dengan kebijakan njenengan yang memihak rakyat. Salam cinta kasih, Rakyatmu (Orang Biasa).

Penulis: Yanuar Abdillah Setiadi
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 4 Tipe Orang yang Nggak Cocok Tinggal di Bekasi yang Isinya Cuma Masalah

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Mei 2025 oleh

Tags: alun-alunalun-alun purbalinggaalun-alun Purwokertopurbalinggapurwokerto
Yanuar Abdillah Setiadi

Yanuar Abdillah Setiadi

Santri. Murid Cak Nun, Rocky Gerung, Sujiwo Tejo. Instagram: @yanuarabdillahsetiadi

ArtikelTerkait

Purwokerto Bakal Menghadapi Petaka 100 Ribu Mahasiswa (Unsplash)

100 Ribu Mahasiswa Bakal Menjadi Petaka Bagi Purwokerto di Masa Depan, Jika….

15 Oktober 2023
Saatnya Purwokerto Memisahkan Diri dari Kabupaten Banyumas (Unsplash)

Saatnya Purwokerto Memisahkan Diri dari Kabupaten Banyumas

31 Januari 2023
Purwokerto Kabupaten Penghasil Pengamen dan Pengemis (Unsplash)

Purwokerto Hari Ini Menjadi Kabupaten Penghasil Pengamen dan Pengemis yang Bertebaran Nggak Keruan

27 Juni 2024
“Purwokerto Macet” Dua Kata yang Dulu Mungkin Terdengar Lucu, tapi Tidak dengan Saat Ini Mojok.co

“Purwokerto Macet” Dua Kata yang Dulu Mungkin Terdengar Lucu, tapi Tidak dengan Saat Ini

25 April 2025
Penataan Alun-alun Purbalingga yang Problematik pemalang

Pemalang dan Purbalingga, 2 Kabupaten Punya Nasib yang Menyedihkan

19 September 2023
Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong di Banyumas (Wikimedia Commons)

Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong se-Kabupaten Banyumas

15 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta (Unsplash)

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

3 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer
  • Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga
  • Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.